THE SWEETNESS OF LOVE AND FRIENDSHIP

THE SWEETNESS OF LOVE AND FRIENDSHIP
BAB 111



Beberapa saat kemudian masakan yang di masak Ayesha selesai dan dia mempersiapkan hidangan makan siang mereka di atas meja makan.


Setelah siap semua dia pun melangkah menuju sang suami dan para sahabatnya bersantai untuk memanggil suaminya dan yang lainnya untuk makan siang bersama.


Mereka semua beranjak menuju meja makan dan mereka pun makan siang bersama sama.


Beberapa saat kemudian makan siang mereka selesai, lalu di lanjutkan beristirahat setelah melaksanakan sholat dzuhur.


*****


Di kota S tepatnya di perusahaan YL group...


" Apa apa an ini, kenapa si Bimo tidak bisa di hubungi?" Ujarnya seraya mengepalkan tangan nya.


Kemudian dia menghempaskan tubuhnya di sofa seraya menengadahkan wajahnya keatas sembari menatap langit langit ruangan nya.


" Sudah aku transfer uang buat Bella malah dia tidak bisa di hubungi, sialan si Bimo!! Mau main main dia dengan ku, rupanya dia ingin menyusul si Reno di penjara...Archhh !!!" Geramnya seraya membenarkan duduk nya di sofa tersebut.


" Tunggu pembalasan ku Bimo!!!" Teriaknya sambil meremas rambutnya dan menggeretakkan giginya.


Kemudian dia beranjak berdiri dan keluar dari ruangan nya tersebut,menuju kearah lobby dan menaiki mobilnya meninggalkan kantornya.


*****


Di kediaman keluarga Wibawa sekitar jam 22 wib para lelaki semua bersiap siap menuju ke bandara, untuk menjemput orang tua mereka,sedangkan para wanitanya hanya menunggu dirumah.


Tante Dwi tidur terlelap di kamarnya ditambah lagi diberi suntikan obat penenang agar Tante Dwi bisa beristirahat banyak, dikarenakan di samping dia menelan obat yang diberikan oleh Bimo tersebut dia juga kurang istirahat, jadi Anindita memberikan suntikan yang mengandung obat tidur agar Tante Dwi bisa beristirahat tanpa ada gangguan, sedangkan Mbak Bella selalu setia menunggui sang Ibu dan dia juga terlelap di samping Ibu tercintanya, mereka berdua tidak mengetahui kalau hari ini adalah kedatangan Abi Yosep tersayang mereka. Terutama Mbak Bella yang tidak mengetahui sama sekali kedatangan Abi Yosep yang sangat di rindukan nya itu.


Mereka memang sengaja tidak memberitahukan tentang kedatangan Abi Yosep kepada mereka berdua, Mereka ingin memberikan kejutan kepada Tante Dwi dan Mbak Bella besok paginya setelah mereka terbangun.


Kemudian Abiyasa, Arvin, dan Morgan memasuki mobil masing-masing dan melajukan mobilnya menuju ke arah bandara di mana sebentar lagi kedua orang tuanya akan datang dari Kanada. Mobil yang mereka kendarai melaju di jalan beraspal tanpa hambatan menuju kearah bandara.


*****


Di sebuah club malam seorang laki laki yang sedang bersenang senang bersama ledies ledies cantik pilihan yang ada di club tersebut, dan di temani beberapa botol minuman yang ada di atas meja sesekali dia meneguk segelas minuman dari gelas nya yang di sodorkan oleh salah satu ledies sewaan yang khusus menemaninya itu.


Siapa lagi kalau bukan si Ginos, dia merasa bahagia karena di temani para gadis yang cantik, baginya di temani para gadis sangat menyenangkan yang ada di otaknya hanyalah bersenang senang,dan dia pun tidak peduli apakah para ledies yang selalu menemaninya itu sudah berkeluarga atau pun belum yang terpenting baginya bisa memuaskan dahaga yang sangat terpuaskan dari para ledies yang menemaninya tersebut.


" Hahahaha..." Terdengar gelak tawa kesenangan dari nya karena merasa sangat bahagia sekali.


" Aku bahagia sekali, kalian sudah memberikan kebahagian yang luar biasa pada ku hai para ledies ku..." Ucapnya seraya tersenyum dan memberikan sebuah ciuman hangat pada para ledies ledias yang sedang menemaninya.


" Aku akan bersenang senang dulu baru aku akan mengurus si Bimo itu " ucapnya.


Setelah puas dengan para ledies ledies tersebut dia pun sempoyongan keluar ruangan yang khusus buat orang yang punya nama di kota S tersebut bila berkunjung ke club malam itu.


Dengan berjalan sempoyongan dia melangkah keluar dan saat di luar dia ditawari oleh seorang security untuk mengantarkan nya pulang, tapi dia menolak begitu saja, saat dia mau melangkah lagi dia pun terjatuh dan muntah muntah dia pun akhirnya tak sadarkan diri, dan security tersebut langsung mengangkat tubuh pak Ginos dan membawanya masuk kembali dan di bawa kesalah satu ruangan yang ada di club tersebut atas perintah bos pemilik club malam itu, karena dia sangat mengenali pak Ginos yang sering datang ke tempat hiburan malam nya itu,dan pemilik Club tersebut sangat kenal baik sekali dengan nya.


*****


Tepat jam sebelas malam yang di tunggu akhirnya datang, dan dengan bahagianya mereka bertiga menyambut orang tua mereka,dan Abiyasa meraih tangan semua orang tua yang sangat dirindukan nya itu terutama kedua orang tuanya tersebut,di ikuti kedua sahabatnya mencium punggung tangan mereka, begitu juga si Arvin sangat merindukan kedua orang tuanya,dan Morgan juga merasa bahagia dengan kedatangan mereka semua dan calon mertuanya, karena dengan kedatangan kedua calon mertuanya dia pun akan segera menghalal kan Anindita.


Abiyasa merasa bahagia karena mertuanya sudah tidak berada di kursi roda lagi dan berdiri tegap di hadapan nya dengan kedua kakinya yang kokoh.


Abi Yosep tersenyum bahagia dan membalas pelukan anak menantunya tersebut seraya menepuk nepuk pundak Abiyasa.


" Ngomong ngomong Biy mana nih anak om, kok nggak ikut jemput sih?" Tanya papah Boby celingak celingukan mencari anak anak nya.


" Clarissa kami suruh tinggal di rumah, om " jawab Abiyasa.


" Lho kenapa di suruh tinggal ? Wah tidak benar nih, masa papah nya datang nggak di jemput, sungguh terlalu " Ucapnya tersenyum seraya menepuk jidad nya sendiri.


" Tadi mau ikut sih sebenarnya, tapi karena kami bilang biar para cewek nunggu di rumah aja, biar para lelaki yang jemput orang tua" sambung Arvin.


" Iya Om Bob, makanya om kemaren kemaren bikin nya tuh anak laki dulu yang di buat, jangan cewek duluan yang di buat, jadinya saat mau jemput nggak ada kan.." kekeh Morgan.


" Buset nih Bule, mau om juga cowok yang duluan, tapi nih tante mu maunya cewek, jadi om ngalah deh bolpoin tumpulnya om arahin kelintang utara dan mengukir cewek deh..." Kekeh papah Boby lebar.


" Ih....apaan sih Mbeb...biar kaya gitu tuh Bola sangat hebat dan tangguh, biar cewek tapi jiwa perkasa." Ucap Mamah Lala membela srikandinya.


" Benar sekali tante...duplikatan om Boby banget si Clarissa itu" ucap Arvin lagi tersenyum.


" Eh...eh...udah...udah....ntar aja lagi ngobrolnya, udah malam ayo kita pulang,bandara mau di tutup, mau kalian jadi satpam di sini? Aku sih ogah! Mending aku pulang.." ucap papah Andre terkekeh.


" Benar baget tuh! Aku juga mau pulang mau nemui anak anak ku udah kangen banget, kalau kalian ngeladenin si om Boby sampai besok pagi nggak akan kelar, ngantuk sih iya kalau aku mah ogah udah tua nggak bisa bergadang lagi." Ucap Ayah Candra tersenyum.


" Iya juga sih..." Ucap singkat Abi Yosep.


" Kamu enak Yos ada yang jemput.." ucap Papah Boby.


" Anak anak ku juga Bob kedua nya nggak ada di sini " ucapnya tersenyum.


" Iya nggak ada di sini, tapi menantu kamu ada kan, lha..? kalau aku jangan kan anak yang jemput, calon menantu juga nggak ada jemput.." ucapnya tersenyum.


" Calon menantu om Boby lagi ada kerjaan di luar kota" ucap Arvin.


" Oh..." Ucap papah Boby singkat.


" Udah Ah..aku cape mau bobo cantik, ayo buruan kita pulang.." ucap Abi Yosep tersenyum.


" Hahaha....bobo cantik? Jangan jangan berobat di Kanada salah lagi,malah ganti identitas, dari cowok jadi cewek.." canda papah Boby tertawa lepas.


" Iih....amit amit, bang Boby ach..." Ucap Umi Vita seraya tersenyum lebar.


Abi Yosep hanya bisa tersenyum mendengar kata kata papah Boby, memang papah Boby dari dulu sampai sekarang candaan selalu mengundang gelak tawa.


" Hahahaha...." Ucap mereka tertawa seraya melangkah menuju kearah mobil mereka yang terparkir, beberapa saat kemudian ketiga mobil tersebut meninggalkan parkir bandara dan melaju menuju kearah rumah kediaman keluarga Wibawa dengan senyum bahagia.


___---__


Maaf kan saya ya tidak bisa update selama ini karena selama beberapa hari ini saya ada tugas luar kota dari tempat saya bekerja,di mana ditempat itu sinyalnya sangat susah,dan saya juga sangat sibuk dalam pekerjaan, terimakasih atas komen² nya semua,saya bukannya lupa, ataupun PHP tapi karena ada kendala,dan terimakasih yang sudah selalu setia menunggu cerita lanjutannya 🙏


______________________