I LOVEd YOU Since 18

I LOVEd YOU Since 18
Eps 70..



★‡★‡ Back Now


"Itulah kenapa Amam, Apap dan juga orang tuamu Gie, kami selalu mengajarkan kalian untuk menjadi orang yang baik, bertingkah laku baik kepada siapapun tanpa harus memandang status dan derajat orang, semua adalah agar kalian bisa menghargai sesama, pentingnya hidup adalah menjaga sikap, jika orang tuanya baik maka anak-anaknya juga akan menjadi baik & memberi contoh yang baik, seburuk apapun orang tua, mereka pasti ingin anaknya menjadi baik, jika ada orang tua yang justru memberi ketidakbenaran kepada anak-anaknya itu adalah orang tua yang buruk...!" Ujar Cahya.


"Sikap buruk Cyntia adalah bukti bahwa peranan dan ajaran dari orang tua sangat penting, mengakui kesalahan itu juga tak kalah pentingnya, tetapi orang tua Cyntia justru memberikan contoh yang tidak baik kepada anaknya, mereka terlalu menyepelkan hal sebesar itu, dan tidak mau mengakui kesalahan dan justru mencoba mengganti segalanya dengan uang, padahal tidak semua hal bisa diganti oleh materi, ada psikis dan emosi yang sudah di mainkan, so bad...!" Lanjut Cahya lagi.


Aditya tersenyum dan kembali memberi pesan kepada Gienka dan Kyra agar bisa mengambil setiap pelajaran dari kejadian yang dulu pernah terjadi kepadanya ataupun yang terjadi pada orang tua Gienka. Mengingat Gienka juga sudah tahu masalah yang pernah di hadapi orang tuanya. Mengambil baiknya, menjadikannya motivasi agar ke depannya lebih baik, kemudian membuang buruknya agar tidak mengulang kesalahan yang sama.


"Ini bukunya, baca dan pelajari bersama-sama, lakukan yang terbaik untuk setiap langkah yang akan kalian ambil, orang tua hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk anak-anak mereka...!" Gumam Aditya.


Dia merasa bahagia sekali mendapati anak-anaknya menjadi orang-orang yang cerdas dan tidak pernah melakukan hal yang bisa merugikan mereka. Baik Kyra, Kyros, Gienka, Geffie, Louis, Friddie ataupun Phobie, mereka semua adalah anak-anak yang baik, dan saling mendukung seperti halnya dengan persahabatan Cahya, Aditya dan orang tua mereka selama ini. Semua saling mendukung dan memberikan pelajaran tentang hidup, kebaikan dan peduli dengan sesama, kepada anak-anak mereka.


"Kalian bisa belajar dan tanyakan apapun yang kalian mau, jika kalian merasa tidak bisa, kami berdua harus pergi keluar sebentar, jangan kemana-mana dan tetap di rumah...!" Ucap Aditya.


"Baik Pap....!" Jawab Kyra.


Cahya tersenyum. "Kami harus ke gudang mengecek persiapan siang nanti...!"


"Tentu saja boleh sayang!" Jawab Cahya.


Ya, Cahya dan Mama Aditya memang memiliki kegiatan rutin setiap seminggu sekali melakukan kegiatan sosial dengan mendatangi panti asuhan, panti jompo ataupun rumah singgah. Berkeliling dari tempat satunya ke tempat yang lainnya seminggu sekali. Dan jika sedang libur, Kyra selalu ikut berpartisipasi membagikan berbagai kebutuhan pokok untuk mereka yang membutuhkan, dan untuk anak-anak biasanya juga ada mainan yang di bagikan.


"Aunty??? Boleh tidak aku mengajak Friddie dan Geffie???" Tanya Gienka.


Cahya tersenyum. "Boleh sayang... Jika mau kau juga bisa mengajak Louis dan Phobie..!"


"Ehh ada Sanne juga kan?? Ajak saja dia sekalian...!" Timpal Aditya.


Kyra dan Gienka saling berpandangan sambil tersenyum. "Oh iya ada Sanne juga, ya sudab nanti aku akan menghubunginya...!" Ucap Kyra.


Cahya dan Aditya tersenyum kemudian keluar dari ruang baca meninggalkan Kyra dan Gienka yang ingin belajar.