
" Kaget ya !! Kaget ya, hah!!" Ucap Clarissa emosi.
" Ya iya lah kaget masa enggak!" Sambung Arvin.
" Cih..!!" Ucap Clarissa tersenyum sinis pada pak Bimo.
Abiyasa membiarkan Clarissa mengaum, dan mengeluarkan emosinya yang sudah nggak bisa terbendung lagi.
Mata pak Bimo menatap tajam pada Clarissa.
Clarissa membalas tatapan Pak Bimo dengan tatapan tajamnya juga.
" Apa kamu tatap-tatap denganku !! lama-kelamaan nanti kamu naksir dengan Ku lagi !! Najis!! Ucap Clarissa Seraya tersenyum sinis mengejek kepada Pak Bimo.
" Hey !! tua bangka! kamu itu sudah tua dan sudah berbau tanah! seharusnya sadar diri dong !!istri yang seharusnya dimuliakan malah diperjualbelikan Nggak sadar diri apa kamu!! kalau kamu belum sadar diri juga mau aku kasih tendangan onta ku, mau !! " ucapnya penuh amarah.
" Buset! Baru tahu aku Clarissa punya tendangan onta " ucap Arvin setengah berbisik pada Abiyasa.
Abiyasa pun memalingkan wajahnya tertawa tertahan seraya memasuk kan tangan nya kesaku celana nya dan tangan kanannya menutup mulutnya sesaat,setelah mendengar ocehan Clarissa.
Sedangkan wajah pak Bimo terlihat merah padam menahan amarahnya mendengar ucapan Clarissa.
" Apa-apaan kalian! aku jadi tidak paham dengan emosi kalian menjadi jadi pada ku ini." ucapnya Seraya mengubah wajahnya agar terlihat tidak menahan amarah.
" Tolong jelaskan pak Abiyasa pada ku, Kenapa kalian datang ke sini ini langsung marah-marah seperti ini? sedangkan tadi pagi kalian tidak marah sama sekali pada ku, dan menyetujui semua tentang kerjasama itu belum berganti hari, kalian sudah marah pada ku, aku tidak mengerti apa yang kalian marah kan ini " ucapnya Seraya menatap ke arah Abiyasa.
Abiyasa berdehem Kemudian Dia berkata kepada Pak Bimo.
" Awalnya aku mau saja membantu dengan menyetujui menandatangani kerja sama kita,tapi saat aku mengetahui tindakan keji Anda kepada keluarga anda, selebihnya lagi kepada mantan mertua anda!! Dengan menyuruh anak anda memberikan hinaan cacian bahkan sampai mencelakai beliau agar beliau tidak mengatakan kebusukan yang anda sembunyikan dari para pesohor pemilik perusahaan yang akan menaungi anda dengan kerja sama yang mereka tandatangani, dan sangat keji lagi anda begitu tega menjadikan istri anda sebagai hadiah bonus pada orang orang yang haus akan hiburan diluar dari istrinya sendiri!! Dengan memberikan istri anda sendiri buat teman tidur bos bos yang sudah sepakat menjalin kerja sama dengan anda!! Dosa anda sangat banyak!! " Ucap Abiyasa dengan santai tapi penuh dengan penekanan di setiap kata katanya pada pak Bimo.
" Allah pasti murka dengan perbuatan mu itu Bimo rusak!!" Ujar Arvin.
" Bukan rusak lagi tapi nggak ada otak nya!! Dan otak nya sudah di ganti dengan otak keledai !! Dasar dongo!! Lama lama aku beri juga dia nih!! Gatel sudah ni tangan mau mendarat di muka manusia rubah ini !!!" Teriak Clarissa mulai maju selangkah namun langsung di cegah Abiyasa.
" Apa apaan ini, semakin kesini aku tidak paham dengan perkataan kalian, hinaan, cacian, mantan mertua, asal kalian tahu! aku tidak punya mantan mertua!" ucapnya berbohong.
" Tidak usah berbohong Bimo!" ucap Abiyasa, dengan santai tapi penuh penegasan di kata katanya.
Pak Bimo tertawa..
" hahaha "
" Pak Abiyasa yang terhormat sebenarnya aku ini tidak mempunyai mertua, mertua ku cuma satu aja,ya itu Ibu dari Bella jadi dari mana pak Abiyasa mengatakan kalau aku ini mempunyai mantan mertua, dan masalah istri aku itu, kalian tidak usah mengurusi istriku dia sendiri yang mau berbuat seperti itu,itu namanya berbakti pada suami " ucapnya seraya terkekeh.
" Berbakti apa monyet!!" Ucap Clarissa langsung mendorong kuat pak Bimo, tubuh gemuk nya langsung terjatuh di sofa dengan terbatuk batuk karena dorongan keras Clarissa.
" Susah bernafas hah!! Itu hanya kecil aku cubit sedikit nafas mu, mau aku tarik sekalian jantung mu itu dan aku tumis menjadi lauk makan siangku hari ini hah!! Mau !! Aku ini malaikat maut mu Bimo kampret!!" Ucapnya seraya mencengkram kerah baju pak Bimo,dan pak Bimo tidak bisa berdiri karena kedua kaki nya itu di tahan dengan kaki nya Clarissa dengan cara di injak nya di paha pak Bimo dan salah satu kakinya berada di lantai ubin keramik,Clarissa memang sengaja hari itu menggunakan celana panjang agar dia leluasa bergerak, pak Bimo sampai ngos ngosan menahan sesak di buat Clarissa.
Abiyasa dan Arvin melerai Clarissa yang sudah sangat emosi dengan ulah pak Bimo tersebut.
Setelah Clarissa melepaskan cengkramannya pak Bimo melonggarkan nafasnya.
" Kuat sekali wanita ini, aku tidak bisa menganggapnya remeh,ternyata wanita ini mempunyai kekuatan super!" Gumamnya dalam hati seraya menatap kearah Clarissa yang sedang menatap keluar halaman untuk menenangkan emosinya.
" Udah jangan menatap ku seperti itu!! Aku memang mempunyai kekuatan super!! Mau aku hantam lagi hah!!" Ucapnya berbicara dengan posisi masih menatap keluar dengan bersendekap, tapi mengena langsung dengan ucapan si pak Bimo.
Abiyasa dan Arvin menoleh kearah Clarissa dan kemudian mereka saling pandang.
" Clarissa mantap!mata jauh keluar otak tetap jalan, jangan jangan ada mata lagi nih di balik rambut nya itu heheh.." kekeh Arvin seraya mengacungkan jempulnya kearah Abiyasa.
Abiyasa hanya tersenyum saja, seraya mengangguk dan menoleh sesaat pada Clarissa dan kemudian beralih lagi kearah pak Bimo.
" Waduh! Dia bisa baca pikiran ku! Jangan jangan dia pesulap lagi atau peramal ! Udah diam nih hati jangan bergumam lagi ntar benaran lagi jantung ku di tariknya " gumamnya.
" Gimana rasanya?di hantap dengan wonder women Srikandi kami hah!!" Lanjut Arvin.
" Masih mau berbohong?" Ucap Abiyasa.
" Nggak usah berbohong lagi di hadapan ku, kalau kamu memang tidak mempunyai mantan mertua terus Faris Itu anak siapa?!" Lanjut nya lagi.
" Sudah ku tegaskan pada kalian aku tidak berbohong! Dan aku memang tidak punya mantan mertua! Dan Faris itu adalah anak angkat ku !"ucapnya Seraya tersenyum meyakinkan Abiyasa dengan senyumannya, padahal Abiyasa sudah tahu kalau dia masih berbohong.
" Papah!!" Teriak Faris yang keluar dari arah dalam,karena dia mendengar kalau dia disebut sebagai anak angkat papah nya sendiri Pak Bimo dan mereka semua menoleh ke arah Faris.
" Apa-apaan papah, kenapa papah bilang kalau aku ini anak angkat papah, aku ini anak kandung papah dari istri Papah yang pertama, yang bernama Syela, apa Papah lupa ibu kandung aku adalah Syela? yang sudah meninggal beberapa tahun yang lalu, dan kemudian papah menikah dengan Bella, kenapa saat ini papah bilang aku anak angkat mu pah!! Katakan kenapa?!" Ucapnya protes pada pak Bimo sang Ayah.
Pak Bimo kemudian mengusap wajahnya sendiri,dia lupa kalau ada Faris, dia memang sengaja berkata kalau Faris dia bilang anak angkatnya kepada Abiyasa, dan dia tidak menyangka kalau Faris mendengarnya, sedangkan Faris tidak menghiraukan Abiyasa serta Clarissa dan Arvin yang ada di hadapannya.
" Faris lebih baik kamu diam!" ucap pak Bimo seraya berdiri dari duduk nya.
" Nah...Nah...mantap,!!itu kan sudah terbukti semua perkataan Kamu itu bohong Bimo!! seharusnya kamu sadar diri!!" Ucap Clarissa keras.
Kemudian Paris menoleh kearah suara, yang sangat di kenalnya dari segi bahasanya.
" Eh curut!! kamu masih kenal dengan aku kan ?! ucap Clarissa
Faris melihat ke wajah Clarissa biarpun wajah Clarissa sekarang bertambah cantik,, tapi dia tetap masih mengenali nya,kalau Clarissa adalah wonder woman yang sudah menjebloskan dia ke dalam got dan menghajar dia habis habisan sampai babak belur beberapa tahun silam.
Wajah Faris seketika itu juga terlihat pucat dan dia hanya bisa berkata pelan.
" ya Tuhan....Wonder woman, ada sini " ucapnya langsung tubuhnya lemas dan terduduk di sofa dekat pak Bimo yang sedang berdiri tersebut.
" Masih ingat kamu dengan aku Faris ?! " Ucap Clarissa penuh dengan penekanan.
Faris hanya mengangguk seperti orang linglung menjawab pertanyaan Clarissa.
" Faris !! apa-apaan kamu hah!! kenapa kamu seperti itu ?! melihat asistennya Abiyasa yang wanita ini? kamu seperti ketakutan Ada apa Faris ? Kamu seperti melihat malaikat maut aja sih Faris, ada apa katakan pada Papah " ucap pak Bimo.
Tapi Faris tidak menjawab pertanyaan pak Bimo,dia hanya diam seperti orang habis operasi otak.
" Kamu mau tahu Bimo tua,Si Faris ini takut karena pernah ku hajar dan pernah ku jebloskan dia ke dalam got, sekalian aja dia ku jebloskan ke dalam penjara bersama dengan dirimu!!" kata Clarissa.
" Untuk apa kamu mau menyerahkan diriku, aku tidak ada salah dengan kamu !!pak Abiyasa asisten nya tolong di ajarin, kaya nggak pernah sekolah aja,seharusnya kamu tahu dong cara menghormati orang tua, aku ini tua dari kalian semua!! Tau nggak !!" Ucapnya mulai emosi.
" Wow!! Luar Binasa!! Karena itu aku sekolah! jadi aku tahu mana yang baik mana yang buruk dan mana yang jahat dan mana yang tidak jahat,semua mengajarkan hormat pada orang tua, tapi apakah pantas kamu di hormati sebagai orang tua yang hanya bisanya berbuat keji pada keluarganya terutama pada istri dan mertuanya!! Dasar kedelai!!" Ucap Carissa sangat emosi.
" Keledai Ris.." sahut Arvin.
" Ya itu,maksudnya keledai,biasa Vin lagi emosi !" Ucapnya.
" Ini urusan kantor jangan dilibatkan dengan urusan pribadi, lagipula urusan pribadi dan keluargaku adalah urusanku!! bukan urusan kalian buat apa kalian mencampur aduk kan nya." Kilah pak Bimo.
" Tapi ini sudah menjadi urusan ku!!" Ucap Abiyasa.
" Apa urusan kamu! mencampur aduk kan urusanku dengan urusan kantor! itu istriku bukan istri mu!! buat apa kamu ikut campur." Ucapnya
" Iya !!aku ikut campur, Karena itu adalah keluargaku! istri kamu itu adalah kakakku,apa Kamu paham hah!!kamu sudah menjual kakakku sebagai hadiah untuk para bos-bos itu!!" bentak Abiyasa mulai marah dengan ulah si Bimo.
Bimo tersentak setelah mendengar Abiyasa bersuara, kalau dia mengatakan Bella adalah kakaknya.
" Gendut botak!! sudah tahu nggak kalau Mbak Bella itu keluarga kami hah!!" Lanjut Clarissa.
" Hahahah, jangan ngidul kalian " Ucapnya tertawa lebar dan menepuk nepuk tangan nya sendiri.
" Eh kamu !!aku tidak ngomong sama kamu!! aku ngomong sama Abiyasa, Kenapa kamu selalu ngomong kayak ember pecah " ucapnya menatap Clarissa.
" Lebih baik jadi ember pecah!! daripada ember bagus! Tapi hanya bisa menampung air kotor semuanya, dan masih diminum lagi,Aku bukan asisten Abiyasa tapi aku adalah sahabat nya, jadi dimana sahabatnya terluka ataupun terdesak Aku selalu ada, sudah tahu kan Anda siapa aku ?!" ucap Clarissa.
" Aku malas memukul cewek,makanya aku diam saja saat kamu perlakuan aku seperti tadi." Ucapnya lagi.
" Aku memang berupa cewek,tapi tenaga kuat melebihi kesatria yang ada di muka bumi ini, kamu mau merasa bogem mentah ku hah!!" Ucap Clarissa mulai terpancing lagi emosinya.
Namun Arvin langsung mencegahnya.
Pak Bimo tersenyum sinis pada Clarissa.
" Bogem mentah ? " Ucap Faris.
" Papah lebih baik Papah mengalah kalau Papah merasakan bogem mentahnya, seumur hidup papah akan mengingatnya " ucap Faris berbicara setelah mendengar kata ' Bogem mentah.'
" Apa-apaan kamu Faris,kamu itu laki ngapain kamu takut dengan wanita ini !! " ucap pak Bimo pada anaknya.
" perempuan yang pernah menghajarku sampai seumur hidup aku ingat adalah dia papah, dia adalah wonder woman yang sudah membuat aku trauma sampai saat ini " ucap Faris yang masih tertunduk lesu.
" Apa?!!!" ucap pak Bimo langsung menatap ke arah Clarissa.
" Jadi wanita ini yang pernah mengajar kamu sampai kamu mengalami trauma " ucapnya.
Faris hanya menganggukkan kepalanya.