I LOVEd YOU Since 18

I LOVEd YOU Since 18
Eps 49



Gienka meninggalkan Kevin dengan kesal dan Kyra hendak mengejarnya tetapi tangan Kyra justru di tarik oleh Kevin.


"Ra....!" Panggil Kevin.


Kyra menoleh. "Apa...???"


"Bilang ke Gienka, jangan menghindari ku terus....! Aku sangat menyukainya, kau juga pasti tahu itu...!"


"Bilang saja sendiri...!" Ucap Kyra ketus.


"Ya elah Ra, bantu dong...!"


"Ogah...!"


"Ya sudah, kalau begitu aku akan menyukaimu saja....!" Ucap Kevin dengan santainya, dan dia langsung mendapat pelototan dari Kyra.


"Streeess ya???"


Kyra melepaskan pegangan Kevin dan langsung meninggalkan lelaki itu. Kevin memang sangat menyebalkan, dan semua orang akan mengatakan hal yang sama jika di tanya mengenai Kevin. Setiap hari Kevin selalu mencari kesempatan untuk mendekati Gienka, sayangnya Gienka sama sekali tidak pernah peduli dengan Kevin. Kyra berlari mengejar Gienka.


"Gie...!!! Tunggu...!!" Teriak Kyra.


"Apa yan kau bicarakan dengan si pengganggu itu...???" Tanya Gienka.


"Dia memang sudah kehilangan akal sehatnya... Hahahaha...!"


"Ky beneran tidak akan pulang ya Ra!!!" Tanya Gienka. Mereka sedang berjalan menuju ke kelas mereka.


"Sepertinya sih begitu, aku sendiri kesal di buatnya, Ky sama sekali tidak ada niat untuk pulang, sekedar melihatku atau Amam dan Apap...!"


"Ky memang terkadang menyebalkan sekali, apalagi jika urusan pendidikan, selalu saja begitu...!" Gerutu Gienka.


"Kau kan sering berhubungan dengan Ky, sekali-kali marahi dia dan suruh agar pulang, kasihan Amam, dia selalu sedih jika ingat Ky..."


"Hmmmm malah menyuruhku... Kau kan adiknya... Dasar kau ini Ra... Tetapi untukmu aku akan mencobanya...!" Gienka memeluk Kyra dan mereka kemudian masuk ke kelas, karena sebentar lagi bel masuk akan berbunyi.


★★★★


Sepulang sekolah, Kyra di jemput oleh supir, dan Gienka ikut bersamnya. Hari ini Gienka akan menginap di rumah Kyra. Hal yang sering Gienka lakukan, dan tentunya sudah mendapat ijin dari orang tuanya. Selain itu, mereka juga ada tugas yang harus di kerjakan bersama-sama. Sebelum pulang, Kyra menyuruh supirnya agar membawanya dan Gienka ke sebuah pusat perbelanjaan, karena mereka ingin jalan-jalan sebentar dan juga membeli makanan serta minuman faforit mereka.


Selain Kyra, Aditya juga memberi setiap anggota keluarganya bodyguard. Itu di lakukan karena dulu banyak hal yang terjadi di keluarga Aditya, dimana Cahya istrinya pernah di culik dan itu mengakibatkan Cahya kehilangan bayinya, selain itu Kyros juga pernah di culik dan hampir kehilangan nyawa karena oenculiknya memperlakukan Kyros yang masih bayi dengan sangat kejam, serta hal lainnya yang di alami oleh anggota keluarganya. Itulah kenapa Aditya selalu memastikan keamanan keluarganya menjadi nomor satu. Kyra pun tidak masalah dengan hal itu, karena bodyguard hanya akan bertugas ketika Kyra berada di luar rumah dan sekolah, seperti saat ini. Kyra bersekolah di sekolah internasional dengan keamanan yang sangat baik jadi orang tuanya merasa aman saat Kyra di dalam sekolah. Kenapa Kyra tidak memprotes mengenai bodyguard yang diberikan oleh Apapnya adalah karena Kyra mengerti sekali bahwa orang tuanya sangat ingin memastikan keamanannya.


Setelah bodyguardnya sampai, Kyra dan jiga Gienka pun memasuki pusat perbelanjaan itu dan mulai memutuskan akan pergi kemana lebih dulu mereka sebelum nantinya membeli makanan dan minuman faforitnya. Dan tujuan mereka adalah membeli produk skin care lebih dulu.


*****


Setelah puas berbelanja, Kyra dan Kyra pun melanjutkan niat utama mereka untuk membeli minuman faforit mereka


Sambil menunggu pesanan, mereka duduk dan mengobrol serta bercanda. Kyra dan Gienka sudah seperti saudara, dan orang tua Kyra juga sudah menganggap Gienka seperti anaknya sendiri begitu juga sebaliknya. Persahabatan Cahya dan Elea membuat keduanya bekerja sama, sekarang mereka memiliki kantor penerbitan sendiri. Aditya sengaja membuatkan perusahaan untuk Cahya, setelah Kyra dan Kyros lulus dari Sekolah Dasar. Dulu setelah resign dari perusahaan lama tempat Cahya bekerja, Cahya memfokuskan diri untuk merawat kedua anaknya, dan Aditya merasa bahwa istrinya pasti ingin kembali menyibukkan diri dengan keahliannya dimana dulu bekerja sebagai editor. Dan Elea juga dulu satu perusahaan dengan Cahya sebelum akhirnya resign karena lermasalahan dengan Ariel dan pindah bekerja di perusahaan perkebunan teh milik keluarga Aditya. Karena itu, Aditya pun menyatukan lagi keduanya untuk bekerja sama mengurus perusahaan baru yang di khususkan Aditya untuk Cahya, selain Elea, Chitra juga ikut bergabung dengan dua sahabatnya itu.


Di tengah obrolan Gienka dan Kyra, ponsel Kyra berbunyi. Itu panggilan video dari Amamnya, Kyra pun langsung mengangkatnya. "Ya Mam...!"


"Hai sayang... Kau sedang dimana? Belum pulang ya???" Tanya Cahya.


"Belum Mam, Ra sedang bersama Gie, lagi di Coffee shop...! Sebentar lagi pulang.. Kenapa Mam???"


"Amam masih di kantor, nanti pulang terlambat, kalau mau makan tidak perlu nunggu Amam ya??"


"Iya, Gie juga akan menginap... Tapi Amam akan pulang jam berapa???"


"Baguslah jika Gie akan menginap, Amam akan pulang jam 7 atau jam 8 tetapi tadi Apapmu bilang akan menjemput Amam...!"


"Ah ya sudah....! Nantin Ra beli makanan saja kalau begitu..."


Cahya tersenyum. "Ya sudah sayang, cepat pulang dan jangan kemana-mana lagi...!"


"Oke...!"


Cahya mengakhiri panggilannya. Sementara pesanan minuman mereka sudah jadi, Kyra dan Gienka membawanya lalu mereka keluar untuk langsung pulang.


Dalam perjalanan pulang, Kyra pun bercerita kepada Gienka bahwa dalam beberapa bulan ke depan, dia dan keluarganya akan pindah sementara karena rumah mereka akan di renovasi lagi. Dan renovasi ini juga butuh waktu cukup lama karena rencananya ada penambahan satu lantai lagi dan juga Kyra sendiri ingin punya infinity pool. Dan itulah kenapa mereka akan merenovasinya.


"Tapi kan Ra, kau akan kuliah di luar negeri, bagaimana kau meminta infinity pool... Belum jadi kau sudah akan tinggal di luar negeri kan??? Hahaha...!"


"Kau benar.... Itu juga yang di katakan oleh Apap, hahaha tapi kan aku juga akan pulang nantinya, akubtidak akan selamanya tinggal di luar negeri, paling ya 6 atau 7 tahun saja sampai aku mengambil masterku.. Beda dengan Ky, dia ingin bekerja di luar negeri, dan sudah pasti dia mungkin juga akan pindah kewarganegaraan kalau dia nantinya benar-benar ingin bekerja di perusahaan antariksa...! Itu hal yang wajib kan???" Ujar Kyra.


Mendengar itu, wajah Gienka berubah menjadi sedih. Apa yang di ucapkan Kyra benar adanya. Kyros pasti tidak akan pernah tinggal lama disini, dan Kyros akan tinggal selamanya di luar negeri. Tiba-tiba saja ketakutan melanda hati Gienka, takut Kyros tidak akan bisa menjadi miliknya.