THE SWEETNESS OF LOVE AND FRIENDSHIP

THE SWEETNESS OF LOVE AND FRIENDSHIP
BAB 123



" Saya bisa menuntut Anda pak Boby, Kalau Anda masih mengatakan saya seperti itu. Atas dasar apa dan bukti apa Pak Boby mengatakan saya ini memfitnah Reno.?" Ucapnya enteng.


" Oh kalau seperti itu kita panggilkan buktinya." ucap Boby sembari tersenyum.


" Silahkan saya tidak takut." Balasnya tersenyum satu bibir kanannya tertarik keatas senyum mengejek, karena dia merasa kalau saat dia melakukan tuduhan terhadap Reno tidak ada yang tahu, bahkan barang bukti pun tidak ditemukan.


" Morgan!" Panggil papah Boby.


" Siap om!"


" Segera panggilkan buktinya."


" Oh Siap Om laksanakan.!" ucap Morgan.


Terlihat Ginos terkejut! Kemudian Morgan mengeluarkan gawainya dari saku celananya, dia melihat gawainya ternyata gawainya mati tidak hidup baterainya lowbat.


" Ya ampun! Batraiku habis." Ucapnya.


Tapi dia sudah mengirimkan chat pribadi nya beserta nomor salah satu orang yang mengetahui kejahatan Ginos terhadap Reno ke gawai Abiyasa.


" Biy, kamu menyimpan kan nomor sama chat pribadinya itu."


" Oh ya ada."


Abiyasa mengambil gawainya yang berada di dalam saku celananya Dia kemudian membuka chatnya kembali dan menghubungi salah satu nomor yang tertera di dalam gawainya itu.


Kemudian dia berbicara pada seseorang. Setelah menghubungi seseorang tersebut,Abiyasa mengatakan kepada mereka semua.


" Sebentar lagi dia akan datang."


Ternyata benar! kemudian pintu ruangan rapat yang ada di kantor YL grup itu di ketuk dari luar.


" tok tok tok"


" masuk! " ucap papa Boby.


Pintu terbuka dan terlihatlah seorang laki-laki paruh baya berjalan mendekati mereka, mereka yang ada di dalam ruangan tersebut menatap saksi yang sudah melihat perbuatan yang di lakukan si Ginos.


" Pak Amir?!" Ucap Ginos dan Mr. Robert.


Ginos dan Mr. Robert terkejut terutama Ginos, dia tidak menyangka perbuatannya di ketahui oleh pak Amir.


" Maaf pak Robert dan pak Ginos, bukan saya berpihak kepada Reno tapi benar Reno tidak berbuat salah, Reno orangnya jujur bahkan Reno juga yang menyelamatkan perusahaan ini dari kebangkrutan, dia yang berusaha mendatangi klien-klien yang jauh berada dari kota ini." Ucap pak Amir.


" Pak Amir!! apa-apaan kamu ini! kamu sudah bosan ya kerja dengan Ku!!." Ucap Ginos.


" Santai bro!! kasihan orang tua Jangan dibentak, begitulah kalau sudah salah!!" Ucap Papah Boby.


" Mereka pasti membayar Pak Amir pah! jangan percaya.!"


" Eh! buaya! sudah ada bukti di depan mata Kamu malah ngeyel, Aku suka gaya lho yang bego itu! sudah salah nyolot lagi! seharusnya kamu tuh sadar diri mau kamu aku masukkan ke kandang buaya biar kamu jadi santapan buaya!!" Ucap papah Boby meradang.


Mr. Robert hanya terdiam antara percaya dan tidak percaya.


Pak Amir adalah OB di kantor YL grup yang direkomendasikan oleh Mr.Robert untuk bekerja di perusahaan YL grup yang dipimpin oleh anaknya. Pak Amir sebenarnya datang sendiri ke kantor polisi memberikan keterangan kepada Pak polisi kemudian salah satu temannya Morgan si Rahmat menghubungi Morgan dan memberikan nomor gawainya Pak Amir, di situlah Morgan mencari keterangan pada Pak Amir tentang kebenaran Apakah Reno mutlak bersalah atau tidak.


" Pak Ginos maafkan saya, karena saya tidak tega melihat Reno seperti itu, bapak memfitnah dan mempenjarakan orang yang tidak bersalah." Ucap Pak Amir.


" Cepat katakan gigi tonggos!!" Bentak papah Boby.


" Apa benar kamu berbuat seperti itu pada anak buahmu sendiri hah!! dan apa benar apa yang dikatakan pak Amir kalau perbuatan kamu itu keji!!" Lanjut papah Boby.


" Heh! Ginos gigi tonggos! ngomong dong!! Kamu mau tahu siapa Bella itu hah!! Bella itu adalah keponakan kami! keponakannya Andre, keponakan aku, keponakan Yosep dan keponakan Candra seharusnya kamu sadar !! kamu itu mengganggu keponakan orang yang terkenal!! ucap papa Bobby mulai emosi.


" Kamu sudah menghancurkan biduk rumah tangganya Bella dan kamu juga mendukung akan kesalahan suaminya Bella sekarang suaminya Bella berada di dalam penjara sekarang kamu akan menyusul dia dipenjara." Sambung Papah Andre.


Ginos terkejut mendengar keterangan papah Boby kalau Bella keponakan mereka, namun dia menutupi rasa keterkejutannya itu.


" Aku tidak bersalah! buat apa aku masuk penjara,semua keterangan ku pada polisi,di tambah penyelidikan polisi sudah mengarah ke Reno. Jadi tidak mungkin lagi polisi akan mencari keterangan lagi kepadaku." Ucapnya santai namun didalam hatinya dia merasa takut kalau masuk penjara.


" Kamu masih belum mengaku dengan kesalahan kamu hah!!


" Aku akui aku tidak bersalah!! Papah kenapa diam saja papa harus bela aku pah, bukan membela mereka." Pintanya pada Mr Robert.


" Ginos!! kamu harus berkata jujur jangan sampai polisi datang ke sini untuk menyeret mu ke penjara." Ucap Mr.Robert.


" Heh!! kucing kurap!! cepatlah mengaku jangan sampai jari jemari ku ini mematahkan leher mu !!" ucap papa Boby santai sambil meremas-remas jari-jemarinya menatap kearah Ginos dengan tajam.


" Cepat katakan !! " Bentak papah Boby lagi mulai hilang kesabarannya.


Ginos terkejut dan terangkat sedikit dari tempat duduknya tapi dia tetap diam tidak mengatakan apa yang diinginkan oleh papa Boby.


" Rupanya orang ini mau merasakan jari jemariku ini ya." ujarnya mendekati Ginos.


Melihat amarah papah Boby Mr.Robert mendekati nya.


" Maaf pak Boby Jangan sakiti anak saya biarkan Dia memberikan keterangannya kepada polisi, tolong jangan sakiti anak saya." ucap Mr.Robert.


" Papa! buat apa papa berkata seperti itu, Aku tidak salah! benar aku tidak salah! yang salah itu Reno dia yang mentransfer uang ke sana kemari." Ucap Ginos berbicara setelah menguasai ketakutannya sendiri yang muncul dalam dirinya itu.


" Iya Pak, memang Reno yang mentransfer uang ke sana kemari tapi itu atas perintah dari pak Ginos sendiri. Pak Ginos mengatakan kepada Reno untuk mentransfer uang ratusan juta kedalam rekeningnya, setelah itu Dia menyuruh untuk mentransfer ke 10 rekening yang sudah dia berikan nomornya pada Reno. Pak Ginos menyuruh Reno untuk segera mentransferkannya, awalnya Reno menolak Tapi karena pak Ginos mengatakan kalau rekeningnya sedang diblokir karena bermasalah lalu Reno mau menerimanya. 2 hari kejadian itu pak Ginos kemudian meminjam kunci serep untuk membuka semua loker Dia kemudian memasukkan banyak uang pada jam 2 malam, saat itu saya bersih-bersih karena siangnya Saya tidak bisa bersih-bersih disebabkan saya dalam keadaan kurang enak badan, kemudian saya bersih-bersih tepat jam tersebut, ternyata saya melihat pak Ginos bersama dengan asisten pribadinya memasukkan beberapa ikat uang kertas ke dalam lokernya Reno. Keesokan harinya rencana pak Ginos mempermalukan Reno berhasil sampai akhirnya Reno mendekam di penjara, Reno sempat mengatakan kepada saya kalau dia mau melaporkan pak Ginos ke polisi karena perbuatan pak Ginos yang sudah membeli kakaknya." ucap pak Amir panjang lebar.


Kemudian tanpa sadar tangan papa Bobby menampar wajah Ginos. Mr Robert tersentak kaget melihat anaknya terjungkal kena tamparan dari papa Boby, kemudian Mr.Robert berdiri dan langsung memeluk Papah Bobby dan yang lainnya menangkap Ginos,tapi kesempatan itu digunakan Abi Yosep juga memberi kan tamparan ke wajah Ginos.


Ginos tak berdaya tersandar di tembok dan meluncur ke bawah langsung terduduk.


Mr.Robert mendekati anaknya dan dia kemudian membantu sang anak untuk berdiri dan duduk di kursi kembali.


" Maafkan anak saya pak Boby, Pak Andre, Pak Yosep, tolong jangan aniaya anak saya, biar bagaimanapun dia adalah anak saya." Ucap Mr.Robert.


" Saya paham pak Dia anak bapak tapi kelakuan dia yang saya benci saya benci dengan kelakuan dan sifatnya, Saya tidak suka!" ucap papa Boby.


Kemudian Morgan menghubungi Rahmat, selang beberapa saat kemudian terdengar suara mobil patroli polisi memasuki halaman YL grup,petugas polisi tersebut Langsung menuju lantai 2 dan menuju ke ruangan rapat yang ada di kantor tersebut sesuai dengan keterangan Morgan yang menghubunginya tadi.


Kemudian Ginos diamankan dan mereka semua keluar dari ruangan itu menuju ke kantor polisi. Ginos dimasukkan ke mobil patroli.


Sedangkan yang lain menggunakan taksi menuju kantor polisi,sesampainya di kantor polisi Ginos dibawa ke ruangan Rahmat untuk di interogasi.


Seperti biasa Ginos dipintai keterangannya dengan wajah yang babak belur karena mendapat pukulan dari papah Boby dan Abi Yosep.


Mereka dipersilahkan menunggu di luar karena ada Mr.Robert. papa Boby dan ayah Candra serta Abi Yosep dan papa Andre menunggu di luar juga, sedangkan Ginos dibawa kedalam.


Papah Boby sebenarnya mau masuk kedalam dia ingin mencak-mencak dihadapan Ginos dan ingin menjadikan Ginos sosis bakar, tapi karena ada Mr.Robert papah Boby mengurungkan niatnya.


Papah Andre tahu akan keinginan Papah Boby, tapi papah Andre hanya tersenyum saja.


Kemudian Morgan masuk ke dalam ruangan Rahmat Dia meminta charger gawai pada Rahmat mau mengisi daya baterai nya, karena gawainya mati total kehabisan baterai.


Rahmat menyerahkan chargernya kepada Morgan, kemudian Morgan mengisi daya gawainya di luar ruangan sambil menunggu Reno diproses, karena ternyata Reno tidak bersalah dan mereka akan membawa Reno pulang ke kembali ke kampung halaman mereka.


Sambil mengisi daya sampai terisi penuh beberapa saat kemudian Rahmat membawa Reno keluar dari terali besi,Dia kemudian dibawa di depan ruangan Rahmat.


Reno yang terlihat kurus dengan wajah yang pucat karena kurang sinar matahari, karena dia berada di dalam terali besi sangat terlihat memprihatinkan, Abi Yosep tak kuasa menahan air matanya.


Dia kemudian langsung memeluk Reno,Reno baru sadar kalau yang memeluknya adalah Om tersayangnya, mereka berdua pun menumpahkan tangisnya mereka tidak malu dengan orang-orang yang ada bersama mereka.


" Akhirnya Ku menemukan mu nak." ucap Abi Yosep.


Reno hanya menganggukkan kepalanya bahagia bercampur terharu dia rasakan sekarang ini.


" Alhamdulillah doa Reno selama di dalam sel terkabul,begitu cepatnya Allah mengabulkan doa Reno Om, Reno ingin sekali bertemu dengan om, Reno ingin bertemu mama dan kakak." ucapnya.


Abi Yosep mengangguk kemudian dia diajak duduk, Rahmat mengatakan akan memberikan sebuah surat yang menyatakan kalau Reno bersih tidak bersalah.


Beberapa menit menunggu akhirnya gawai yang diisi pun terisi separuh, karena sudah tidak sabar lagi akhirnya Morgan menghidupkan gawainya itu.


Saat di hidupkan,terlihat chat pribadi masuk dan beberapa panggilan tidak terjawab, Morgan memperhatikan layar gawainya.


" Waduh banyak sekali panggilan do Gawaiku, dan ada satu chat pribadi dari Feri." Gumamnya.


" Ada apa ya ?" tanyanya pada diri sendiri.


Kemudian dia membuka chat pribadi tersebut dan sebuah foto yang di kirim Feri pada nya.


" Astaghfirullahaladzim! ini kan mobilnya kak Marco? aku harus menghubungi Fery segera" gumamnya.


Tapi dia tidak sadar kalau di belakangnya ada Abiyasa yang memperhatikan juga layar gawainya Morgan.


Kemudian Morgan menoleh ke arah belakang dia dan Abiyasa saling tatap dan kemudian Morgan memberikan ponselnya kepada Abiyasa dan Abiyasa pun melihat chat pribadi dan sebuah gambar yang dikirim oleh Ferry ke gawai Abiyasa.


Morgan langsung menghubungi Feri dan Abiyasa langsung menghubungi Arvin.