
Maafkan author yang sedang revisi bab pengulangan jadi dari bawah author harus revisi semua bab yang belum tertulis judulnya jadi diharapkan bagi Readers untuk dimengerti ya
Maafkan author yang sedang revisi bab pengulangan jadi dari bawah author harus revisi semua bab yang belum tertulis judulnya jadi diharapkan bagi Readers untuk dimengerti ya
Maafkan author yang sedang revisi bab pengulangan jadi dari bawah author harus revisi semua bab yang belum tertulis judulnya jadi diharapkan bagi Readers untuk dimengerti ya
Maafkan author yang sedang revisi bab pengulangan jadi dari bawah author harus revisi semua bab yang belum tertulis judulnya jadi diharapkan bagi Readers untuk dimengerti ya
Maafkan author yang sedang revisi bab pengulangan jadi dari bawah author harus revisi semua bab yang belum tertulis judulnya jadi diharapkan bagi Readers untuk dimengerti ya
Maafkan author yang sedang revisi bab pengulangan jadi dari bawah author harus revisi semua bab yang belum tertulis judulnya jadi diharapkan bagi Readers untuk dimengerti ya
" Karena, Vena merupakan tanggung jawab Nyonya, dan Nyonya juga merupakan tanggung jawab Vena,," Sambung Vena kembali sambil memberikan sebuah senyuman indah nan tulus kepada majikannya.
" Heemm, aku tahu itu, karena, kau merupakan gadis yang polos dan juga baik, oleh sebab itu, kau selalu berada di dalam lingkungan yang baik dan juga lingkungan itu akan selalu senantiasa menjaga orang seperti kau Vena,," Bilang Ziya yang tulus kepada Vena seraya bahwa Vena bukanlah majikannya melainkan saudara kandungnya sendiri.
" Karena, Axeloe adalah saudara kandung dari Alberto, dan Alberto memiliki sifat yang baik walau terlihat begitu kejam serta arogan, namun, kau juga tahu bagaimana cara dan sikap Alberto kepada setiap orang yang mengenali dirinya,," Ucap Ziya yang disambut oleh Vena dengan anggukan kebenaran dari perkataannya itu.
" Ya Nyonya, Vena sependapat dengan Nyonya, oleh sebab itu, Vena yakin jika Tuan Axeloe tidak akan melakukan sebuah tindakan buruk terhadap Vena, karena, Vena begitu mengenal saudara kandungnya yaitu suami Nyonya Tuan besar Alberto,," Jawab Vena lagi seraya memuji kebaikan Alberto yang memang terlihat tegas namun aslinya memiliki sifat yang begitu lembut terhadap wanita yang dicintainya.
Karena, sudah saling menyampaikan dan menceritakan apa yang menjadi kecemasan Ziya disaat Vena pergi mengikuti perintah dari Axeloe. Sehingga membuat Ziya merasa lega setelah mendengar pernyataan yang disampaikan oleh Vena dengan sesungguhnya dan juga detail. Sehingga membuat Vena juga merasa senang karena, memiliki seorang majikan yang begitu baik dan juga memikirkan keadaan dirinya itu.
Untuk saat ini, Ziya dan Vena mulai fokus membicarakan kembali mengenai apa yang telah terjadi kepada mereka berdua pagi ini. Dimana pagi ini Vena telah mendapatkan seseorang misterius mengendap-endap masuk ke dalam ruangan rahasia milik Axeloe. Sedangkan, Ziya telah diikuti dan dikejutkan oleh orang misterius sama persis seperti apa yang disampaikan oleh Vena padanya mengenai orang misterius yang telah dilihat oleh Vena pagi ini.
Jadi, saat ini Ziya dan Vena akan memulai membuat sebuah rencana yang akan dilakukannya secara bersama demi mengungkapkan siapa orang misterius yang telah mengganggu aktivitas mereka berdua.
****