
"Apa kemarin kau ada meninggalkan meja kerja mu??? Maksudku di tengah pekerjaanmu, bersamaan dengan ada nya minuman atau makanan yang ada di atas meja juga???" Tanya Kyros pada istrinya.
"Aku rasa tidak meninggalkan meja sama sekali.. " Jawab Gienka.
"Coba kau ingat lagi??? Karena tidak mungkin jika dia berani memasukkan itu kalau kau ada di mejamu.. " Timpal Kyros.
Gienka terdiam sesaat sambil mengingat semua kegiatannya kemarin di kantor. "Apa mungkin saat kemarin aku menerima telepon ya???? Jadi kemarin setelah aku memberitahumu kalau aku sedang bersiap untuk pulang, kau memberitahu Axel dan Axel menelepon ku, saat itu aku pergi keluar sebentar ke toilet, eh tapi saat aku kembali aku justru berpapasan dengan Kevin karena dia menabrak ku saat aku hendak kembali ke ruangan kerja.. "
"Bisa jadi saat itu dia memasukkan obatnya... " Celetuk Axel.
"Tapi apa kau meninggalkan minuman atau makanan di atas meja kerjamu???" Tanya Kyra.
"Ada teh dan air yang ada di tumbler ku sih, tapi saat itu sih aku sedang minum teh chamomile. " Jawab Gienka.
"Bisa jadi dia memasukkan nya ke dalam tehmu, baguslah kalau begitu, karena kita tidak perlu mengecek waktu nya lama-lama, karena kita bisa mengecek pukul berapa Axel kemarin menghubungimu, ada di daftar panggilan pasti.. " Ujar Kyros.
"Ya Ky benar, tetapi kita juga tidak harus berpatokan pada itu saja, itu jadi yang pertama kita periksa nanti tetapi jika tidak terbukti maka harus mengecek dari awal.. " Axel menimpali.
"Tapi yang aku baca di artikel kemarin, obat itu bereaksi sekitar setengah sampai satu jam, jadi aku rasa mungkin di jam-jam itulah Kevin benar-benar memasukkannya. " Celetuk Kyra. "Kita harus berfokus pada itu juga.. "
"Baiklah... Kita coba lihat di jam-jam itu.. " Gumam Kyros. "Sayang??? Hubungi manager mu, aku ingin bicara dengannya..!!" Pinta Kyros lagi, dan Gienka mengambil ponselnya lalu mencari kontak manager nya dan menghubunginya mengatakan jika Kyros ingin berbicara dengannya.
Kyros sudah selesai berbicara dengan manager Gienka, menjelaskan semua yang terjadi kemarin serta kecurigaannya pada Kevin. Manager Gienka sangat terkejut sekali dan tidak percaya jika Kevin melakukan hal seperti itu. Tetapi Kyros juga menjelaskan jika saat ini Kevin sudah ada di kantor polisi, dan Gienka juga akan memberi keterangan hari ini, sehingga Kyros butuh ijin untuk bisa memeriksa CCTV yang ada di ruang kerja Gienka dan teman-temannya. Beruntungnya manager Gienka sangat baik sekali dan memberikan ijin pada Kyros untuk nanti bisa menemui petugas keamanan yang berjaga mengawasi CCTV di kantor, dan dia akan memberitahu mereka nanti nya agar memberikan akses itu.
Dan hari ini sebelum jalan-jalan juga sebelum ke kantor polisi, Kyros, Gienka, Kyra dan Axel akan ke kantor Gienka lebih dulu. Berharap mereka dapat menemukan bukti melalui CCTV mengenai kejahatan yang di lakukan oleh Kevin kemarin.
"Oh iya, aku juga ingin memberitahu kalian, bahwa aku dan Gienka akan pindah ke Houston.. " Ucap Kyros yang langsung membuat Kyra dan Axel terperanjat.
"Pindah ke Houston??? Kenapa pindah???? Apa hanya karena hal yang terjadi kemarin??? Kita bisa bilang pada Apap, supaya membantu menyingkirkan mereka berdua.. " Sela Kyra.
"Jangan Ra....!!" Sahut Gienka dengan cepat. "Jangan beritahu orang rumah...!!"
"Bukan karena itu Ra, tapi karena aku harus latihan di Houston karena nanti aku akan berangkat dari sana juga.. " Jawab Kyros.
"Oh kau akan berangkat dari kantor di Houston... Aku pikir karena masalah yang kemarin.. " Ucap Kyra.
"Kapan pindahnya Ky???" Tanya Axel.
"Kyra sebenarnya meminta tinggal disini lebih lama lagi, tapi aku mulai latihan lagi, jadi tidak bisa di tinggal.. "
Gienka tersenyum. "Nanti bisa datang lagi kesini kalau liburan..!"
"Iya, aku tahu kalian masih ingin berlama-lama dengan Athan, tapi aku juga tidak bisa disini tanpa Axel.. Hehehe.. " Kyra terkekeh.
"Kau ini Ra....!!" Kyros menggeleng-gelengkan kepala nya.
"Jadi rumah ini akan kau sewakan atau kau biarkan kosong Ky???" Tanya Kyra.
"Di biarkan kosong saja Ra, nanti saat aku berangkat, Gienka juga akan kembali ke Indonesia, jadi tidak masalah rumah kosong selama setahun lebih... Yang aku takutkan jika Gienka sendirian disini selama aku pergi adalah kejadian seperti sebelum-sebelumnya, aku tidak ingin hal buruk terjadi lagi, Bila-bila aku tidak bisa bekerja dengan tenang... Kalau Gienka pulang ke Indonesia ada kalian semua yang bisa menjaga nya sampai aku kembali.. " Ujar Kyros.
"Ya, memang Gienka lebih baik pulang saja.... Tidak ada siapapun disini yang bisa menjaga nya, jika di rumah akan banyak sekali yang menjaga nya, dan Gienka juga bisa kembali bekerja disana.. " Kyra menimpali.
"Di Houston kalian akan menyewa apartemen??" Tanya Axel.
"Bukan menyewa, tetapi sudah di sediakan oleh kantor, aku bisa saja meninggalkan Gienka dan pergi sendiri kesana, tetapi aku rasa jauh lebih baik aku bersama nya kesana, dan kantor tidak mempermasalahkannya... Ini juga kesempatan yang bagus menjauhkan Gienka dari orang-orang tidak waras itu.... Dan aku merasa bahwa Camilla juga bermain di balik ini semua.."
"Camilla???" seru Gienka. "Kenapa dengannya??" Tanya Gienka.
Kyros tersenyum. "Saat kita pergi makan malam bersama lusa kemarin, Axel melihat Kevin bersama Camilla masuk ke sebuah diskotik... Lalu kemarin terjadi sesuatu padamu dan hampir mirip dengan kejadian sebelumnya dimana ada sesuatu yang di masukkan ke dalam minuman mu... Jadi kami berpikir bahwa mungkin saja Camilla terlibat lagi..." Ujar Kyros.
"Tapi bagaimana bisa Camilla mengenal Kevin???" Tanya Gienka lagi.
"aya tidak tahu, kita kan menyelidiki nya ber sama-sama, dan kalau sampai dia terlibat lagi untuk mencelakai mu, aku tidak akan bisa menahan lagi dan akan mengambil sikap tegas padanya.... Orang seperti itu tidak bisa terus di biarkan, harus ada sesuatu yang bisa membuatnya menghentikan kegilaannya itu untuk menyakiti orang lain.. " Geram Kyros.
"Ya, intinya adalah Kevin harus bisa berkata jujur, dia bekerja sendiri atau memang ada yang mendorongnya melakukan itu.... Camilla benar-benar sudah tidak bisa di percaya lagi.. " Gumam Kyra dengan kesal.
"Tapi apa iya dia tega melakukan itu lagi??? Apa dia belum cukup menerima huk6imannya kemarin atas apa yang dia lakukan???" Ucap Gienka.
"Dia mungkin masih tidak tahu bahwa dia di lempar jauh dari sini adalah sebuah hukuman atas apa yang dia lakukan, mungkin dia berpikir bahwa itu memang terjadi begitu saja dan tidak t ahh jika ada peranan orang tua kita agar dia di usir dari sini.. " Ujar Kyra.
"Aku benar-benar geram, dan jika dia memang terlibat, aku tidak bisa menahan diri untuk menceritakan semua nya pada Apap dan juga Papa Iel, meski Gienka melarangku, aku akan tetapemberotahu mereka... Aku sudah tidak bisa memaafkan kesalahan Camilla selama ini, dia terlalu kejam.. " Kyros terlihat kesal sekali jika membicarakan mengenai Camilla. Dia ingin Camilla di hukum atas perbuatannya.