Stuck With An Arrogant CEO

Stuck With An Arrogant CEO
S2 : Anak David



🌹Voteee ye gahis alias anak anak emak yang manja.🌹


🌹Jangan lupa follow ige emak di : @REDLILY123🌹


🌹Selamat membaca khaleeeaaan🌹


Saat dalam perjalanan, David merasa dirinya menjadi sopir. Lily berada di belakang bersama anak anak, sementara dirinya menyetir sendirian.


Oma pulang dengan Eta karena ada supir yang menjemput. 


Dan karena anak anak terlalu melekat dengan Lily, jadi David tidak bisa meminta istrinya untuk duduk di depan.


“Fokus, David,” ucap Lily saat menyadari suaminya itu terus saja menatap ke belakang lewat cermin. “Lihat jalanan itu, aku dan anak anak baik baik saja. jangan berpaling.”


Dan dengan lucunya Ares menambahkan, “Iya, Daddy. Jika di jalanan jangan selingkuh, konsisten pada jalanan di depan.”


Athena tertawa mendengarnya. Dia juga ikut menambahkan, “Daddy selingkuh seling sekali.”


“Astaga….,” gumam David mulai terganggu. “Sayang.”


Lily tertawa, dia mengusap rambut kedua anaknya yang menyandar padanya. 


“Mommy,” panggil Ares.


“Ya?”


“I miss you.”


“Ouh, I miss you too.”


Dan David mulai melirik lagi saat melihat anak anaknya menggesekan kepala mereka di bahu Mommy mereka. Seperti nyaman dan membuat David ingin melakukannya.


“Ales, Daddy selingkuh lagi.”


“Daddy, stop it. Kau bisa membuat kita semakin dekat dengan Tuhan.”


Dan Lily kesulitan berkata kata jika dengan anak pertamanya ini. “Kemarilah kembali menyandar pada Mommy.” Kemudian tatapannya kembali pada sang suami. “Fokus ke depan, David.”


“Oke oke, aku hanya merasa…..”


Belum selesai David mengutarakan isi hatinya, Ares lebih dulu menyela, “Aku ingin tidur dengan Mommy.”


“Me too!” teriak Athena.


“Noooo!” teriak David otomatis.


Yang benar saja, dirinya sudah lama tidur sendirian dan sekarang harus menunggu lagi. Dia sudah tidak tahan untuk berduaan bersama sang istri. 


“Why?” tanya Ares. “Daddy tiap malam tidur bersama Mommy.”


“Yes, Daddy dilalang selakah.”


“Sayang,” rengek David dengan suara yang dipertahankan supaya anak anaknya tidak meniru.


“Mommy,” ucap Ares mengadah dengan mata berkaca kaca. “Ares ingin tidur dengan Mommy.”


“Oke.”


“Nooooo!” teriak David bersamaan dengan lampu merah yang berhenti.


🌹🌹🌹🌹🌹


David melihat ke dalam kamarnya, dan alangkah senangnya dia melihat ranjang yang sudah berganti. Dalam hatinya dia menetapkan akan tidur bersama Lily mala mini.


Dan cara mereka tidur bersama dengan menyingkirkan anak anak yang menghalangi.


“Kau ingin mandi sekarang?” tanya Lily yang masuk ke dalam kamar.


“Nanti saja.”


“Malam ini sepertinya aku akan tidur dengan anak anak dulu, mereka meminta sendiri.”


David diam sebentar.


“David?”


“Ya?”


“Aku akan tidur dengan anak anak oke? Maaf, aku kasihan pada mereka.”


Dan David tidak punya pilihan selain mengangguk.


Yang mana membuat Lily tersenyum. “Terima kasih. Aku akan mandikan anak anak dulu.”


“Biar aku saja!” ucap David menahan kepergian istrinya. Dengan cepat dia menjelaskan, “Sudah lama aku tidak memandikan mereka, aku akan melakukannya sekalian mandi bersama.”


“Baiklah.”


Dan kesempatan ini digunakan David untuk membujuk Ares. Kenapa hanya Ares? Karena dia biang keringatnya, alias biang masalah. Dia akan membujuk putranya. Jika tidak bisa tidur bersama dengan istrinya pun, David berharap tidur bersama berempat.


Tapi karena itu perlu persetujuan Ares, maka David akan melakukannya.


“Ares, ayo mandi dengan Daddy.”


“Boleh Thea mandi dengan Mommy?” tanya anak perempuannya.


“Tentu, Sayang.”


Jawaban Daddy nya membuat Athena berlari seketika memanggil sang mommy.


Berbeda dengan Ares yang berdiri di sana dengan keningnya yang berkerut. “Daddy, kau merencanakan sesuatu bukan?”


David menelan ludahnya kasar, dalam hati dia bergumam, ‘Anak siapa ini? Kenapa dia selalu bertingkah aneh?’


🌹🌹🌹🌹


TO BE CONTINUE