Mafia And Angel

Mafia And Angel
Bag. 164 - Kecurigaan Madam Christin



Karena, merasa curiga dengan orang yang baru saja terlihat oleh matanya keluar dari kawasan istana cucunya ini dengan segera Madam Christin memerintahkan asisten pribadinya untuk mengawasi siapa yang telah pergi atau kabur secara diam-diam dari tempatnya ini.


Asisten pribadi Madam Christin merupakan salah satu pengintai yang cukup hebat, sehingga dengan begitu cepat dapat mengetahui apapun yang sedang terjadi di dalam istana cucu dari majikannya itu.


Karena, sudah mengetahui sebab dari kepergian Martin dari tempatnya ini, dengan segera asisten itu melaporkan hasil dari pengintaian yang dilakukannya terhadap Madam Christin majikannya.


Saat asisten pribadi Madam Christin masuk ke dalam kamar majikannya, ia juga bisa melihat dengan jelas apa yang sedang dilihat oleh majikannya itu. Asisten itu segera melangkah mendekati Madam Christin, lalu membungkuk tubuhnya dan sedikit berbicara sambil berbisik pada Madam Christin.


" Ada berita terbaru, Nyonya," Ucap asisten pribadi Christin sambil berbisik.


" Apa itu ?" Tanya Madam Christin sambil menoleh ke arah asistennya.


" Sedikit perdebatan yang terjadi di antara Nyonya Gladys, Nona Claire dan juga Tuan Martin,," Ucap asisten itu sambil menjelaskan pengintaiannya.


" Benarkah,," Ucap Madam Christin sambil menaikkan salah satu alisnya.


" Katakan apa yang telah terjadi ?" Tanya Madam Christin lagi pada asistennya.


" Baru saja saya mendengar ucapan yang terjadi di antara mereka, bahwa Nona Claire mencurigai Tuan Martin telah berbuat kesalahan,," Bilang asisten Madam Christin sambil memberitahu apa saja yang ia dengar saat itu.


Lalu, asisten pribadi Christin kembali menyambungkan pembicaraannya dalam suatu hal pengintaiannya.


" Dan Nyonya Gladys terlihat juga dari ekspresi wajahnya begitu takut akan kesalahan yang dilakukan oleh Tuan Martin." Ucap asisten pribadi Christin lagi yang menjelaskan semua dari pengintaiannya.


" Benarkah ?" Tanya Madam Christin pada asistennya.


" Ya, Nyonya,," Ucap asisten pribadi Christin mengangguk.


" Sepertinya, sedang terjadi kekacauan di antara mereka,," Ucap Madam Christin yang memandang ke arah luar jendela.


Lalu, Madam Christin kembali melihat ke arah depan dan tubuh Martin sudah terlihat begitu jauh sekali berjalan menjauhi kawasan istana Alexandre.


" Kau tahu siapa itu ?" Tanya Madam Christin pada asistennya sambil menunjuk ke arah Martin yang sudah jauh berjalan menjauhi kawasan istana Alexandre.


Asisten itu segera melihat arah yang ditunjukkan oleh Madam Christin padanya. Dan, Madam Christin jelas sekali sedang menunjuk ke arah seseorang yang terlihat jelas seperti Martin. Dengan sangat jelas dan yakin asisten pribadi Christin menjawab pertanyaannya.


" Itu Tuan Martin, Nyonya,," Jawab asisten pribadinya Christin dengan sangat jelas.


" Oowww ternyata dia mau kabur dari tempat ini,," Gumam Madam Christin yang sudah mengira apa yang sebenarnya telah terjadi.


Asisten itu hanya bisa tersenyum saat mendengar perkataan dari majikannya ini. Lalu, Madam Christin tetap memerintahkan asistennya itu untuk mengintai sisa orang yang masih perlu untuk diawasi oleh dirinya.


" Aku perintahkan kau tetap mengawasi kedua wanita itu dan juga istri dari cucuku saat ini,," Ucap Madam Christin yang terdengar seperti memerintahkan asistennya itu.


Saat asistennya itu hendak pergi meninggalkan majikannya yang masih menatap kepergian Martin dari tempatnya ini, asisten itu segera melangkah balik mendekati Madam Christin lagi.


" Ada apa ?" Tanya Madam Christin pada asistennya.


" Nyonya, sepertinya saat ini Tuan Besar Alberto cucu Nyonya memang benar telah jatuh cinta dengan wanita yang menjadi Zoya saat ini Nyonya,," Ucap asisten pribadi Christin yang melaporkan kejadian pada dirinya saat sore kemarin.


Karena, saat itu nyawanya hampir saja di ambil oleh Alberto. Namun, karena, ia menjawab dengan jujur dan memberanikan diri untuk menjawab semua pertanyaan Alberto, sehingga Alberto sama sekali tidak mempermasalahkan hal itu lagi.


" Benarkah ?" Tanya Madam Christin sedikit mengernyitkan alisnya.


" Ya, Nyonya, karena, begitu terlihat akan kecemasan yang ada di wajahnya saat Nyonya sedang memanggil Nyonya Zoya kemarin." Jawab asisten pribadi Christin dengan sangat jelas.


" Kenapa, kau bisa berkata seperti itu, apakah kau telah melihat bukti nyata dari sikap dan tindakan Alberto selain menggendong dan menciuminya ?" Tanya Madam Christin lagi pada asistennya.


" Tentu saja, Nyonya, karena, Tuan Alberto kemarin dengan wajah cemasnya mendatangi ruang semua pelayan dan meminta Vena asisten pribadi Nyonya Zoya untuk menunjukkan siapa yang telah berani memanggil istrinya." Ucap asisten pribadi Christin sambil tersenyum.


" Benarkah seperti itu ?" Tanya Madam Christin lagi.


" Ya, Nyonya dan saat Tuan Alberto menanyakan kepada semua pelayan siapa yang telah berani memanggil istrinya, saya langsung memberanikan diri untuk menjawab semua pertanyaan darinya. Lalu, karena, saya menjawab pertanyaannya dengan jujur bahwa Nyonya Zoya telah dipanggil oleh Nyonya maka Tuan Alberto baru melepaskan cekikan tangannya di leher saya,," Ucap asisten pribadi Christin yang masih tersenyum.


Namun, Christin cukup kaget saat mengetahui bahwa Alberto mencekik leher asistennya saat mengetahui istrinya memang sengaja dipanggil oleh dirinya.


" Apa Alberto mencekikmu ?" Tanya Madam Christin dengan penasaran.


" Ya, Nyonya, sebenarnya Tuan Alberto hanya cemas ketika istrinya dipanggil oleh Nyonya dan ternyata bukanlah Nyonya, sehingga oleh karena itu, Tuan begitu keras dengan orang yang telah berani menyakiti istrinya ini." Ucap asisten pribadi Christin dengan jelas.


Saat mendengar penjelasan dari asistennya ini barulah Madam Christin mengerti bahwa Alberto memang benar telah jatuh cinta dengan istrinya yang satu ini. Oleh sebab itu, Madam Christin malah lebih senang jika Alberto memang benar telah merasakan cinta pada seorang wanita. Karena setahunya Alberto selama ini memiliki sikap yang begitu dingin dengan seorang wanita, bahkan istri pertamanya saja, belum pernah Alberto sentuh dan begitu terlihat bahwa Alberto sangat jijik dengan istri pertamanya itu.


Dan, Madam Christin juga melihat dengan jelas bagaimana sikap Alberto dengan Istri keduanya Zoya, Walaupun Alberto terlihat sedikit mengerti akan adanya Zoya masih saja tetap berbeda dengan sikapnya saat ini ketika menemukan seorang wanita yang bisa membuatnya takluk akan dinginnya hati Alberto selama ini.


Oleh sebab itu, Madam Christin sangat yakin bahwa Alberto memang benar telah mencintai istrinya sekarang, bagi Madam Christin rasa cinta yang dimiliki Alberto saat ini justru membuatnya senang, atas kebahagiaan yang dimiliki oleh cucunya itu, dibandingkan kehidupannya selama ini yang selalu dingin tanpa adanya rasa cinta.


" Bagus, kalau cucuku memang mencintai wanita itu," Gumam Madam Christin sambil tersenyum menatap kaca di depannya.


" Justru aku akan mendukungnya jika mereka memang benar saling mencintai, aku hanya ingin kebahagiaan yang ada dalam kehidupan cucuku, siapapun wanita yang ia cintai aku akan menerimanya, karena, kebahagiaan cucuku adalah hal yang paling utama dalam hidupku, karena selama ini, akulah yang telah membesarkannya, jadi, aku sangat mengenal bagaimana sifat dari cucuku itu." Ucap Madam Christin yang tersenyum setelah mengetahui dengan jelas bahwa Alberto begitu mencintai istrinya.


Madam Christin terlihat senang jika sang cucu yang begitu dingin terhadap wanita saat ini bisa yakin dan begitu jelas telah mencintai seorang wanita yaitu istrinya sendiri.


****