Mafia And Angel

Mafia And Angel
Bag. 1 September



Namun karena tidak ingin hal yang telah direncanakan olehnya sampai ketahuan oleh para asisten maupun anak buahnya oleh sebab itu Zavier seolah menutupi apa yang sedang dilakukan oleh anak buahnya selagi masih bisa jujur dengannya. Tapi tidak untuk hal yang telah dilakukan oleh Wil, karena, saat ini kelakuan Will belum terlihat jelas apa yang sedang dilakukannya itu.


" Heemmm sepertinya aku tidak bisa mengucapkan hal ini terhadap Will,," Gumam Zavier seketika pikirannya sudah kembali jernih disaat pikirannya baru saja berubah dengan pemikiran yang kurang baik terhadap Will.


" Karena aku sudah tahu bagaimana kesetiaan yang selama ini ia lakukan terhadap ku,," Sambung Zavier lagi dengan pemikirannya yang baru saja salah terhadap Will.


" Dan hal itu tidak mungkin pernah aku lupakan,," Gumam Zavier lagi ketika mengingat kembali bagaimana perlakuan dan juga sikap setia yang dilakukan oleh Will terhadap dirinya selama ini.


" Ambil positifnya saja bahwa ia sedang mengalami suatu kendala selama di perjalanannya saat ia kembali lagi ke markas rahasia ku itu,," Ucap Zavier yang akhirnya memiliki sebuah pemikiran jernih.


Baru saja terlintas dalam pikiran Zavier mengenai sikap dan kesetiaan yang selama ini dilakukan serta dijalankan oleh Will kepada dirinya. Dan juga bisa dilihat dengan jelas bahwa selama ini juga Will selalu patuh akan perintah darinya dan perintah itu sama sekali tidak pernah tidak dilakukan oleh Will.


Ketika Zavier ingin menyelesaikan apa yang tengah ia lakukan terhadap pengintaian kepada Will. Tiba-tiba di dalam ponselnya itu masih jelas sekali terlihat dan terprogram bahwa saat ini Will sudah kembali ke markasnya dan juga waktu yang telah ditunjukkan cukup tepat sekali dengan penghitungan yang ada bahwa sebenarnya memang Will belum kembali ke markas rahasia milik Zavier.


Melainkan belum sampai ke markas tersebut hingga membuat Zavier curiga dengan tindakan yang telah dilakukan oleh Will. Setelah Will sudah sampai ke dalam markas itu barulah Zavier bisa mengerti apa yang telah dilakukan oleh Will di dalam markasnya.


Dan memang benar sekali di dalam layar ponselnya bahwa saat ini Will sedang melakukan sebuah tindakan terhadap orang-orang yang tersisa dari markas besar milik Roserish. Sehingga hal itu membuat Zavier mengerti apa yang sedang dilakukan oleh Will di dalam markas rahasia miliknya itu.


Bisa dilihat dengan jelas dari ponselnya Zavier, bagaimana keadaan di dalam markasnya itu bahwa sebenarnya sekitar beberapa menit yang lalu memang benar Will sedang melakukan sebuah pekerjaan yang bersangkutan dengan laporannya barusan kepada Zavier sendiri. Oleh sebab itu Zavier kembali bisa memberikan keyakinannya lagi kepada Will.


" Heemm ternyata dia sama sekali tidak berbohong,," Gumam Zavier ketika melihat aktivitas Will di dalam layar ponselnya yang memperlihatkan keadaan markas rahasianya di Australia.


" Aku pikir dia mau bermain di belakangku,," Sambung Zavier yang sedang serius menatap layar ponselnya.


Sambil menatap serius layar ponselnya yang sedang memperlihatkan aktivitas orang-orang yang ada di dalam markas rahasianya itu. Zavier hanya bisa melihat apa yang sedang dilakukan oleh Will beserta anak buahnya yang memang jelas sekali terlihat bahwa mereka saat ini sedang memberikan sebuah tindakan terhadap orang-orang yang tersisa dari markas besar milik Roserish.


Hanya itu saja aktivitas yang sedang dilihat oleh Zavier saat ini dan begitu jelas sekali bahwa aktivitas yang tengah dilakukan oleh Will itu sama sekali tidak ada kesalahan sedikitpun. Oleh sebab itu Zavier tidak lagi berpikir suatu hal yang salah terhadap Will karena bisa dilihat dari layar ponselnya yang tengah memantau apa yang sedang dilakukan oleh anak buahnya meskipun anak buahnya tidak tahu bahwa ia sedang memantau pergerakan apapun yang sedang dilakukan.


" Tapi nyatanya dia masih jujur terhadapku,," Ucap Zavier sambil meletakkan jarinya yang tengah tergenggam ke bawah dagu.


" Baiklah Will aku masih bisa memaafkan keterlambatan kau kembali ke markas ini,," Sambung Zavier lagi dengan nada ucapan yang terdengar begitu serius.


" Tapi jika suatu saat aku tahu bahwa keterlambatan yang kau lakukan ini adalah sebuah kesengajaan,," Ucap Zavier lagi yang masih saja mengira bahwa apa yang sedang dilakukan oleh Will sedikit membuatnya masih menimbulkan rasa kecurigaan yang begitu besar dalam hatinya.


" Maka saat itu juga aku akan melepaskan kau," Sambung Zavier lagi dengan tiba-tiba mengucapkan sebuah makna untuk melepaskan Will ketika Will ketahuan bahwa Will melakukan sebuah kesalahan.


Untuk sesaat Zavier menyebutkan sebuah kata-kata untuk melepaskan Will jika suatu saat Will ketahuan olehnya bahwa Will telah melakukan kesalahan selama ini terhadap dirinya. Dan apabila itu sebuah kesalahan yang besar maka Zavier tidak akan segan-segan untuk memberikan sebuah hukuman terhadap Will yang sudah berani melakukan sebuah permainan di belakangnya tanpa sepengetahuan dirinya.


Lalu, Zavier teringat bahwa ia menyebutkan akan melepaskan will begitu saja namun itu semua tidak akan mungkin terjadi. Karena, Zavier merupakan salah satu orang yang hidup di dalam dunia mafia pastinya ia telah memiliki sebuah rencana dalam memberikan hukuman untuk Will nanti. Tapi jika hal itu memang benar Will telah bersalah maka hukuman yang akan diberikan oleh Zavier pastinya akan setimpal atas kelakuannya yang telah berani bermain di belakangnya.


" Tapi bukan melepaskan begitu saja,," Gumam Zavier sambil mengulas senyum liciknya bahwa ia saat ini sudah memiliki sebuah ide ataupun rencana untuk memberikan hukuman terhadap Will jika memang benar Will telah terbukti bersalah.


" Aku akan mencari tahu apa yang selama ini kau lakukan disaat kau telah berani melakukan permainan tanpa sepengetahuanku,," Ucap Zavier untuk terakhir kalinya ia melihat dan memperhatikan pergerakan apa saja yang tengah dilakukan oleh beberapa anak buahnya dan juga asisten pribadinya itu.


Setelah selesai memperhatikan kondisi di dalam markas rahasianya yang jelas sekali memperlihatkan keadaan aktivitas anak buahnya serta asisten pribadinya melalui ponselnya itu. Barulah Zavier bisa membuat sebuah rencana bagaimana caranya agar ia bisa mencari tahu dimana keberadaan Jimmy saat ini. Karena meskipun Alberto tidak ingin mengetahui dimana keberadaan Jimmy untuk saat ini dan juga Jimmy tidak termasuk ke dalam misinya kepada Zavier.


Namun, Zavier merasa ada suatu hal yang harus ia ketahui juga dari Jimmy, karena tidak mungkin Zoya bisa berani keluar dan kabur begitu saja dari kediaman Alexandre jika tidak ada orang di belakangnya yang telah memberikan sebuah bantuan dan juga dukungan kepada Zoya.


Oleh sebab itu hal seperti inilah yang bisa membuat sebuah rencana Zavier untuk mencari tahu semakin tinggi, Zavier ingin tahu apa yang sebenarnya telah menjadi pakaian Jimmy selama ini bisa memberikan sebuah dukungan terhadap Zoya untuk kabur dari Alberto dan juga Daddy-nya sendiri yaitu Erwin.


Namun hanyalah sebuah penyesalan yang tiada oleh Zoya selain penyesalan dan rasa kekecewaan yang selalu ada dan timbul di dalam dirinya. Rasa penyesalannya itu begitu dalam ia rasakan karena tidak akan mungkin ia bisa memberikan ataupun membalas rasa cinta dan rasa sayang yang selama ini diberikan oleh Jimmy terhadap dirinya tanpa pamrih dan tanpa mengharapkan balasan ataupun imbalan dari Zoya.


Oleh sebab itu jika Zoya tetap bersedih dalam menghadapi rasa penyesalannya ini itu tidak akan membuat Zoya bisa menatap atau kembali lagi di masa yang lalu disaat ia sedang bersama dengan Jimmy. Karena masa indah itu sudah terlewatkan oleh sebab itu saat ini Zoya hanya bisa menyesali perbuatannya yang selama ini tidak pernah memberikan sebuah kesempatan sekali saja untuk Jimmy dalam mencintai dirinya. Hanya itu saja yang telah membuat Zoya merasakan hal yang begitu mendalami dan juga menyelimuti seluruh tubuhnya.


Saat ini terlihat bahwa Zoya sedang duduk termangu menatap kaca yang menampakkan suasana gelombang lautan yang begitu indah. Dan juga Zoya bisa merasakan bagaimana indahnya hamparan lautan yang ada di hadapannya ini. Sekali lagi Zoya teringat akan masa-masa disaat ia sedang bersama dengan Jimmy saat ia tengah dibawa Jimmy ke sebuah tempat yang begitu indah yaitu pantai.


Seketika Zoya tersenyum di saat ia kembali mengingat masa indahnya bersama dengan Jimmy di sebuah pantai yang begitu indah. Saat itu Jimmy sedang duduk santai di pinggir pantai begitu juga dengan Zoya dan saat itu juga Jimmy pernah memberikan sebuah pertanyaan kepada Zoya apakah Zoya selama ini bersama dengannya merasa bahagia atau tertekan.


" Baby, apakah kau senang hidup bersama denganku seperti saat ini ?" Tanya Jimmy kepada Zoya disaat mereka tengah duduk bersama di sebuah tempat yang begitu indah yaitu pinggir pantai.


" Tentu saja Jim,," Jawab Zoya singkat sambil memberikan senyuman indahnya dan juga jawabannya itu begitu jujur sesuai dengan perasaan yang sedang ia rasakan saat ini.


" Apakah kau tidak lihat bagaimana bahagianya aku ketika bersama denganmu ?" Tanya Zoya balik pada Jimmy sambil memberikan sebuah isyarat dari kerlingan matanya yang begitu indah.


" Yes, of course, aku bisa tahu itu, Baby,," Jawab Jimmy sambil merangkul lengan Zoya seraya sedang memberikan sebuah dukungan dan juga kepercayaan kepada Zoya.


" Heemmm, terima kasih Jim,," Jawab Zoya sambil meletakkan kepalanya ke pundak Jimmy ketika Jimmy telah merangkul tubuhnya dengan erat.


" Kau lah satu-satunya orang yang telah memberikan sebuah kebahagiaan kepadaku,," Sambung Zoya lagi sambil menatap wajah Jimmy dan memberikan sebuah pujian serta rasa kepercayaan terhadap Jimmy.


Seketika suasana kepercayaan dan juga kehangatan sedang berlangsung di antara Zoya dan Jimmy. Saat ini mereka tengah ditemani indahnya suasana pesisir pantai dan juga suara ombak yang bergemuruh memberikan sebuah rasa yang indah tidak bisa terlupakan oleh Jimmy dan Zoya dikala itu.


Saat ini kepala Zoya tengah ia letakkan tepat di atas pundak Jimmy sedangkan Jimmy sendiri mengusap lembut lengan Zoya sambil menatap wajah Zoya yang memang terlihat begitu indah melebihi kapasitas wajah wanita manapun. Walaupun Zoya adalah seorang wanita yang terkenal akan kenakalannya selama ini.


Namun sungguh berbeda dengan apa yang dirasakan oleh Jimmy saat ini terhadap Zoya. Karena, setelah dilihat dari dekat atas apapun suatu hal dari diri Zoya ternyata Zoya memiliki sebuah sikap dan sifat yang begitu keras sekali yaitu tidak akan menerima tindakan apapun jika ia tidak menginginkannya.


Oleh sebab itu menurut pendapat Jimmy sendiri sepertinya rumor yang mengatakan bahwa Zoya adalah seorang wanita yang memiliki karakter nakal dan juga bebas itu sepertinya salah. Kemungkinan besar orang itu tidak terlalu mengenali Zoya lebih dalam lagi mengenai sikap, sifat dan juga kepribadiannya. Saat ini Jimmy hanya bisa memberikan sebuah perasaan yang berupa kasih sayang pada Zoya dan perasaannya itu sama sekali tidak diminta oleh Jimmy untuk Zoya agar bisa membalasnya.


Oleh sebab itu Jimmy hanya bisa berharap dan memberikan sebuah keyakinan kepada Zoya agar Zoya bisa untuk selalu hidup bersama dengannya meskipun Zoya sama sekali tidak pernah memberikan sebuah jawaban yang paling penting dan paling ditunggu-tunggu oleh Jimmy yaitu jawaban perasaan Zoya terhadap Jimmy. Hanya itu yang bisa Jimmy harapkan dan berikan kepada Zoya dan Jimmy juga tidak ingin memaksakan Zoya untuk menanggapi keinginan hatinya itu.


Untuk seketika Jimmy memiliki sebuah niat baik ataupun rencana yang cukup bagus untuk ia utarakan kepada Zoya yaitu mengajak Zoya untuk hidup bersama tanpa adanya satupun orang di antara mereka dan itu juga hanya mereka berdua saja hidup di dalam sebuah villa yang aman, sepi dan juga tenteram.


" Eemmm, Baby apakah kau akan suka dengan ide yang kuberikan ini ?" Tanya Jimmy seketika kepada Zoya dan memecahkan keheningan yang terjadi di antara mereka.


" Ya tentu saja Jim, apa itu katakan ?" Tanya Zoya balik kepada Jimmy dan jelas sekali terlihat bahwa Zoya saat ini begitu penasaran dengan apa yang akan disampaikan oleh Jimmy kepadanya.


" Aku memiliki sebuah ide bagaimana kalau kita hidup berdua saja tanpa adanya siapapun yang mengusik dan mengganggu aktivitas kita berdua,," Ucap Jimmy dengan jelas ketika menyampaikan sebuah ide brilian darinya kepada Zoya.


" Good idea, aku setuju,," Seru Zoya seketika disaat mendengarkan sebuah ide dari Jimmy yang pastinya akan membuat dirinya merasa nyaman dan tidak akan terganggu lagi dengan orang-orang yang selalu mengintai pergerakannya saat ia berada di dalam mansion Jimmy.


" Kapan ide itu akan diwujudkan ?" Tanya Zoya dengan wajah yang terlihat begitu senang atas ide yang baru saja diucapkan oleh Jimmy.


Dan hal itu seketika membuat Zoya mengulas senyumannya meskipun sebuah kenangan yang telah terjadi di masa-masa waktu ia sedang bersama dengan Jimmy, namun saat itu Jimmy selalu memberikan sebuah kebahagiaan yang begitu banyak untuk Zoya sendiri agar Zoya bisa merasakan kenyamanan saat bersama dengannya. Meskipun Jimmy tahu bahwa Zoya tengah dilanda perasaan ketakutan serta kekhawatiran atas adanya pembantu baru di dalam mansionnya itu.


****