
Karena, terdengar jelas bahwa Claire sekali lagi mengingatkan Martin mengenai apa yang telah ia lakukan saat mereka sedang beradu di area kolam renang, dengan secara langsung Martin menghentikan perkataan yang terus menerus disampaikan oleh Claire sedari tadi memojokkan posisi Martin yang memang jelas sekali terlihat bahwa memang benar ia telah membela para pelayan di dalam kediamannya itu.
" Bukan seperti itu, Claire, kau tidak tahu yang sebenarnya, kenapa aku membela para pelayan itu,," Jawab Martin langsung yang dapat menghentikan ucapan Claire sedari tadi seolah memojokkan pilihan Martin.
" Memangnya kenapa kau harus wajib membela mereka yang hanya sekedar pelayan sebegitu besarnya ?" Tanya Claire pada Martin.
" Oleh sebab itu aku membawa kau ke dalam kamar ini, supaya aku bisa menjelaskan semua apa yang telah aku lakukan sebelumnya pada kau dan juga membela para pelayan itu,," Jawab Martin yang masih saja duduk di tempatnya dengan cukup tenang.
" Ya sudah berhubung kita sudah di kamar dan ruangan kamar ini sudah kau tutupi semua aksesnya,," Bilang Claire pada Martin sambil memperlihatkan dan menunjukkan seluruh area kamar yang sudah tertutup oleh Martin.
" Aku ingin dengar semua penjelasan yang akan kau sampaikan padaku, aku harap penjelasan itu dapat membuatku mengerti mengetahui semua alasan kenapa kau tega membentak saudara kau sendiri ini,," Sambung Claire lagi kepada Martin dan anggukan kepala Martin secara perlahan ditunjukkan pada Claire bahwa penjelasannya ini akan membuat Claire mengerti semuanya.
" Aku harap kau mendengarkan semua penjelasan yang akan aku sampaikan ini,," Bilang Martin sebelum memulai pembicaraannya yang begitu dalam mengenai apa yang telah ia lakukan itu terhadap Claire.
" Sebenarnya, aku memiliki sebuah alasan tersendiri untuk melakukan pembelaan terhadap para pelayan yang akan kau berikan hukuman itu Claire,," Sambung Martin lagi mengenai alasan tersendiri yang ia simpan dan akan ia jelaskan itu.
Ketika Martin baru saja menjelaskan bahwa dirinya memiliki sebuah alasan tersendiri, hal itu membuat Claire langsung mengubah reaksi wajahnya menjadi semakin penasaran dengan sifat Martin yang memang terlihat bahwa Martin saat ini tengah dilanda ketekanan jiwa dari seseorang.
" Memangnya apa yang terjadi pada kau selama ini Martin ?" Tanya Claire dengan reaksi wajahnya yang berubah sekilas karena, merasa bahwa Martin memang terlihat bahwa sebenarnya ia hidup di bawah tekanan seseorang.
" Ya, seperti yang kau lihat Claire, sebenarnya kediaman ini bukanlah milikku secara pribadi melainkan milik dari teman yang telah membantuku semenjak aku keluar dari kediamannya Alberto,," Jawab Martin dengan jelas pada Claire.
" Kediaman ini bukan milik kau tapi milik seseorang ?" Tanya Claire dengan nada suara sedikit terheran-heran atas penjelasannya Martin.
" Ya, bukan milikku melainkan milik seseorang,," Jawab Martin sambil menganggukkan kepalanya.
" Disaat aku keluar dari kediamannya Alberto, saat itu aku meminta izin kepada Mommy dan kau juga ada disana waktu itu, sebenarnya aku berbohong bahwa aku ingin pergi ke suatu tempat bersama dengan teman-temanku melainkan aku ingin keluar dari kediaman Alberto karena, aku tahu bahwa sebentar lagi Axeloe akan kembali,," Bilang Martin dengan penjelasan yang cukup panjang kepada Claire.
Karena, hanya berdua di dalam kamar yang sudah ditutup aksesnya, oleh sebab itu Martin bebas untuk menyampaikan penjelasan kehidupannya kepada Claire. Karena tidak mungkin ia bisa menjelaskan mengenai perihal hidupnya di tempat orang yang banyak sekali bisa mendengarkan penjelasannya itu.
****