Mafia And Angel

Mafia And Angel
Bag. 262 - Identitas Asli Ziya



Mendengar ucapan Alberto yang tidak mau kalah dari Ziya, sehingga hal itu membuat Ziya mengulas senyuman manisnya pada Alberto yang terlihat begitu membuat rasa nyaman yang terjadi di antara mereka. Dan Alberto juga mengerti bahwa perasaan yang tertekan dan juga ketakutan dari istrinya itu sedikit bisa dihilangkan.


Karena, ia sudah memberikan kepastian dan juga keyakinan untuk Ziya mengungkapkan apapun perasaan yang telah mengganjal hati istrinya itu. Sambil menghela nafasnya yang terdengar begitu dalam sekali, Alberto mulai menanyakan lagi kepada Ziya tentang hal apa yang ingin disampaikannya itu.


" Heemmm, sayang, jika perasaan di dalam hatimu sudah merasa tenang, kau boleh untuk menceritakan apa saja yang selama ini mengganjal hatimu, termasuk itu masalah pribadi yang selama ini kau simpan,," Ucap Alberto sambil mengelus lembut rambut Ziya yang tergerai indah di punggungnya.


" Baiklah aku akan menyampaikan apa saja yang selama ini mengganjal hatiku,," Ucap Ziya yang terdengar bahwa perasaannya saat ini sudah merasa sangat nyaman.


" Heemmm, sayang, aku siap untuk mendengarkan semuanya,," Jawab Alberto begitu yakin sambil menganggukkan kepalanya dengan anggukan begitu lembut.


" Alberto, aku sudah lama tinggal di dalam kediaman Alexandre ini, dan kau juga sudah tahu bahwa aku bukanlah Zoya istrimu, walaupun aku hanya sekedar pengganti Zoya, tapi, aku sangat menyayangi Demian, kedua putrimu dan juga kau, aku ingin kau memahami perasaan sayang yang tulus dari dalam hatiku ini, Alberto,," Ucap Ziya memulai percakapannya dengan serius kepada Alberto.


" Heemmm, Ziya aku tahu itu, dari awal aku sudah mengatakan hal ini padamu, bahwa kau bukanlah pengganti Zoya, tapi, kau adalah memang benar istriku yang selama ini digantikannya,," Jawab Alberto dengan begitu yakin hingga membuat Ziya sedikit terperangah.


Jelas saja Ziya terperangah dengan ucapannya Alberto karena, Alberto sendiri dengan lembutnya yang telah mengatakan bahwa ia adalah istri sesungguhnya Alberto, bukanlah sekedar istri pengganti seperti apa yang telah diucapkannya barusan dan anggapan keluarganya selama ini.


" Aku tidak mengerti akan maksud darimu itu Alberto, bahwa aku adalah istrimu yang sesungguhnya, aku sangat tahu bahwa kau sudah merayakan pernikahan kau dan Zoya setelah Sekian berusia satu bulan dan aku sebagai kembaran Zoya mengetahui hal itu,," Jawab Ziya lagi dengan kebenaran yang telah diketahuinya.


" Namun, disaat pesta pernikahanmu itu, Paman Erwin sama sekali tidak memberitahukan hal itu kepada kami sebagai keluarga Zoya yang sebenarnya, kepada kedua orang tuaku, dan bahkan saat itu aku bisa melihat bagaimana kesedihan Mama disaat mengetahui bahwa Zoya telah menikah denganmu tanpa adanya pemberitahuan dari Paman Erwin terhadap Mama dan juga Papa,," Sambung Ziya lagi yang telah menceritakan keadaan sebenarnya kepada Alberto.


Saat ini Alberto sama sekali tidak menjawab ataupun menyela pembicaraan Ziya. Sedari tadi, Alberto hanya menjadi pendengar setia untuk Ziya dalam menceritakan semua hal yang ada dalam hatinya. Dan Ziya sendiri juga merasa sedikit nyaman ketika ia menceritakan keadaan sebenarnya terdahulu dari bagaimana Zoya bisa menikah dengan orang seperti Alberto.


" Betapa sedihnya Mama dan Papa ketika, mengetahui acara di publik bahwa Zoya telah menikah dengan orang yang begitu baik seperti kau dan juga memiliki seorang putra darimu yang begitu tampan seperti Demian, rasa sedih Mama dan Papa itu adalah ketidakmampuan orang tua untuk menghadiri acara pernikahan putri kandungnya,," Bilang Ziya lagi yang bagian ceritanya saat ini sedikit mendalam.


" Apakah kau sudah tahu Alberto bahwa aku dan Zoya adalah saudara kembar dari James Andricha dan Zanetti Berlina atau kedua putri kembar Zalina ?" Tanya Ziya kepada Alberto dengan tatapan mata yang serius.


Betapa terkejutnya Alberto ketika mendengarkan ucapan Ziya yang mengatakan bahwa ia dan Zoya adalah putri kembar dari Zalina. Zalina sendiri adalah seorang wanita yang paling hebat pada zaman kejayaan Daddy Alberto bahwa Zalina dan juga Mommy Alberto sangat pandai dalam membuat sebuah penelitian yaitu berupa racun. Seperti apa yang selama ini dilakukan oleh Ziya, kepandaian yang ada dalam diri Ziya serta Axeloe.


" Apa ? jadi, kau dan Zoya adalah putri kembar dari Madam Zalina yang merupakan wanita hebat dalam penemuan bidang racun ?" Tanya Alberto kepada Ziya dengan wajah yang begitu kaget dan juga penasaran dengan kebenaran dari identitas istrinya ini.


" Heemm, ya Alberto, tapi, aku ingin kau berjanji, hanya kau yang tahu bahwa aku dan juga Zoya adalah putri dari Zalina,," Jawab Ziya meminta perjanjian dari Alberto agar Alberto bisa merahasiakan identitas dari dirinya itu.


" Iya sayang, kau adalah istriku, tidak mungkin aku akan membahayakan keselamatanmu, sayang,," Bilang Alberto lagi yang begitu jelas atas janjinya dalam meyakini hati Ziya.


Karena, sangat jelas sekali bahwa Alberto selama ini sedang mencari informasi dari orang yang bernama Zalina, karena, terakhir kali Mommy Friska menghembuskan nafasnya di saat itu juga Axeloe begitu ingat dengan jelas bahwa Friska menyebutkan nama Zalina adalah teman baiknya yang harus kau cari dimana keberadaannya untuk mengetahui apa yang telah terjadi selama ini terhadap Friska dan juga Zalina di masa mudanya.


" Terima kasih, Alberto, jika kau berjanji untuk merahasiakan identitas orang tuaku dan juga aku, dengan sangat mudah aku mungkin bisa untuk membantu keinginanmu dan Axeloe selama ini,," Ucap Ziya lagi meminta sebuah perjanjian kepada Alberto.


Betapa luluhnya perasaan Alberto ketika mendengar ucapan Ziya yang ingin mengikuti dirinya dalam menyelesaikan visi dan misinya selama ini dalam menguak kasus kema.tian misterius dari Mommynya di saat mereka masih kecil.


" Sa, sayang aku tahu kalau kau bisa melakukan ini, tapi, aku tidak ingin melibatkan keselamatanmu dalam rencana yang selama ini aku dan Axeloe inginkan, karena, kau adalah wanita yang selama ini aku inginkan, aku tidak ingin terjadi apa-apa denganmu Istriku," Ucap Alberto dengan wajah sendunya menatap wajah Ziya.


Sungguh terlihat jelas bahwa Alberto memang begitu tulus menyayangi dan mencintai Ziya. Karena, darimanapun Ziya berasal, Ziya merupakan anugerah yang telah dikirim oleh Tuhan untuk dirinya. Semenjak adanya Ziya di sampingnya, apapun masalah yang dihadapi oleh Alberto selalu berhasil dengan sempurna dan tanpa adanya halangan sedikitpun.


****