
Benar sekali yang dikatakan Daniel, istrinya Zoya merupakan wanita tercantik di negaranya ini, yang bisa membuat siapapun laki-laki akan menginginkan dirinya, namun karena sikap dan perilakunya membuat hati Alberto tidak bergeming pada kecantikan Zoya.
Dan sekarang wanita yang berada di hadapannya ini merupakan wanita yang wajahnya sama dengan kecantikan Zoya yang memiliki ciri khas dari kecantikan matanya itu membuat hati Alberto sedikit bergetar.
Apakah Alberto bisa tersentuh hatinya dengan adanya Ziya sebagai pengganti istrinya ?
Alberto yang mengingat bahwa Daniel tadi memintanya untuk segera mengambil semua obat yang tertera di dalam resep, ia pun langsung memerintahkan kepada asisten pribadinya untuk mendapatkan semua yang dibutuhkan di dalam resep tersebut.
" Dapatkan semua obat yang tertulis di dalam resep, sekarang juga." Ucap Alberto memerintahkan asisten pribadinya.
" Baik Tuan,," Jawab sang asisten.
Sesaat asisten pribadi Alberto ingin melangkahkan kakinya keluar kamar. Alberto kembali memanggilnya, ia pun langsung membalikkan tubuhnya menghadap Alberto kembali.
" Tunggu,," Cegah Alberto.
" Iya Tuan,,"
" Cari seorang perawat yang sesuai untuk menjadi pelayan Nyonya Zoya dan bisa melayani semua kebutuhan Istri ku,," Ucap Alberto yang memerintahkan asistennya untuk mencari perawat yang akan menjadi pelayan pribadi Ziya.
" Baik Tuan,," Jawab asisten Alberto.
" Cari yang terbaik dan bayar lima kali lipat dari gajinya di rumah sakit." Bilang Alberto yang selalu saja menggiurkan semua orang untuk menjadi pengikutnya.
" Baik Tuan,," Ucap asisten Alberto.
Lalu, asisten pribadi Alberto melangkahkan kakinya keluar kamar. Setelah tidak ada lagi orang di kamar Alberto kembali melangkahkan kakinya menuju ke tempat tidur dan memandang wajah Ziya penuh lekat.
Sesaat Alberto mengingat ucapan Daniel sebelum dia pergi tadi.
***Flashback
Sebelum kejadian tindakan yang berbahaya kepada istri palsunya Ziya, sebenarnya pagi ini Alberto telah membaca berkas laporan yang telah sampai pagi ini dari hasil penyelidikan sahabatnya siapa lagi kalau bukan Zavier.
Si anjing gila ini sangat cepat mendapatkan informasi yang Alberto inginkan.
Dalam informasi yang Alberto dapatkan bahwa Ziya adalah seorang perempuan yang sangat santun, berbakti kepada kedua orang tuanya. Yang menjadi daya tarik Ziya adalah wanita cantik yang sangat cerdas di kampusnya, mandiri, dan sifatnya yang terkenal karena sangat penyayang dan murah hati. Serta Ziya juga terhebat di kampusnya dalam ilmu bela diri.
" Hmmmm,, ternyata dia banyak daya pikatnya.." Ucap Alberto yang terus membaca hasil laporan Zavier.
Setelah itu, Alberto membaca bagian akhir, bahwa sebenarnya Ziya mau menggantikan posisi Zoya karena telah dipaksa oleh Paman kandungnya Erwin, atas sebuah ancaman apabila Ziya tidak mau menuruti kehendak Erwin maka orang tua Ziya akan mati saat itu juga.
" Oohhh,, jadi karena itu, dia mau menjadi istri palsuku, baiklah aku akan membuatmu jujur padaku,," Bilang Alberto yang menatap wajah Ziya.
Lalu Alberto melihat Ziya pulang dari kegiatannya yaitu pulang mengantar Demian ke sekolah. Dan, terjadilah peristiwa berbahaya pada Ziya.
Pembicaraan terakhir yang diingat oleh Alberto adalah kata-kata yang dilontarkan oleh Daniel sebelum keluar dari kamarnya.
" Hanya ada dua pilihan,, biarkan dia terjebak dalam hidupmu atau lepaskan dia. Dia tidak bersalah dan dia tidak harus menghadapi hal gila bersama keluargamu, serta menjadi korban kebiadaban saudarinya." Pesan Daniel yang membuat Alberto langsung menatap Ziya dengan tatapan penuh kebingungan.
" Aku pergi jaga dia, jangan biarkan dia terluka lagi,," Ucap Daniel yang merasa kasihan pada Ziya.
Alberto hanya memandang wajah Daniel dengan tatapan dingin, seperti tidak memperdulikan kata-kata yang dilontarkan oleh Daniel saat ini.
*** Flashback off
Tak lama kemudian asisten pribadi Alberto pulang dan menghadap dirinya langsung.
" Tuan, ini yang tuan minta untuk dapatkan semua yang tertulis di resep." Ucap asisten Alberto memberikan paper bag kepada Alberto dan meletakkannya ke atas meja di hadapan Alberto.
" Dan Tuan, saya telah mendapatkan seorang pelayan untuk Nyonya perawat dari rumah sakit Tuan Zavier bekerja. Dan menurut CV nya dia seorang perawat yang bijaksana,, Oleh sebab itu, saya langsung memilihnya." Bilang asisten pribadi Alberto yang telah mendapatkan semua perintah dari Alberto.
" Tunjukkan dia,," Ucap Alberto dingin.
Lalu asisten Alberto memanggil sang perawat yang telah dipilihnya dari rumah sakit tersebut.
" Vena,," Panggil asisten Alberto.
Seorang perawat perempuan yang berwajah oriental Asia, masuk ke dalam kamar dan menghadap Alberto.
Alberto melihat dirinya tanpa menatap sedikitpun wajah dan fisik perawat tersebut. Karena, sangat diketahui Alberto tidak mudah untuk tertarik kepada perempuan manapun kecuali Ziya yang menjadi istri palsunya sekarang.
" Siapa Namamu,,?" Tanya Alberto.
" Vena,, Tuan,," Ucap Vena yang menunduk.
" Baik Vena, menurut CV laporan berkas milikmu, kau cukup baik untuk terpilih menjadi bagian dari Alexandre Group, kau bersedia untuk menjadi pelayan pribadi istriku, Zoya ?" Tanya Alberto serius melihat Vena yang masih menunduk.
" Saya bersedia Tuan,," Jawab Vena yakin sambil mengangguk.
" Jika kau bersedia, kau pasti sudah tahu bagaimana cara pengikut Alexandre Group dalam menjalankan tugasnya."Ucap Alberto yang sengaja memberikan sebuah peringatan terhadap pelayan baru Vena.
" Iya Tuan, saya sudah sanggup atas semua konsekuensinya." Jawab Vena mantap.
" Bagus,, jika kau berkhianat maka, kematian yang akan kau terima bahkan keluargamu,," Ucap Alberto yang membuat Vena bergidik takut.
" Iya Tuan, saya mengerti,," Ucap Vena mengangguk.
Vena harus tahu bahwa bukannya mudah untuk menjadi salah satu pengikut Alexandre Group yang dipimpin oleh Alberto Alexandre. Apabila kita siap untuk menjadi salah satu pengikutnya maka kita harus sanggup menghadapi semua konsekuensi yang akan datang.
Kematian terhadap nyawa sendiri dan keluarga besar kita juga ikut terlibat.
Karena, Alberto Alexandre akan melakukan perjalanan bisnisnya keluar negeri sekitar beberapa hari. Oleh sebab itu, Alberto sengaja memerintahkan pengawalnya untuk selalu menjaga keamanan Ziya. Ia tidak membiarkan siapapun masuk ke dalam kamar Ziya kecuali pelayan yang telah ia percaya untuk melayani semua kebutuhan Ziya.
" Karena, aku akan pergi keluar negeri sekitar tiga hari, jaga Nyonya jangan sampai ada orang masuk, kecuali kau,," Ucap Alberto pada pengawalnya dan terakhir menunjuk ke arah Vena berdiri.
Lalu pelayan Demi mendatangi Alberto yang sedang memerintahkan pelayannya itu.
" Maaf Tuan,, Tuan Demi mau bertemu sama Mommy nya,," Ucap Baby Sitter Demian.
" Jangan, bilang saja Mommy nya belum bisa untuk bertemu." Perintah Alberto mantap.
" Baik Tuan,," Jawab Baby Sitter, lalu menunduk pergi menuju kamar Demian.
Tentu saja hal yang berkaitan dengan sikap dan perilaku Alberto sangat membuat seisi kediaman Alexandre terkejut kaget. Bukannya selama ini Alberto sama sekali tidak perduli pada Zoya, tapi kenapa baru-baru ini Alberto sangat melindungi Zoya.
" Ada apa yang terjadi?" Tanya pelayan rumah dengan pelayan lainnya.
" Ssttt,, jangan asal bicara,, nanti kita akan krekk,," Ucap satu pelayan sambil memperagakan tangannya ke lehernya menandakan akan dibunuh.
Tentu saja hal ini menjadi sebuah pertanyaan setiap penghuni kepada Alberto. Tapi sayangnya, pertanyaan ini takut untuk ditanyakan kepada sang Tuan besar. Daripada mendapatkan masalah menanyakan hal ini, lebih baik diam dan menurut mengikuti alur saja. Itu pilihan yang terbaik bagi semua penghuni keluarga Alexandre.
Merasa keadaan cukup aman untuk istri palsunya dan putranya Demian, Alberto segera berangkat keluar negeri mengurus bisnisnya, tentu saja wanita ganjen Claire mengikuti Alberto yang pergi keluar negeri itu.
Walaupun Claire selalu berada di dekat Alberto, tapi tak sedikitpun hati beku Alberto mencair dengan semua perhatian dan perlakuan Claire kepadanya.
Alberto sangat yakin istri palsunya Ziya akan aman dengan pengawalan ketatnya.
Tapi sayang Alberto tidak mengetahui ada bahaya yang mengancam istrinya tersebut.
Siapa lagi kalau bukan orang yang menyukai Zoya disaat Alberto sedang pergi seperti sekarang ini.
Yang pastinya orang itu berada di rumah itu juga??
****