Mafia And Angel

Mafia And Angel
Bag. 7 - Rencana Alberto ??



Kekesalan dan amarah Alberto mencair karena secara langsung melihat Demian kembali memeluk erat tubuh Ziya. Dan hal itu untuk sementara membuat Alberto membiarkan Ziya berada disisi putranya sekarang. Lalu, ia melangkahkan kakinya keluar, dan memerintahkan pengawalnya untuk selalu berjaga di depan pintu kamar putranya itu.


" Jaga kamar ini dan jangan sampai siapapun orang yang masuk ke dalam kamar ini kecuali Nyonya Zoya sendiri,," Perintah Alberto terhadap pengawal pribadi Demian.


Demian enak sekali ya,, kecil-kecil sudah punya bodyguard bahkan banyak sekali. Sepertinya Alberto sangat mengutamakan keselamatan putra tunggalnya itu.


" Baik Tuan,," Jawab semua bodyguard yang berada di depan pintu kamar Demian.


Alberto langsung melangkahkan kakinya menuju ruang kerjanya. Setelah sampai di dalam ia menutup pintu itu dan mencegah semua pengawal pribadinya untuk masuk. Ia sendirian memikirkan apa yang ingin dicapai oleh Erwin yang sengaja mengirim wanita mirip sekali dengan Zoya istrinya yang telah hilang.


" Kamu mau bermain denganku Erwin,," Ucap Alberto sambil menyunggingkan ujung bibirnya menandai kemenangan yang akan dia dapatkan.


" Baiklah aku akan lihat sampai dimana permainanmu untukku,," Ucap Albert sendiri di kamar.


" Dan kamu ja-lang,, dimanapun kamu berada aku tidak akan melepaskanmu,," Bilang Albert sambil melihat foto Zoya yang bersama dengannya dan Demian.


Sesaat Alberto mengambil Handphone di dalam saku celananya, serta menelepon ketiga teman akrabnya yang tidak lain lagi adalah orang yang sangat berpengaruh besar dalam hidupnya bahkan di kota ini.


" Aku ingin kalian datang segera,," Pinta Albert menyelesaikan teleponnya.


Ia meletakkan handphonenya di sembarang arah, sedangkan ia kembali berpikir siapa wanita yang sedang berada di kamar putranya itu, dan sepertinya sangat lembut serta menyayangi putranya, bahkan wajahnya pun sangat mirip dengan Zoya.


" Siapakah dia,, kenapa dia ikut andil dalam permainan Erwin.." Tanya Alberto yang heran sendiri siapa sosok Ziya sekarang yang berada di istananya itu.


" Baik aku akan lihat seperti apa permainan wanita itu,," Senyum licik Alberto sangat terlihat jelas di wajahnya.


Bagiamana dengan Ziya, Alberto saat ini sudah mengetahui juga siapa dia, ya walaupun Alberto tidak langsung mengungkapkan rahasianya. Malah ingin melihat reaksi seperti apa wanita yang sangat mirip dengan Zoya ini.


Di ruang kerja Alberto yang tertutup dan kedap suara itu tidak bisa terdengar dari luar apa yang sedang Albert lakukan.


Saat Albert sedang memeriksa berkas di meja kerjanya datanglah ketiga lelaki tampan yang merupakan orang-orang kepercayaan Albert.


Sejak remaja dulu Albert telah berhasil mengumpulkan orang-orang kepercayaannya yang merupakan sahabatnya sejak kecil sebut saja Daniel Radcliffe, Samuel Nerlando, dan Zavier Morgan.


Ketiga temannya ini merupakan orang yang sangat penting dan terkenal di negara ini. Ya begitulah sahabat terpercaya Albert sangatlah berbeda dari orang biasanya.


Secara Samuel Nerlando adalah seorang pejabat negara yang menjabat sebagai walikota termuda di kota tempat tinggalnya itu. Dan juga ia merupakan seorang pria duda yang memiliki satu putri yang masih kecil sekitar 10 tahun. Samuel sendiri selain memiliki jabatan yang berfungsi di kota ini, dia juga merupakan pengusaha sukses dan kaya raya sehingga ia bisa menjadi begini karena bantuan Keluarga Alexandre siapa lagi kalau bukan Daddy Alberto. Dan Alberto sendiri sudah menganggapnya lebih dari sahabat semenjak mereka kecil dulu.


Yang kedua adalah Daniel Radcliffe, siapa yang tidak mengenali dirinya di kota ini, dia adalah seorang dokter tampan dan sangat pintar, dia merupakan keturunan bangsawan dimana keluarganya sudah tidak ada lagi di dunia ini, karena kasus perebutan kekuasaan jabatan dan tahta dalam keluarganya sehingga menyebabkan keluarga besarnya mati terbunuh semua. Tinggallah Daniel sendiri yang hidup, dia bertemu dan menjadi salah satu sahabat dekat Albert semenjak Albert kecil yang tertembak dan luka parah. Saat itu Daniel yang kebetulan sama di rumah sakit dengan Albert rela dan ikhlas memberikan darahnya pada Albert. Semenjak itu juga Albert menganggapnya lebih dari sahabat.


Yang ketiga siapa lagi kalau bukan Zavier Morgan pria tampan yang kaya raya dan juga beralih ke bisnis, karena ia merupakan seorang laki-laki yang dulunya Intel Pol. Tahu sendiri bagaimana orangnya yang pastinya cukup disegani oleh mafia lainnya. Zavier merupakan penembak jitu handal sehingga ia selalu melindungi sahabatnya yaitu Alberto. Tapi sayangnya Zavier tidak ada rasa untuk menyukai wanita, sehingga membuat dirinya lebih bahagia hidup sendiri seperti saat ini.


" Lengkap,," Bilang Zavier yang melihat semua temannya ada di ruang kerja Albert.


Karena memang benar Zavier paling terakhir tiba.


" Ya, apalagi kalau bukan membahas something problem." Sambung Daniel.


" Memanggil kita semua kesini pasti ada sesuatu yang kau ingin selesaikan." Tambah Samuel sang walikota.


" Bisnis Narkotika yang dipimpin oleh The Rife group telah mengganggu bisnis senjata kita di jalur Pasar Asia, sehingga menyebabkan resah kelompok polisi untuk menggeledah bisnis grup kita, The Rife group ini sedang bermain dengan kita, sehingga membuat tipuan bahwa kita yang melakukan Bisnis Narkotika itu. Lalu, karena memancing adanya kelompok polisi menyebabkan pelabuhan barang kita di geledah sehingga mereka bisa lolos untuk masuk melalui jalur kita, Aku ingin kalian cari tahu siapa dibalik mereka." Pinta Albert.


" Aku tahu kalau kau bermaksud untuk mengirim anak buahku menyelesaikan tugas mereka dengan rapi, tanpa tercium oleh siapapun." Bilang Zavier dan Albert dengan senyum sinisnya menganggukkan kepala.


" Aku tahu kau punya rencana lebih hebat daripada rencanaku, oleh sebab itu aku percaya padamu Zavier,," Ucap Albert menatap Zavier dengan tatapan dingin.


" Hahahahah,, kau tahu sekali hobiku di bagian ini, sehingga kau memberiku sebuah permainan yang membuatku bersemangat." Bilang Zavier yang tertawa kecil karena ia mendapatkan mainan katanya.


" Dan kau Daniel tentunya kau sudah tahu apa yang meresahkan nama group kita saat ini," Tanya Albert memandang Daniel dengan tatapan serius.


" Ya, aku sangat tahu Albert," Jawab Daniel sang dokter ganteng sekaligus mafia juga.


" Oleh sebab itu aku ingin kau habiskan semua orang yang memakai nama kita dalam Bisnis Penjualan Organ Tubuh dan Anak-anak. Karena distrik mereka telah melanggar aturan Alexandre Group." Pinta Albert kepada Daniel.


Benar sekali, Daniel sangat mengetahui tindakan yang dilakukan oleh para mafia rendahan yang mengatasnamakan Alexandre Group untuk bisa bebas dalam Bisnis penjualan organ tubuh dan penjualan anak-anak.


" Dan Samuel, saat ini di kota kita ini sangat meresahkan para wanita yang ingin bebas keluar dari rumahnya. Karena, tentunya kau pasti belum mengetahui bahwa kemarin ada kelompok mafia rendahan yang sengaja menculik dan memperkosa wanita itu lalu menjualnya dengan nama Alexandre Group. Sebagai walikota aku ingin kamu bertanggung jawab atas segala hal seperti ini,," Bilang Albert yang cepat sekali mengetahui apa saja yang terjadi di tempatnya, apalagi sengaja memakai nama Group Mafia nya.


Sedangkan Samuel masih merasa bingung maksud dari Albert.


" Maksudmu, sekelompok mafia rendah memakai nama Group kita melakukan Bisnis Prostitusi." Tanya Samuel serius.


" Ya,, benar sekali." Bilang Albert singkat.


" Baik, aku akan turun tangan untuk menyelesaikannya teman." Bilang Samuel yang sangat kesal kepada sekelompok mafia rendah sengaja memakai nama. group mafia sahabatnya itu.


Menjadi mafia bukanlah kehendaknya Alberto sendiri, namun ketika dalam keadaan darurat ia harus melakukannya untuk melindungi orang-orang yang bergantung hidup padanya. Sehingga membuat dirinya selalu dipercaya dalam hal seperti ini, oleh sebab itu Alberto menduduki posisi paling atas dalam dunia mafia.


Tentu saja bisnis yang dilakukan Alberto bukanlah bisnis ilegal seperti pemikiran orang-orang selama ini. Ia terlihat seperti mafia yang memiliki bisnis haram padahal tidak, karena sikapnya yang sangat tegas dan tidak tersentuh hukum membuatnya menjadi sangat terkenal dan memiliki banyak pengikut.


" Kabarnya istrimu baru saja pulang, dan dia bukanlah istrimu yang sebenarnya Albert,," Ucap Daniel yang tertawa kecil dan membuat Samuel tersenyum sinis.


Ucapan Daniel barusan membuat Alberto memandangnya.


" Ternyata kau juga mencari tahu tentang istri seorang Alberto Alexandre, Daniel." Cibir Samuel yang tersenyum pada Daniel.


Sementara Alberto belum menanggapi pembicaraan antara Daniel dan Samuel.


" Albert, apakah kau menginginkan aku untuk menghabisi Zoya asli yang beraninya pergi dengan lelaki lain, atau kau lebih rela memberikan aku Zoya palsu yang bersamamu sekarang." Tanya Daniel dengan senyum sinisnya.


" Dasar kau,," Bilang Samuel yang tersenyum kecil meledek Daniel.


" Biarkan dia hidup, hitung-hitung itu hadiah dariku, karena dia telah melahirkan putraku!! Sedangkan Zoya palsu saat ini adalah urusanku." Ucap Albert yang mengingat wajah Ziya yang sedang terlelap bersama putranya.


Pembicaraan Albert saat ini sangatlah membuat ketiga temannya tersenyum sendiri sambil menggelengkan kepalanya.


" Ternyata kau masih memiliki hati Alberto Alexandre,," Ucap Zavier yang selalu mencibir ketiga temannya ini.


Zavier tahu kalau Albert itu biasanya langsung menyelesaikan masalah yang ia tidak mau hadapi. Tapi kali ini beda hehheheh Albert sendiri ingin mengetahui sedalam apa rencana Zoya palsu dan Erwin padanya.


" Heh!! karena aku suka permainan." Jawab Albert dengan menyunggingkan senyum sinisnya.


Karena tidak seperti biasanya Albert main bunuh dan main habiskan saja kepada semua orang yang sengaja menipunya. Tapi kali ini Albert sendiri yang ingin bermain-main dengan keadaan yang terjadi padanya saat ini.


Alberto memiliki pemikiran yang sangat luar biasa sehingga membuat ketiga temannya hanya bisa angkat tangan atas keputusannya ini.


Ya begitulah Alberto, apabila ia ingin sendiri melakukannya maka ketiga sahabatnya tidak bisa ikut campur.


Haduuuhhh nasib Ziya benar-benar hidup di tengah api yang berkobar, sehingga api itu bisa langsung membakar hangus tubuhnya. Tapi, apakah benar api yang sedang berkobar itu bisa membakar tubuh Ziya hingga membuat Ziya sirna. Sepertinya, itu cukup sulit, karena, Ziya juga memiliki cara dalam pilihannya ini.


Bagaimanakah Ziya mengahadapi Albert nanti yang sengaja masuk dalam sandiwaranya ?


****