I LOVEd YOU Since 18

I LOVEd YOU Since 18
Eps 310



"Hei uncle....!!!!" Ucap Gienka yang merubah suara nya menjadi seperti anak kecil. Dia membuka pintu sambil menggendong Athan dan Kyros berdiri di depan. Kyros baru saja sampai di rumah setelah bekerja.


Senyum Kyros mengembang dan dia mengambil keponakannya itu dari gendongan istrinya. "Oh Hai anak ganteng.... Uncle sangat merindukanmu.. " Kyros mencium pipi Athan dengan gemas.


Gienka juga ikut tersenyum dan mengajak suami nya masuk. "Aku sudah membuat jus, kau ingin meminumnya sekarang????" Tanya Gienka.


"Nanti saja, aku ingin dengan Athan ku sayang.. Dimana Kyra dan Axel???" Tanya Kyros balik.


"Mereka ada di kamar sedang bersih-bersih badan.. "


"Lalu kenapa si tampan ini ada bersamamu, kenapa tidak menyuruh mereka memandikan nya juga...???"


"Aku sudah bilang pada Kyra bahwa aku yang akan memandikan Athan bersamamu, aku juga sudah membeli pakaian untuknya, jadi kita berdua yang akan memandikan nya???? Setuju???"


Kyros membelai kepala Gienka dan mengecup kening istrinya. "Kau ada-ada saja, baiklah, kita mandikan dia sekarang supaya dia lebih tampan lagi.. Ayo ke kamar...!!!"


Gienka dan Kyros membawa Athan naik ke kamar mereka, untuk kemudian memandikan bayi itu. Kyra dan Axel sepertinya sedang membongkar barang mereka dan membiarkan Athan bersama Gienka. "Aku harus menemui Axel dan Kyra dulu sepertinya.. " Gumam Kyros.


Gienka mengangguk. "Ya, temui mereka dulu, aku akan siapkan pakaian juga untukmu, kau juga harus mandi dengan Athan.. "


"Denganmu juga tentu nya... " Pinta Kyros.


"Aku sudah mandi.. " Jawab Gienka.


"Mandi lagi tidak akan membuatmu berkerut, darioada kau basah karena ikut memandikan Athan, lebih baik ikut mandi lagi saja... "


"Kau ini dasar... Ya sudah kita mandi bertiga.. Berikan Athan padaku dan kau temui dulu Kyra dan Axel.. " Gienka mengambil Athan dari gendongan suami nya dan membawa bocah itu ke kamarnya, sedangkan Kyros berjalan menuju kamar tamu yang di gunakan oleh Kyra dan Axel sekarang.


Kyros mengetuk pintu kamar tamu, tak lama di buka dari dalam. Yang ternyata Axel yang membuka nya. Axel tersenyum dan lekas menyalami kakak ipar nya. "Hai Ky, kau sudah pulang ternyata.. " Axel memeluk Kyros dan menepuk punggung kakak ipar nya itu.


"Senang bisa melihatmu lagi, aku minta maaf karena tidak bisa menjemputmu tadi.. "


"Tidak masalah, aku dan Kyra mengerti kalau kau pasti sibuk dan ini juga bukan hari libur, aku justru berterima kasih karena Gienka datang untuk menjemput, padahal kami pu. bisa naik taksi dari airport.. "


"Jika salah satu dari kami tidak menjemput kalian, lalu menurutmu siapa yang akan menyambut kalian disini??? Gienka bisa meminta ijin dari kantornya dengan mudah, jadi dari awal dia sudah berniat untuk melakukannya dan mengaturnya.. Mana Kyra???" tanya Kyros.


Axel terkekeh. "Ah ya Kyra masih mandi.."


"Baiklah, kalian istirahat saja dulu, jangan pikirkan Athan, Gienka terlalu senang dengan kedatangannya jadi aku harap kau dan Kyra maklum jika melihat tingkah Gienka yang akan menguasai Athan selama disini.. "


"Tidak masalah, Athan menjadi milik kalian berdua selama kami disini." Axel tersenyum memaklumi.


"Oke aku ke kamar dulu, enjoy.. " Kyros menepuk bahu Axel kemudian meninggalkan adik ipar nya dan pergi ke kamarnya untuk menyusul Gienka.


Kyros masuk ke katnya dan melihat Gienka membaringkan Athan di tempat tidur, melepaskan pakaian bayi itu dengan cekatan untuk memandikan nya. "Wah Athan mau mandi ya???" Kyros mendekati istrinya dan mengusap kepala keponakannya.


"Kau sudah bertemu Kyra???" Tanya Gienka.


"Dia sedang mandi, Axel tadi yang keluar menemui ku.. "


"oke...!!" Kyros melepaskan jas nya dan membuka kancing lengan kemeja nya dan melihatnya sampai ke siku, lalu pergi ke kamar mandi untuk mengecek suhu air di bathtub agar tidak terlalu panas. Dia dan Gienka juga Athan akan nerendam bersama. Anak kecil akan senang sekali jika di ajak bermain air. Karena hari juga sudah sore, Gienka memilih berendam di bathtub saja daripada harus di kolam renang, takut Athan masuk angin dan kedinginan.


Tak lama Gienka membawa Athan ke kamar mandi dan Kyros juga sudah masuk ke bathtub lebih dulu. "Berikan Athan padaku...!" Pinta Kyros pada istrinya.


"Belenang...!!! Belenang...!!" Ucap Athan yang mulai melompat-lompat kegirangan.


"Athan dengan uncle dulu, aunty Gie ganti pakaian dulu!! Oke???"


"Ya... " Ucap Athan lagi. Gienka mengangkat Athan dan membantu keponakannya itu masuk ke air dan di pegang oleh Kyros. Sementara itu Gienka memilih mengganti pakaian nya dengan pakaian renang. Dan dia ikut masuk ke dalam bathtub bersama suami dan keponakannya. Gienka membeli beberapa mainan air untuk Athan. Ada kepiting yang bisa mengeluarkan bisa juga bebek karet. Bocah itu terlihat senang sekali dan memainkan air, membuat Gienka dan Kyros semakin gemas di buatnya.


"Bubble.... Bubble..... Ye ye....!!!" Teriak Athan.


"Kau suka bubble????" Tanya Kyros.


"Ya, crab bubble.. Aku punya chicken bubble, Amam belikan." Athanulai berceloteh.


"Benarkah???? Amam membelikanmu chicken bubble???" Tanya Kyros.


Athan mengangguk. "Ya, onty uncle membelikanku banyak sekali mainan disana, apa horse nya boleh aku bawa puyang???"


Gienka tersenyum. "Yang itu biarkan disini saja, biar Athan bisa bermain lagi kalau disini, nanti Onty akan menyuruh Baba dan Ammi untuk membelikan horse yang baru di rumah, oke???"


"Kenapa?" Tanya Athan.


"Nanti rusak pas di pesawat, horse nya kan besar, nanti beli lagi di rumah.. "


"Ya, kasihan kalau rusak, ya beli saja lagi... "


Athan mengangguk-angguk dan senang memainkan kepiting berbusa ititu. Dn si kecil berteriak kegirangan. Kyros dan Gienka terlihat senang sekali dengan kehadiran Athan. Begitu menyenangkan sekali memiliki anak kecil. Sayangnya Tuhan masih belum memberi mereka kepercayaan untuk memiliki buah hati. Gienka selalu menyesali langkahnya untuk menunda memiliki momongan dulu di awal pernikahan, dan mungkin ini adalah efek yang harus di Terima nya, entah sampai kapan, tetapi Gienka tidak akan pernah putus harapan untuk bisa hamil nanti nya setelah Kyros kembali dari luar angkasa.


"Uncle... Uncle... " Athan menepuk bahu Kyros.


"Ya???" Jawab Kyros.


"Ammi bilang, uncle akan jayan-jayan, beli roket dan boneka alien, besok ya??"


Kyros tersenyum. "Kita akan membeli nya nanti, tapi bukan besok, ummm dia hari lagi.. Bagaimana???"


"Kenapa???" Tanya Athan.


"Karena besok uncle harus kerja, dan kita pergi hari sabtu, nanti uncle akan mengajakmu membeli roket, boneka alien dan boneka astronot, mau????"


"Ya, mau mau mau.....!!! Mau boneka astronot, seperti uncle.."


Kyros tertawa. "Ya, nanti kita akan membeli nya di museum, ada banyak boneka disana, Athan bisa memilihnya, nanti Athan juga bisa memberikannya pada teman-teman yang lain yang ada di rumah.. "


"Good... " Athan menunjukkan ibu jarinya di depan Kyros membuat Kyros dan Gienka tertawa dan mencubit pipi Athan.