Mafia And Angel

Mafia And Angel
Bag. 2 Agustus



Karena, belum mendapatkan perihal apapun yang mencurigakan dari dalam kamarnya Claire, karena, baru saja juga mereka melihat dari mata kepala mereka sendiri bahwa dengan sangat kuat Martin menarik tangannya Claire untuk segera masuk ke dalam kamarnya, oleh sebab itu, setelah Martin keluar dari kamarnya itu.


Dengan segera para pelayan itu menghampiri kamarnya Claire untuk mengetahui apa yang telah terjadi di dalam kamar itu dan pastinya yang terjadi adalah hal yang patut dicurigai oleh mereka semua selaku pelayan di dalam kediaman ini.


" Apakah ada hal yang dicurigai ?" Tanya ketua pelayan itu kepada anggotanya yang memang sudah diberi tugas untuk memantau pergerakan apa saja yang terjadi di kamarnya Claire.


" Disaat saya lihat tidak ada suatu hal yang dicurigai ketua,," Jawab anggota pelayan itu pada ketuanya.


" Benarkah ?" Tanya ketua itu lagi kepada anggotanya.


" Ya, ketua,," Jawab anggota pelayan itu sambil menganggukkan kepalanya menandakan bahwa hasil dari pemantauannya memang benar adanya.


" Baiklah, kalau begitu kita bicarakan di belakang,," Ucap ketua pelayan itu pada anggotanya.


" Kalau kita membicarakan semua hal yang tengah kita curigai, maka akan menjadi masalah besar untuk kita semua,," Ucap ketua pelayan itu lagi sembari mengajak semua anggotanya untuk membicarakan hal yang tengah mereka pantau di tempat lain, bukan di tempat seperti saat ini yang begitu mudah diketahui oleh Martin dan bahkan juga Claire.


" Baik ketua,," Jawab semua anggota pelayan itu sambil menganggukkan kepalanya.


Semua pelayan itu akhirnya melangkahkan kakinya menuju ke arah belakang dimana area belakang adalah tempat para pelayan yang bekerja di dalam kediaman Martin ini bukan hanya sebagai pelayan saja melainkan beberapa orang yang memang sengaja telah dikirim agar bisa memantau pergerakan apa saja yang tengah dilakukan oleh Martin dan juga Nichole.


Karena, saat ini baru saja kedatangan tamu yaitu adik sepupunya Martin. Oleh sebab itu, para pelayan ini patut juga mencurigai gerak-gerik yang akan dilakukan oleh Claire. Karena, gerak-gerik yang dilakukan oleh Claire begitu jelas sekali terlihat dan juga bisa dipantau oleh mereka selaku mata-mata dari seseorang. Oleh sebab itu para pelayan ini akan lebih mudah jika mereka memantau pergerakan yang dilakukan oleh Claire.


Saat ini para pelayan itu telah kembali ke arah belakang kediaman sedangkan Claire yang berada di dalam kamarnya merasa tidak nyaman atas tindakan dan kelakuan yang dilakukan oleh beberapa para pelayan baru saja menawarkan pelayanan untuknya. Jika Claire belum diberikan penjelasan oleh Martin mengenai apa saja yang telah terjadi di dalam kediamannya ini.


" Heehh,, sungguh jelas sekali terlihat dari sikap mereka yang mereka tampakkan di depan ku ini,," Gumam Claire sambil menampilkan senyum liciknya terhadap para pelayan yang baru saja pergi dari tempatnya itu.


" Ternyata besar juga nyali mereka untuk menawarkan pelayanan padaku,," Sambung Claire lagi yang masih merasa kesal dengan tindakan para pelayan di depan pintu kamarnya.


" Mereka pikir aku tidak tahu bahwa mereka adalah mata-mata,," Sambung Claire lagi sambil mengingat kembali ucapan dari Martin bahwa para pelayan yang bekerja di dalam kediamannya ini adalah mata-mata yan yang telah dikirim untuk memantau pergerakannya.


" Jika, aku tidak tahu bahwa mereka adalah mata-mata, kemungkinan mereka saat ini sudah menangis meminta ampun padaku,," Ucap Claire lagi yang masih saja merasa kekurangan dalam hidupnya saat ini, karena, secara tidak langsung ia tidak bisa melampiaskan amarahnya terhadap para pelayan yang begitu berani di hadapannya itu.


Kemungkinan besar Claire tidak akan menjaga kelakuannya yang selama ini memiliki sifat dan juga sikap sangat buruk serta memang bukanlah seorang wanita yang memiliki sikap lembut terhadap orang lain. Claire akan berlaku dan bersikap lembut dan ditunjukkannya jika ia sedang bersama dengan Alberto.


" Memang jelas sekali terlihat bahwa mereka sengaja datang ke kamarku ini hanya untuk mendapatkan sebuah informasi agar aku tunduk terhadap merasa yang hanya sekedar pelayan,," Sambung Claire lagi di belakang pintu sembari masih saja mengumpat para pelayan.


" Tapi, aku tidak seperti itu, aku tidak pernah takut dengan siapapun, meskipun mereka adalah mata-mata yang telah dikirim oleh seseorang,," Ucap Claire yang tengah memutar pikirannya mengenai para pelayan itu.


" Oleh sebab itu aku harus mencari tahu siapa sebenarnya orang yang telah mengirim mereka kesini hanya untuk memantau pergerakan Martin,," Sambung Claire ketika pikirannya terlintas sebuah rencana.


Saat ini Claire yang masih saja berdiri di belakang pintu memiliki perasaan yang begitu besar atas kecurigaannya terhadap para pelayan itu. Oleh sebab itu di dalam kamarnya sendiri, Claire berpikir apakah ia harus ikut campur mengenai apa yang telah terjadi di dalam kediaman Martin ataukah ia tidak usah ikut campur mengenai urusan pelayan di dalam kediaman ini yang ternyata adalah seorang mata-mata.


" Tapi, tunggu dulu,," Ucap Claire sambil melangkahkan kakinya menuju ke arah tempat tidur.


" Jika aku membantu Martin dalam menguak masalah yang ada di dalam kediaman ini, maka rencana yang baru saja aku buat untuk membalas kelurga Alberto akan tertunda,," Gumam Claire lagi sambil memikirkan rencananya yang telah ia rancang sedikit saat ia tengah berenang di kolam renang.


Tapi, jika Claire tidak ikut campur mengenai pemantauan yang tengah dilakukan oleh Martin terhadap para pelayan di dalam kediamannya ini maka akan sulit bagi Claire untuk melakukan hal apapun dengan bebas. Karena, Claire begitu menyukai akan kebebasan dalam membuat sebuah rencana dan juga melakukan rencananya itu. Claire sama sekali tidak mau jika adanya beberapa orang yang berhasil mengetahui apa yang sedang ia lakukan dan juga ia rencanakan.


" Tapi, jika aku tidak membantu Martin untuk menguak rahasia besar ini,," Sambung Claire lagi yang terlihat sedang memikirkan sesuatu.


" Maka aku tidak akan bisa leluasa dengan bebas untuk melakukan rencanaku itu,," Ucap Claire sambil melangkahkan kakinya berbalik ke arah jendela.


" Dan pastinya para pelayan itu akan selalu mengikuti pergerakan yang tengah aku lakukan di dalam kediaman ini jika aku sedang melakukan sesuatu hal,," Ucap Claire lagi yang masih memikirkan dan menimbang kembali apakah ia harus membantu Martin dalam mencari tahu siapa orang yang telah berani mengirimkan mata-mata ke dalam kediamannya Nichole ini.


" Untuk keamanan dan juga kebebasan di dalam kediaman ini, aku harus mengikuti rencananya Martin untuk mencari tahu tentang siapa yang telah mengirim mereka semua ke dalam kediaman ini,," Gumam Claire sambil ia menimbang kembali pikirannya untuk membantu Martin atau tidak.


" Jika tidak aku tidak mengikuti untuk mencari tahu siapa orang yang telah mengirim mereka semua, maka kemungkinan besar, aku tidak akan bisa melakukan apapun di dalam kediaman ini,," Sambung Claire lagi setelah mendapatkan sebuah pemikiran yang matang untuk melakukan tindakannya.


" Lebih baik aku harus membantu Martin terlebih dahulu dalam membuka rahasia siapa sebenarnya yang telah mengirim mereka untuk memantau pergerakan Martin di dalam kediaman ini,," Ucap Claire dengan keputusan terakhirnya mengenai apa yang akan menjadi target sasaran rencananya itu.


Akhirnya Claire telah memutuskan bahwa ia akan membantu Martin dalam mencari tahu siapa orang yang telah berani sekali mengirimkan para pasukan beberapa pelayan di dalam kediaman Nichole ini hanya untuk mengintai dan juga mencari tahu informasi dari diri seorang Martin yang tidak memiliki kekuatan apapun dibandingkan Alberto.


Karena, Claire tahu bagaimana dengan kekuatan Martin selama ini di dalam dunia mafia, oleh sebab itu Claire berpikir pasti orang yang memang dengan sengaja mengirimkan anggotanya untuk memantau pergerakan Martin tidak terlalu hebat dan juga tidak terlalu penting di dalam dunia mafia yang derajatnya setingkat dengan Alberto.


Sambil mengulas senyumannya yang terlihat begitu licin bahwa Claire merasa tindakannya dalam mengikuti dan membantu Martin untuk mencari tahu siapa sebenarnya orang yang telah mengirimkan anggotanya itu pastinya akan terbuka dan akan ia ketahui dengan sangat mudah.


" Heehh, dasar bodoh, untuk apa memantau pergerakan Martin,," Gumam Claire sambil mengulas senyuman liciknya.


" Sedangkan tahu sendiri bahwa Martin tidak memiliki apa-apa dan juga kekuatan yang dimiliki oleh Martin tidak terlalu kuat,," Sambung Claire lagi sambil tertawa kecil.


" Nah jika mereka memantau pergerakan Alberto baru aku kasih jempol dan mereka dikirim hanya untuk memantau pergerakan Martin, hahahaha, sungguh sangat membingungkan,," Ucap Claire lagi sambil menertawakan kekuatan Martin yang memang tidak terlalu kuat jika dibandingkan dengan Alberto.


Di dalam pikiran Claire saat ini adalah percuma saja jika klan mafia yang memiliki derajatnya sama rata dengan Alberto mengirimkan anggotanya untuk memantau pergerakan Martin. Karena, setahu Claire selama ini di dalam dunia mafia Martin tidak memiliki klan dan juga anggota lainnya. Oleh sebab itu, Claire mengira pastinya orang yang mengirim para anggotanya untuk memantau pergerakan Martin itu bukan orang dari dunia mafia melainkan hanya orang biasa saja atau sesama pebisnis biasa di negaranya ini.


Karena merasa cukup mudah untuk mendapatkan hasil dari pikirannya itu, sambil tersenyum dan juga tertawa ringan Claire mendapatkan sebuah ide bahwa ia pastinya dengan mudah mendapatkan siapa orang yang telah memberanikan diri untuk mengirimkan anggotanya sebagai mata-mata di dalam kediaman Nichole ini.


" Baiklah, sepertinya rencana yang akan aku lakukan ini mudah sekali terungkap, karena, kenapa bisa dilihat sendiri bagaimana kehebatan Martin selama ini di dalam dunia mafia,," Gumam Claire yang menganggap bahwa ia akan dengan mudahnya mendapatkan sebuah jawaban dari rencana rahasia yang dilakukan oleh Martin saat memantau pergerakan para pelayan di dalam kediamannya itu.


" Tidak mungkin mereka dikirim dari seseorang yang melakukan pekerjaannya di dalam dunia mafia, karena, Martin sendiri saja bukanlah dari dunia mafia, Martin hanya bisa melakukan peretasan saat ia berada di dalam kediamannya Alberto,," Ucap Claire yang berpikir bahwa tidak mungkin orang yang sengaja mengirimkan mata-mata itu dari dunia mafia.


" Dan hal itu juga ia dapatkan idenya ketika ia tinggal bersama dengan keluarga besar Alexandre,," Sambung Claire lagi yang begitu hafal dengan kehebatan Martin sepupunya itu.


" Ya, paling hanya orang biasa yang hidupnya bukanlah berkecimpung di dalam dunia mafia sengaja iri dengan kehidupan Martin yang dulunya tinggal bersama dengan keluarga Alexandre dan saat ini Martin bisa hidup di dalam kediaman yang cukup mewah meskipun kediaman ini adalah milik temannya itu,," Sambung Claire lagi setelah memperkirakan siapa orang yang telah berani melakukan rencana ini semua.


Di dalam pikiran Claire saat ini tidak mungkin orang yang berani mengirimkan mata-mata itu dari kelompok klan mafia, tapi, kelompok pebisnis atau pengusaha biasa yang memang memiliki sebuah alasan tersendiri untuk selalu memantau pergerakan Martin dan juga Nichole.


Karena, Claire juga sudah mengira bahwa Nichole temannya Martin itu bukanlah orang-orang dari grup mafia, melainkan hanya pebisnis biasa. Hal itu bisa dilihat dari cara berpakaian yang dilakukan oleh Nichole saat membantunya di area kolam renang tadi. Sebab, tidak mungkin klan mafia berbicara seakrab itu dengan orang yang belum pernah ditemuinya sebelum ini.


Pastinya orang yang berada di dalam dunia mafia memiliki karakter yang cuek dan juga tidak bersahabat sungguh berbeda dengan sikap dan juga perilaku dari Nichole yang begitu mudah mengenal orang serta akrab dengan orang dan orang itu sama sekali tidak ingin bersahabat dengannya contohnya seperti sikap Claire yang begitu acuh dengan kelakuan dari Nichole.


Oleh sebab itu, Claire berpikir pasti orang seperti Nichole hanyalah pebisnis biasa oleh sebab itu adanya persaingan ketat antara pebisnis sudah biasa dilakukan jika adanya pemantauan yang dilakukan oleh beberapa anggotanya untuk mencari tahu rahasia di dalam usaha yang menjadi saingannya itu.


Sambil menghela nafasnya Claire yang baru saja menyelesaikan aktivitasnya itu, segera beralih ke tempat tidur untuk beristirahat sejenak dan melepaskan pikiran penat yang begitu banyak menumpuk di dalam kepalanya saat ini. Sambil melemparkan handuk ke sembarang arah dengan segera Claire merebahkan tubuhnya ke atas tempat tidur dan matanya menerawang ke atas langit-langit kamar.


" Heeehhhhh, karena, menurutku sepertinya ini akan mudah terungkap, lebih baik aku beristirahat sejenak, sebelum aku memulai untuk melakukan rencana ini," Gumam Claire sambil merebahkan tubuhnya ke atas tempat tidur.


" Tapi, tunggu dulu, aku harus tanyakan mengenai identitas Nichole terlebih dahulu pada Martin,," Ucap Claire dengan matanya yang sedang menerawang ke atas kamar


" Karena bisa dilihat dari gayanya berpakaian dan perilaku yang ditunjukkannya itu, sepertinya Nichole bukanlah orang yang bekerja di dalam dunia mafia,," Sambung Claire lagi yang telah memperkirakan sendiri siapa sebenarnya sosok dari Nichole.


Claire telah berpikir bahwa dari penglihatan dan juga pengamatannya itu Nichole bukanlah orang-orang yang bekerja di dalam dunia mafia seperti Alberto dan juga Aunty-nya melainkan hanya seorang pebisnis biasa yang memiliki banyak saingan sehingga dengan beraninya pesaingnya itu ingin mencari tahu informasi tentang perusahaan Nichole sendiri melalui Martin.


****