
Dengan lembut dan tulus Ziya menganggukkan kepalanya mempercayai dan meyakini ucapan Vena yang memang benar begitu jujur padanya itu. Dan tidak lupa Ziya, memberikan keyakinan kepada Vena bahwa Axeloe tidak akan melakukan tindakan yang buruk terhadap dirinya. Karena, bisa dilihat dengan jelas walaupun Axeloe menunjukkan sikap acuh, cuek dan juga sama sekali tidak suka jika banyak orang yang mendekati dirinya itu.
Namun, Axeloe juga memiliki sifat yang begitu baik sama seperti Alberto sang kakak pemimpin dari semua klan mafia kelas dunia. Apabila orang baru mengenalnya maka orang berpikir bahwa Axeloe dan juga Alberto adalah dua saudara kandung yang memiliki sifat kejam dan tidak memiliki rasa perikemanusiaan. Oleh sebab itu Ziya bisa meyakini ucapan Vena tentang apa yang disampaikan oleh Vena padanya itu.
" Baik, Vena aku mempercayai ucapan yang kau sampaikan padaku, dan Vena, sebenarnya aku hanya mengkhawatirkan keadaan kau saat kau dibawa oleh Axeloe pergi,," Ucap Ziya sambil menyentuh lembut pundak Vena.
" Dan jangan sampai gadis polos seperti kau ini, menjadi salah satu sasaran hasrat naf.su Axeloe," Ucap Ziya yang begitu terlihat bahwa ia cukup mengkhawatirkan keadaan Vena ketika Vena dibawa pergi oleh Axeloe ke ruangan khusus miliknya.
Dan sungguh wajar jika Ziya mengkhawatirkan keadaan Vena yang sudah dibawa pergi oleh Axeloe beberapa jam yang lalu. Sebenarnya, Ziya hanya takut dan khawatir jika nanti Axeloe melakukan suatu hal yang buruk terhadap Vena. Karena, Vena merupakan asisten terbaik baginya dan juga teman terbaiknya selama ia berada di kediaman ini.
Tanpa adanya Vena, kemungkinan besar Ziya tidak akan bisa menahan dirinya untuk tetap tinggal di dalam kediaman Alexandre yang telah dihuni oleh beberapa orang yang begitu buruk dan memiliki kepribadian ja.hat, sehingga hal itu menyebabkan Ziya begitu merasa tertekan dan membuat Ziya akhirnya bisa bertahan untuk tetap berada di dalam kediaman Alexandre ini.
" Aku tidak mau itu, karena, kau bekerja disini merupakan tanggung jawabku, Vena,," Bilang Ziya sekali lagi pada Vena seraya mengatakan hal yang sebenarnya dari hatinya yang terdalam terhadap Vena.
" Ya Nyonya, Vena mengerti, oleh sebab itu, apapun yang terjadi terhadap diri Vena, Vena akan selalu membicarakannya terlebih dahulu kepada Nyonya,," Ucap Vena dengan setulus hati pada Ziya.
" Heemm, aku tahu itu, karena, kau merupakan gadis yang polos dan juga baik, oleh sebab itu, kau selalu berada di dalam lingkungan yang baik dan juga lingkungan itu akan selalu senantiasa menjaga orang seperti kau Vena,," Bilang Ziya yang tulus kepada Vena seraya bahwa Vena bukanlah majikannya melainkan saudara kandungnya sendiri.
" Dan juga, aku tahu Axeloe tidak seburuk seperti apa yang selama ini ada dalam pikiran orang,," Sambung Ziya lagi masih menjelaskan karakter dan juga sifat Axeloe kepada Vena.
" Karena, Axeloe adalah saudara kandung dari Alberto, dan Alberto memiliki sifat yang baik walau terlihat begitu kejam serta arogan, namun, kau juga tahu bagaimana cara dan sikap Alberto kepada setiap orang yang mengenali dirinya,," Ucap Ziya yang disambut oleh Vena dengan anggukan kebenaran dari perkataannya itu.
" Ya Nyonya, Vena sependapat dengan Nyonya, oleh sebab itu, Vena yakin jika Tuan Axeloe tidak akan melakukan sebuah tindakan buruk terhadap Vena, karena, Vena begitu mengenal saudara kandungnya yaitu suami Nyonya Tuan besar Alberto,," Jawab Vena lagi seraya memuji kebaikan Alberto yang memang terlihat tegas namun aslinya memiliki sifat yang begitu lembut terhadap wanita yang dicintainya.
Karena, sudah saling menyampaikan dan menceritakan apa yang menjadi kecemasan Ziya disaat Vena pergi mengikuti perintah dari Axeloe. Sehingga membuat Ziya merasa lega setelah mendengar pernyataan yang disampaikan oleh Vena dengan sesungguhnya dan juga detail. Sehingga membuat Vena juga merasa senang karena, memiliki seorang majikan yang begitu baik dan juga memikirkan keadaan dirinya itu.
Untuk saat ini, Ziya dan Vena mulai fokus membicarakan kembali mengenai apa yang telah terjadi kepada mereka berdua pagi ini. Dimana pagi ini Vena telah mendapatkan seseorang misterius mengendap-endap masuk ke dalam ruangan rahasia milik Axeloe. Sedangkan, Ziya telah diikuti dan dikejutkan oleh orang misterius sama persis seperti apa yang disampaikan oleh Vena padanya mengenai orang misterius yang telah dilihat oleh Vena pagi ini.