Mafia And Angel

Mafia And Angel
Draft



Dan terlihat Ziya hanya menganggukkan kepalanya sambil mengatakan suatu hal tapi hanya bibirnya saja yang bergerak, namun Vena mengerti akan maksud dari perkataan Ziya untuknya itu yaitu kata hati-hati. Ziya sengaja berkata tanpa mengeluarkan suara supaya Alberto tidak mendengarkan ucapannya itu. Hanya Vena saja yang mengerti, karena, tidak mungkin Ziya mengucapkan kata hati-hati di depan Alberto mengenai diri Axeloe terhadap Vena.


" Hati-hati,," Ucap Ziya hanya dengan kode mulutnya saja dan suaranya sama sekali tidak terdengar oleh siapapun yang berada di sana.


Dan Vena hanya membalas kode dari Ziya dengan anggukan seolah sedang berpamitan. Setelah Vena keluar dari kamarnya Ziya dan keadaan saat ini sedang tidak ada orang, oleh sebab itu, Alberto dan Ziya kembali lagi membicarakan hal yang telah menyebabkan Ziya bisa tidak sadarkan diri.


" Sayang, kita kembali lagi ke pembahasan utama,," Ucap Alberto kembali lagi menoleh ke wajah Ziya dan menatapnya.


" Heemmm, ya,," Jawab Ziya mengangguk.


" Disaat aku sedang berada di dalam ruangan kerjaku, kau jangan pergi kemana-mana sendirian, kau harus pergi bersama Vena serta beberapa pengawal yang sudah dikhususkan untuk menjagamu, ingat jangan pernah melakukan suatu hal apapun sendiri,," Ucap Alberto yang selalu memberikan peringatan kepada Ziya.


Benar sekali apa yang telah diucapkan oleh Alberto agar Ziya tidak melakukan suatu tindakan apapun di dalam kediamannya ini dengan seorang diri, karena, keselamatan Ziya saat ini sudah begitu besar pertanggungannya oleh Alberto sendiri. Alberto tidak mau lagi jika Ziya sampai jatuh lagi di tangan orang yang jahat seperti Mommy tirinya yaitu Gladys dan juga bisa dijadikan alat oleh Erwin paman kandung dari Ziya sendiri.


" Heemmm kau malah tertawa dengan sangat bahagia bahwa perkataanku ini hanyalah sebuah candaan,," Gerutu Alberto dengan wajah yang terlihat manja di matanya Ziya.


" Ya jelas jika aku mengkhawatirkan dirimu, mengkhawatirkan keselamatanmu, mengkhawatirkan semua yang ada pada dirimu, dan juga mengkhawatirkan yang telah dihasilkan dari dirimu ini, aku adalah suamimu, jadi memang tugas seorang suami harus menjaga istrinya,," Sambung Alberto lagi dengan sangat jelas pada Ziya.


Dan terlihat saat ini Ziya semakin tertawa senang ketika melihat wajah Alberto begitu manja saat menjelaskan padanya bahwa ia sangat mengkhawatirkan semua keadaan apapun yang terjadi pada Ziya. Hingga menyebabkan Alberto ingin sekali menggelitik tubuhnya Ziya yang sedang tertawa renyah seperti saat ini. Namun, hal itu tidak dilakukan oleh Alberto karena, ia tahu bahwa Ziya baru saja sembuh dari sakitnya.


Sehingga, Alberto hanya bisa tersenyum senang melihat Ziya yang sedang ketawa terbahak-bahak di hadapannya saat ini, seolah sedang tidak merasakan sakit apapun pada tubuhnya. Padahal sebelumnya tubuh Ziya selalu mengalami suatu hal yang menyebabkan dirinya merasakan penderitaan yang begitu pedih rasa sakit dari reaksi obat dosis tinggi karena, tindakan yang dilakukan oleh Erwin semasa ia sedang mengandung putranya dulu Demian.


" Heemmm, tertawalah lepas seperti ini, sayang, karena, jika kau bahagia aku juga bahagia, aku tidak ingin lagi melihatmu merasakan sakit yang begitu banyak, cukup sudah kau merasakan penderitaan yang selama ini kau alami atas perbuatan orang jahat terhadapmu, termasuk perbuatan dariku yang telah menyebabkan kau menderita,," Ucap Alberto yang tulus dari dalam hatinya sambil menatap Ziya yang sedang tertawa senang di hadapannya.