
Tentu saja Zoya tercengang atas jawaban yang baru saja dijelaskan oleh Zavier padanya, karena memang sudah jelas sekali bahwa tindakan keras yang diberikan pada Jimmy adalah bukan dari sebuah rencana yang telah diperintahkan oleh Alberto melainkan rencana lain yang diinginkan oleh pihak Roserish agar perjalanannya mulus serta lancar dalam menggapai tujuannya itu.
" Heemmm aku mengerti itu,," Jawab Zoya menganggukkan kepalanya dengan lembut seolah mengerti akan maksud dari tujuan perkataan Zavier.
" Baiklah, jika kau sudah mengerti semuanya dan kau sudah mengetahui semuanya, maka, aku bisa tenang untuk keluar dari ruangan ini," Ucap Zavier sambil mengangkat kedua tangannya tepat di depan dadanya seolah sudah lega karena Zoya telah mengetahui semua penjelasannya dan juga mengerti akan maksud dari perkataannya itu.
Karena, merasa sudah lega dengan apa yang telah dipikirkan oleh Zoya dan juga semua penjelasannya dapat dimengerti oleh Zoya. Akhirnya Zavier bisa juga mengambil kesempatan untuk keluar dari ruangan dan menikmati keindahan alam yang indah pada perjalanan mereka ini. Dimana perjalanan yang tengah mereka lakukan adalah kembali pulang ke negaranya yaitu Perancis dari Australia menggunakan kapal pesiar yang mewah.
" Heemmm,," Jawab Zoya singkat dan menganggukkan kepalanya seolah mengizinkan Zavier untuk segera keluar dari ruangannya.
Zoya hanya bisa menganggukkan kepalanya seolah mengerti apa yang diucapkan oleh Zavier padanya itu. Bahwa Zavier sudah mengetahui kalau dirinya memahami semua apa yang telah dijelaskan itu. Oleh sebab itu Zoya tidak lagi mencegah Zavier untuk segera pergi dan keluar dari kamarnya ini. Di dalam pikiran Zoya saat ini hanyalah sebuah penyesalan yang telah ia lakukan selama ini kepada Jimmy. Kenapa dia sampai bisa melibatkan Jimmy dalam tindakannya itu.
Jika waktu itu ia tidak melibatkan Jimmy dalam tindakannya yang telah kabur secara diam-diam dari kediaman Alexandre tidak mungkin Jimmy pergi untuk selamanya seperti saat ini. Oleh sebab itu Zoya hanya bisa merutuki dirinya sendiri mengenai apa yang telah ia lakukan itu. Meskipun hal yang dilakukannya saat ini dalam merutuki dirinya sendiri itu adalah suatu hal yang salah karena hanya membuat pikirannya semakin terluka.
Tapi, Zoya tidak bisa untuk diam saja tanpa melakukan suatu hal apapun yang bisa menebus kesalahannya terhadap Jimmy. Padahal memang benar apa yang telah dipikirkan Zoya terhadap Jimmy bahwa Jimmy selama ini merupakan seorang pria yang begitu menghargai dirinya dan juga memberikan semua ketulusan rasa cintanya itu kepada Zoya. Memang Jimmy terkenal dengan sebutan bahwa ia tidak pernah memiliki seorang wanita yang mengisi ruang hatinya namun ketika ia bertemu dengan Zoya dan juga ia bisa membantu Zoya untuk pergi dari kediaman Alexandre itu.
Di dalam hati Jimmy hanyalah Zoya merupakan wanita yang bisa mengisi ruang hidupnya serta seluruh hatinya. Karena, hanya Zoya juga wanita yang bisa membuat hidupnya merasa begitu dihargai dan juga dihormati oleh seorang wanita seperti Zoya dengan kelas dan juga martabat begitu tinggi.
Dan saat ini ketika Zavier melihat kembali keadaan Zoya yang terlihat sedang memikirkan suatu hal. Zavier hanya bisa menghela nafasnya sambil menggelengkan kepalanya ketika melihat Zoya yang sedang memandang ke luar jendela kamarnya dan menerawang jauh memikirkan suatu hal yang bersangkutan dengan Jimmy.
" Kalau begitu aku keluar dulu,," Sambung Zavier lagi seolah meminta izin kepada Zoya untuk keluar dari kamarnya.
" Heemmm, terima kasih,," Jawab Zoya
" Oke,," Seru Zavier singkat.
Disaat Zavier akan melangkahkan kakinya dan Zoya masih tetap menghadap ke arah jendela seolah tidak ingin melihat Zavier keluar dari kamarnya untuk menguncinya kembali. Zavier baru teringat bahwa setelah ia masuk ke dalam kamarnya Zoya, saat itu juga Zavier tengah mencegah Zoya untuk menyakiti dirinya sendiri.
Dan karena baru teringat kembali dengan luka yang baru saja dialami oleh Zoya, lantas Zavier segera membalikkan tubuhnya kembali dan memberikan sebuah peringatan kepada Zoya untuk segera membersihkan lukanya.
" Oh ya aku baru ingat,," Seru Zavier saat sedang ingin melangkahkan kakinya.
" Jangan lupa untuk membersihkan luka di tangan kau itu Zoya,," Ucap Zavier yang memberikan sebuah ingatan pada Zoya agar Zoya dapat membersihkan luka yang ada di tangannya.
Ketika mendapatkan sebuah peringatan dari Zavier Zoya baru merasakan perih pada bagian jarinya karena luka yang telah ia lakukan sendiri. Setelah mendapatkan ingatan dari Zavier untuk segera membersihkan lukanya itu, Zoya hanya bisa menganggukkan kepalanya seolah mengerti apa yang disampaikan oleh Zavier padanya.