Stuck With An Arrogant CEO

Stuck With An Arrogant CEO
S2 : Masih mencari kesepakatan



🌹JANGAN LUPA KASIH EMAK VOTE YA ANAK ANAK KESAYANGAN EMAK🌹


🌹IGEJ EMAK JUGA DIFOLLOW DI : @REDLILY12E🌹


🌹EMAK SAYANG KALIAN, SELAMAT MEMBACA YA🌹


"Bagaimana?" tanya David saat istrinya kembali ke kamar. "Apa yang oma katakan?"


"Dia sedikit kesal, aku harap kau bisa membujuknya. Kita akan makam malam di sana."


"Baiklah, apa dia benar benar marah?"


"Hanya marah, bukan marah besar. Kita akan melihatnya nanti. Ayo mandi."


"Dimana anak anak?"


"Dimandikan di sana, aku pergi dengan cepat sebelum mereka sadar kalau aromaku aneh."


David tertawa dan segera menggenggam tangan Lily, dia kemudian menggendongnya tanpa aba aba. "Kita tidak hanya akan mandi saja bukan?"


"Baiklah, hanya satu ronde," ucap Lily yang digendong di depan suaminya.


Dia segera merangkup pipi suaminya dan menciumnya.


Biasanya, melakukan kegiatan ini dikamar mandi adalah yang Lily tidak sukai. Alasannya adalah lantainya yang licin, atau dirinya pegal tidak bisa merebahkan diri.


Namun, kali ini Lily akan mencoba membujuk David untuk bisa mengeluarkan benih di dalam dirinya dan dirinya hamil lagi.


Lily tidak ingin kehilangan harapan


Keduanya terus berciuman, sampai David menghimpit tubuh istrinya sambil menciumnya, dia menyadari sesuatu. "Aku akan membawa pengaman dulu."


Tapi, Lily menghentikannya dengan menahan tengkuk suaminya. Dia mencium David, bahkan dengan berani menurunkan celananya sehingga kejantanannya berdiri tegak.


Lily dengan nakal menggesekannya di bagian luar celana dalamnya.


"Oh astaga, sayang. Akkh… apa ini?"


"Jangan membuang waktu, anak anak menunggu."


"Tapi…., oh astaga," gumam david menahan geraman saat Lily sendiri yang mengarahkannya ke dalam miliknya.


Bahkan celana dalammya belum dicopot, membuat david merasakan gesekan yang tidak biasa. Dirinya merasa sangat terhimpit.


"Ini seharusnya…. Oh sayangku….."


Pertama kalinya untuk kesekian kali, sekian lama, David tidak menggunakan pengaman. Rasanya lebih nyamam seperti ini, dia merasakan langsung kehangatan.


"Teruskan saja," bisik Lily di telinga suaminya dengan sensual.


David tidak pernah bisa menahan godaan dari Lily, maka dari itu dia mulai menggerakan pinggulnya dengan menggila.


Membuat dada Lily naik turun dibuatnya, dia dihimpit oleh David dan tembok, bagian bawahnya ditusuk tusuk begitu dalam hingga membuat dirinya mengerang. Apalagi bibir David menyedot put*ngnya dengan keras.


"Oh David… akh…."


Lily berguncang, tusukannya semakin dalam dan semakin cepat.


Apalagi tangan nakal David turun memegang bokongnya.


"Kau yang menggodaku," ucap David memegang erat bokong istrinya dan menghantam lebih keras sampai dia memasukan semua bagian miliknya.


Yang mana membuat Lily tersentak kaget dengan milik David yang begitu besar, sesak dan juga tajam berada di dalam miliknya.


Beberapa menit, David akhirnya mengeluarkan berudu miliknya di dalam. Dia terengah engah di tengkuk istrinya.


Membuat lily berbisik, "Pikirkan lagi tentang oma."


🌹🌹🌹


"Oma?" tanya Ares yang masuk ke kamar Oma dan duduk di kursi rias tua milik Oma. Menghadap oma yang tidur menatap marahari tenggelam. "Oma?"


"Ada apa, Ares?"


"Oma terlihat seperti teletabies yang masuk gua saat matahari tenggelam."


"Astaga, Nak. Apa yang kau inginkan?"


"Apa Oma sedih?" tanya Ares mendekat dan mengusap kepala Oma penuh kasih sayang. "Apa yang membuat Oma sedih?"


"Tidak, Oma hanya kesal saja."


"Dengan Daddy?"


"Dengan kondisi Oma yang sudah tua."


Ares terdiam.  "Oma ingin muda lagi?"


"Oma harap ada cara dengan itu."


"Tapi…., bukankah tua menyenangkan?"


"Apanya yang menyenangkan?"


"Oma bisa melihat cicit setampan ares. Apa Oma tidak menyadarinya?"


Oma tertawa mendengarnya. "Ya, kau tampan. Sangat tampan."


"Tua masih menyenangkan bukan?"


Oma mengangguk. 


"Berarti ini karena Dady yang menyebalkan bukan?"


"Dia tidak menyebalkan, dia adalah seseorang yang dijatuhkan dari surga."


Ares terdiam melihat oma berkaca kaca. "Apa… daddy jatuh dari surga karena surga sudah tidak tahan dengannya di sana?"


"Apa?"


"Kepala Daddy berat, mungkinkan dia mendarat dengan itu duluan?"


🌹🌹🌹


TBC