
🌹Votee yaaa ghais🌹
🌹Ajak yang lain baca ini ya Ghais🌹
🌹Follow ige emak ya ghaisss : @Redlily123🌹
Setelah mengantarkan anak anak ke sekolah dari rumah Oma, Lily bergegas pulang ditemani Nina ke rumahnya. Mengingat kemarin dia meninggalkan David bersama teman temannya, dia yakin suaminya bergadang hingga bangun terlambat. Apalagi sejak semalam David tidak bisa dihubungi, mereka pasti berpesta. Pagi tadi pun, Lily tidak bisa menghubungi suaminya maupun kedua temannya.
“Bisa lebih cepat sedikit, Nina?”
“Tentu, Nyonya,” jawab Nina menaikan kecepatan hingga mereka sampai lebih cepat.
Gerbang dengan pengenal otomatis langsung membuka, dan saat Lily mengedarkan pandangannya dia tidak mendapati penjaga di sekitaran taman, apalagi para pembersih yang sering mengurus rumah.
“Apa para pekerja diliburkan?”
“Ya, Nyonya. Mereka mendapat perintah dari Tuan David untuk datang ke sini siang nanti. Apa perlu saya panggil sekarang?”
“Kita lihat dulu keadaannya,” jawab Lily.
Segera setelah mobil berhenti, Lily turun dan masuk ke rumah. Alangkah terkejutnya dia mendapati rumahnya sangat berantakan.
“David?!” panggil Lily pada suaminya, dia mencari ke beberapa ruangan.
Sampai dia membuka tempat karaoke, mata Lily membulat. “Astaga Tuhan, apa yang mereka lakukan?”
Tempat ini seperti kapal pecah, barang berserakan di mana mana juga bau alcohol. Sepertinya David lupa membereskan ini hingga ketahuan istrinya. Yang mana membuat Lily kembali meneriaki nama suaminya. “David?!”
Tidak ada jawaban.
“David?!” panggil Lily lagi dengan penuh penekanan dan marah. “David?!”
Setelah mengecek semua ruangan termasuk kamar mereka, tidak ada tanda tanda keberadaan suaminya. Didukung oleh ferarri biru milik David yang tidak ada digarasi.
Lily segera menghubungi suaminya. Sambungan telponnya terhubung, tapi David tidak kunjung mengangkatnya juga.
“Astaga, David, apa yang kau lakukan dan teman temanmu?”
Hampir sepuluh kali Lily menghubungi dan tidak kunjung diangkat, membuat Lily mencoba menghubungi Holland.
Dalam dering ketiga Holland mengangkatnya.
“Hallo, selamat pagi, Nyonya. Ada yang bisa saya bantu?”
“Holland, apa David di sana?”
“Tidak, Nyonya. Terakhir Tuan menghubungi saya adalah kemarin, dia meminta untuk mengatur ulang jadwal rapat hari ini mengingat dia tidak akan datang.”
“Dia tidak akan datang bekerja?”
“Itu yang Tuan katakana, Nyonya.”
“Dia pergi kemana?”
“Saya kurang tau, Nyonya. Maaf.”
“Bisakah kau mencarinya? Dia tidak mengangkat telponnya dan tidak menghubungiku sejak kemarin.”
“Akan saya lakukan.”
“Terima kasih, Holland.”
🌹🌹🌹🌹
“Hallo?”
“David! Dimana kau?!”
Seketika David membuka matanya. “Lily?”
“Dimana kau?! Cepat pulang.”
“Baik, aku akan segera pu……….,” ucapan David tertelan kembali saat dia melihat keadaan sekitar. Dia berada di sebuah mobil antic jadoel dengan Sebastian dan Luke masih tertidur di kursi depan.Â
Yang membuat David terkejut, mereka berada di tengah hutan antar berantah. Tidak ada jalan raya, membuat David panic dan bertanya tanya kenapa dirinya berakhir di sini.
“David! Cepat pulang!”
“Sa…. Sayang, aku entah berada dimana. Dimana aku?”
“Mana aku tau! Kau berada dimana?!”
David dengan tangan gementaran segara memotret keadaan diluar mobil dan mengirimkannya pada Lily. “Lihat…., Sayang aku dimana?”
“Astaga,” gumam Lily di sana.
“Sayang…., aku dimana?” tanya David ketakutan.
Tanpa diduga istrinya itu berdecak. “Tuhan sangat baik, David, dia menghukumu sehingga aku tinggal duduk manis.”
“Sayang! Bantu aku, kenapa aku ditengah hutan?”
Kemudian….Â
TUT.
TUT.
TUT.
TET.
Baterai ponsel David habis. “Sayang?! Sayang?!”
Dia melempar ponselnya kesal, mata David kembali terbuka. Dia kaget dan mengingat sebuah film yang Oma tonton yang menceritakan hantu hantu dari hutan gelap. Membuatnya waspana.
“Hey! Kalian! Bangunlah!” teriak David pada teman temannta.
Sayangnya Luke dan Sebastian masih dalam pengaruh alcohol sehingga mereka masih nyenyak. Dan itu disalahartikan oleh David, dia berfikir semua ini rencana hantu.
“Bas! Luke!”
Tidak kunjung bangun, David mencoba keluar dari mobil. Dirinya benar benar berada di tengah hutan.
“Bagaimana bisa aku sampai di sini dengan mobil tua yang jelek?”
Dan baru juga lima langkah menjauh dari mobil, David melihat seekor ular.
“Aaaaaaaa!” teriaknya dan kembali ke dalam mobil.
🌹🌹🌹🌹
To Be Continue.