
🌹JANGAN LUPA KASIH EMAK VOTE YA ANAK ANAK KESAYANGAN EMAK SEMUANYA.🌹
🌹IGEH EMAK JUGA DIFOLLOW DI : @REDLILY123.🌹
🌹SELAMAT MEMBACA, EMAK SAYANG KALIAN SEMUA. JANGAN LUPA AJAK YANG LAIN BACA CERITA INI JUGA YA.🌹
Ares mengerutkan keningnya saat dia keluar dari kamar dan melihat daddy nya sedang bicara dengan Alden. “Apa yang kalian bicarakan?” tanya Ares dengan mata yang menyipit.
David seketika berdiri, dia meregangkan otot ototnya seolah menghindar dari pertanyaan Ares. “Ayo sarapan, Boy,” ucapnya kemudian menggendong Alden.
“Kenapa bocah itu digendong? Ada apa ini? tidak biasanya.”
“Tidak ada,” jawab David keluar dari kamar dan melewati Ares yang masih berdiri dengan seragam sekolahnya. “Dia hanya ingin digendong daddy nya.”
Ares menampilkan wajah terkejut melihat Alden memeluk leher daddy mereka sambil menyandarkan kepalanya di bahu.
Hal itu pun membuat Athena yang baru saja keluar dari kamarnya mengerutkan kening. “Bocah jenius itu sedang apa? Tidak biasanya dia bermanja ria.”
“Aku tidak tahu,” ucap Ares.
TING! Sebuah pesan masuk di ponsel Ares membuatnya mengalihkan perhatian, begitu pula dengan Athena yang penasaran, dia berdiri di depan saudaranya untuk melihat siapa yang mengirimi pesan pagi pagi ini.
Laura : Bisa kau menjemputku pagi ini ke sekolah?
“Heol, kau sudah resmi berpacaran dengannya?” tanya Athena sambil menatap Ares yang bingung harus menjawab apa.
Ares menggeleng. “Tidak, aku baru memiliki nomornya kemarin.”
“Lalu apa yang kau lakukan? Balas dia.”
“Ini aneh,” gumam Ares.
“Aneh apanya?” Athena bingung.
“Aku pikir ada sesuatu yang salah, aku pikir akan terasa berbeda jika dia sudah terus mengirimiku pesan seperti ini.”
Paham dengan maksud saudara kembarnya, Athena seketika memegang kepala Ares.
“Apa yang kau lakukan?” tanya Ares menatap mata Athena yang melotot. “Kau mau apa? Apa ada setan yang merasukimu?”
“Ingat apa yang Mommy katakan padamu, Ares. Jangan pernah memainkan perasaan seorang wanita, hargai perasaan seorang wanita. Kau paham?”
“Ck.” Ares berdecak sambil menyingkirkan kedua tangan Athena yang merusak rambutnya. “Kau merusak rambut tampan paripurna milikku.”
“Kau tidak boleh memainkan wanita, itu kata Mommy.”
“Memainkan apanya,” gumam Ares masih membereskan rambutnya.
“Anak anak! Sarapannya siap! Jangan biarkan Mommy naik!”
“Iam coming, Mom!” teriak anak kembar itu secara bersamaan.
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Ddrrttttttt! Drrrrrttttt! Drrrrrttttt!
Ares mengalihkan perhatiannya saat ponselnya berbunyi di dalam saku. Yang mana membuat Lily berdehem.
“Iam sorry, Mommy,” ucap Ares segera memasukannya kembali ke dalam saku.
“Mom tau? Wanita incaran Ares yang menelponnya,” bisik Athena.
“Benarkah?” tanya Lily antusias.
“Jangan terlalu percaya diri,” ucap David menimpa. “Terkadang wanita impian kita bukanlah jodoh yang sebenarnya.”
“Excuse me.” Lily mengakhiri sarapannya dan menatap suaminya dengan tatapan tajam.
Yang mana membuat David berdehem, “Aku sudah selesai. Dan bukan seperti yang kau pikirkan, Sayang.”
Lily memutar bola matanya malas saat mendapatkan flying kiss dari suaminya.
“Bisakah kalian tidak melakukannya di sini?” tanya Ares sambil memandang geli Daddy nya yang terus menggoda sang Mommy.
“Jadi, Ares… kau akan membawanya ke rumah?”
“Dad, please. Jangan kembali ke topic itu, aku sudah selesai sarapan,” ucap Ares berdiri.
Dia mencium pipi Lily, menjitak kepala Alden sambil bergumam, “Bocah ini banyak diam sejak tadi.” Kemudian melakukan tos dengan daddy nya.
“Thea, ayo berangkat.”
“Ada apa dengannya? Biasanya dia berangkat terlambat,” gumam Athena.
“Jangan berkata seperti itu, bagus bukan jika saudaramu ke sekolah lebih giat?” tanya Lily sambil mengusap kepala Athena. “Berpacaran bukan hal buruk jika membawa pada hal positive.”
Sementara itu, Ares kembali memeriksa ponselnya saat panggilan masuk kembali datang. Menghentikannya untuk menunggangi kuda besi favorite nya.
“Hallo?” tanya Ares pada seseorang di sana. “Laura?”
“Kenapa kau baru mengangkatnya sekarang?”
“Maaf, barusan aku sedang bersama orangtuaku.”
“Kau bisa menjemputku bukan?”
“Ya, aku akan ke sana.”
“Oke, aku menunggumu.”
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
 
 
TO BE CONTINUE