THE SWEETNESS OF LOVE AND FRIENDSHIP

THE SWEETNESS OF LOVE AND FRIENDSHIP
BAB 81



Mobil yang di kendarai Abiyasa berhenti di depan pagar rumahnya,security rumahnya membuka pagar buat mobil tuannya.


Abiyasa tersenyum...


" Terimakasih pak" ucap Abiyasa.


" Sama sama tuan muda " ucap pak security penjaga rumahnya seraya menundukkan kepalanya dan tak lupa juga dia tersenyum pada majikannya tersebut.


Abiyasa memarkirkan mobilnya di garasi rumahnya,dia turun dan tersenyum pada sang istri yang sudah sejak tadi menunggunya di depan pintu.


Rasa lelah dan marah karena ulah Sugeng seketika sirna dan pergi entah kemana, karena melihat senyuman sang istri yang begitu manisnya melebihi madu.


Ayesha meraih tangan suaminya dan menciumnya


Abiyasa mencium kening dan pucuk kepala sang istri dan langsung memeluknya dengan penuh cinta dan kasih,Ayesha tersenyum karena kecemasan dan kekhawatiran nya akan suaminya hilang sudah karena suami tercintanya sudah pulang kerumah dengan selamat.


Mereka beriringan masuk kedalam rumah dan langsung kekamar.


" Mas mandi dulu ya,sudah Yesha sediakan air panas" ucapnya seraya berjalan keluar kamar kembali.


" Kamu mau kemana sayang?"


" Mau keruang kerja mas,meletak kan ini" ucapnya seraya mengangkat tas kerja suaminya.


Abiyasa mengangguk dan tersenyum, dia pun melangkah kearah kamar mandinya.


Ayesha keluar kamar dan menuju kearah kamar kerja suaminya untuk meletakkan tas kerja suaminya itu.


Selesai mandi Abiyasa langsung menggunakan pakaian yang di siapkan sang istri,dia mencari cari kemana istrinya ternyata dia lagi masak bersama para Art nya.


Abiyasa tersenyum dan dia tidak mau mengganggu sang istri dan dia pun langsung keruang kerjanya.


Dia merebahkan tubuhnya di sofa dan tak terasa dia pun tertidur.


Setelah selesai masak,Ayesha langsung naik keatas dan mencari suaminya mau mengajak nya makan,tapi saat dia buka kamarnya dia tidak menemukan suaminya, dan dia pun melangkah keruang kerja Abiyasa.


Pelan pelan dia membuka pintu ruang kerja suaminya,dia pun tersenyum mendapati suami tercintanya berada di ruang kerja dan dalam keadaan tertidur.


" Mas..?" Panggil Ayesha.


Abiyasa tak bersuara,jangankan bersuara membuka matanya pun tidak


" Mas...?" Panggil Ayesha lagi pelan.


Abiyasa hanya menyunggingkan senyumannya di bibir nya.


" Mas..." Lagi lagi Ayesha memanggil dan Abiyasa langsung terkekeh dan membuka matanya.


Dengan sikap dan penuh kemesraan Abiyasa mencium bibir sang istri dan Ayesha tanpa persiapan langsung gelagapan mendapatkan ciuman mendadak dari suaminya,sampai dia tidak bisa bernafas.


Abiyasa melepaskan ciumannya dan tersenyum pada istrinya yang terlihat menarik nafasnya.


" Iiih..mas ah! " Ucapnya seraya mendelik pada suaminya.


Abiyasa hanya tersenyum saja dan merasa gemes dengan istrinya di saat mendelik padanya.


" Heheheh..." Abiyasa hanya terkekeh.


Terdengar nada dari gawainya nada satu Chat pribadi di gawai Abiyasa yang di pegang oleh Ayesha.


Ayesha menatap gawai suaminya, Abiyasa memperhatikan wajah istrinya yang seketika itu langsung berubah setelah melihat sekilas chat pribadi seseorang di gawai suaminya.


" Ini mas ada chat baru masuk,di baca dulu siapa tahu ada yang penting" ucapnya seraya berdiri dan mau melangkah menuju kearah pintu.


Namun Langsung ditarik Abiyasa tangan nya dan Ayesha tidak jadi melangkah.


" Mau kemana?" Tanyanya pada istrinya.


" Yesha mau nyiapin makan dulu" ucapnya.


Abiyasa tahu pasti ada sesuatu yang membuat wajah istrinya itu langsung berubah,setelah melihat chat pribadinya.