
Untung saja saat itu Martin langsung dihubungi oleh Claire bahwa ia ingin pergi dari kediaman Alexandre dan Martin pastinya langsung mengambil keputusan bahwa Claire harus tinggal dengannya secara tidak langsung untuk mencegah agar Claire tidak pergi ke apartemen pribadi milik Ibunya itu.
" Tapi mengapa kau membentak ku di depan para pelayan kediaman ini ?" Tanya Claire lagi pada saudara sepupunya itu.
" Claire bukannya aku sudah bilang bahwa aku memiliki alasan tersendiri dan aku juga belum selesai menjelaskan semuanya pada kau saat ini,," Bilang Martin kepada Claire hingga membuat Claire mengangguk seolah mengerti akan ucapan yang disampaikan olehnya itu.
" Oh baiklah, aku akan mendengarkan semuanya,," Ucap Claire sambil menganggukkan kepalanya.
Setelah melihat wajah Claire seolah mengerti dan mengangguk secara perlahan akan ucapan dari alasannya itu barulah Martin kembali melanjutkan penjelasan yang ingin ia jelaskan semuanya kepada Claire.
" Kenapa aku lebih membela para pelayan di dalam kediaman ini dan harus membentak kau di depan para pelayan ini, kau ingin tahu sebenarnya bukan,," Ucap Martin yang memulai kembali ingin menjelaskan sesuatu kepada Claire.
" Kau tahu mereka semua bukanlah pelayan biasa yang dipekerjakan oleh temanku di dalam kediaman ini, separuh dari para pelayan di dalam kediaman ini mereka semua adalah mata-mata yang memang sengaja dijadikan pelayan di dalam kediaman ini Claire,," Bilang Martin dengan jelas hingga membuat Claire kaget mendengar semua penjelasan Martin itu.
" Apa !!" Ucap Claire dengan nada suara yang terdengar cukup tinggi dan juga kaget atas pernyataan yang disampaikan oleh Martin.
Penjelasan dari Martin yang cukup detail ini pasti saja membuat Claire sedikit terkejut karena ternyata memang benar di dalam pemikirannya itu bahwa para pelayan di dalam kediaman Martin saat ini begitu jelas sekali terlihat bahwa pelayan itu bukanlah pelayan biasa melainkan pasti seseorang yang memiliki sebuah kemampuan.
Tidak mungkin seorang pelayan biasa berani menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Claire dengan sebuah jawaban yang menurut Claire tidak mungkin jawaban itu diberikan oleh seorang majikannya. Tentu saja pelayan itu memiliki sebuah kemampuan yang ternyata memang benar adanya di dalam pikiran Claire saat ia berada di dalam area kolam renang itu.
" Maksudnya mereka mata-mata yang dikirimkan oleh seseorang , memangnya siapa orang itu ?" Tanya Claire lagi kepada Martin.
" Aku tidak tahu yang mengirim mereka siapa, tapi yang jelas separuh dari para pelayan di dalam kediaman ini adalah mata-mata, Claire,," Jawab Martin lagi kepada Claire.
" Yang pastinya disaat kita berdua tinggal di dalam kediaman jangan pernah memperlihatkan suatu kecanggungan dan juga sebuah tindakan rencana yang ingin kita lakukan, karena, kita haruslah berhati-hati untuk melakukan apapun,," Ucap Martin yang tengah memperingati Claire untuk selalu berhati-hati dalam melakukan tindakan apapun di dalam kediamannya ini.
" Sebab aku belum mengetahui apa tujuan mereka memantau aktivitas yang sedang aku lakukan dan juga aktivitas dari temanku itu,," Sambung Martin lagi memberikan sebuah peringatan kepada Claire untuk selalu berhati-hati dalam bertindak dan bersikap.
" Pantas saja, sikap yang kau tunjukkan di hadapanku saat kita berada di kolam renang sangat berbeda dari biasanya,," Ucap Claire yang mengingatkan Martin mengenai perihal sikap Martin terhadap dirinya.
Dan saat ini Claire juga sudah mendapatkan sebuah jawaban dari perkiraannya itu bahwa teman yang dimaksudkan oleh Martin dalam penjelasannya ini tidak lain tidak bukan pasti dia adalah orang yang telah membantunya saat Claire hampir saja tenggelam di dalam kolam renang siang ini. Ternyata apa yang dijadikan pertanyaan oleh Claire memanglah sangat benar sekali. Bahwa sebenarnya pemilik kediaman ini adalah orang yang telah membantunya itu.
****