
Abiyasa keluar dari ruangannya kemudian dia turun ke lantai bawah ke lobby dan melajukan mobilnya menuju ke arah rumah untuk pulang karena dia sudah tidak sabar ingin mengatakan kepada kedua orangtuanya kalau dia ingin secepatnya melamar Ayesha, karena dia ingin menghalalkan semuanya,
Setelah mereka berdua menikah.
Dengan senyuman sumbringahnya Abiyasa memasuki mobil pribadinya, menyetir mobilnya perlahan lahan meninggalkan kantor, beberapa saat kemudian mobil yang di bawa Abiyasa memasuki halaman rumahnya, dia memarkirkan mobilnya di samping mobil sang Papah, dia turun dari mobilnya dan berjalan menuju ke pintu utama.
Sebelum dia memencet bel Mamah Anisha sudah membukakan pintu untuk anaknya karena mamah Anisha saat itu memang hendak duduk santai di teras luar bersama suaminya.
"Assalamualaikum Mah" ucapnya Seraya mencium punggung tangan Mamah Anisha
"Waalaikumsalam, anak mamah yang ganteng" ucap mamah Anisha Seraya membelai kepala sang anak.
Kemudian suaminya datang dari dalam sambil tersenyum kepada sang anak.
"Assalamualaikum papah" ucapnya seraya mencium punggung tangan papah nya.
"Waalaikumsalam anak papah yang tampan, bahagia sekali kelihatannya ada apakah ini ?"tanya papahnya kepada Abiyasa.
Abiyasa hanya tersenyum saja dan mengikuti langkah kedua orang tuanya duduk di teras luar menikmati indahnya sore dengan suasana yang sejuk dan angin berhembus menyejukkan suasana hati mereka saat ini.
Abiyasa duduk di depan papah mamahnya.
"pah, mah, Ada yang ingin Biyas dibicarakan kepada papah dan Mamah" ucapnya.
"Bicara aja nak, mau bicara apa Sayang?" tanya Papah Andre.
"Begini pah, kalau Om Yosep sudah ada di sini gimana kalau Papah Mamah melamar Ayesha untuk Abiyasa" ucapnya tersenyum malu malu.
Mamah Anisha dan papah Andre langsung berpandangan, mereka kemudian tersenyum manis pada sang Anak.
"kok kamu tahu sih rencana papah" ucapan papah Andre kepada sang anak.
" ya sayang papah sudah merencanakannya "ucap Mamah Anisha.
"Sebelum berangkat ke luar negeri, papah akan melamar Ayesha untuk mu, Ntar sore papah dan Mamah beserta kalian semua mau menjenguk Om Yosep, di situ nanti papa mau bicara kepada Om Yosep mau melamar Ayesha sebagai istrimu" ucap papah Andre.
"Indah sekali rencana Papah dan Mamah ini "ucapan Abiyasa tersenyum senang.
"Sementara pengobatan Om Yosep di luar negeri papah dan mamah berangkat ke luar negeri, jadi tolong jaga kedua adikmu disini" ucap papah Andre.
"Siap pah, serahkan kepada Abiyasa, insyaallah Abiyasa akan selalu menjaga kedua Adik Biyas" ucapnya tersenyum.
"Karena itu adalah tanggung jawabmu sebagai saudara yang tertua "ucap papahnya lagi.
"Tapi rencananya kapan papa berangkat ke luar negeri?" Tanya Biyas.
"Besok nak, Biar secepatnya om Yosep mendapatkan pengobatan,lebih cepat itu lebih baik karena Papah merasa Om Yosep masih ada harapan untuk sembuh" ucap Papah Andre.
"Mudah-mudahan aja pah" ucap Abiyasa.
"ya udah ya pah, Abiyasa mau mandi dulu gerah sudah lengket semua badannya dengan keringat" ucapnya pamit masuk kedalam pada kedua orang tuanya.
"ya udah mandi sana, nanti selepas sholat magrib kita berangkat ke rumah Om Yosep," ucap Papah Andre.
" Siap pah, Dengan senang hati" ucapnya tersenyum, Dia berjalan menuju ke arah kamarnya.
"akhirnya aku akan menyatu dengan Ayesha, ya Allah terima kasih karena kau telah pertemukan jodohku dengan cepat" ucapnya Seraya tersenyum memasuki kamar pribadinya.
kemudian dia menuju ke kamar mandi dan dia melakukan ritual mandinya untuk membersihkan dirinya yang udah lengket karena keringat saat bekerja seharian penuh.