Mafia And Angel

Mafia And Angel
Bag. 283



Karena, merasa di dalam ruangan penelitian milik Axeloe ini tidak ada sang pemiliknya, dengan segera Alberto tidak mencarikan lagi dimana keberadaan Axeloe untuk saat ini. Pastinya dengan segera Alberto keluar dari ruangan tersebut sambil membawa sampel bekas jejak seseorang yang telah berani masuk ke dalam ruangan penelitian milik Axeloe.


Dan orang misterius itu juga masuk tanpa sepengetahuan Axeloe serta dirinya. Serta nyali dari seseorang yang menjadi misterius bagi Alberto itu sungguh sangat besar. Karena, sudah berani sekali bermain api di belakang mereka. Memang untuk saat ini jejak orang itu belum diketahui pasti siapa dirinya. Namun, dengan begitu cepat Alberto akan menemukan siapa orang yang ada dibalik orang yang cukup pemberani ini.


Disaat Alberto keluar dari ruangan Axeloe dengan segera Alberto kembali menuju ke ruangan Cctv pemantau siapa saja yang telah berani masuk ke dalam ruangan pribadi milik Axeloe itu. Tentu saja, Frengky yang menjadi asistennya itu sedikit merasa ada kejanggalan yang pasti telah terjadi di dalam sehingga Alberto mengurungkan niatnya untuk bertemu dengan Axeloe.


Tentu saja Frengky langsung menanyakan perihal kejanggalan yang terjadi pada Alberto saat ini. Karena, memang sebelumnya Alberto ingin menemui Axeloe setelah menerima laporan dari hasil kerja Zavier. Namun, Alberto terlihat kembali lagi menuju ke ruangan pribadi miliknya yaitu ruangan Cctv yang memang disediakan untuk memantau semua kondisi keadaan di dalam kediamannya ini.


" Kenapa Tuan Besar tidak jadi menemui Tuan Axeloe ?" Tanya Frengky dalam hatinya ketika melihat Alberto yang tidak terlalu lama dan segera keluar dari ruangan pribadi milik Axeloe.


Ketika keluar dari ruangan Axeloe, untuk sejenak Alberto menghentikan langkah kakinya dan memberikan sebuah perintah pada Frengky untuk melacak keberadaan seseorang yang cukup misterius di dalam kediamannya. Tentunya dengan begitu sigap Frengky melakukan pekerjaan yang telah diberikan oleh Alberto padanya.


" Frengky ?" Panggil Alberto pada Frengky


" Ya Tuan,," Jawab Frengky dengan segera melangkah maju menghadap Alberto.


" Segera lakukan pemeriksaan di ruangan Cctv pemantau yang ada di ruanganmu, lihat siapa yang telah berani masuk ke dalam ruangan Axeloe ini,," Ucap Alberto yang memberikan perintah kepada Frengky.


" Baik Tuan segera dilakukan,," Jawab Frengky sambil menganggukkan kepalanya.


Sebelum melakukan tugasnya yang telah diberikan oleh Alberto, terlebih dahulu Frengky kembali mengikuti langkah Alberto yang segera pergi menuju ke ruangan Cctv miliknya. Karena, Frengky tahu, ruangan Cctv pemantau khusus di dalam ruangannya bersebelahan langsung dengan ruangan pemantau milik Alberto. Dan ruangan Cctv milik Frengky juga diakses melalui ruangan Cctv Alberto.


Setelah sampai ke ruangan Cctv miliknya tidak lupa Alberto meminta Frengky untuk segera masuk ke dalam ruangan Cctv pemantau khusus milik dirinya yang memang telah dikhususkan oleh Alberto untuk Frengky memantau keadaan di dalam rumahnya.


Sedangkan, ruangan Cctv milik Alberto sendiri dikhususkan untuk memantau perkembangan kondisi di dalam sebuah ruangan-ruangan khusus. Meskipun di dalam ruangan cctv milik Frengky tidak bisa melihat dan mengetahui siapa orang yang telah berani masuk ke dalam ruangan pribadi milik Axeloe, namun, ruangan Cctv pemantau khusus Frengky memiliki peluang besar untuk mengetahui ciri orang yang telah berani masuk ke dalam ruangan Axeloe.


" Masuk dan segera periksa,," Ucap Alberto yang segera memberikan perintah kepada Frengky.


" Baik Tuan,," Jawab Frengky menganggukkan kepalanya dan segera beralih ke ruangan Cctv sebelah dimana ruangan Cctv itu memang khusus diberikan kepada Frengky agar Frengky bisa memantau keadaan kondisi di luar ruangan khusus seperti ruangan bagian luar.


Setelah memberikan perintah kepada Frengky, Alberto juga langsung masuk ke dalam ruangan cctv miliknya untuk melacak siapa orang yang telah berani masuk ke dalam ruangan milik Axeloe. Sambil membuka Cctv ruangan milik Axeloe tidak lupa Alberto mengeluarkan sampel yang baru saja ia ambil dari ruangan Axeloe.


" Heemm,, siapakah kau yang berani bermain di belakangku ?" Tanya Alberto sambil memasang senyum liciknya dan melihat sampel yang baru saja ia keluarkan dari ruangan Axeloe.


Sambil meletakkan sampel jejak dari orang misterius itu ke dalam sebuah alat yang digunakan khusus untuk memeriksa jejak seseorang yang tidak diketahui itu. Sehingga hal itu lebih mempercepat dan mempermudah Alberto dalam memeriksa siapa sebenarnya yang telah menjadi orang misterius itu.


Sambil menunggu hasil dari sampel yang sedang ditelitinya itu, Alberto segera melihat dalam layar Cctv siapa orang yang telah berani masuk ke dalam ruangan milik Axeloe serta kejanggalan yang terjadi pada Ziya ketika Ziya sendiri hingga menyebabkan Ziya jatuh pingsan.


" Oke, sambil aku menunggu hasil sampelnya, aku ingin mengetahui apa yang telah terjadi di ruangan kamar Ziya serta di ruangan Axeloe." Ucap Alberto sambil menyentuh layar Cctv di hadapannya.


Setelah menyentuh layar tersebut sambil menunggu detik-detik yang terjadi di dalam ruangan khusus milik Axeloe yang terlihat memang ada sebuah kejanggalan yang terjadi di depan ruangan penelitian milik Axeloe dan hal itu pastinya sedikit membuat Alberto menyipitkan matanya sembari mendeteksi apa yang tengah dilakukan oleh orang misterius tersebut.


Saat ini Alberto sedang memeriksa Cctv di ruangan miliknya sendiri begitu juga dengan Frengky yang telah diperintahkan oleh Alberto untuk memeriksa siapa dan apa yang telah terjadi sebelumnya di luar ruangan kamar Ziya serta luar ruangan pribadi milik Axeloe.


Terlihat Frengky cukup terkejut ketika melihat sebuah tindakan yang sedang dilakukan oleh seseorang misterius dengan menggunakan jubah hitam perlahan berjalan secara hati-hati dan berdiri cukup lama di depan ruangan milik Axeloe.


" Siapa dia ?" Tanya Frengky sedikit terkejut ketika melihat adanya seseorang yang sengaja menggunakan pakaian begitu mencurigakan dan pastinya dari gerak-geriknya itu pasti sedang melakukan suatu hal yang memang membuat seseorang melihatnya akan langsung menangkapnya dan mengintrogasi orang tersebut


" Apa yang sedang dilakukannya ?" Tanya Frengky lagi dengan dirinya sendiri.


Saat ini Frengky sedang sibuk dengan pekerjaannya yang tengah memantau kondisi di luar ruangan Axeloe. Dan juga kesibukan tersebut sama apa yang tengah dilakukan oleh Alberto di dalam ruangan pemantau miliknya. Ketika semua orang sedang sibuk dengan urusan memantau di ruangannya masing-masing. Sementara itu membuat Gladys sedikit melangkahkan kakinya secara perlahan untuk memantau keadaan di ruangan utama kediaman Alexandre ini.


Karena, seperti biasanya ruangan utama kediaman Alexandre ini selalu ramai dan penjagaan begitu ketat bukan hanya melalui penjagaan orang melainkan penjagaan dari sistem alat. Sehingga membuat semua penghuni ketika ingin melangkah masuk ke dalam ruangan utama sedikit berhati-hati. Apalagi semenjak kejadian, Gladys dan Claire di penjara oleh Alberto karena, telah memberi racun kepada Vena hal itu membuat Gladys tidak terlalu berani untuk berlenggang ria di ruangan utama ini.


Biasanya sebelum adanya Ziya di dalam ruangan utama ini, Gladys dan Claire begitu berani berlenggang ria di dalam ruangan utama ini, karena, waktu itu Gladys merasa bahwa dirinyalah yang merupakan ibu dari penguasa kediaman ini. Namun, semenjak kejadian disaat ia telah meracuni Vena karena hendak menyuruh Vena untuk memberikan racun kepada Ziya.


Sehingga sejak saat itu juga derajat Gladys telah turun seturun-turunnya dan Alberto juga begitu berani dan tidak menghormati dirinya lagi seperti sebelumnya disaat Alberto masih kecil dulu. Sambil mengendap-endap masuk ke dalam ruangan utama untuk memastikan tentang apa yang telah dikatakan oleh seseorang di dalam teleponnya sebelum ini.


Hal itu membuat Gladys begitu penasaran dengan apa yang telah disampaikan oleh seseorang kepadanya itu mengenai siapa sebenarnya perempuan yang telah berada di dalam kediaman Alberto ini. Dan juga telah disampaikan oleh orang tersebut bahwa sebenarnya wanita yang kini berada di dalam kediaman Alexandre ini bukanlah Zoya yang dulu.


Oleh sebab itu, Gladys sedikit terperangah dan sedikit merasa percaya atas apa yang disampaikan oleh seseorang di dalam teleponnya. Namun, hal itu tidak langsung dipercayai oleh Gladys sepenuhnya alias seratus persen. Walau bagaimanapun Gladys harus mencari tahu yang sebenarnya terjadi sebelum ia dibodohi lagi oleh orang yang telah meneleponnya itu.


" Aku harus mencari tahu, apa yang telah dikatakan oleh orang itu,," Ucap Gladys dengan suara yang begitu kecil dan tengah berhati-hati melangkah masuk ke dalam ruangan utama.


" Kenapa dia berkata seperti itu, apa maksudnya ?" Tanya Gladys lagi dengan dirinya sendiri sambil melangkah masuk ke dalam ruangan utama kediaman Alexandre.


Walaupun Gladys tengah sedang melangkah menuju ke ruangan utama dan seketika sedikit membuat dirinya tercengang karena, tidak biasanya ruangan utama di lantai satu ini sedikit sepi dari pengawasan para pengawal, hingga hal itu membuat Gladys semakin melangkahkan kakinya dengan berhati-hati.


" Kenapa ruangan utama saat ini begitu sepi ?" Tanya Gladys dalam hatinya ketika melihat ruangan utama yang cukup sepi dari pengawasan para pengawal.


Meskipun terlihat sedikit sepi dari pengawasan para pengawal namun, Gladys masih saja tetap melangkahkan kakinya dengan begitu perlahan dan berhati-hati agar tidak terlalu dicurigai oleh pengawal Alberto yang saat ini mungkin sedang melihat dirinya dari kejauhan. Karena, Gladys tahu meskipun tidak ada pengawasan dari para pengawal namun, sistem alat pemantau ruangan utama ini begitu sangat ketat sehingga membuat seseorang pastinya begitu berhati-hati untuk memasukinya.


****