Mafia And Angel

Mafia And Angel
Bag. 278 - Informasi Zavier



Bag. 278 - Informasi Zavier


Setelah memberikan sebuah perintah kepada semua pengawal yang ada di depan ruangan kamar Ziya, barulah Alberto bisa fokus kembali dengan pekerjaannya yang begitu banyak serta menumpuk. Dengan segera Alberto melangkahkan kakinya menuju ke arah ruangan khusus milik Axeloe, karena tujuan awalnya adalah menanyakan serum penawar racun yang telah dimasukkan ke dalam tubuh Ziya.


Dan sebelum melangkahkan kakinya menuju ke ruangan Axeloe pastinya Alberto terlebih dahulu menghubungi temannya yang bernama Zavier. Karena, memang misi Zavier penting untuk tetap dibahas meskipun saat ini Alberto masih banyak sekali macam kesibukan lainnya.


" Halo, Dude,," Suara Zavier yang terdengar dari ponsel Alberto cukup nyaring bagi Alberto yang mendengarkannya secara langsung.


" Heemm,," Jawab Alberto seperti biasanya terhadap temannya.


" Ada apa, Dude ?" Tanya Zavier singkat.


Namun dengan sesegera mungkin, Zavier menyambungkan ucapannya terhadap Alberto, karena, ia sudah hapal dan tahu bagaimana sifat asli dari temannya itu. Jika Alberto menelpon tidak lain dan tidak mungkin Alberto akan hanya menanyakan satu hal yaitu masalah pekerjaan ataupun misi yang telah ia berikan padanya.


" Oh ya aku tahu, kau pasti ingin menanyakan tentang misi yang telah kau berikan padaku bukan ?" Tanya Zavier lagi pada Alberto dan terdengar sekali bahwa ia sedang memberikan sebuah candaan pada temannya itu.


" Ya, selain itu apalagi,," Jawab Alberto dengan gaya dinginnya.


" Ok, baiklah, Dude, kau sedang tidak sibuk ?" Tanya Zavier pada Alberto untuk memastikan keadaan temannya saat ini.


" Heemm, ya, kau bisa menyampaikannya langsung padaku sekarang,," Jawab Alberto dengan tegas pada Zavier untuk memberitahukan keadaan dirinya saat ini bahwa ia memang sudah siap untuk mendengarkan semua laporan yang akan disampaikan oleh Zavier.


" Baiklah, kalau begitu aku segera menjelaskan semuanya,," Jawab Zavier dengan gayanya yang khas bahwa ia selalu memang begitu suka memberikan sebuah teka teki kepada semua temannya.


" Misi yang kau berikan padaku, telah berhasil dilakukan,," Jawab Zavier yang mulai membuka pembicaraannya kepada Alberto dengan suara yang begitu santai.


Dan Alberto mengerti bahwa apa yang dimaksudkan oleh Zavier tidak lain dari misi yang telah ia berikan itu yaitu dengan segera berhasil menemukan Zoya dan mengambil Zoya kembali dari Australia serta harus menyimpan Zoya sesuai dengan tempat yang telah ditentukan oleh Alberto sendiri. Agar klan dari Erwin tidak berhasil menemukan dimana keberadaan putrinya sehingga rencana yang akan dilakukannya terhadap Ziya dan Zoya gagal untuk dilakukan.


" Bukan itu yang ingin aku tanyakan saat ini,," Jawab Alberto dengan suara tegasnya kepada temannya itu.


" Aaakkhh, lalu apa ?" Tanya Zavier dengan nada suaranya yang terdengar sedikit kebingungan.


" Lalu apa !!" Sahut Alberto masih tetap melangkahkan kakinya maju menuju ke tempat dimana ruangan penelitian miliknya.


" Ya, aku bingung dan tidak tahu, Dude, lalu apa yang ingin kau ketahui dariku ?" Tanya Zavier seolah tidak mengerti akan keinginan dari Alberto yang begitu besar ingin segera mengetahui perkembangan rencananya itu.


" Huuuhhh,," Suara dengusan yang keluar dari mulut Alberto seolah begitu segan dan capek menanggapi pertanyaan Zavier saat ini.


Tapi, jika rencana ataupun masalah yang tidak terlalu serius dan juga sedikit gampang untuk diselesaikan oleh dirinya sendiri dan bahkan tanpa sedikitpun bantuan dari anak buahnya sendiri maupun anak buah yang selalu dikirim oleh Alberto untuk membantunya. Zavier selalu bermain-main dengan rencana yang telah dibuat oleh Alberto.


Oleh sebab itu, untuk rencana kali ini karena, sudah berhasil dengan baik. Makanya Zavier bisa terkekeh saat berjauhan dengan Alberto. Karena, tidak mungkin Alberto akan menunjukkan sorot tajam dari matanya itu untuk melemparkan tatapan serius pada dirinya. Karena, saat ini posisi sedang berada di luar negeri dan juga jauh dari jangkauan Alberto.


" Hihihihihihi, kenapa sepertinya aku mendengar suara dengusan, apakah itu dari suara kau, Tuan Besar ?" Tanya Zavier lagi yang masih tetap dengan senyuman terukir sedikit seksi di wajahnya.


" Bukannya kau sendiri yang menelepon ku berkali-kali disaat aku sedang sibuk ?" Tanya Alberto balik pada Zavier.


" Berarti kau memiliki sebuah pernyataan yang ingin dilaporkan padaku,," Sambung Alberto lagi masih tetap dengan wajah seriusnya.


Zavier begitu tahu dimana harus meletakkan perlakuan yang serius dalam menanggapi pertanyaan dan juga menjawab pertanyaan dari Alberto. Karena, tidak semua hal yang dilakukannya itu seolah sedang bermain. Namun, dibalik perlakuan dirinya yang selalu bermain Alberto sudah sangat jelas mengetahui bagaimana temannya ini menanggapi keinginannya itu.


" Betul sekali, banyak hal serius yang ingin aku sampaikan,," Jawab Zavier dengan suara yang terdengar begitu serius bagi Alberto.


Karena, sudah terdengar begitu serius, Alberto mulai menanggapi pernyataan dari Zavier dengan seksama, walaupun terlihat saat ini langkah kakinya sedang menuju ke tempat dimana ruangan cctv pemantau keadaan rumahnya yang begitu luas sekali.


" Cepat katakan ?" Tanya Alberto sambil menekan sedikit tombol alat yang ia letakkan di telinganya.


" Aku ingin memberitahukan bahwa sebenarnya, teman dari istrimu itu,," Jawab Zavier dengan nada serius dan terhenti seketika karena, Alberto muak ketika mendengar suara Zavier yang mengatakan bahwa Zoya adalah istrinya dan masih disebut dengan sebutan istrimu.


" Stop!!" Bilang Alberto yang sengaja menghentikan ucapan dari Zavier saat menyebutkan Zoya dengan sebutan istrimu.


" Kau sudah tahu, bagaimana jika saat ini kau berada di dekatku ?" Tanya Alberto dengan suaranya yang terdengar dingin dan serius.


Keheningan sementara yang terjadi di antara Alberto dan juga Zavier. Karena, Zavier begitu tahu bagaimana ketidaksukaan Alberto terhadap sikap serta sifat Zoya selama ia menjadi istrinya dan tinggal di kediamannya itu.


" Yeaahh,, Dude, I know, kau pasti akan menembak ku dan aku pasti akan terlempar ke dinding,," Jawab Zavier lagi masih dengan pernyataan yang penuh dengan candaan darinya.


" Ya sudah, baik, aku akan menyampaikan suatu hal yang serius,," Sambung Zavier lagi dengan nada suara yang terdengar serius kembali.


Disaat Alberto mendengarkan ucapan Zavier yang menyatakan bahwa Zoya adalah istrinya. Dan Alberto tidak suka dengan lelucon yang dilakukan oleh temannya satu ini. Walaupun hanya sebagai lelucon, namun, karena, Alberto tidak menyukai akan sifatnya Zoya yang begitu buruk terhadap saudaranya sendiri. Oleh sebab itu, Alberto begitu tidak ingin lagi mendengar suara panggilan dari siapapun mengenai Zoya dengan sebutan Nyonya Alberto Alexandre.


Karena, Nyonya yang sebenarnya dari awal sampai saat ini dan seterusnya serta diakui kesalahan yang pernah ia lakukan hanyalah Ziya bukan Zoya. Oleh sebab itu, Alberto langsung saja menghentikan ucapannya Zavier. Dan seketika Zavier terdiam sejenak, setelah itu barulah Zavier menyambungkan ucapannya.


****