Mafia And Angel

Mafia And Angel
Bag. 60 - Find Out !!



Disaat Alberto membuka tombol speaker bluetooth yang memang sudah terpasang di telinganya itu, saat itu juga Alberto bisa mendengar suara Ziya menanyakan siapa kau pada seseorang dan karena hal itu juga membuat Alberto kaget dan matanya terbelalak sambil mendengarkan suara Ziya dengan seksama.


" Siapa Kau,, Lepaskan aku,, tolong,,, Alberto,," Teriak Ziya yang terdengar dari speaker bluetooth yang terpasang di telinga Alberto.


Seketika mata Alberto terbelalak saat mendengar suara Ziya meminta tolong dan memanggil namanya itu. Alberto merasakan bahwa saat ini Ziya pasti dalam bahaya di dalam kamarnya. Karena, tidak mungkin Ziya berteriak meminta tolong dengan suaranya yang terdengar begitu kencang dan juga seperti dalam keadaan yang begitu menakutkan. Di dalam pikiran Alberto saat ini ia ingin sekali menembak mati orang yang telah berani-beraninya menembus masuk ke dalam kamar pribadi miliknya itu.


" Cepat, laju mobilnya,," Ucap Alberto yang berteriak kepada supirnya dan hal itu membuat supir pribadi Alberto merasa kaget ketika mendengar suara teriakan kecemasan di wajah Alberto tuan besarnya itu.


" Baik, Tuan,," Jawab supir Alberto dengan sigap melajukan mobilnya secepat mungkin agar bisa cepat sampai kembali ke dalam kediamannya saat itu.


Saat ini begitu terlihat jelas di wajah Alberto yang merasa resah terhadap keadaan dan keamanan Ziya di dalam kamarnya dengan kondisi sendirian. Alberto merasa bahwa dirinya sangat bodoh sekali telah melakukan perbuatan yang tidak seharusnya pada Ziya sesaat sebelum ia pergi tadi. Dan Alberto juga merasa bahwa saat ini pasti bahaya yang besar tengah menimpa istrinya itu.


Sementara itu di sisi lain yaitu tepatnya di Australia, Zoya yang masih bersama Jimmy sedang bersantai di pinggiran kolam renang, berbaring di atas tempat santai. Sambil menikmati pemandangan indahnya awan dan langit yang berhias menarik di atas pandangannya ini. Tepatnya saat ini tubuh Zoya yang hanya ditutupi oleh pakaian renangnya dan Jimmy sendiri hanya memakai kostum khas yang sering dipakai oleh seorang pria.


" Baby,, apakah Alberto tidak mencari mu,,?" Tanya Jimmy pada Zoya yang memang saat ini tengah berada di sampingnya.


" Heemm,, pasti dia mencari ku, tapi aku tidak akan kembali ke sana." Bilang Zoya kepada Jimmy secara langsung dan saat ini memang Zoya merasa bahwa ia tidak ingin kembali lagi dimana awalnya dia sangat menginginkan kekayaan dan kemewahan dari Alberto.


" Ya, aku tahu itu, Baby, tapi apabila dia memak-samu untuk kembali, apakah kau bersedia.?" Tanya Jimmy lagi yang begitu jelas sekali terlihat bahwa ia begitu takut akan kehilangan Zoya yang telah berhasil ia dapatkan itu.


Namanya juga Zoyani Princess Andricha seorang model dan aktris yang begitu cantik bagaikan bidadari, terkenal, memiliki bentuk tubuh indah, siapa juga yang tidak menginginkan wanita seperti ini. Kaum pria mana yang tidak sanggup merelakan nyawanya demi mendapatkan seorang Zoya yang bisa berada di sampingnya. Seperti Jimmy, yang rela mempertaruhkan apa saja agar bisa dapat membantu Zoya untuk bebas dari istana Alexandre dan kabur bersama dengannya seperti saat ini.


" Hemm,, aku masih memikirkannya,," Ucap Zoya dengan gaya angkuhnya.


Karena, ucapan yang dilontarkan oleh Zoya masih menimbang-nimbang dan berpikir apakah dia bersedia untuk kembali ke istana Alexandre. Hal itu membuat Jimmy merasa bahwa suatu saat dirinya pasti akan kehilangan Zoya. Jimmy begitu tahu bagaimana kuat dan hebatnya seorang Alberto di negara asalnya itu. Tinggal memerintah beberapa orang maka dengan sekejap keinginannya Alberto akan terkabul saat itu juga. Apalagi sekedar mencari istri aslinya itu Zoya, begitu gampang dan mudah bagi Alberto untuk kembali mendapatkan istrinya itu.


Hanya saja kemungkinan besar saat ini Alberto tidak ingin memberikan perintah kepada anggotanya untuk mencari dan mendapatkan istri nak -alnya itu, karena, bagi Alberto sendiri percuma saja mencari keberadaan Zoya. Hal yang terpenting saat ini adalah mencari tahu informasi yang sedetail mungkin mengenai perihal tentang keadaan Ziya yang tengah berada di dalam kediamannya itu sendiri.


" Aku juga merasa heran, kenapa tidak ada tanda-tanda dari perintah Alberto serta orang-orang untuk mencari diriku,," Gumam Zoya yang berpikir di dalam hati.


Tapi, Zoya sendiri merasa aneh kenapa, Alberto tidak mencari dirinya, padahal dia sudah pergi dan kabur dari rumah lebih dari dua bulan itu. Zoya sendiri berpikir dan merasa bahwa Alberto selama ini tidak memperdulikan kehadiran dirinya di rumah itu, menganggap Alberto melupakan akan dirinya itu, sehingga membuat dirinya tidak penting bagi Alberto untuk mencari keberadaannya


" Heemmm,, baguslah kalau dia tidak pernah mencari keberadaan ku lagi." Ucap Zoya dalam hati merasa lega seketika karena memang saat ini belum ada tanda-tanda pencarian yang dilakukan oleh anak buahnya Alberto.


Untuk saat ini lebih baik Zoya mengatakan pikirannya itu dalam hatinya sendiri, dibandingkan dia bicarakan langsung pada Jimmy, walaupun Zoya begitu mempercayai adanya Jimmy yang bersamanya itu, tapi Zoya tidak ingin Jimmy tahu masalah yang telah dihadapinya.


" So, Baby, kau masih memikirkannya,,?" Tanya Jimmy yang serius pada Zoya.


" Heemm,, Jimm,, sampai kapanpun aku tidak akan pernah kembali lagi kesana, ya walaupun aku masih memikirkannya apakah aku harus kembali, tapi yang aku inginkan saat ini adalah tetap bersama denganmu, Jim,," Bilang Zoya yang memberikan keyakinan dan keseriusan atas jawabannya itu.


Tentu saja ucapan yang baru disampaikan oleh Ziya itu begitu membuat Jimmy merasa tersanjung, sehingga oleh karena, mendengar ucapan Zoya yang begitu meyakinkan dirinya itu. Terukir lah sebuah senyuman indah yang begitu memukau di wajah Jimmy saat ini dan dengan cepat Jimmy menge -cup lembut bibir Zoya yang berada di sampingnya saat ini.


" Thanks, Baby, sampai kapanpun, aku tidak akan membiarkan kau kembali lagi ke tempat itu." Ucap Jimmy lembut sambil memeluk Zoya dengan erat


" Jika kau ingin, kita akan pergi kemana saja, yang kau inginkan,," Ucap Jimmy lagu yang membuat Zoya merasa begitu dicintai saat ini.


" Eemmm,, terima kasih banyak Jimmy, selama ini kau telah membantuku,," Ucap Zoya yang mengelus lembut rambut halus yang tumbuh di bagian rahang wajah Jimmy.


Memang terlihat tidak begitu tampan bagi Zoya seorang pria yang bersama dengannya saat ini. Sangat jauh perbandingannya dengan ketampanan Alberto. Tapi, yang membuat Zoya betah bersama Jimmy adalah kasih sayang, perhatian yang didapatkannya dari Jimmy yang telah diberikan semuanya kepadanya itu.


Sehingga membuat Zoya merasa nyaman akan dirinya bersama Jimmy.


" Baby, apa kau tidak ingin kita keluar dari mansion ini,,?" Tanya Jimmy yang membuat pikiran Zoya sedikit tergelitik ketika mendengar kata-kata keluar yang diucapkan oleh Jimmy.


Lalu ucapan ajakan dari Jimmy yang tengah menggelitik telinga Zoya itu hal itu membuat Zoya sedikit berpikir, sepertinya akan aman untuk dirinya keluar dari mansion dan berjalan-jalan menjelajahi negara Australia ini.


" Eemm,, Good Idea Jimmy,, I like it,, Let's go,," Ucap Zoya yang segera bangun dari baring santainya itu.


Melihat wajah Zoya yang bahagia akan ajakannya itu, membuat Jimmy ikut bangun dan mengikuti langkah Zoya menuju kamar mereka.


Jimmy dan Zoya melangkah bersama sambil bergandengan tangan. Sebelum menuju kamarnya dengan sengaja Jimmy mengangkat tubuh Zoya, sehingga Zoya telah berada dalam gendongannya ini.


" Eekkhh,, Jimmy,," Teriak Zoya kaget saat dirinya telah berada di gendongan Jimmy.


" Tak akan ku izinkan kau pergi jauh dariku, Baby,," Bilang Jimmy yang berbisik lembut di telinga Zoya.


Zoya tersenyum lembut dan segera melingkarkan kedua tangannya di leher Jimmy. Membuat Jimmy semakin ingin mendapatkan tubuh Zoya saat itu juga. Dengan melangkah perlahan tapi pasti menuju ke kamarnya itu, tidak lupa bagi Jimmy untuk mena -utkan bibirnya tepat pada bibir lembut Zoya.


Begitu juga dengan Zoya, yang membalas kecu -pan lembut yang dilakukan Jimmy padanya. Kecu -pan yang mereka lakukan semakin lama semakin dalam dan semakin pa -nas, sehingga membuat adek kecil Jimmy seketika bergelombang bangkit dan menginginkan suatu kegiatan yang tepat dan yang pastinya kegiatan itu adalah suatu hal yang menarik serta kegiatan yang hanya dimiliki oleh Zoya.


****