
Zoya tidak bisa lagi bergumam apapun mengenai rasa penyesalannya terhadap Jimmy yang sudah pergi meninggalkannya itu. Karena, tangisannya yang telah menghilangkan suaranya untuk mengatakan suatu hal apapun dan hal itu membuat Zoya hanya bisa menangis dan menangis tersedu-sedu tanpa memikirkan luka yang masih mengalirkan darah dari hasil perbuatannya sendiri yang memang dengan sengaja mengeruk dinding hingga menyebabkan luka itu.
Sedangkan di sisi lain tetap di dalam area kapal pesiar tepatnya di area atas kapal tampaklah Zavier yang tengah berbaring di atas tempat tidur santai sambil menikmati indahnya hamparan lautan. Karena merasa sudah cukup tenang untuk menikmati keindahan hamparan lautan yang awalnya memang ingin dinikmati oleh Zavier dan tertunda hanya karena jeritan dan juga teriakan yang dilakukan oleh Zoya.
" Heehhh akhirnya tenang juga,," Ucap Zavier yang tengah berbaring di atas tempat tidur santainya.
" Jika aku tidak menghentikan tangisannya, mungkin saat ini dia masih berteriak," Gumam Zavier sambil menghirup udara segar yang berasal dari alam di tengah lautan saat ini.
" Dan aku juga tahu pasti dia sudah berpikir bahwa sebenarnya orang yang telah memberikan sebuah rencana untuk menghabiskan nyawa Jimmy adalah Alberto,," Gumam Zavier lagi sambil merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur santainya sambil menatap hamparan laut yang indah.
" Dan oleh sebab itu dia berteriak tidak terima atas kepergian Jimmy yang memang sebenarnya bukanlah perintah dari Alberto,," Sambung Zavier sambil berbicara dengan pikirannya sendiri.
" Untung saja aku sudah menjelaskan yang sebenarnya pada dia," Ucap Zavier yang meletakkan kedua tangannya tepat di bawah kepalanya untuk dijadikannya sebagai bantal sementara.
" Jika tidak pastinya saat ini dia masih saja berteriak dan mengganggu aktivitas ku di dalam perjalanan ini,," Sambung Zavier lagi yang tengah berbicara sendirian dan tidak ada orang lain untuk diajaknya mengobrol bersama.
" Heehhh, karena semuanya sudah selesai, untuk sekarang lebih baik aku bersantai dulu,," Ungkap Zavier terakhir setelah selesai semua apa yang harus dilakukannya di waktu yang tepat ini.
Karena, sudah selesai melakukan apa yang harus dilakukannya terhadap Zoya, Akhirnya Zavier bisa menikmati keindahan hamparan lautan di hadapannya sambil memainkan tablet Android yang ada di tangannya itu. Memang sebelumnya Zavier ingin melakukan aktivitas istirahat seperti saat ini, namun hal itu tertunda dikarenakan suara teriakan yang begitu kuat hingga mengagetkan Zavier disaat itu ia sedang melaporkan hasil kerjanya kepada Alberto.
Lalu, karena, saat ini sudah selesai semua dan Zoya sudah tahu apa yang sebenarnya telah terjadi, akhirnya Zavier dengan tenaga bisa menikmati keindahan lautan sambil mencari tahu dimana keberadaan Jimmy yang sudah menghilang begitu saja di saat insiden yang terjadi di dalam markas Roserish.
Untuk sesaat Zavier berpikir bahwa ucapan yang disampaikan oleh Zoya ada benarnya juga. Dikarenakan Zoya selalu bertanya-tanya dan menangisi dimana keberadaan Jimmy saat ini. Oleh sebab itu sambil memegang tablet Android di tangannya itu, tentu saja Zavier tidak sungkan untuk mencari tahu dimana keberadaan Jimmy yang menghilang begitu saja.
" Heemmm, sepertinya perkataan dari Zoya ada benarnya juga,," Gumam Zavier di dalam hatinya sambil memikirkan ucapan yang selalu saja disebutkan oleh Zoya.
" Memangnya dimana keberadaan Jimmy saat ini ?" Tanya Zavier pada dirinya sendiri sambil berpikir dimana keberadaan Jimmy setelah insiden di dalam ruang penahanan markas Roserish.
" Apakah aku harus mencari tahu tentang keberadaannya ?" Tanya Zavier pada dirinya sendiri yang masih bingung untuk mencari tahu keberadaan Jimmy.
" Atau aku tidak usah ikut campur mengenai masalah ini ?" Tanya Zavier lagi pada dirinya sendiri yang memang bisa terlihat dengan jelas bahwa ia tengah kebingungan dalam memecahkan apa yang harus dilakukannya itu.
Memang benar sekali apa yang telah terjadi saat ini pada Zavier. Zavier tengah dilanda rasa kebingungan di dalam hatinya, ada banyak pertanyaan yang harus dilakukannya itu, apakah ia harus melakukan apa yang ingin dilakukannya untuk membantu Zoya dalam mencari tahu dimana keberadaan Jimmy saat ini ataukah ia harus berdiam saja dan tidak mau untuk ikut campur dalam masalah yang bukanlah untuk dilakukannya.
Entahlah yang pastinya saat ini Zavier tengah dilanda rasa kebingungan yang begitu besar hingga membuat Zavier berpikir apakah ia harus bertanya dan mendiskusikan hal ini terlebih dahulu pada Alberto, agar ia tidak terbebani dengan masalah yang telah ditimpakan oleh Zoya padanya.
Sebenarnya di dalam hati kecil Zavier begitu ingin membantu Zoya untuk mencari tahu dimana keberadaan Jimmy, tapi hal itu tidak dilakukannya karena, ia tidak mau terlalu besar dan terlalu banyak untuk ikut campur serta masuk ke dalam masalah kehidupan yang tengah dialami oleh Zoya. Untuk saat ini yang terpenting bagi Zavier adalah sudah selesai melakukan apa yang harus dilakukannya sesuai dengan perintah yang telah diberikan serta dipercayakan oleh Alberto padanya.
Dan tindakan dari rencana itu telah berhasil ia lakukan dengan mulus serta lancar. Oleh sebab itu suatu hal yang berhubungan dengan kebimbangan dalam hatinya tengah terjadi pada Zavier sendiri. Sehingga ia bingung apakah ia harus melakukan apa yang ingin dicapai oleh Zoya ataukah itu tidak dilakukannya.
" Apa aku harus bertanya dulu pada Alberto, karena, selain dia tidak ada lagi orang yang lebih jenius di antara kami berempat,," Gumam Zavier lagi sambil menggerakkan tubuhnya untuk segera duduk di atas tempat tidur santai itu.
Karena, merasa tindakannya itu cukup jelas untuk membantu Zoya dalam mencari tahu dimana keberadaan Jimmy saat ini akhirnya Zavier berniat untuk membicarakan masalah ini kepada temannya yang dianggap bisa untuk menyelesaikan masalah yang begitu besar bagi Zoya dan bagi Alberto sendiri adalah hal yang sepele untuk dicari tahu mengenai semua ini.
Kenapa seperti itu ?
Karena sudah bisa dilihat orang-orang yang bekerja di bawah bimbingan Alberto adalah orang-orang yang hebat dan juga memiliki pemikiran serta strategi yang begitu tepat sehingga untuk membuat tindakan apapun atau mencari tahu hal apapun begitu mudah baginya. Oleh sebab itu benar apa yang telah dipikirkan oleh Zavier terhadap Albert untuk segera menghubungi temannya ini.
Jika ingin mendapatkan sebuah jawaban yang pasti dan juga jelas untuk melakukan sebuah tindakan rencana apapun lebih baik tanyakan dulu atau diskusikan dulu kepada Alberto untuk mendapatkan sebuah jawaban titik terang dalam masalah yang akan di hadapi.
Sambil mengeluarkan ponsel yang ada di dalam saku celananya dengan pikiran yang mantap untuk menanyakan perihal penting mengenai keberadaan Jimmy akhirnya Zavier menghubungi nomor Alberto lagi.
" Heemm lebih baik aku tanyakan saja padanya,," Gumam Zavier sambil mengeluarkan ponsel dari dalam saku celananya.
Setelah mengeluarkan ponselnya Zavier langsung menyentuh ponselnya dan segera menghubungi nomor temannya itu yaitu Alberto.
Dering pertama belum diangkat,,
Dering kedua belum diangkat,,
Dering ketiga belum diangkat juga,,
" Heehhh, kemana dia ?" Tanya Zavier pada dirinya sendiri mengenai keberadaan Alberto yang tidak mengangkat teleponnya padahal sudah berapa kali ia melakukan panggilan telepon itu.
" Kenapa telepon dariku tidak diangkat ?" Tanya Zavier lagi pada dirinya sendiri sambil melihat layar ponselnya yang masih saja tetap menghubungi nomornya Alberto.
" Apakah saat ini dia sedang sibuk ?" Sambung Zavier lagi memberikan sebuah pertanyaan yang belum pasti ada jawabannya.
" Heemm, lebih baik nanti saja aku hubungi,," Ucap Zavier mengakhiri tindakannya dalam menghubungi nomor telepon Alberto.
Setelah selesai memikirkan apa yang tengah dilakukan oleh Alberto meskipun ia tidak mendapatkan sebuah jawaban yang pasti akhirnya Zavier mengambil keputusan sendiri untuk melihat apa yang tengah terjadi di saat ia dan anak buahnya sebelum memasuki area markas besar milik Roserish.
" Sebelum aku menghubungi temanku yang super sibuk itu, lebih baik aku cari dulu apa yang sebenarnya telah terjadi saat aku dan semuanya sebelum masuk ke markas itu,," Gumam Zavier sambil meletakkan kembali ponselnya ke dalam saku celananya.
Karena, panggilan yang ia lakukan sama sekali tidak diangkat oleh Alberto akhirnya Zavier mengambil keputusan sendiri untuk segera mencari tahu sendiri apa yang sebenarnya telah terjadi dan apa yang harus dilakukannya setelah ia tahu dari hasil yang akan ditelitinya itu. Sambil mengambil kembali android yang ia letakkan di atas meja kecil samping tempat tidur santainya itu.
Dengan begitu santai Zavier menekan tombol alat yang ada di telinganya untuk segera mendengar dan melihat apa saja yang sedang terjadi di dalam markas Roserish disaat ia dan beberapa anak buahnya belum memasuki wilayah markas Roserish.
Sambil melihat semua kejadian yang sedang terjadi dari layar androidnya itu Zavier sedikit meneliti dan melihat ada kecanggungan yang sedang terjadi di saat itu. Dimana memang sebenarnya Zoya dan Jimmy secara bersamaan dimasukkan ke dalam ruangan penahanan yang sama.
" Zoya dan Jimmy dibawa masuk ke dalam ruangan yang sama,," Gumam Zavier sambil tetap meneliti layar android yang ada di hadapannya.
" Lalu, William juga masuk seolah-olah dia adalah salah satu anak buahnya Roserish,," Ucap Zavier lagi yang terlihat saat ini begitu serius dengan layar androidnya itu.
Lalu, bisa dilihat juga dengan jelas beberapa jam kemudian beberapa anak buah dari Roserish seperti sedang membawa seseorang yang baru saja dikeluarkannya dan digotong secara bersama-sama ke sebuah tempat.
" Ooohhh,," Ucap Zavier singkat dengan mulutnya yang membentuk lingkaran saat menyebutkan kata-kata O dan tetap terlihat tengah serius menatap layar android di hadapannya.
" Mereka membawa seseorang !!" Seru Zavier ketika melihat layar androidnya yang memang terlihat dengan jelas sebuah rekaman cctv yang telah diambilnya saat ia berhasil melumpuhkan semua orang yang berada di dalam markas Roserish.
" Lalu itu siapa yang mereka bawa keluar ?" Tanya Zavier dengan dirinya sendiri sambil mengerutkan keningnya memberikan sebuah pertanyaan kepada dirinya sendiri tanpa adanya jawaban yang pasti.
" Apakah itu Jimmy ?" Tanya Zavier lagi saat melihat video rekaman cctv pada layar android di hadapannya itu.
" Atau orang lain,," Ucap Zavier lagi yang masih saja dalam tahap menerka suatu masalah.
" Sebentar akan aku perbesar, supaya aku tahu siapa yang telah mereka bawa itu,," Ungkap Zavier sambil menghentikan sementara video rekaman cctv itu dan segera memperbesar layar video itu.
Meskipun terlihat begitu samar-samar dan juga tubuh orang yang ada di dalam rekaman itu tidak tahu siapa orang sebenarnya tapi dengan kepintaran yang dimiliki oleh Zavier akhirnya Zavier bisa menemukan tanda-tanda pasti dari orang yang telah dibawa keluar dari ruangan penahanan itu.
Walaupun Zavier menerka itu adalah Jimmy, tapi tebakan yang dilakukan oleh Zavier pastinya sangat benar dan valid. Sepintar apapun anak buah Roserish untuk menutupi seluruh tubuh dari orang yang sedang dibawanya itu tapi masih saja terlihat dan bisa di deteksi oleh orang pintar seperti Zavier. Sambil menaikkan dua alisnya ke atas Zavier sudah paham dan tahu bahwa orang yang tengah digotong keluar dari ruangan penahanan itu adalah orang yang sedang ingin dicari keberadaan olehnya saat ini yaitu Jimmy.
" Ooohhhh ternyata benar apa yang dikatakan oleh Zoya,," Gumam Zavier sambil menganggukkan kepalanya dengan perlahan saat ia menatap layar android di hadapannya itu.
" Ternyata mereka memang benar telah melenyapkan Jimmy dan membawa Jimmy keluar dari ruang penahanan itu,," Ucap Zavier sendiri saat melihat hasil video dari rekaman cctv.
" Pantas saja disaat aku mencari keberadaan Jimmy tidak ada di ruangan manapun,,"Sambung Zavier sambil meletakkan tangannya di dagu untuk menopang pandangannya yang begitu serius menatap layar android.
" Heemmm, rupanya mereka telah mengeluarkan Jimmy dari ruang penahanan,," Seru Zavier singkat ketika melihat beberapa anak buah Roserish tengah menggotong tubuh Jimmy keluar dari ruangan penahanan.
Disaat Zavier melihat dengan jelas apa yang telah dikaji oleh beberapa anak buah Roserish dalam membawa keluar tubuh Jimmy dari ruang penahanan dengan menggunakan metode penutupan tubuh Jimmy menggunakan beberapa kain hitam agar tidak bisa di deteksi oleh siapapun. Tapi sayangnya bisa di deteksi oleh Zavier begitu saja karena, Zavier sudah terbiasa dengan apa yang telah ia lihat seperti saat ini.
Jadi, hal yang telah dilakukan oleh beberapa anak buah Roserish itu hanyalah sia-sia saja karena telah membuat Zavier sendiri tertawa dengan terbahak-bahak ketika melihat tindakan yang dilakukan oleh anak buah Roserish itu.
" Hahahaha, aku pikir pengajaran dari Roserish untuk anak buahnya begitu pintar,," Umpat Zavier sambil menertawakan tindakan yang dilakukan oleh beberapa anak buah Roserish di dalam video rekaman yang sedang ia lihat.
" Ternyata kepintarannya tidak seberapa,," Umpat Zavier lagi terhadap Roserish yang memang terlihat jelas bahwa pengajarannya tidak pintar dan secerdas apa yang dilakukan oleh Alberto kepada anak buahnya.
Wajar saja jika Zavier menertawakan tindakan yang dilakukan oleh beberapa anak buah dari Roserish dalam menutupi tubuh Jimmy yang akan dibawanya keluar dari ruang penahanan. Karena hal seperti ini sudah biasa bagi Zavier untuk di deteksi olehnya. Bagi Zavier melihat hal seperti ini hanyalah suatu tindakan yang begitu gampang seperti membalikkan telapak tangannya oleh sebab itu begitu wajar jika Zavier tertawa.
****