Stuck With An Arrogant CEO

Stuck With An Arrogant CEO
S2 : Oma siap beraksi



🌹Voteee dong ya ghaiss biar Emak semangat nih.🌹


🌹Terus jangan lupa buat ajak yang lain baca ini juga yak.🌹


🌹Emak sayang kalian deh.🌹


“Daddy…..,” panggil Ares saat dia terbangun. “Daddy!”


“Daddy di sini, Ares,” ucap David yang masih setengah sadar, dia mencoba membuka matanya dan melihat Ares yang menatapnya dari atas ranjang.


“Kenapa Ares tidur di sini? Bukannya semalam di sana?” tanya bocah itu penasaran.


“Semalam dirimu demam, Ares.”


“Oh ya? Where is Mommy and Thea?”


“Tidak tau,” ucap David yang mencoba kembali terlelap dengan membelakangi putranya.


Kesal karena diabaikan, Ares melompat dari tempat tidur dan menimpa tubuh Daddy nya.


“Astaga,” ucap Ares menahan sesak ketika putranya itu menimpa dirinya. Dan sekarang dia malah tengkurap di tubuhnya. “Aresss….”


Putranya itu malah ikut memejamkan mata lagi. Kemudian dia bergumam, “Seharusnya Daddy memeriksa suhu tubuhku lagi.”


Kemudian Ares kembali terlelap.


Membuat David segera membalikan badannya sehingga Ares tengkurap di dadanya, dia memeluk putranya erat kemudian mengelus kepalanya. Semalaman David yang menjaga Ares, dia tidak bisa membiarkan istrinya melakukannya. Itu yang membuatnya baru bisa tertidur beberapa jam yang lalu.


Saat suhu tubuh Ares turun, baru David bisa tenang dan tidur.


Dan ketika David hampir tertidur, dia mendengar suara Lily, “David, bangun. Tidak sehat tidur di jam ini. Ayo bangun.”


Samar samar dia membuka matanya.


“David, bangun. Kau akan bekerja bukan?”


“Iya.”


“Bangun dan mandikan Ares, dia sudah baik baik saja.”


Lily tidak ingin mengajarkan anaknya menjadi manja. Selama mereka bisa dan mampu, kenapa tidak? Bukannya tidak sayang anak, Lily hanya ingin mereka menghargai pendidikan.


Setelah istrinya keluar, baru David bangun dan membuat Ares yang tengkurap di dadanya malah semakin erat memeluk.


“Ares, ayo mandi.”


“Masih ngantuk.”


“Kita mandi bersama.”


“Ares masih mengantuk.”


“Tapi Mommy sudah memberi peringatan.”


Akhirnya manik putranya terbuka. “Ayo bermain sabun.”


“Oke.”


Davis melangkah gontai dengan Ares yang ada di pangkuannya. Dan karena itu, dia menabrak tembok yang mana membuat Ares menangis seketika.


“Astaga.”


“Huaaaaa! Kejepit!” teriaknya sambil memukuli Daddy nya.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹


“Kapan tepatnya dia berangkat?” tanya David.


“Lima hari lagi, Tuan.”


“Baguslah, terus pantau dia supaya cepat pergi dari sini.”


“Baik, Tuan.”


“Dan apa kau dapat kabar dari Sebastian?”


Holland menggeleng. “Apa ada yang perlu saya lakukan?”


“Sebastian akan menikah, tapi dia belum memberiku undangan.”


“menikah?” Tanya Holland sedikit kaget.


David mengangguk, dia memberi isyarat agar meninggalkannya sendirian. David harus memberitahu Luke, jadi dia menelpon temannya itu.


“Hallo?”


Mendengar suara Luke membuat David tertawa. “Apa kau baru bertengkar dengan kekasihmu?”


“berhenti menyebutkan namanya,” ancam Luke kesal. “Ada apa?”


“Sebastian akan menikah.”


“Dengan gadis desa bukan?”


“Kau tahu sesuatu?”


“Aku akan menelponmu lagi nanti, Medina ada di sini. Sampai jumpa.”


Saat telpon terputus, David berdecak. “Sialaaan.” Umpatnya kesal dengan Luke yang selalu dikendalikan oleh kekasihnya.


Meskipun Lily selalu mengaturnya, tapi dia tidak mengikat seperti medina. Selama itu hal hal yang baik, Lily selalu mengizinkan.


“David!”


“Astaga,” ucap David memegang dadanya saat mendengar teriakan Oma.


Kemudian pintu terbuka begitu saja, memperlihatkan Oma yang tergesa gesa.


“kenapa Oma ke sini? Ada apa? Uangnya sudah aku transfer.”


“Oma….,” ucap Oma menunjuk dirinya sendiri. “Akan menyelidiki tentang calon istrinya Sebastian.”


“Apa?”


“Oma akan menjadi mata mata. Oma tidak bisa membiarkan cucu cucu Oma mempermainkan wanita.”


🌹🌹🌹🌹🌹🌹


 


 


Yang penasaran tentang cerita Sebastian, sekarang udah ada ya. Silahkan cek profil aku and cari yang judulnya, “Gadis Desa milik CEO.”