I LOVEd YOU Since 18

I LOVEd YOU Since 18
Eps 119



Aditya menutup panggilannya. Dia baru saja menghubungi seseorang yang akan dia tugaskan untuk mengawasi Kyra. Ini dilakukannya tentu untuk berjaga-jaga takut terjadi sesuatu pada Kyra. Sebenarnya selama ini, Aditya juga diam-diam membayar orang untuk mengawasi Kyra dan Kyros saat keduanya berada di Amerika. Hal itu di lakukan tentu untuk keamanan kedua nya, dan tidak pernah di ketahuilah oleh kedua saudara itu. Aditya bukan posesif tetapi dia hanya ingin menjaga kedua anaknya saja. Sebenarnya bukan hanya anaknya saja, tetapi hal itu juga di lakukan kepada seluruh anggota keluarganya, termasuk Ibu mertua nya, Adri adiknya, serta istri dan anak Adri juga termasuk. Aditya ingin semua keluarganya dalam pengawasan yang baik, serta tidak ingin hal buruk terjadi pada mereka, mengingat sudah banyak kejadian sebelumnya yang sudah di alami oleh mereka.


Aditya sekarang menyuruh orang mengawasi Kyra bukan bermaksud ingin mengetahui lebih jauh hubungan Kyra dan Zayan. Aditya sudah menugaskan untuk mengawasi dari jauh saja, dan membiarkan keduanya menikmati kebersamaan, tanpa perlu terlalu mengganggu mereka jika mereka sedang berada di satu tempat, orang suruhannya itu tidak perlu masuk dan membuntuti mereka berdua. Sama hal nya seperti sebelumnya saat Kyra ataupun Kyros masuk ke kampus maka berakhirlah pengawasannya dan hanya tinggal menunggu mereka keluar kampus, mengikuti kemana mereka akan pergi selanjutnya, sekedar memastikan keberadaan mereka, hanya sebatas itu saja, sehingga privasi mereka tetap terjaga dengan baik.


"Bagaimana harimu??? Kau senang tidak akhirnya bisa pulang dan akan menetap disini lagi???" Tanya Zayan pada Kyra yang saat ini duduk di sampingnya, sementara dia keluar dari area perkantoran.


"So much fun...!" Jawab Kyra sambil melempar senyum manja.


"Kau ikut ke kantor Om Adit, apa yang kau lakukan disana!!!???"


"Aku hanya duduk dan membaca berkas kantor saja, kata Apap aku harus mulai belajar semuanya...!"


Zayan menoleh dan melempar senyumnya ke Kyra. "Bagus sekali... Kau memang harus memulai semuanya dengan hal seperti itu...! Oh iya bagaimana kabar Ky???"


"Dia sibuk tetapi tidak pernah mengeluh, dan sangat menikmatinya.. Tetapi ku rasa kesibukannya sekarang sedikit berkurang pasti karena sudah lulus kan???"


Kyra mengangguk. "Ya... Itu memang benar.. Sekarang fokusnya hanya pada satu hal saja...!"


"Dan hal itu juga yang membuatnya tidak pernah berpikir untuk mendekati wanita.. Tapi aku selalu melihatnya luar biasa... Oh iya, aku senang sekali akhirnya sekarang kita bisa dekat dan tidak lagi berhubungan jarak jauh seperti sebelumnya...!"


"Aku juga senang... Aku sangat merindukanmu, dan bahagia luar biasa bisa pulang...!" Kyra menyandarkan kepalanya di pundak Zayan.


Zayan mengaktifkan mode auto pilot di mobilnya, dan dia membiarkan mobilnya berjalan sendiri. Zayan pun memeluk Kyra, mengusap lembut rambut perempuan yang sangat dia cintai itu. Zayan juga sangat bahagia sekali akhirnya bisa dekat dengan Kyra, selama ini mereka menjalin hubungan jarak jauh, tetapi hal itu tidak membuat rasa cinta Zayan pada Kyra berkurang, justru semakin bertambah karena Kyra adalah perempuan yang sangat menyenangkan sekali. Lucu dan manja tetapi masih dalam batas yang normal, dan Zayan tidak pernah merasa terganggu. Justru hal itu semakin memperkuat perasaannya pada Kyra. Sangat membahagiakan bisa bersama dengan Kyra yang luar biasa dan selalu memiliki hal positif di setiap harinya.