
🌹KASIH VOTE DONG GHAIS🌹
🌹JANGAN KSIH KENDOR BUAT FOLLOW IG EMAK DI ; @REDLILY123🌹
"Wah, dia benar benar akan menikah," ucap David tidak percaya.
Dia akan pulang ke rumah terlambat karena duduk lama di caffe untuk mendapatkan me time. Di sana, David memainkan ponselnya melihat lihat foto dirinya dan Sebastian juga Luke.
Waktu berjalan dengan sangat cepat, membuat David tidak merasakannya. Kini dia mempunyai istri, dua orang anak dan calon bayi dalam kandungan istrinya.
David menatap keluar jendela caffe, matahari mulai tenggelam. Dan pesan dari istrinya bertambah.
My Lovely Wife💜 : Masih di Caffe?
ME : Iya, aku pulang sekarang.
My Lovely Wife💜 : Tidak apa, nikmatilah waktumu. Anak anak sedang mengerjakan PR, aku akan membuat makan malam.
David tersenyum melihat istrinya yang begitu pengertian, David sangat menyayangi istrinya karena sikapnya yang benar benar dewasa.
ME : Tidak, aku akan pulang. Apa kau ingin sesuatu?
My Lovely Wife💜 : Bisa belikan aku cokelat?
ME : Apapun untukmu.
My Lovely Wife💜 : Terima Kasih. I Love U.
David tersenyam senyum sendiri seperti remaja yang sedang jatuh cinta. Dia segera membalas.
ME : I Love U Too, dan cintaku lebih besar🥰
Ketika David hendak beranjak pergi, tiba tiba seorang wanita duduk di depannya. Dan alangkah terkejutnya David melihat siapa yang ada di depannya.
"Kau…."
"Hi, David."
"Nikmati kesendirianmu," ucap David melangkah hendak meninggalkan Emma.
Namun tangan wanita itu menahannya. "Wait, we need to talk."
"Bicaralah dengan tembok."
"Berhentilah bersikap kejam."
"Aku ini chuky, kenapa tidak boleh kejam?"
"Kalau begitu aku Annabelle. Bagaimana? Kita cocok bukan."
David yang kesal mengibaskan tangannya. Masa bodoh dengan pandangan orang yang melihatnya kasar, David hanya tidak ingin berhubungan lagi dengan wanita itu.
David memasuku mobil sambil bicara sendiri, dia kesal sekali dengan keberadaan Emma di sekitarnya.
"Dasar wanita gila," ucapnya.
🌹🌹🌹
"Sayang…. Aku pulang," ucap David saat memasuki rumah. "Anak anak?"
"Untuk Ares bukan?"
"Untuk kalian berdua. Dimana Mommy?" Tanya David yang menyimpan makanan di meja. Dia menggendong kedua anaknya.
Keduannya terkikik senang.
"Dimana Mommy?"
"Sedang belenang di atas."
David berhenti melangkah seketika, dia menurunkan anak anaknya.
"Why?" Tanya Athena yang merasa mulai diabaikan.
"Daddy ingin mengganggu Mommy?" Tanya Ares dengan jahil.
"No, Daddy akan membawa Mommy untuk makan cemilan bersama. Kalian makan duluan, minta Nanny menyuapi kalian."
"Okay," ucap Athena yang berjalan lebih dulu.
Berbeda dengan Ares yang berdiri di hadapan David dengan mata menyipit.
"What?" Tanya David merasa was was. "Tidak ingin makan cemilan, Ares?"
"Ck ck ck," ucap Ares sambil menggeleng gelengkan kepalanya dan melangkah menjauh.
Membuat David mengelus dadanya kemudian berkata, "Kenapa dia mirip denganku?"
David berlari menuju lantai dua untuk menemui istrinya. Sayang saat di sana, Lily sudah selesai berenang.
"Sudah selesai?"
"David? Sudah pulang?" Tanya Lily mendekat dan memeluk suaminya.
"Kau wangi," ucap David dengan suara parau.
"Jangan mulai, ini masih siang."
"Siang atau malam, sama saja untukku."
"Tapi aku ingin makan sesuatu."
David melepaskan pelukannya, dia menggenggam tangan Lily saat menuruni tangga. "Aku membeli apa yang kau inginkan."
"Aku mendapatkan undangan dari Sebastian, dia menikahi wanita bernama Nana. Aku pernah bertemu dengannya. Dia tidak bisa membaca, tidakkah Sebastian akan mempermainkannya? Kau tahu maksudku, David."
"Aku mengerti, Sayang. Jangan khawatir. Nanti malam aku ceritakan."
Dan saat mereka turun, Nina mendekat dengan wajah terlihat panik.
"Ada apa, Nina?" Tanya David.
"Seorang wanita bernama Emm membuat keributan di depan."
🌹🌹🌹
TBC