Mafia And Angel

Mafia And Angel
Bag. 201 - Permainan Krystal dan Axeloe



Dengan segera Krystal langsung saja mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi Axeloe, karena, Krystal memang suka sekali mengganggu Claire semenjak Claire sendiri sudah menahan dirinya untuk tetap membela keputusan Claire dalam mendapatkan perhatian Alberto kembali.


" Heemm, sepertinya seru jika Uncle Axeloe mengganggu wanita itu,," Gumam Krystal sambil tersenyum senang ketika melihat kelakuan Claire yang sedang sibuk memasukkan barang-barangnya.


Sambil mengeluarkan ponselnya dan meletakkan kopernya di dekat pilar istana utama, Krystal segera menelepon Axeloe. Tidak menunggu waktu lama, telepon yang dilakukan oleh Krystal langsung saja diterima oleh Unclenya.


" Halo, ada apa Krystal ?" Tanya Axeloe yang sedang berada di suatu tempat.


" Uncle, Uncle Axeloe sekarang lagi dimana ?" Tanya Krystal balik pada Axeloe.


" Uncle sedang berada di laboratorium, kenapa ?" Tanya Axeloe lagi.


" Bagus berarti sedang berada di kediaman bukan,," Ucap Krystal senang sambil menjelentikkan jarinya.


" Ya benar, ada apa Krystal ?" Tanya Axeloe berulang kali pada Krystal.


" Begini Uncle, saat ini Krystal sedang bersiap-siap untuk pergi bersama Grandma dan disaat Krystal mau ke tempat kamarnya Grandma membawa tas Krystal, tak disangka wanita itu sepertinya mau pergi dari kediaman Daddy dan membawa semua barang yang digunakannya saat berada disini Uncle." Ucap Krystal dengan santai menjelaskan suatu keadaan yang dilihatnya pada Axeloe.


" Dan lebih parahnya lagi wanita itu, sepertinya mau kabur sambil membawa semua aset pribadi milik Daddy Uncle." Ucap Krystal sambil tersenyum.


" Eemmm, apakah Uncle tidak keberatan membantu Krystal untuk mengambil semua aset pribadi milik Daddy yang diambilnya itu Uncle ?" Tanya Krystal lagi pada Axeloe dengan serius.


" Karena, Krystal membencinya jika dia keluar dari kediaman ini dengan sengaja membawa semua barang aset pribadi milik kediaman ini," Gumam Krystal dengan wajah cemberutnya.


" Jika Krystal tidak akan pergi menemani Grandma, pasti sudah Krystal cegah dan gangguin wanita itu saat keluar diam-diam dari rumah kita ini Uncle,," Ucap Krystal terakhir kepada Axeloe.


Setelah Krystal selesai menjelaskan semua permasalahan yang sedang terjadi di dalam pikirannya itu, ternyata Axeloe yang mendengarkan penjelasan Krystal sedari tadi, bingung sendiri siapa orang yang dimaksudkan oleh Krystal padanya itu.


" Sebentar Krystal Uncle mau tanya wanita itu yang kau maksud siapa ?" Tanya Axeloe bingung dengan ucapan Krystal yang menyatakan wanita itu tidak lain lagi adalah Claire.


" Wanita itu Claire, Uncle,," Jawab Krystal dengan singkat.


" Oohhh oke akan Uncle bereskan, don't worry Krystal,," Bilang Axeloe yang langsung menyetujui keinginan Krystal padanya.


Karena, mendengar ucapan Axeloe yang langsung menyetujui keinginannya itu, tentu saja Krystal melompat kegirangan karena sudah bisa membuat Claire mati ketakutan saat keluar dari kediaman Alexandre ini tanpa membawa apapun.


" Hehehehe, thank you Uncle," Ucap Krystal senang sambil tersenyum bahagia.


" Krystal pergi dulu bersama Grandma,," Ucap Krystal lagi yang menyambungkan pembicaraannya.


" Heemm,," Jawab Axeloe terakhir dan panggilan telepon di dalam ponsel Krystal terputus dengan sendirinya.


Sambil tersenyum senang Krystal kembali memasukkan ponselnya ke dalam tasnya lalu, memandangi Claire yang sedang sibuk mengangkut semua barang-barang dari dalam kamarnya menuju ke dalam mobil yang cukup besar milik kediaman Alexandre ini, memang mobil yang besar itu sudah pernah dikendarai oleh Claire sendiri. Oleh sebab itu Claire tahu bagaimana cara menggunakan mobil yang besar itu untuk mengangkut semua barang-barangnya.


" Hehehehe, kau tidak akan bisa lari dari genggaman Uncle Axeloe, Aunty Claire yang licik,," Gumam Krystal sambil tersenyum senang.


" Sebenarnya Krystal ingin lihat bagaimana raut wajah kecemasan yang timbul dari wajahnya Claire saat Uncle Axeloe mencegahnya membawa semua barang berharga itu, hehhehe," Ucap Krystal terkekeh geli.


" Tapi, karena mau pergi jadi Krystal tidak bisa melihat adegan ini," Sambung Krystal lagi dengan wajah sendunya.


" Ya sudahlah yang penting Krystal bisa membalas kelakuannya kemarin yang mau memukul wajah Krystal tapi hal itu tidak berani ia lakukan, bye Aunty Claire,," Ucap Krystal sendiri sambil melambaikan tangannya pada Claire yang sama sekali tidak melihat kelakuannya itu.


Setelah selesai menertawakan tindakan Claire yang masih sibuk sendiri dengan pekerjaannya itu, Krystal langsung saja melangkahkan kakinya menuju kamar Madam Christin mengatakan bahwa ia sudah selesai menyiapkan semua barang keperluannya.


Sedangkan saat ini Axeloe keluar dari ruangan penelitian miliknya untuk melihat kebenaran ucapan Krystal yang dikatakannya saat di telepon tadi. Dengan santai Axeloe melangkahkan kakinya menuju ke arah balkon ruang penelitiannya dan melihat Claire yang sedang berada di sebuah tempat khusus parkir mobil samping kediaman memang terlihat benar-benar sibuk mengangkut semua barang ke dalam mobil.


" Heemm, ternyata benar yang dikatakan oleh Krystal," Gumam Axeloe sambil memegang dagunya menatap pekerjaan Claire.


" Oke Krystal, Uncle akan membuat sebuah adegan drama di kediaman Alexandre ini,," Ucap Axeloe sambil menekan sebuah tombol alat yang ada di telinganya.


Karena, ucapan yang disampaikan oleh Krystal benar adanya dan hal itu membuat Axeloe mempercayai ucapan keponakannya itu, dengan senang hati Axeloe membuat kegaduhan yang akan terjadi pada Claire saat Claire sudah sampai di depan pintu gerbang kediaman Alexandre ini.


Sifat keponakan dan juga seorang Uncle memiliki kesukaan yang sama yaitu sama-sama menyukai suatu kegaduhan yang akan terjadi pada semua musuhnya, apalagi Claire selama tinggal di kediaman Alexandre memang terlihat sangat mengesalkan bagi semua orang yang tidak menyukai sifatnya. Oleh sebab itu karena sifat keangkuhan yang dimiliki oleh Claire saat tinggal disini akan diruntuhkan oleh Axeloe yang sengaja mengambil semua barang aset pribadi milik Alberto yang sengaja dibawanya pergi itu.


" Aku perintahkan kau mengambil semua barang yang telah dibawa oleh Claire saat ia mencapai pintu gerbang depan,," Ucap Axeloe kepada para pengawalnya.


" Baik Tuan segera dilaksanakan,," Jawab pengawalnya itu dengan tegas.


" Bagus, aku ingin pekerjaan ini mulus tanpa ada cacat sedikitpun,," Bilang Axeloe yang memberikan sebuah peringatan kepada pengawalnya.


" Siap Tuan segera kami lakukan,," Jawab pengawalnya begitu yakin.


Sambil tersenyum senang Axeloe kembali melihat kelakuan Claire yang terlihat sudah menyelesaikan semua pekerjaannya dalam menyusun barang-barangnya itu. Dan, saat ini Claire sendiri sudah bersiap-siap menaiki mobilnya dan mulai mengemudi mobilnya itu tanpa rasa cemas sedikitpun.


" Heh! dasar wanita penjilat bisa-bisanya membawa mobil aset kediaman Alexandre dengan wajah santai seperti itu." Gumam Axeloe sambil melangkahkan kakinya kembali masuk ke dalam ruangan penelitiannya itu.


Dengan santai Claire mengemudi mobilnya menuju ke arah jalanan untuk keluar dari kediaman Alexandre ini. Dan, saat ini Krystal sendiri sudah berada di dalam kamarnya Madam Christin untuk bersiap-siap pergi juga mengikuti Madam Christin untuk mengunjungi makam suaminya yang berada diluar kota.


Krystal dan Madam Christin terlihat sudah bersama keluar dari kediaman Alexandre dan sedang berada di depan mobilnya untuk masuk ke dalam mobil, dengan ramahnya Krystal membantu Madam Christin untuk masuk ke dalam mobilnya itu.


" Silahkan masuk Grandma cantik,," Ucap Krystal pada Madam Christin dengan ramahnya sambil memberikan sebuah kehormatan pada Grandma Christin ini.


" Hehehe, terima kasih Krystal, ternyata kau sudah dewasa sekarang,," Bilang Madam Christin sambil tersenyum dan masuk ke dalam mobilnya.


Setelah memastikan Madam Christin masuk ke dalam mobilnya itu barulah Krystal masuk juga dalam mobilnya dan setelah melihat kedua majikannya masuk barulah para pengawal dan juga asisten pribadi Madam Christin masuk ke dalam mobil juga.


Mobil yang digunakan oleh Krystal dan Grandma ini tidak sengaja dilewati oleh mobil yang digunakan oleh Claire sendiri. Karena, saat ini Claire tidak tahu bahwa di dalam mobil tersebut adalah Krystal dan juga Madam Christin sendiri, sehingga membuat Claire semakin santai untuk membawa mobilnya itu.


Namun, di dalam mobilnya Krystal, Krystal sedikit tercengang melihat aksi Claire yang berhasil pergi meninggalkan kediaman Alexandre ini dengan membawa semua barangnya dan juga mobil milik kediaman Alexandre. Tentu saja hal itu membuat Krystal bertanya-tanya dalam hatinya, karena, bukannya Krystal sendiri sudah meminta bantuan pada Axeloe untuk mencegah Claire membawa semua barangnya tapi kenapa Claire masih bisa membawakan semuanya dengan santai.


" Bukannya itu mobil yang digunakan oleh Claire untuk kabur dari kediaman ini,," Ucap Krystal saat melihat mobil yang dikendarai oleh Claire melewati mobil mereka.


" Kenapa Uncle Axeloe tidak mencegahnya," Gumam Krystal lagi dengan wajah cemberutnya.


Karena, mendengar cicitnya ini sedang bergumam sendiri, Madam Christin yang merasa penasaran dengan ucapan Krystal sendiri langsung menanyakan kepada Krystal perihal ucapan kumur-kumur yang dilakukan Krystal.


" Ada apa Krystal, apa ada yang ketinggalan ?" Tanya Madam Christin menoleh langsung pada Krystal.


" Hehehehe tidak ada Grandma hanya merasa kesal saja pada Uncle Axeloe,," Jawab Krystal memang terlihat kesal pada kelakuan Axeloe yang membebaskan Claire begitu saja dan bahkan melewati mobilnya dengan begitu santai.


" Hah! kesal pada Axeloe memangnya kenapa dengan Uncle Axeloemu itu ?" Tanya Madam Christin lagi.


" Tidak ada Grandma,," Ucap Krystal sambil menundukkan kepalanya dan cemberut.


Saat Krystal sedang menundukkan kepalanya sambil cemberut, tiba-tiba Axeloe menelepon Krystal dan tentu saja Krystal langsung mengambil ponselnya di dalam tasnya. Saat melihat layar ponselnya bertuliskan nama Uncle Axeloe, Krystal sungguh enggan sekali untuk mengangkatnya, karena, Axeloe sendiri sudah mengabaikan permintaan gampangnya itu. Namun, karena terlihat panggilan dari Axeloe memang benar penting, akhirnya Krystal mengangkat juga panggilan tersebut walaupun wajahnya masih cemberut atas tindakan Axeloe.


" Ya ada apa Uncle,," Jawab Krystal dengan ketus sehingga membuat Axeloe tertawa mendengarnya.


" Hei, keponakan Uncle yang cantik, jangan marah dulu, coba lihat semuanya pekerjaan Uncle, kalau belum merasa puas baru bisa menjawab ketus panggilan dari Uncle." Bilang Axeloe yang juga didengar oleh Madam Christin di samping Krystal.


" Heemm, maksudnya Uncle sudah melakukan semuanya ?" Tanya Krystal lagi yang merasa belum yakin pada ucapan Axeloe.


" Eeemm belum kau bisa melihatnya sendiri, Kryst,," Ucap Axeloe sambil memutuskan sambungan teleponnya.


Karena, merasa penasaran dengan ucapan yang disampaikan oleh Axeloe dengan penuh semangat Krystal memperhatikan mobilnya Claire yang sengaja melewati mobilnya itu tanpa menghiraukan ponselnya yang sudah terputus panggilannya. Dan Madam Christin terlihat begitu penasaran dengan kelakuan yang sedang dilakukan oleh Krystal saat ini.


" Memangnya ada apa Krystal ?" Tanya Madam Christin penasaran pada Krystal.


" Hihihi nanti kita akan melihat sebuah adegan drama yang seru Grandma,," Ucap Krystal sambil tersenyum senang.


Tepat di depan pintu gerbang biasanya semua mobil dari kediaman Alexandre diperbolehkan untuk keluar masuk sebebas mungkin namun saat mobil yang dikendarai oleh Claire sengaja dihentikan oleh semua pengawal kediaman Alberto yang sedang menunggu di depan pintu gerbang itu.


" Aduh kenapa pintunya di tutup separuh,," Gumam Claire saat ia mengendarai mobil sudah sampai di dekat pintu gerbang.


" Biasanya tidak pernah ditutup seperti ini,," Ucap Claire lagi dengan wajah cemasnya.


Dan, pintu gerbang sebagai sarana keluar masuk mobil juga ditutup separuh oleh semua pengawal itu. Betapa tercengangnya Claire ketika melihat semua pengawal itu sengaja menghentikan mobilnya dan menyuruhnya untuk turun dari mobil tersebut. Walaupun seperti itu Claire menghadapinya dengan gaya santai tanpa sedikitpun ia mengeluarkan rasa cemas yang sedang memburu di hatinya saat ini.


" Nona Claire, bisa turun sebentar dari mobilnya," Ucap salah satu pengawal yang sengaja menghentikan mobilnya Claire.


" Ada apa, aku terburu-buru, cepat buka pintunya,," Bilang Claire dengan gaya angkuhnya yang masih berada di dalam mobil.


" Ini perintah dari Tuan Besar Alberto bahwa anda tidak boleh membawa mobil ini jika mau keluar dari kediaman Alexandre,," Ucap pengawal itu sambil menunjuk ke arah mobil yang dikendarai oleh Claire.


Saat Claire mendengar ucapan dari pengawal itu yang mengatakan bahwa Claire sendiri tidak diperbolehkan untuk membawa mobilnya saat ini untuk keluar dari kediaman. Oleh sebab itu Claire langsung mencari alasan lain supaya bisa mengelabui pengawal saat ini.


" Heh! Alberto yang menyuruh kalian bukan, tapi, aku sendiri mendapat perintah dari Axeloe untuk membawa mobil ini keluar,," Ucap Claire sambil tersenyum sinis saat merasa berhasil telah mengelabui pengawal ini.


" Hehehehe, anda jangan menipu saya Nona Claire, Tuan Axeloe juga telah memberikan perintah seperti itu kepada saya, jadi, sekarang sudah begitu jelas bahwa anda telah berbohong kepada kami semua,," Ucap pengawal itu yang balik tersenyum sinis kepada Claire.


" Aduh bagaimana ini, aku ketahuan,," Gumam Claire dalam hatinya sambil berpikir untuk mencari cara lain agar bisa keluar dari tempat ini membawa mobilnya itu.


Betapa tercengangnya Claire ketika mendengarkan ucapan pengawal itu yang menyatakan bahwa mereka juga telah mendapatkan perintah dari Axeloe untuk mencegah Claire keluar menggunakan mobil. Karena, merasa bahwa dirinya telah ketahuan berbohong akhirnya Claire tetap bersikeras untuk membawa mobil itu dan sengaja ingin menabrak pintu gerbang yang telah menghalanginya itu.


" Silahkan turun, sebelum kami bertindak lebih kasar,," Ucap pengawal itu masih dengan gaya tegasnya.


" Aku tidak mau," Jawab Claire sambil mempercepat laju mobilnya.


Ketika melihat Claire yang mempercepat laju mobilnya itu dengan segera pengawal itu langsung menembak ban mobil yang sedang dikendarai oleh Claire. Betapa terkejutnya Claire ketika merasakan ban mobilnya pecah seketika saat ia melakukan kecepatan mobilnya itu.


DOOORRR, DOOORRR, DOOORRR DOOORRR,


Sungguh tepat sekali sasaran tembak yang dilakukan oleh pengawal itu saat menembakkan peluru pada ban mobil yang dikendarai oleh Claire.


" What, it's the fu-ck,," Gerutu Claire merasa kesal atas kelakuan pengawal Alberto yang sengaja mencegah tindakannya itu.


Karena, mobil seolah telah berhenti sendiri, akhirnya dengan berat hati Claire keluar dari dalam mobilnya. Itu juga karena adanya paksaan dari pengawal tersebut pada dirinya. Betapa senangnya Krystal ketika melihat mobil Claire yang dicegah oleh beberapa pengawal dengan menggunakan metode yang begitu asyik dan juga seru, hingga membuat Krystal tertawa senang melihat kejadian semuanya.


" Hahahaha, ternyata kejutan dari Uncle Axeloe lebih seru,," Ucap Krystal sambil tertawa senang.


Madam Christin yang melihat kejadian itu cukup tercengang dan merasa bingung, karena, apa yang telah dilakukan oleh Claire sehingga membuat Axeloe melarangnya membawa mobil biasa untuk keluar dari kediamannya itu. Sehingga membuat Madam Christin langsung bertanya pada Krystal apa yang telah dilakukan oleh Claire sampai Axeloe membuatnya seperti itu.


" Krystal, memangnya apa yang sedang terjadi ?" Tanya Madam Christin pada Krystal yang sedang tertawa itu.


" Wanita itu sengaja kabur dari kediaman Daddy dengan membawa semua aset pribadi milik Daddy Grandma,," Ucap Krystal yang masih tertawa sendiri melihat wajah Claire saat ini sedang cemberut melawan ucapan para pengawal.


" Ooohhh, memangnya siapa yang mengetahui kelakuannya itu Krystal ?" Tanya Madam Christin lagi pada Krystal.


" Krystal sendiri Grandma, hihihi,," Jawab Krystal sambil tertawa menahan perutnya sendiri.


" Jadi, siapa yang telah mencegahnya tindakannya itu ?" Tanya Madam Christin lagi pada Krystal.


" Karena Krystal mau pergi bersama Grandma, jadi Krystal meminta Uncle Axeloe untuk melakukan tindakan itu Grandma," Jawab Krystal lagi.


Madam Christin hanya bisa menggelengkan kepalanya saja ketika mengetahui kelakuan cucu dan cicitnya ini sama sekali tidak berubah dalam melakukan suatu hal yang berbentuk kenakalan seperti saat ini. Dengan sengaja mencegah tindakan Claire yang ingin kabur dari kediaman Alexandre membawa semua barang berharga milik Alberto.


" Heemm, kalian ini dari dulu hingga sekarang tidak pernah berubah, masih saja nakal,," Gumam Madam Christin yang hanya bisa tersenyum melihat kelakuan cucunya dan juga cicitnya itu.


" Hahahaha, bagaimana Grandma apakah lucu ?" Tanya Krystal lagi pada Madam Christin.


" Ya, lucu lucu sekali,," Jawab Madam Christin tersenyum.


Madam Christin sama sekali tidak memperdulikan Claire yang saat ini sedang mengalami kesusahan tepat di depan mobilnya itu. Karena, kesusahan yang sedang dialami oleh Claire sendiri karena tindakan yang dilakukan Claire itu salah dan Madam Christin saat ini hanya bisa tertawa melihat kelakuan cucu dan cicitnya itu untuk membalas perbuatan Claire yang selama ini tinggal bersama dengannya dalam kehidupan mewah tetapi begitu angkuh sekali.


Dan, saat ini juga Krystal kembali melihat kelakuan pengawal di depan pintu gerbang itu yang sedang mencegah Claire itu. Terlihat bahwa saat ini Claire dengan wajah pasrahnya harus pergi dari kediaman Alexandre tanpa membawa apapun hanya membawa tas kecilnya yang berisi barang pribadinya sendiri.


" Heemm daripada aku tidak bisa keluar dari tempat ini, lebih baik barang ini aku tinggalkan dulu, nanti ada saatnya aku bisa mengambilnya perlahan." Gumam Claire yang berpikir cerah saat ini.


" Baiklah, aku akan tinggalkan mobil ini disini, lagian juga aku tidak membutuhkannya,," Umpat Claire sengaja sambil melangkahkan kakinya keluar dari gerbang tersebut.


Semua pengawal sama sekali tidak memperdulikan ucapan yang dikatakan Claire padanya itu, yang terpenting saat ini mereka sudah melakukan tugasnya untuk mencegah Claire membawa semua barang berharga miliknya saat ia tinggal di kediaman Alexandre. Dengan segera pengawal itu menghubungi Axeloe bahwa pekerjaan yang diberikan oleh majikan kepadanya telah selesai dilaksanakan.


" Halo Tuan pekerjaan telah selesai dilaksanakan,," Ucap pengawal itu melaporkan hasil pekerjaannya kepada Axeloe.


" Bagus, apakah mobil Grandma sudah sampai di depan gerbang juga ?" Tanya Axeloe pada pengawalnya itu.


" Ya Tuan, mobil Madam Christin masih berada di depan gerbang ini dan saat ini Claire juga sudah keluar dari pintu gerbang, Tuan,," Jawab pengawal itu dengan jelas kepada Axeloe.


" Oh bagus, ya sudah buka kembali pintu gerbang supaya mobil Grandma bisa lewat,," Bilang Axeloe yang kembali memberikan perintah kepada pengawalnya.


" Baik Tuan," Jawab pengawal itu dengan segera menekan tombol untuk membuka pintu gerbang.


Setelah selesai menekan tombol untuk membuka pintu gerbang barulah mobil Madam Christin bisa melewati gerbang. Setelah mendapatkan laporan dari pengawalnya itu dengan segera Axeloe menghubungi Krystal untuk menanyakan hasil dari proses permainannya itu. Di dalam mobilnya Krystal yang sedang tertawa sendiri itu melihat ponselnya kembali berbunyi dan bertuliskan nama Uncle Axeloe.


" Uncle Axeloe,," Gumam Krystal sambil melihat layar ponselnya.


Tentu saja Krystal langsung menerima telepon dari Axeloe.


" Yes Uncle,," Ucap Claire yang terdengar girang.


" Bagaimana hasil tayangannya ?" Tanya Axeloe santai pada Krystal.


" Keren, terima kasih Uncle,," Bilang Krystal sambil tersenyum merekah.


" Heemm, jaga selalu Grandma saat berpergian,," Bilang Axeloe yang memberikan sebuah pesan kepada keponakannya itu.


" Pastinya,," Jawab Krystal mengangguk.


Setelah selesai menerima telepon dari Axeloe barulah Krystal meletakkan kembali ponselnya di samping tempat duduknya itu, karena, saat ini mobil mereka telah kembali melaju melewati pintu gerbang. Dan, dengan segera Krystal membuat suatu ulah lagi yaitu dengan sengaja mengejek Claire sambil membuka kaca pintu mobilnya.


" Heemm pasti wanita itu masih berada di luar,," Gumam Krystal sambil membuka kaca pintu mobilnya.


Saat ini terlihat Claire sedang melangkahkan kakinya dengan wajah sendu dan cemberut, sambil tertawa senang Krystal mengejek Claire yang sedang dilewati oleh mobilnya itu.


" Bye Aunty,," Ucap Krystal sambil melambaikan tangannya dan tertawa ceria.


Betapa terkejutnya Claire ketika melihat wajah Krystal baru saja keluar dari kaca pintu mobil dan dengan sengaja telah mengejeknya itu. Di dalam hati Claire ingin sekali rasanya ia menampar wajah gadis remaja yang memiliki sifat tidak sopan dan juga licik kepadanya itu.


" Krystal,," Gumam Claire tercengang melihat sebuah mobil yang di dalamnya ada Krystal melewatinya sambil mengejeknya itu.


" Iiihhhh dasar anak tidak tahu diuntung, awas kau ya jika kita bertemu di luar aku akan membalas ejekan kau ini,," Gerutu Claire dengan wajah cemberutnya.


Sambil menggerutu kesal terhadap kelakuan Krystal, Claire hanya bisa melemparkan sepatunya kepada mobil yang melewatinya itu. Namun percuma saja lemparan sepatu yang dilakukannya itu sama sekali tidak bisa menggapai mobilnya Krystal dan sepatunya Claire sendiri terlempar ke jalanan. Betapa kesalnya Claire saat ini pada Auntynya sendiri dan juga kelakuan Axeloe yang telah mencegahnya itu serta Krystal dengan sengaja mengejeknya itu.


****