My Wild Rose (Season 2)

My Wild Rose (Season 2)
PERINTAH UNTUK FRED



Apalagi Cladia tahu, bahwa suaminya bukan orang yang mudah untuk di nego jika dia sudah memiliki rencana dan keinginannya sendiri.


Jika pemintaan itu berhubungan dengan Cladia sendiri atau Ornado, laki-laki tampan itu masih bisa diajak diskusi asal itu untuk kebaikan merek berdua. Tapi jika tidak, jangan harap Ornado mau berkompromi.


Aist, James ini, sudah seperti anak kecil saja tingkahnya. Sungguh kekanak-kanakan. Tapi apa mau dikata, saat orang jatuh cinta begitu dalam pada seseorang, kadang bisa membuatnya menjadi seperti orang yang bodoh, aneh, kekanak-kanakan, dan bisa melakukan hal yang tidak masuk akal demi orang yang dicintainya.


Ornado berkata dalam hati sambil menahan senyumnya.


Bagi Ornado yang tahu bagaimana rasanya mencintai begitu dalam seorang wanita yang sudah menjadi istrinya, sebenarnya dia sangat bisa mengerti apa yang sedang dirasakan oleh James yang terlihat begitu kalut karena beberapa minggu ini terpisah jauh dari Elenora.


Apalagi, hubungan mereka saat mereka berpisah waktu itu masih diliputi oleh kesalahpahaman dan juga James yang sudah memaksanya menikah tanpa mengatakan dengan jujur tentang perasaan cintanya pada Elenora.


Tapi meskipun bisa mengerti perasaan James, Ornado tetap menguatkan tekadnya untuk memberi pelajaran pada James, berharap agar ke depannya, James bisa lebih menghargai keberadaan Elenora sebagai istrinya, dan menjaga istrinya dengan sebaik mungkin.


"Selamat pagi Pak Ornado." Fred berkata sambil menyerahkan berkas-berkas yang dibawanya.


"Apa semuanya berjalan dengan baik Fred?"


"Ya Pak. Saya sudah melakukan semua perintah Bapak. Beberapa foto tentang hal yang Bapak minta saya untuk selidiki, semua terlampir dalam map berwarna hijau itu." Fred berkata sambil menunjuk ke arah map hijau yang dia maksudkan.


"Baik. Setelah ini, kamu segera persiapkan dirimu untuk menyusul James ke kota B, dan membantunya di sana agar dia bisa segera pulang untuk bertemu istrinya." Ornado berkata sambil membuka-buka lembaran foto dan kertas yang berisi tulisan-tulisan berupa keterangan detail tentang foto-foto yang sedang dilihatnya itu.


"Baik Pak Ornado." Fred menjawab dengan cepat dan sikap tanggap.


Beberapa kali Ornado tampak mengernyitkan dahinya begitu melihat foto-foto dan keterangan yang tertulis di sana.


Sesekali Ornado tampak mendengus, menunjukkan kekesalan hatinya.


Sedang Cladia yang sudah berdiri di samping Ornado, dan ikut melihat berkas-berkas itu beberapa kali terlihat menahan nafasnya, dan tangannya sesekali memegang dadanya yang berdetak dengan kencang.


"Al... apa semua yang tertulis di situ benar-benar terjadi?" Cladia berkata dengan nada suara pelan.


Mendengar pertanyaan Cladia, Ornado yang duduk sambil membaca berkas-berkas itu langsung mengulurkan tangannya ke arah pinggang Cladia dan memeluknya, sambil telapak tangannya mengelus lembut pinggang Cladia.


(Verifikasi merupakan proses membangun kebenaran, akurasi, atau validitas sesuatu. Verifikasi juga bisa diartikan sebagai perbandingan dua atau lebih item, atau penggunaan tes tambahan, untuk memastikan keakuratan, kebenaran, atau kebenaran informasi. sinonim kata verifikasi adalah konfirmasi, pembenaran, pembuktian, pemeriksaan ulang, pengecekan. Sementara itu, arti verifikasi data adalah pemeriksaan kebenaran data. Arti verifikasi adalah proses membandingkan dua hal atau lebih yang berguna untuk memastikan keakuratan dan kebenaran suatu informasi).


"Apa James tahu tentang hal itu?" Cladia kembali bertanya dan memilih untuk mengalihkan pandangan matanya dari berkas yang ada di hadapan Ornado, agar emosinya tidak terpengaruh oleh itu.


"Hah! Anak itu! Rasanya aku begitu ingin menjewernya karena tidak bisa bertindak cepat seperti kalau dia menyelesaikan pekerjaannya. Urusan pekerjaan, aku bisa percaya sepenuhnya pada James. Tapi untuk urusan lain, terutama wanita, dia benar-benar payah dan tidak bisa diandalkan sama sekali." Ornado mulai mengomel karena merasa sedikit kesal dengan James yang baginya terlihat begitu bodohnya memperlakukan wanita yang dicintainya seperti itu.


"Apa kamu tidak berencana memberitahukannya kepada James?" Cladia berkata dengan penuh harap, karena di ingin hubungan antara Elenora dan James benar-benar segera membaik dan berjalan normal, seperti dia dan Ornado.


Bisa menikmati masa-masa indah dalam pernikahan mereka karena mereka mau saling menerima dan membuka hati satu dengan yang lain, dan jujur dengan diri dan perasaan mereka, saling mengisi satu sama lain.


"Pasti! Tapi tidak sekarang." Ornado berkata sambil menutup map berwarna hijau itu, dan sedikit menyingkirkannya dari hadapannya ke samping.


"Kalau begitu, apakah saya sudah bisa pergi dan kembali ke kantor Bumi Asia Pak Ornado?" Fred yang sedari tadi masih berdiri di depan meja kerja Ornado dan menunggu perintah Ornado selanjutnya langsung bertanya begitu dia melihat tanda-tanda Ornado akan terus bersikap mesra pada Cladia di hadapannya.


"Eh, iya Fred...." Ornado yang akhirnya tersadar masih ada Fred yang menunggu perintahnya, langsung menoleh ke arah Fred, sedang Cladia segera menggerakkan tubuhnya, sedikit mundur ke belakang, agak ke samping, untuk melepaskan pelukan Ornado di pingggangnya.


Dan Cladia menarik nafas panjang dan menghembuskan nafas lega lewat sela-sela bibirnya begitu melihat kali ini Ornado membiarkannya melepaskan dirinya dari pelukan Ornado.


"Kamu bisa pergi sekarang, tapi jangan lupa untuk memberiku info terkait tim IT dari Italia yang akan segera datang dan membahas masalah keamanan data kita." Ornado berkata sambil memandang lurus ke arah Fred yang langsung menganggukkan kepalanya.


"Satu lagi, selidiki tentang laporan adanya bahan baku yang dikirimkan oleh pihak supllier yang beberapa diantaranya terkandung zat berbahaya yang dinyatakan tidak food grade. Cek semua bahan yang berasal dari supplier kita yang satu itu. Selidiki siapa orang-orang dari perusahaan itu yang bertanggung jawab terhadap produksi dan pengiriman bahan ke industri kita. Jika sudah ada hasilnya, segera kirimkan laporan resminya ke emailku." Ornado berkata sambil meraih handphone di tangannya, berencana melakukan panggilan kepada Dave.


(Suatu bahan atau material dikatakan food grade apabila bahan tersebut tidak mentransfer zat-zat yang berbahaya ke dalam makanan atau minuman yang akan dikonsumsi. Misalnya seperti wadah makanan berbahan plastik food grade atau kemasan lain yang aman untuk dijadikan tempat penyimpanan makanan dan minuman. Dengan kata lain, sesuatu yang dinyatakan food grade, aman untuk dikonsumsi oleh manusia, dan tidak akan menimbulkan efek berbahaya seperti keracunan, bahkan kematian).


"Saya akan segera mengatur untuk hal itu Pak. Kalau begitu, saya permisi dulu. Selamat pagi Pak Ornado, bu Cladia." Baik Cladia maupun Ornado langsung menganggukkan kepalanya mendengar Fred berpamitan pada mereka.


"Al, apa ada sesuatu yang terjadi dengan perusahaan kita di Italia?" Cladia bertanya sambil menatap ke arah Ornado yang sedang membuka kunci layar handphonenya.


Gerakan tangan Ornado langsung terhenti seketika, begitu mendengar pertanyaan dari Cladia yang tadi sempat mendengar perintah Ornado pada Fred.