Mafia And Angel

Mafia And Angel
Bag. 9 Juli



Karena melihat Martin masih saja terdiam di hadapannya itu, kesempatan buat Claire untuk segera melangkahkan kakinya menuju ke arah kamarnya. Dan Claire juga bisa memberikan pertanyaan lagi kepada Martin jika Martin nantinya ingin meminta maaf kembali pada Claire atas perbuatannya itu.


" Heehhh, diberi pertanyaan bukannya dijawab malah diam saja,," Gumam Claire dengan suara yang terdengar tengah menggerutu sikap Martin yang masih terdiam atas pertanyaannya itu.


" Dasar orang aneh,," Bilang Claire yang langsung saja menggerakkan tubuhnya dari tempat itu dan segera langsung pergi begitu saja dari hadapan Martin.


" Jika kau belum memiliki semua jawaban dari pertanyaanku itu, lebih baik aku ke kamar,," Bilang Claire sambil menggerakkan tubuhnya dan melangkah menuju ke arah bagian kamarnya.


" Aku lelah dan aku ingin tidur,," Ucap Claire yang terdengar sedang menggerutu atas sikap yang ditunjukkan oleh Martin padanya saat ini.


Dan disaat Claire ingin melangkahkan kakinya barulah Martin tersadar akan sikap yang ditunjukkannya barusan. Karena, memang terdengar begitu banyak sekali pertanyaan yang baru saja dilontarkan oleh Claire kepadanya mengenai perihal yang terjadi barusan. Kenapa Martin begitu besar membela para pelayan wanita di kediamannya ini terutama ketua pelayan itu.


Oleh sebab itu, akhirnya Martin memberitahukan yang sebenarnya pada Claire bahwa Martin tidak ingin jika terjadi keributan dan juga kekacauan di dalam kediamannya yang adem ini. Martin hanya ingin adanya kedamaian di dalam kediamannya ini, karena, Martin tidak mau jika ada seseorang yang akan mengintai pergerakan yang telah dilakukannya.


" Tunggu Claire, ada yang ingin ku jelaskan,," Bilang Martin secara langsung ketika Claire akan melangkah menuju ke arah kamarnya.


" Apa yang ingin kau jelaskan ?" Tanya Claire dengan nada suara sedikit meninggi.


" Lebih baik kita berbicara di dalam kamar kau saja," Ucap Martin yang langsung membawa Claire menuju ke kamarnya.


Tentu saja Claire sedikit kaget dengan perlakuan Martin yang tengah mengajaknya itu ke dalam kamar hanya untuk menjelaskan sesuatu yang ingin disampaikan oleh Martin. Dan terlihat juga dari wajahnya Martin bahwa perihal yang ingin dijelaskannya itu begitu penting sehingga membuat Martin begitu terburu-buru menarik tangan Claire untuk segera menuju ke kamarnya.


" Apa yang kau lakukan, Martin ?" Teriak Claire dengan suara yang cukup keras sehingga membuat para pelayan dan pekerja lainnya mendengar suara teriakan yang dilakukan oleh Claire itu.


Karena suara teriakan Claire itu cukup keras sehingga membuat semua orang yang berada di dalam kediaman itu sedikit mendengar suara teriakan itu. Dan dengan sigap Martin menarik tangan Claire untuk segera masuk ke dalam kamar, supaya Claire tidak lagi berteriak menahan semua amarahnya itu.


" Lepaskan, Martin,," Teriak Claire lagi yang masih saja dengan nada suara begitu keras.


Kata-kata sama yang diteriakkan oleh Claire pada Martin, karena, memang jelas saat ini Martin tengah menarik tangan Claire agar mengikuti dirinya yang ingin menjelaskan sesuatu kepadanya itu. Dan Claire sendiri seperti tidak mengerti akan maksud yang disampaikan oleh Martin itu.


" Shuutttt,, tidak perlu berteriak, aku hanya ingin menjelaskan sesuatu padamu,," Ucap Martin dengan nada suara yang lembut kepada Claire sambil meletakkan satu jarinya tepat di mulut Claire.


Tentu saja hal yang dilakukan oleh Martin itu bisa juga membuat mulut Claire yang berteriak dengan nada suara kerasnya menjadi diam sejenak dan menuruti ucapan yang baru saja disampaikan oleh Martin. Dan akhirnya Claire menuruti apa yang telah dijelaskan oleh Martin sebelumnya bahwa ia ingin menyampaikan sesuatu hal yang penting kepada Claire dan perihal itu bisa disampaikan oleh Martin hanya di ruangan yang tidak bisa dilihat oleh orang lain.


" Kau belum tahu bagaimana di dalam kediaman ini,," Jawab Martin singkat dan jelas pada Claire hingga membuat Claire sedikit kaget atas jawabannya itu.


" Maksudnya Martin ?" Tanya Claire lagi pada Martin yang terlihat begitu penasaran.


Karena, Claire masih saja menanyakan suatu perihal kepada Martin akhirnya dengan segera Martin memberikan sebuah kode yang selama ini sering digunakan Martin dan Ibunya saat mereka masih berada di dalam kediaman Alexandre. Dan dengan kode itu tentu saja Claire bisa mengerti akan maksud dari Martin bahwa Martin tidak bisa menjelaskan perihal mengenai apa yang disampaikannya itu dengan Claire di ruangan terbuka seperti saat ini.


" Banyak orang yang melihat dan juga memasang telinga," Jawab Martin dengan kodenya yang seolah sudah terbiasa mereka gunakan selama ini.


" Oh baik,," Jawab Claire mengangguk dan melangkahkan kakinya lebih cepat lagi untuk segera masuk ke dalam kamarnya itu.


Karena sudah mengerti akan maksud dari kode yang disampaikan oleh Martin, akhirnya, Claire sendirilah yang maju terlebih dahulu melangkahkan kakinya untuk segera menuju masuk ke dalam kamarnya. Bahwa perihal penjelasan dari Martin yang begitu jelas sekali terlihat bahwa penjelasannya itu sangat penting Claire memahami maksud dari keinginan Martin itu.


Setelah sampai di depan pintu kamarnya, Claire segera membuka pintu kamarnya dan meminta Martin untuk segera masuk ke dalam kamarnya. Sesampainya di dalam Claire mengambil sehelai handuk untuk menutupi rambutnya yang basah karena faktor habis berenang.


Sementara itu, Martin sendiri terlihat sedang memegang sebuah alat dan menutup semua akses jendela serta ruangan tersebut dengan alat tersebut. Dan terlihatlah saat ini kamarnya Claire tertutup semua dengan helaian kain berwarna hitam sehingga hal itu membuat Claire sedikit merasa bingung dengan apa yang tengah dilakukan oleh Martin.


" Apa yang sedang kau lakukan Martin ?" Tanya Claire yang tengah melihat kegiatan Martin di tengah kamarnya itu.


" Aku sedang menutup semua akses di kamar ini,," Jawab Martin yang masih melakukan pekerjaannya.


" Menutup semua akses,," Gumam Claire yang masih bingung dengan ucapan Martin.


" Ya, supaya orang tidak bisa melihat dan mendengarkan pembicaraan kita,," Jawab Martin lagi yang telah selesai melakukan pekerjaannya dan meletakkan alat yang dipegangnya itu ke dalam saku jasnya.


" Oh,," Jawab Claire singkat sambil menganggukkan kepalanya dan mengerti apa yang telah dijelaskan oleh Martin itu.


" Berarti benar apa yang telah kupikirkan barusan bahwa memang benar sepertinya ada hal yang telah ditutupi oleh Martin padaku,," Gumam Claire dalam hatinya yang membenarkan pikirannya saat ia dibentak oleh Martin di area kolam renang siang ini.


Setelah mendengarkan jawaban dari Martin mengenai apa yang tengah dilakukannya itu barulah Claire mengerti dan mengangguk secara perlahan. Karena, perkiraan Claire memang benar bahwa di dalam kediaman Martin ini pastinya ada beberapa orang yang melakukan tindakan memata-matai apa yang telah dilakukan oleh Martin selama ini.


****