
"Ra.... Mau kemana???" Tanya Cahya ketika putrinya itu berbelok menuju tangga.
"Mau ke kamar Mam...!" Jawab Kyra.
"Kyra sayang... Temui dulu temanmu, kenapa malah ke kamar, kan tadi mbak Tina bilang ada Zayan di belakang bersama kakakmu, ayo temui dia...!" Ucap Aditya.
"Kan sudah ada Ky, lagipula Zayan bukan temanku...!" Protes Kyra.
Aditya tersenyum dan mendekati Putrinya. "Bukan temanmu bagaimana? Dia teman satu sekolah mu meskipun beda kelas, dia juga teman kakakmu, setidaknya sebagai tuan rumah yang baik kita harus menemui nya untuk menghormati nya, ayo....!"
"Baiklah..." Gumam Kyra dan dia mengikuti kedua orang tuanya berjalan ke area belakang rumah. Sebenarnya Kyra selalu merasa canggung jetika dia harus bertemu dengan orang yang tidak akrab dengannya. Dan itu sudah terjadi sejak dulu, itulah kenapa dia hanya sekedar kenal dengan teman-teman Kyros dan tidak terlalu akrab dengan mereka. Dan selain itu, teman Kyros yang dulu sering datang tentu saja laki-laki yang semakin membuat Kyra canggung serta lebih memilih untuk tidak mengganggu kegiatan para anak laki-laki ketika berada disini. Berbeda hal nya dengan Louis ataupun Friddie yang memang sudah lama menjadi sahabatnya jadi dia sangat akrab dengan mereka.
"Itu mereka...!" Ujar Kyros sambil menunjuk ke arah Cahya, Aditya dan Kyra yang berjalan menghampiri mereka. Zayan pun menoleh dan langsung berdiri.
Ketika sudah mendekat, Zayan langsung menyalami Aditya dan Cahya juga Kyra. "Sudah lama kau datang???" Tanya Cahya.
"Tidak tante... baru saja beberapa menit yang lalu..!" Jawab Zayan.
"Maaf ya Zay, tadi kami pergi keluar sebentar, mengantar Kyra membeli beberapa barang, karena besok Kyra, Kyros dan lainnya akan pergi liburan..!" Ujar Cahya.
"Kenapa Zayan tidak ikut saja...!" Celetuk Aditya. "Zay, kau pasti juga libur jadi kalau kau besok tidak kemana-mana lebih baik ikut Kyros dan lainnya liburan, mereka akan pergi ke Bajo, bagaimana menurutmu Ky???" Tanya Aditya pada Kyros.
Kyros tersenyum. "Ya, Apap benar, lebih baik kau ikut saja Zay, biar lebih ramai, ada aku, Louis, Gienka dan Phobie, Kyra juga tentu nya... Bagaimana???"
Zayan tersenyum. "Ah tidak Ky, kalau aku ikut yang ada malah merepotkan, lagipula kau juga akan bersama teman-teman dekatmu, aku tidak enak dengan mereka..."
Kyros menepuk punggung Zayan. "Astaga Zay...! Mereka juga temanmu kan??? Mereka satu sekolah denganmu, dan kau juga kenal dengan Lou, jangan khawatirkan apapun, kalau kau bilang iya, aku akan mengurusnya, dan masalah akomodasi itu tanggung jawabku karena aku memang yang mentraktir mereka semua, sementara untuk yacht nya itu sudah dari Papa nya Gienka, kau tinggal berkemas dan besok kita berangkat...!"
"Benar Zay.. Pergilaah bersama Kyros dan yang lainnya.. Supaya kalian juga bisa lebih akrab...!" Ujar Aditya.
"Iya ikut saja...!" Sahut Cahya.
"Nah gitu dong....!" Sela Kyros.
"Bagus Zay, kau bisa berlibur bersama Kyros, Kyra dan yang lain... Oke kalian lanjutkan mengobrolnya, kami tinggal dulu, oh iya Kyra sayang, kau disini dan temani kakakmu mengobrol dengan Zayan...!" Uajr Aditya, kemudian dia dan Cahya meninggalkan anak-anaknya di halaman belakang me.biarkan mereka mengobrol.
Kyros mempersilahkan Zayan duduk lagi, begitu juga dengan Kyra yang tidak bisa menolak perintah Apap nya dan dia duduk di antara kakaknya dan juga Zayan.
"Congrats ya Ra... Kemarin kelompokmu mendapatkan juara untuk booth terlaris dan pelayanan terbaik, juga untuk Lil Mix terpilih sebagai perfome terbaik di pensi, wajar sih kalau kau, Gienka dan Lou mendapatkan itu, penampilan kalian luar biasa dan sangat menghibur...!" Puji Zayan.
Kemarin memang hari nya Kyra dan Gienka. Dimana kompok mereka yang mendapatkan banyak koin untuk penghasilan jualan mereka di booth festival sekolah mereka. Selain itu mereka juga mendapat penghargaan sebagai booth dengan pelayanan terbaik dan di pilih langsung oleh pengunjung yang datang. Pengumuman itu di umumkan beberapa jam yang lalu melalui grup chat sekolah.
Sementara untuk pengumuman penampilan terbaik di pensi juga di raih oleh Lil Mix yang beranggotakan Kyra, Gienka dan Louis. Mereka dapat juara satu untuk kedua kali nya setelah tahun kemarin juga meraihnya. Tetapi bagi Kyra dan Gienka itu jadi yang ketiga karena saat kelas 10, dia dan Gienka menjadi duo dan Louis belum bergabung. Dan selalu banyak yang menunggu penampilan Lil Mix setiap tahunnya.Sedangkan pengumuman kemenangan itu langsung di umumkan setelah acara tadi malam selesai, berbeda dengan pengumuman mengenai booth di pameran.
"Thanks...." Jawab Kyra singkat.
Zayan tersenyum mendengar jawaban Kyra. Inilah Kyra yang memang sejak dulu terkenal dengan sikap cueknya meskioun Zayan tahu bahwa Kyra hanya akan bersikap cuek atau banyak diam ketika belum terlalu mengenal orang. Dan sikap itulah yang membuat banyak teman-temannya yang berusaha mendekati Kyra memilih menyerah karena Kyra sendiri sangat sulit untuk di dekati. Tetapi bagi sebagaian orang yang sudah mengenal Kyra lebih dalam, Kyra adalah pribadi yang sangat baik, luwes, punya jiwa sosial yang sangat tinggi dan ringan tangan. Tidak seangkuh wajah yang di tampilkannya selama ini. Dan Kyra terlihat sangat cantik ketika dia tersenyum. Zayan selama ini hanya bisa mengagumi Kyra dari jauh saja.
"Kelompokmu menang Ra??? Kenapa tidak memberitahu ku???" Seru Kyros.
"Mungkin belum sempat Ky, pengumumannya kan baru saja, aku membaca grup sebelum datang kesini...!" Sahut Zayan.
"Wah.... Luar biasa.... Pantas sih, karena yang aku lihat kemarin booth Kyra dan Kyros memang lebih ramai di banding yang lain, ya pasti karena rasa makanan dan minumannya enak, juga di jaga oleh gadis-gadis cantik seperti Kyra dan Gienka.. Hahahaha..!"Dengan gemas Kyros mencubit kedua pipi adiknya meluapkan kebanggaannya atas kerja keras adiknya itu. Kyros tahu betapa seriusnya Kyra dan Gienka menpersiapkan segalanya, lebih tepatnya yaitu mengatur setiap anggota kelompok mereka dengan baik dan cara yang benar menangani pembeli yang datang. Karena untuk urusan makanan dan Minuman sudah di serahkan Gienka pada restoran milik Papa nya, sehingga tugas Gienka dan Kyra hanyalah menyiapkan hal-hal yang bisa membuat orang-orang mau mampir ke booth mereka.
"Aduhhh.... Sakit Ky... Kau mencubitku terlalu keras...!" Protes Kyra.
Zayan yang melihat kakak beradik itu hanya tersenyum. Dia menyadari bahwa Kyros sangat menyayangi Kyra. Begitu juga dengan Kyra yang juga menyayangi Kyros.
Mereka melanjutkan lagi mengobrolnya. Sesekali Zayan mencoba bertanya berbagai hal kepada Kyra, agar dia bisa memiliki celah untuk mengenal Kyra lebih jauh lagi, serta agar tidak ada kecanggungan dari Kyra. Zayan berharap ketika liburan besok, dia bisa lebih dekat dengan Kyra, mengingat itu juga adalah kesempatan yang bagus.