My Wild Rose (Season 2)

My Wild Rose (Season 2)
JIKA ITU KAMU....



Gotcha!


Elenora langsung mengakhiri hasil kerjanya dengan pekikan senang dalam hati karena berhasil dengan cepat menemukan lokasi tersangka hacker tersebut.


(Ucapan Gotcha berasal dari “Got you” yang jika kita terjemahkan artinya “Tertangkap kamu”. Namun ternyata dalam penggunaan yang sebenarnya, kata ini bisa mengandung beberapa pengertian. Berikut penjelasannya satu persatu.


Gotcha yang mengandung kata “Got” di dalamnya bisa bermakna “menangkap” atau “mendapatkan”. Misalnya saja dalam situasi dimana seseorang berada di tempat yang tinggi dan hampir jatuh, lalu untuk menenangkan orang tersebut kita bisa mengatakan:


“Don’t worry I got you (gotcha).” Jangan takut, aku akan menangkapmu.


Atau bisa juga dalam situasi dimana kita sedang mengejar seseorang atau sesuatu kemudian tiba tiba kita bisa menangkapnya, maka biasanya seorang native speaker dalam situasiseperti ini akan berteriak “Gotcha!” yang bisa kita terjemahkan “Tertangkap kamu!”.


Kata Gotcha bisa juga bermakna “ketahuan kamu” saat digunakan dalam situasi dimana kita sedang mengamati (sambil merekam ataupun tidak) seseorang sedang melakukan perbuatan nakal. Biasanya dalam situasi seperti ini, kita telah menduga seseorang melakukan perbuatan nakal tersebut, dan akhirnya kita pun mengamati hingga akhirnya kita menangkap basah orang tersebut melakukannya, barulah pada saat itu kita berseru “Gotcha!” atau “I gotcha!”).


Kedua orang yang sedari tadi berada di dekat Elenora dan mengamati dari awal, apa yang sedang dilakukan oleh Elenora, ikut menarik nafas lega dengan senyum senang terlihat di wajah mereka, begitu di layar menunjukkan lambang titik yang berkedip, menunjukkan lokasi pasti dimana hacker itu berada.


"Cepat hubungi pak Alex agar bisa melakukan koordinasi dengan tim keamanan yang lain, laporkan segera posisi hacker tersebut, agar mereka bisa segera menangkap orang itu." Salah satu dari laki-laki itu segera berkata kepada temannya sambil menyenggol pinggang temannya yang terlihat masih melongo sambil menatap ke arah Elenora dengan tatapan takjub.


"Semuanya sudah beres, aku permisi dulu ya." Elenora berkata sambil menggerakkan tubuhnya untuk keluar dari mobil van itu.


Setelah Elenora berada di luar, gadis itu segera menarik nafas panjang, menghirup dalam-dalam udara segera berbau air laut yang menerpa wajah dan tubuhnya.


Elenora baru saja menundukkan kepalanya, dan berniat melepaskan kacamatanya untuk menghilangkan penat matanya, ketika tiba-tiba dirasakannya sebuah tangan yang terasa basah mencegahnya untuk membuka kacamatanya.


Dengan tubuh tersentak kaget, Elenora yang sebelumnya memejamkan matanya langsung menegakkan kepalanya kembali dan membuka matanya, untuk melihat siapa yang sudah bersikap begitu berani mengulurkan tangan padanya dan menghalanginya tangannya untuk melepas kacamatanya.


Jam...James?


Elenora membisikkan nama James dalam hati begitu melihat pria itu... masih dengan pakaian renangnya, dan nafas terengah-engah berdiri tepat di depannya saat ini dengan tiba-tiba, dengan tangannya yang menyentuh rambut di kepalanya dan tangannya yang awalnya hampir melepaskan kacamatanya.


"Ada... daun kering di rambutmu...." James berkata pelan sambil menjauhkan tangannya dari kepala Elenora yang sebenarnya tadi sengaja dia lakukan agar Elenora tidak melepas kacamatanya di depan laki-laki lain, terutama Alex, meskipun Alex masih tertinggal jauh di belakang James karena baru saja menghentikan langkahnya karena mendengar laporan anak buahnya tentnag kondisi terbaru setelah mereka memberikan perintah pada beberapa orang untuk menangkap hacker itu, sesuai dengan info lokasi yang telah diberikan oleh Elenora.


Tindakan James sempat membuat Elenora hampir saja berteriak kaget, karena hal itu cukup membuatnya takut.


"Eh, terimakasih James." Elenora berkata sambil mengalihkan pandangan matanya dari sosok James yang masih mengenakan pakaian renang jenis On Tour Long Sleevenya yang jelas menunjukkan bentuk tubuh dengan otot-otot tubuh sempurna yang dimiliki oleh laki-laki tampan itu.


(Pakaian renang dengan tipe on tour long sleeve merupakan tipe pakaian renang pria yang bukan hanya terdiri dari celana renang saja, namun berbentuk pakaian lengan panjang, yang menutupi mulai dari dada sampai ke kaki. Kadang ada yang bagian kaki hanya menutup sampai di lutut, kadang ada yang menutupn sampai bagianb atas mata kaki).


James, dengan tinggi badan lebih dari 180 centimeter, wajah bulenya yang tampan, dada bidang, tubuh berotot dengan perut sixpack yang terlihat jelas dari balik pakaian renangnya berwarna hitam dengan garis putih yang terbuat dari bahan lentur, yang jika dikenakan akan mengikuti lekuk tubuh orang yang memakainya, sehingga mau tidak mau menunjukkan dengan jelas bentuk tubuh mengagumkan dari James.


Aduh, James... jangan mendekatiku dengan pakaian seperti itu.... Kamu benar-benar membuatku merasa canggung. Kamu membuat pikiranku kacau.


Elenora melenguh dalam hati, apalagi kondisi James saat ini kembali mengingatkan padanya pada kejadian dimana dengan santainya James memperlihatkan bagian atas tubuhnya tanpa mengenakan pakaian tadi pagi.


Belum lagi, bagaimana pagi tadi James sudah membuatnya berada dalam jarak yang begitu dekat dengan James ketika dia mengancingkan lengan pakaian dan juga memasangkan jam tangan di pergelangan tangan James, yang sampai saat ini masih meninggalkan ingatan tajam pada otak Elenora tentang bagaimana harum dan segarnya bau parfum yang dikenakan oleh James, yang harus diakuinya membuatnya begitu menikmati bau itu.


James sendiri langsung berdehem pelan begitu sadar bahwa wajah Elenora memerah dan berusaha menghindar untuk menatapnya langsung, dengan memalingkan wajahnya agar matanya tidak menatap ke arahnya.


Ist... aku baru tahu kalau selain selalu berpenampilan culun, ternyata Elenora pemalu sekali. Apa mungkin.... dia belum pernah dekat dengan laki-laki lain? Dan juga... jangan-jangan... dia juga belum pernah melihat dari dekat laki-laki dengan pakaian renang?


James berkata dalam hati sambil tersenyum senang begitu dia memikirkan tentang kemungkinan bahwa Elenora belum pernah sedekat ini dengan laki-laki lain, sehingga kondisinya sekarang dengan pakaian renang yang menunjukkan bentuk tubuhnya yang seksi sebagai seorang pria membuat Elenora terlihat begitu gugup dan salah tingkah.


Wah.... harusnya aku cukup menggunakan celana renang saja, bukan pakaian renang, agar dia tahu bahwa tubuhku memang benar-benar indah dan terbentuk sempurna. Sudah sepantasnya dia terpukau dengan keindahan dan kesempurnaan tubuhku.


James kembali berkata dalam hati dengan sikap narsis, sampai dia sadar bahwa lagi-lagi, di dekat Elenora, dia kembali berpikiran mesum.


Kesadaran tentang pikiran mesum itu membuat James tanpa sadar langsung memukul keningnya dengan tangan kanannya yang terkepal, membuat Elenora yang sempat meliriknya menunjukkan tatapan heran.


"Bagaimana kondisinya sekarang? Apa semuanya baik-baik saja? Aku tadi sempat mendengar sedikit banyak dari Alex tentang hacker lain yang mencoba menyerang kita lagi." Akhirnya James memilih membicarakan tentang kasus yang baru saja terjadi untuk mencairkan suasana canggung antara dia dan Elenora.


"Ah... itu.... Aku sudah berusaha memblokirnya. Hanya saja...."


"Kenapa Elenora? Apa ada sesuatu yang buruk lainnya sedang terjadi?" Ornado yang tiba-tiba saja muncul, sudah dengan pakaian rapi, dan rambut masih setengah basah bertanya sambil berjalan mendekat ke arah Elenora yang sedang berdiri berhadap-hadapan dengan James.