I LOVEd YOU Since 18

I LOVEd YOU Since 18
Eps 60



Aditya, Ariel dan Randy sudah berada di depan rumah, menunggu kedatangan anak buah Randy yang akan membawa penculik Kyros. Dari wajah Aditya terlihat bahwa dia sedang dipenuhi kemarahan, dan emosinya mulai meledak. Jika sampai nanti terjadi sesuatu dengan bayinya, dia pasti tidak akan segan untuk menghabisi pria itu. Dan bagaimanapun caranya hari ini dia harus menemukan Kyros dan membawa putranya itu pulang.


Setelah subuh lewat, akhirnya ada bunyi klakson dari depan gerbang rumah Aditya. Gerbang lekas dibuka oleh security Aditya, dan Randy membenarkan bahwa itu adalah mobil dari anak buahnya. Cukup lama memang karena ternyata mereka menemukannya ada di luar kota, diduga mereka sengaja kabur ke luar kota agar tidak mudah di lacak. Karena Randy memiliki banyak anak buah yang sudah dia sebar dan ditambah mereka juga memiliki banyak teman hingga pasti cukup mudah menemukan orang-orang seperti itu.


Pintu mobil terbuka dari dalam, seorang laki-laki keluar sambil menarik dengan kasar orang yang ada di sebelahnya.


Bruuukkk......!!!


Seseorang jatuh dari dalam mobil dengan kondisi tangan terikat di belakang dan juga kakinya terikat. Sudah di pastikan itu adalah lelaki yang sudah membuntuti Aditya beberapa waktu yang lalu. Randy kemudian menyuruh anak buahnya agar membantu pria itu berdiri. Aditya mendekati pria itu dengan tatapan tajam dan langsung menarik kerah jaket hitam yang dipakai pria itu.


Bukannya menjawab, pria itu justru terkekeh seolah mengejek Aditya dan tetap diam tidak menjawab pertanyaan dari Aditya. "Aku tanya padamu??? Dimana kau membawa pergi anakku??? Kalau kau mau mengatakannya sekarang, aku jamin hidupmu akan aman, tetapi jika kau tidak segera mengatakannya, aku akan menghancurkanmu sebelum aku menyeretmu ke kantor polisi, katakan dimana anakku saat ini??" Suara Aditya melembut tetapi tatapannya masih menajam.


Pria itu masih tidak mau mengatakan apapun, dan tampak tidak takut dengan ancaman Aditya. Karena kesal tidak segera mendapatkan jawaban, Aditya akhirnya mendaratkan pukulan yang sangat keras di wajah pria itu tepatnya di bagian hidungnya. Pria itu langsung terdorong ke belakang dan jatuh di tanah. Aditya masih mencoba menanyakan sekali lagi dimana keberadaan Kyros tetapi masih sama, pria itu tetap tidak mau menjawabnya, membuat amarah Aditya semakin memuncak dan menghajar pria itu hingga babak belur. Aditya juga menendang wajah pria itu berkali-kali hingga pria itu babak belur tetapi tetap tidak mendapatkan jawaban apapun. Aditya kemudian meletakkan kaki kirinya di wajah pria itu, memutar-mutar kakinya seolah tidak mempedulikan bahwa yang diinjaknya adalah wajah dari seseorang karena Aditya benar-benar dibuat semakin emosi karena tidak mendapatkan jawaban apapun. Aditya menoleh ke arah Randy dan Ariel yang ada dibelakangnya sambil terus menginjak wajah pria itu.


"Shhhiiiiittt.....!!! Dia masih tidak mau mengatakan apapun...! Kurasa aku memang harus melakukannya, padahal aku sudah menahan diriku untuk tidak melakukannya, Iel....!! Berikan padaku, kurasa aku benar-benar harus melakukannya pada si brengs*k ini"


Ariel merogoh sakunya dan melemparkan sesuatu kepada Aditya. Aditya menangkapnya, lalu mendorong benda itu dan perlahan muncul mata pisau yang semakin memanjang. Itu bukan pisau, tetapi sebuah cutter yang tadi diambil Aditya dari laci meja kerjanya lalu diberikan kepada Ariel, dan sekarang dia minta lagi. Hanya ini sepertinya yang bisa membuka mulut pria ini. Aditya kemudian mengangkat kakinya dari wajah pria itu dan memerintahkan anak buah Randy agar membuatnya berdiri dan memeganginya.