Mafia And Angel

Mafia And Angel
Bag. 53 - Australia ??



Dan, terlihat Ziya diatas balkon yang melihat adegan kejadian saat itu matanya terbelalak dan mulutnya menganga. Entah bagaimana nasib Claire saat ini, karena, terlihat senyuman kemenangan di wajah Alberto ketika sudah puas menjadikan Claire sebuah permainan untuk memuaskan kekesalannya pada kedua wanita ini.


Beralih ke perihal baru yang selama ini telah tertinggal yaitu Australia ya Negara Australia. Hai, Australia I'm Coming !!


Australia,,,


Tempat dimana Zoya berada,


Dimana saat ini Zoya dengan beraninya pergi jauh kabur dari jangkauan Alberto bersama seorang laki-laki yang telah membantunya agar ia bisa keluar dari kediaman yang selama ini telah menjeratnya.


Zoya saudara kembar Ziya saat ini sedang berada di sebuah mansion yang cukup megah bernuansa kan warna biru, indahnya suasana kolam renang.



Zoya yang sedang berada dan berjemur di pinggiran kolam renang, duduk santai di tempat persantaian membuat dirinya merasa cukup tenang saat ini.


Zoya merasa bahagia, karena dirinya bisa terlepas dari jeratan Alberto Alexandre yang sama sekali ia tidak mencintai sosok dari suaminya itu. Zoya sama sekali merasa tidak bahagia saat ia harus bersama dengan Alberto yang begitu cuek, dan tidak perhatian pada dirinya.


Zoya yang beberapa tahun ini hidup di istana Alexandre itu membuatnya bosan dan jenuh, sehingga saat ini dirinya merasa sangat puas dan cukup lega.


Seorang laki-laki yang datang mendekati Zoya memakai celana renangnya dan sengaja melewati Zoya yang sedang bersantai itu. Laki-laki itupun langsung menyemplungkan dirinya ke dalam kolam renang yang berada di hadapannya itu.


Terlihat di mata Zoya bahwa laki-laki itu sedang berenang kesana kemari dengan lincahnya di kolam renang, membuat Zoya sedikit menyunggingkan senyumannya saat ini.


" Hey,, Baby,, apakah kau mau berenang, bersamaku,?" Tanya laki-laki itu pada Zoya yang menatapnya.


" No,, aku sudah dingin," Ucap Zoya yang menjawab ajakan laki-laki itu.


Laki-laki itu adalah kekasih Zoya yang selama ini telah membantu Zoya, agar Zoya bisa pergi dari kehidupannya saat ia tinggal bersama Alberto Alexandre.


Namanya adalah Jimmy Carter, seorang pebisnis terkenal yang belum memiliki istri, dan dirinya selama ini begitu mengagumi sosok kecantikan dari seorang artis dan model terkenal yaitu Zoya Andricha, sehingga dengan mati-matian dirinya bisa membantu Zoya untuk kabur seperti saat ini.


" Oohh,, Come on,," Bilang Jimmy yang terus menerus mengajak Zoya agar Zoya bisa berenang dengannya.


Zoya pun tersenyum, lalu, berdiri dari tempat santainya, Sambil tersenyum Zoya langsung saja menyemplungkan tubuhnya ke dalam kolam renang juga. Membuat Jimmy tersenyum dan segera berenang mendekati Zoya.


Zoya sengaja berenang menjauh dari kejaran Jimmy saat ini, sehingga membuat Zoya tertawa riang saat Jimmy tidak bisa menangkap dirinya yang begitu lincah dalam renangnya itu.


" Come on, Jimmy kejar aku kalau kau bisa,," Bilang Zoya yang tengah berteriak di kejauhan tempat Jimmy sedang berdiri di dalam kolam renang.


Dengan begitu geregetan dan juga gemes akan sikap Zoya yang tengah memancingnya itu, Jimmy akhirnya mengejar Zoya yang berenang begitu pandai sekali.


Maklum sewaktu Zoya masih remaja dulu dirinya adalah pemenang renang tingkat kota sehingga membuat dirinya itu sangat pandai dalam renangnya saat ini.


" Hahahahah,, kau tak akan bisa mengejarku Jimmy,," Ucap Zoya yang tertawa riang saat Jimmy sudah begitu gregetan untuk mendapatkan dirinya.


Akhirnya karena, sedikit tergelincir membuat Zoya hilang kendali dalam renangnya itu, dan saatnya tiba bagi Jimmy untuk mengejarnya dengan cepat Jimmy berenang mendekati Zoya.


Dan akhirnya tertangkap juga..


Zoya merasa kesal sekali akhirnya dirinya yang sangat pandai berenang tertangkap oleh Jimmy saat ini.


" Akhirnya, kau dapat juga, Baby,," Bilang Jimmy yang telah menangkap Zoya.


Zoya dengan wajah cemberutnya saat itu, tidak mau kalah dari tangkapan Jimmy, membuatnya langsung saja mencari cela agar bisa pergi begitu saja dan kabur dari pelukan Jimmy saat ini.


" Iihhh,, kau curang,," Bilang Zoya yang merasa Jimmy tahu saat kelemahannya tadi.


" Kalau curang, ya curang saja,," Ucap Zoya tidak mau kalah.


Jimmy tidak mau tahu atas ucapan Zoya tidak mau mengalah dari dirinya itu, sehingga membuat Jimmy segera mendaratkan ciumannya pada bibir Zoya. Tapi, sayang sebelum ciuman itu mendarat di bibir Zoya, tangan Zoya dengan sangat cepat menutup mulutnya.


Dan, akhirnya Jimmy hanya menciumi punggung tangan Zoya, membuat Zoya saat itu tertawa riang dan segera memukul lembut perut Jimmy, akhirnya Zoya bisa terlepas dari pelukan Jimmy.


" Ayo kejar aku,," Ucap Zoya yang lagi-lagi mempermainkan perasaan Jimmy terhadapnya saat ini.


Karena, Zoya sudah lepas dari pelukannya itu membuat Jimmy kesal dan geram pada kelakuan Zoya saat ini.


" Baik, aku akan mengejarmu, Baby,," Teriak Jimmy yang segera berenang mengejar Zoya.


Zoya tertawa riang saat dirinya sedang dikejar oleh Jimmy, karena, saat ini Zoya memang merasa bahagia dan gembira karena perlakuan Jimmy yang begitu sangat menyayangi dirinya, membuat Zoya betah akan adanya Jimmy yang berada di kehidupannya saat ini.


" Maafkan aku Jimmy, aku tidak bisa untuk serius denganmu, karena hatiku, telah aku tumpukan pada seseorang,," Ucap Zoya yang sedikit menyunggingkan senyumannya terhadap Jimmy saat ini.


Bagi Zoya Jimmy merupakan malaikat penolong dirinya yang begitu baik, perhatian dan bahkan sangat menyayangi dirinya.


" Aku hanya menghormati kau sebagai malaikat penolongku, tanpa adanya kau, maka aku tidak bisa berbuat apa-apa,," Bilang Zoya lagi dalam hati yang menatap lekat Jimmy yang posisinya sangat jauh dari dirinya.


Jujur dari dalam hati, Zoya hanya menghormati Jimmy sebagai penolong dirinya tidak untuk rasa cinta dalam dirinya bagi Jimmy saat ini. Karena, Zoya hanya meletakkan rasa cintanya kepada seseorang yang telah lama ia cari, dan meninggalkan dirinya begitu saja.


Sementara itu di sisi lain tepatnya di kediaman istana Alexandre. Ziya terperangah melihat keadaan di bawah, memang pertama kalinya kejadian ini ia lihat. Karena, selama ini Ziya sama sekali tidak pernah melihat suatu hal yang membuat dirinya tidak percaya akan suatu hal nyata di depannya.


" Hah!! apakah itu nyata,,?" Ucap Ziya dalam hati yang terperangah.


Biasanya Ziya hanya melihat adegan ini di dalam film. Tapi, saat ini matanya melihat adegan ini nyata. Vena yang berada di samping Ziya juga terperangah atas kejadian saat ini.


" Ya ampuunnn,," Ucap Vena yang mengagetkan Ziya.


Vena merasa ucapannya sedikit membuat Ziya kaget dan saat ini Vena segera mengajak Ziya untuk masuk ke dalam tanpa melihat adegan mengerikan yang akan membuat diri Ziya semakin syok.


" Ayo Nyonya, kita masuk ke dalam,," Ucap Vena yang mengajak Ziya ke dalam kamar lagi.


Ziya memasangkan senyuman di wajahnya, menandakan dirinya seperti sudah terbiasa melihat adegan kejadian seperti ini.


" Heemm,, aku ingin melihatnya sampai selesai, Vena,," Bilang Ziya yang membuat Vena menelan salivanya.


Vena mengakui bahwa majikannya ini merupakan seorang istri dari mafia terkenal dan kejam di negara ini, jadi wajar kalau Ziya sama sekali tidak takut bahkan tidak begitu aneh melihat kejadian seperti ini.


" Baik, Nyonya, Vena akan tetap menemani Nyonya disini,," Ucap Vena yang membuat Ziya tersenyum dan menggelengkan kepalanya.


" Kalau kamu tidak kuat, lebih baik kamu duduk di dalam Vena,, aku tahu kalau kamu syok dan takut,," Bilang Ziya yang melihat kecemasan dan ketakutan di wajah Vena.


" Ak,, aku tidak takut, Nyonya, cuma aku khawatir terhadap keluargaku,," Ucap Vena yang membuat Ziya tersenyum.


" Jangan khawatir, tidak akan ada yang bisa mengganggu keluargamu Vena,," Ucap Ziya yang mengelus lembut rambut Vena di sampingnya.


Disisi lain Alberto tersenyum saat melihat peluru pistol milik dirinya saat ini menembus tepat di sebuah sasarannya. Setelah merasa puas dengan mainannya saat ini, Alberto dengan sengaja melewati seorang wanita yang tergeletak dan terhuyung secara lemah di tanah.


****


Up lagi Readers ❤️❤️