
Zoya dan Jimmy telah kembali ke mansion nya saat ini karena, telah puas jalan-jalan mengelilingi pantai yang begitu indah membuat Zoya bahagia bila berlama-lama di pantai itu. Zoya tersenyum melihat Jimmy yang sangat perhatian pada dirinya, seperti saat ini, membukakan pintu mobil untuk dirinya agar bisa turun dari mobil dengan leluasa.
" Silahkan turun, My Love Baby,," Ucap Jimmy yang membuka pintu mobil Zoya dan menyambut Zoya dengan uluran tangannya.
Sehingga membuat Zoya menerima uluran tangan Jimmy dan turun dari mobil sambil tersenyum merekah melihat kelakuan Jimmy yang begitu perhatian padanya.
" Thanks, Jimmy, kau selalu baik padaku,," Ucap Zoya yang memuji Jimmy saat keluar dari mobil.
" Ayo kita masuk,," Ucap Jimmy mengajak Zoya masuk ke dalam mansion miliknya.
Zoya mengangguk dan segera mengikuti semua ajakan Jimmy padanya. Sesaat Zoya terperanjat mengapa Jimmy mengajaknya ke area ruang makan bukan ke kamarnya saat ini.
" Jimmy,, kita tidak ke kamar dulu,," Bilang Zoya yang sedikit aneh kenapa Jimmy mengajaknya ke ruang makan bukannya ke kamar saat ini.
Karena, Zoya ingat atas ucapan Jimmy, setelah mereka pulang dari jalan-jalan mereka akan melakukan apapun yang Jimmy inginkan pada Zoya malam ini.
" Baby, kau kangen padaku,," Tanya Jimmy dengan wajah nakalnya.
" Eemmm,, bukan seperti itu, Jim,," Ucap Zoya yang tubuhnya sedikit menjauh dari Jimmy.
" Kita belum mandi, masa langsung kesini dan makan,," Ucap Zoya dengan suara manjanya.
" Oh iya,," Ucap Jimmy yang merasakan bahwa memang benar saat ini mereka baru saja pulang dari pantai dan pastinya sangat gerah sekali.
Padahal sebenarnya Jimmy ingin sekali memberikan sebuah kejutan untuk Zoya, pada saat makan malam ini. Tapi, betul juga ucapan Zoya yang mengatakan bahwa dirinya belum mandi dan pastinya tubuh mereka sangat gerah sekali.
" Jadi, kita tidak makan malam dulu, Baby,," Bilang Jimmy pada Zoya.
Karena, kebetulan Jimmy dan Zoya dari luar sama sekali belum makan malam.
" Nanti saja, Jimm, setelah kita mandi baru kita makan malam, oke,," Bilang Zoya yang tersenyum kepada Jimmy.
" Oke, baiklah, kita mandi dulu, Baby,, come on,," Bilang Jimmy yang mengajak Zoya ke atas untuk segera naik ke kamarnya dan mandi.
Jimmy ingin makan di rumah karena, ada sesuatu yang ingin Jimmy berikan kepada Zoya, oleh sebab itu Jimmy ingin mengajak Zoya cepat-cepat mandi dan segera turun lagi untuk makan malam berdua. Jimmy sebenarnya bisa saja langsung memberikan kejutan ini kepada Zoya, tapi dia ingin sekali memberikan kejutan ini pada saat momen perut seseorang merasa kenyang dan lega.
Ternyata, Jimmy romantis sekali untuk Zoya !!
Jimmy dan Zoya pun akhirnya melangkah menaiki anak tangga dan segera berjalan menuju ke arah kamar mereka berdua. Sebelumnya Jimmy memberikan tanda mata kepada pelayannya untuk menjaga kejutannya itu kepada Zoya. Pelayannya itupun mengerti apa yang telah dimaksudkan oleh Jimmy saat itu.
Seperti biasa semenjak Zoya datang ke tempat ini, Zoya selalu mengunci pintu kamarnya saat ia keluar dari kamar itu dan seperti biasa juga Zoya yang membawa kuncinya, karena, Jimmy telah memberikan kepercayaan seratus persen kepada Zoya.
" Jimmy, kamu mandi duluan, ya, aku mau meletakkan ini,," Bilang Zoya setelah selesai membuka pintu kamarnya sambil memperlihatkan tas dan sepatunya.
" Heemmm,, baik Baby,," Ucap Jimmy kepada Zoya.
" Baby,, kita tidak mandi berdua, supaya cepat,," Bilang Jimmy menggoda Zoya dengan senyuman nakalnya.
Zoya seketika menoleh dan membesarkan bola matanya, sehingga membuat Jimmy tertawa terkekeh melihat wajah Zoya yang seakan menyuruh Jimmy untuk segera mandi itu.
" Come, shower,, Hurry up,," Ucap Zoya yang membesarkan kedua bola matanya.
" Hahahaha,, Ok Baby,," Bilang Jimmy sesaat tubuhnya mau masuk ke dalam kamar mandi.
Lalu, Jimmy seketika mengeluarkan sedikit kepalanya dan kembali menggoda Zoya.
" Baby,," Bilang Jimmy yang sedikit mengeluarkan kepalanya.
Zoya kembali menoleh dan terlihat sangat gemas sekali dengan kelakuan Jimmy saat ini.
" Jim,, Go, Hurry up,," Bilang Zoya yang sangat geram sekali atas kelakuan Jimmy kepadanya saat itu.
Jimmy yang mengeluarkan tawanya saat itu, membuat Zoya geleng-geleng kepala atas kelakuan Jimmy saat ini.
Karena, terdengar suara shower dari kamar mandi, Zoya yakin bahwa Jimmy sedang mandi saat ini, seperti biasa Jimmy selalu tidak pernah menutup pintu kamar mandinya apabila ia sedang mandi.
Sesaat, karena, telah mendengar suara Jimmy yang sedang mandi dengan segera Zoya melihat sebuah rencana yang telah dilakukannya sebelum ia pergi itu telah selesai. Zoya pun tersenyum puas saat ini, karena, telah berhasil lagi melakukan rencananya itu.
" Heemmm,, bagus akhirnya berhasil juga,," Ucap Zoya yang tersenyum puas melihat dari hasil rencananya itu.
Tak lama kemudian, Jimmy sambil menyanyikan sebuah lagu indah bagi Jimmy sendiri menandakan bahwa tubuhnya saat ini telah segar, karena, selesai mandi dan segera keluar dari kamar mandi. Zoya yang mendengar suara Jimmy segera memandang Jimmy sambil mengukir senyuman di wajahnya.
" Sudah segar,," Bilang Zoya yang menyapa Jimmy saat keluar dari kamar mandi.
" Heemmm,," Jawab Jimmy dengan segera memeluk tubuh Zoya.
Zoya berusaha melepaskan tubuhnya dari tubuh Jimmy saat ini, tapi, Jimmy masih saja memeluk dirinya.
" Heeemm,, Jim,, lepasin,," Bilang Zoya yang ingin menjauh dari tubuhnya Jimmy saat itu.
" No,," Bilang Jimmy singkat lalu segera mengecup bibir lembut Zoya.
" Uuuummmm, Jim,," Bilang Zoya yang mulutnya tertutup oleh Jimmy saat itu.
Karena, telah mendapatkan dan berhasil menautkan bibirnya pada bibir Zoya sehingga membuat Jimmy dengan mudah untuk mendorong tubuh Zoya ke atas tempat tidur saat ini. Dan, sekarang posisinya memang tubuh Zoya telah tertindih oleh tubuh sport Jimmy. Tubuh Jimmy yang hanya ditutupi handuk di bagian bawahnya membuat Zoya merasa bahwa Jimmy ingin segera memiliki tubuhnya itu.
Zoya pun segera mendorong lembut tubuh Jimmy dan Jimmy sesaat melepaskan ciumannya yang masih memanas di atas bibir Zoya saat ini.
" Why,, Baby,," Tanya Jimmy melihat aksi Zoya yang mendorong lembut dadanya itu.
" Aku belum mandi,," Ucap Zoya yang menyunggingkan senyumannya.
" Heemmm,, walaupun dirimu ini belum mandi, tubuhmu masih tetap kuinginkan." Bilang Jimmy yang ingin menguasai tubuh Zoya saat itu.
Zoya pun masih saja mendorong tubuh Jimmy dan menolak lembut perlakuan Jimmy saat ini.
" Eemmm,, Jim,, kita belum makan,, I'm Hungry,," Bilang Zoya yang membuat Jimmy teringat akan kejutannya itu.
Jimmy teringat akan kejutan yang akan diberikannya pada Zoya, membuat tubuhnya berbalik arah dan berbaring tepat di sebelah tubuh Zoya saat ini. Zoya tersenyum seakan Jimmy mengerti sekali atas keinginan Zoya saat ini.
" Baby, You Hungry,," Ucap Jimmy yang berbaring di sebelah Zoya dan menatap wajah Zoya.
" Heemmm,," Jawab Zoya manja, lalu bangkit dari tidurnya.
" Aku mandi,, tunggu aku, ok,," Bilang Zoya yang membuat Jimmy tersenyum.
" Jangan disentuh, Baby, nanti dia menginginkan milikmu, sekarang,," Ucap Jimmy yang segera menarik tangan Zoya.
Dan pastinya Zoya saat ini terduduk dia atas pangkuan Jimmy yang telah duduk terlebih dahulu saat Zoya bangun dari baringnya itu.
" Heemm, janjinya malam nanti,, mmmmuuuuaaaacccchhhh,," Bilang Zoya yang segera bangkit dari pangkuan Jimmy dan mengecup bibir Jimmy sesaat.
Membuat Jimmy begitu gemas atas kelakuan Zoya saat ini.
" You is My Angel,, very very beautiful," Bilang Jimmy yang memuji Zoya.
Zoya pun tersenyum lalu melangkahkan kakinya menuju kamar mandi dan berdiri tepat di bawah shower. Setelah memutar kran shower dan airnya keluar, dengan segera Zoya membasahi tubuhnya saat itu.
Seperti biasa Zoya selalu mandi dengan menutup kamar mandinya, tidak seperti Jimmy yang mandi dengan pintu terbuka, seakan-akan menyuruh Zoya kapan saja bisa masuk dan mandi bersama berdua dengan dirinya, tapi sayang Zoya selalu menolak dengan halus apabila diajak Jimmy untuk mandi berdua.
Karena, telah mendengar suara shower dan pastinya Zoya telah mandi di kamar mandinya saat itu, membuat Jimmy segera mengambil baju di dalam lemari pakaiannya dan segera memakainya, saat Jimmy ingin memakai baju kaosnya malam itu, terdengar suara ponsel miliknya yang berbunyi menandakan adanya telepon masuk saat ini.
Jimmy segera mengambil ponsel yang ia letakkan di atas meja samping tempat tidurnya dan melihat siapa yang telah menelepon dirinya saat ini.
Ternyata manager tempat perhiasan miliknya yang telah meneleponnya saat ini.
" Oohh dia,," Ucap Jimmy yang segera menerima teleponnya.
Jimmy pun segera menerima panggilan itu.
" Halo, Ada apa,," Tanya Jimmy kepada manager tempat perhiasan milik dirinya itu.
" Halo, Tuan, Pesanan Tuan tadi siang sudah saya berikan kepada asisten pribadi Tuan di mansion,," Bilang manager perhiasan kepada Jimmy.
" Baik, Terima kasih," Ucap Jimmy yang segera mematikan teleponnya.
Lalu, Jimmy pun segera menelepon pelayan yang telah mengatur makan malam kejutan padanya untuk Zoya malam ini.
" Halo, Tuan,," Bilang pelayan pribadi Jimmy yang menerima telepon dari Jimmy saat ini.
" Bagaimana dengan persiapan semuanya,," Tanya Jimmy kepada pelayan pribadinya itu.
" Sudah beres, Tuan,," Jawab pelayan pribadi Jimmy yang meyakinkan pekerjaannya itu kepada Jimmy saat ini.
" Bagus, sebentar lagi aku akan turun,," Bilang Jimmy kepada pelayan pribadinya.
" Baik Tuan,," Jawab pelayan pribadi Jimmy dan Jimmy pun segera mematikan teleponnya.
Karena, telah selesai menelepon pelayan pribadinya itu, dengan segera Jimmy memakai baju kaos hitam sedikit ketat berlengan pendek, membuat tubuhnya yang atletis itu semakin menggairahkan bagi mata para wanita melihatnya saat ini. Memang terlihat dandanan yang begitu casual tapi sangat menyegarkan mata apabila melihatnya.
" Baby, karena kamu, tidak jadi menginginkan perhiasan hari ini, akan aku berikan kejutan untukmu, Darling,," Bilang Jimmy yang sangat tulus menyayangi Zoya.
Tak lama kemudian, Zoya yang telah selesai mandi itu keluar dari kamar mandi menggunakan handuk yang melilit menutupi sebagian tubuh bagian atasnya dan handuk yang melilit juga di atas kepalanya saat ini, membuat Jimmy dengan segera memeluk tubuh Zoya dari belakang saat Zoya sedang memilih pakaian di lemari pakaiannya.
Dengan lembut Jimmy memeluk tubuh Zoya dan menciumi bahu Zoya yang masih basah itu membuat Zoya sedikit geli atas kelakuan Jimmy saat ini.
" Eemmm,, sudah selesai mandinya, Baby,," Bilang Jimmy yang memeluk tubuh Zoya dari belakang.
" Heemm,," Jawab Zoya singkat.
Lalu, karena, merasa bahwa persiapan darinya sudah selesai dan ada semua, membuat Jimmy segera untuk mengatakannya pada Zoya saat ini, supaya Zoya bersemangat untuk segera pergi makan malam bersama dengannya.
" Baby,, aku ada kejutan untukmu," Bilang Jimmy yang masih memeluk tubuh Zoya.
Zoya yang mendengar ucapan Jimmy mengatakan sebuah kejutan untuk dirinya, pastinya Zoya kaget dan merasa senang serta bingung atas kejutan yang diucapkan oleh Jimmy.
" Kejutan,, kejutan apa,?" Tanya Zoya yang membalikkan tubuhnya menghadap Jimmy.
" Eemm, namanya juga kejutan, nanti Baby akan tahu,," Bilang Jimmy tersenyum melihat Zoya.
" Heemm,, Baiklah,," Jawab Zoya yang kembali membelakangi tubuh Jimmy dan segera memilih pakaian yang akan dipakainya.
Setelah selesai memakai bajunya malam ini, Zoya mendandani wajahnya lalu mengeringkan rambutnya, setelah merasa cukup rapi, Zoya tersenyum melihat Jimmy yang memandangi wajahnya melalui pantulan cermin di hadapannya.
" Sudah siap,, My Love Baby,," Bilang Jimmy kepada Zoya di balik pantulan cermin.
" Heemm,," Jawab Zoya singkat sambil tersenyum.
" Oke,, Let's Go, My Queen,," Bilang Jimmy yang segera memberikan tanda dari tangannya untuk segera menggandeng Zoya.
Zoya tersenyum atas kelakuan Jimmy yang begitu romantis sekali. Dengan segera, Zoya melingkarkan tangannya ke dalam gandengan Jimmy dan bersama keluar dari kamarnya melangkah turun ke lantai bawah di mana ruang makan berada.
Sesampainya di ruang makan, Zoya melihat makanan yang disajikan sangatlah lezat dan tatanannya begitu indah.
Jimmy melepaskan gandengannya dengan lembut lalu, menarik kursi untuk Zoya sehingga lagi-lagi membuat Zoya tersenyum atas tingkah Jimmy saat ini. Dengan segera Jimmy mempersilahkan Zoya duduk di atas kursi yang telah disediakannya itu.
Dan Jimmy juga melangkahkan kakinya menarik kursi dan segera duduk tepat di hadapan Zoya saat ini.
" Silahkan dinikmati, My Love Baby,," Bilang Jimmy yang mempersilahkan Zoya untuk segera menyantap makan malamnya saat ini.
Walaupun mereka berdua hanya makan malam di mansion, tapi bagi Zoya cukup aman bagi dirinya saat ini, karena, cukup sulit untuk mengintai keberadaannya.
Zoya segera menyantap makanan yang telah diletakkan oleh pelayan ke dalam piringnya, begitu juga dengan Jimmy, menyantap habis makanan yang ada di dalam piringnya saat ini.
Setelah merasa cukup kenyang atas makan malam ini, Jimmy segera memerintahkan pelayan pribadinya untuk meletakkan makanan penutup malam ini yaitu perhiasan kejutan yang telah dipesankannya itu.
" Ambilkan makanan penutup,," Bilang Jimmy dengan pelayan pribadinya.
" Baik Tuan," Jawab pelayan pribadinya.
Dan, dengan segera pelayan pribadinya meletakkan kotak kecil yang berisi perhiasan anting berlian ke dalam nampan di dekat ice cream sebagai makanan penutup untuk Zoya. Dan, meletakkannya tepat di hadapan Zoya. Zoya terperangah melihat sebuah kotak kecil berwarna merah yang diletakkan tepat di sebelah makanan penutup.
" Surprise,,!!" Bilang Jimmy saat pelayan meletakkan nampan makanan penutup tepat di hadapan Zoya.
" Aaaakkhhh,," Ucap Zoya dengan mata yang terperanjat dan mulut ternganga saat melihat kejutan yang dikatakan Jimmy..
Zoya yang merasakan bahwa Jimmy begitu romantis, baik dan penuh kasih sayang pada dirinya menatap Jimmy dengan rasa harunya. Ternyata Jimmy memberikan sebuah kejutan berupa perhiasan yang telah dipesankannya khusus untuk dirinya itu. Dan, bahkan Zoya tidak mengetahuinya, karena, memang saat di tempat perhiasan itu Zoya memang tidak mau memilih perhiasannya, tapi malah Jimmy sendiri yang ingin memberikan perhiasan itu kepada dirinya seperti sekarang ini berupa kejutan.
***