
🌹Jangan lupa kasih emak vote ya anak anak kesayangan emak.🌹
🌹Jangan lupa follow igeh emak di : @RedLily123.🌹
🌹Selamat membaca, emak sayang kalian.🌹
“Terima kasih, Mommy Lily,” ucap anak perempuan yang merupakan sahabat dari Athena.
Lily tersenyum dan mengatakan, “Sama sama, makanlah cemilan ini dengan baik.”
“Apa Ares akan bergabung?”
“Ares sedang tidur, jangan khawatir, dia tidak akan mengganggu kalian.”
Lily tersenyum kemudian keluar dari kamar itu meninggalkan kedua anak itu bersama. Lily sedikit khawatir dengan orangtua Cantika yang belum kunjung menjemputnya.Â
Lily memberi isyarat agar Nina mendekat kemudian bertanya, “Apakah orangtuanya sudah dihubungi?”Â
“Sudah, mereka masih dalam perjalanan. Sebelumnya mobilnya mogok di sebuah desa.”
“Sekarang sudah diperbaiki?”
“Sudah kembali berjalan.”
Lily mengangguk paham, dia hanya khawatir pada anak perempuan yang terlihat cemas dengan keberadaan orangtuanya itu.
“Apa Ares tidur?”
“Iya, Nyonya. Dia bersama dengan Nyonya Besar.”
Ares memang tidur bersama Oma di rumah baru Oma, itu membuat Athena senang karena tidak ada gangguan dari saudaranya.
Dan saat Lily sedang sibuk mempersiapkan makan malam untuk kedatangan suaminya, tiba tiba saja terdengar suara tangisan Athena yang membuatnya panic. Apalagi tangisan putrinya begitu keras, menjerit tidak seperti biasanya.
“Ada apa?” tanya Lily saat masuk ke kamar sang putri.
Athena yang menangis itu datang dan memeluk kaki sang mommy kemudian berteriak, “Mommy! Mommy! Cantika jahat!”
Tatapan Lily beralih pada Cantika yang hanya diam dengan tatapan polos, membuat Lily berjongkok supaya tinggi badannya sama dengan Athena. “Jahat bagaimana? Kenapa?”
“Hiks…. Cantika… akan… pindah lumah! Huaaaa!”
“Tapi itu masih rencana, Thea,” ucap temannya yang masih duduk sambil memegang cangkir teh mainan.
Yang mana membuat Lily tersenyum dan menggendong putrinya untuk kembali duduk di dekat sahabatnya itu. “Athena Sayang, Cantika bilang itu baru rencana.”
“Tapi… semua lencana Cantika selalu benal…. Hiks…”
“Apa benar kau akan pindah rumah, Sayang?” tanya Lily pada Cantika.
Anak itu mengangguk. “Mamahku bilang karena kantornya pindah, jadi kami juga harus pindah.”
“Huaaaaaa!” Athena kembali menangis kencang.
Ares menggelengkan kepalanya melihat Athena yang sembab. apalagi rintik tangisannya kembali terlihat saat mobil jemputan Cantika datang.
Ares hanya menatap dari beranda rumah, terlihat kedua orangtua Cantika yang keluar mobil dan bicara dengan Lily. Sementara Ares melihat Cantika dan Athena saling berpelukan.
Ares menggeleng melihat tingkah keduanya, “Dasar perempuan,” gumamnya.
Lalu sebelum Cantika pergi, anak itu melambaikan tangannya pada Ares.
Ares berusaha tersenyum lalu berkata, “Hati hati, Centini!”
BUK!
Ares mendapatkan pukulan di pantatnya dari Oma yang berada di sampingnya. “Anak nakal,” ucap Oma dengan tatapan tajamnya.
Setelah mobil keluarga itu pergi, Lily kembali menggendong putrinya yang kembali menangis. saat melewati putranya, Lily memberi tatapan agar Ares tidak mengganggu Athena.
“Ayo ke dalam,” ajak Oma.
Ares menggeleng. “Mau menunggu Daddy di sini.”
“Jangan berkeliaran.”
“Aku bukan tuyul.”
“Ish anak tengik ini,” gumam Oma lalu masuk ke dalam rumah meninggalkan Ares sendirian di luar menunggu David.
Dan tidak lama kemudian, akhirnya yang ditunggu tunggu datang.
“Daddy!”
“Boy! Kau menunggu Daddy di sini?”
“Apa aku terlihat sedang memasak di sini?”
David tertawa dan menggendong putranya itu kemudian menciumnya. “Ayo kita banyak bicara.”
“Hah? Untuk apa?”
“Dokter bilang kalau banyak bicara bisa menghancurkan lemak pipi.”
“Benarkah?”
David mengangguk. “Ayo kita memperbanyak bicara.”
“Ares sedang malas, Daddy pidato saja. itu juga bicara.”
🌹🌹🌹🌹🌹🌹
To BE Continue
Jaga kesehatan ya anak anak kesayangan emak.