I LOVEd YOU Since 18

I LOVEd YOU Since 18
Eps 285



Gienka sampai di apartemen Kyros. Dia meletakkan jari nya dan pintu itu langsung terbuka. Sebelumnya saat datang kesini, Kyros langsung memberi Gienka akses untuk bisa masuk ke apartemennya dengan cara memasukkan fingerprint Gienka selain fingerprint nya sendiri. Jadi bukan perkara sulit untuk Gienka bisa masuk dan keluar dari apartemen ini.


Gienka masuk, dan dia tersenyum melihat apartemen ini lagi. Teringan dengan Kenangannya bersama Kyros disini meskipun hanya beberapa hari. Tempat kecil yang nyaman dan membuatnya merasakan betah. Salah satu impian nya adalah ketika sudah menikah akan tinggal di tempat yang sederhana tetapi begitu hangat untuk di lewati bersama dengan orang tercinta. Sayangnya Camilla merusak segala nya. Ulahnya membuat Gienka dan Kyros harus pindah ke dari tempat ini. Jika ingat itu sebenarnya Gienka merasa kesal dan marah sekali, tetapi dia mencoba memahami bahwa Camilla melakukan itu karena mencintai Kyros.


Dan sekarang dia dan Kyros harus tinggal di rumah yang di belikan oleh orang tua mereka. Rumah yang luas dengan fasilitas yang sangat lengkap. Gienka merasa senang sekali karena orang tua nya dan juga mertua nya sangat luar biasa baik dan sangat mencintai nya juga Kyros. Gienka nyaman tinggal di rumah itu, dan apartemen ini juga tidak kalah nyaman nya.


Gienka membuka gorden dan pintu kaca penghubung balkon, agar udara bisa masuk. Setelah itu dia ke kamar. Semua furniture masih tertata rapi, sama seperti saat sebelum di tinggalkan sekitar tiga bulan yang lalu. Dan meja, kursi serta tempat tidur tertutup oleh kain putih. Gienka langsung bersin, karena kamar ini tidak pernah lagi di kunjungi sehingga banyak sekali debu nya. Gienka lekas membuka jendela dan mengambil semua kain putih yang menutup furniture.


"Tempat tidur ini..????" Gumam Gienka sambil tersenyum. "Walaupun hanya beberapa hari aku tinggalin dengan Kyros, tetapi kenangannya tentang percintaan ku dengan Kyros tidak akan aku lupakan, entah sudah berapa kali kami bercinta disini... " Lanjutnya lagi.


Gienka terkekeh. Dia akan membersihkan apartemen ini, dan nanti akan menghubungi Kyros agar pulang kesini. Dan mereka menginap disini nanti malam. Gienka benar-benar sangat merindukan tempat ini.


"Ah tentu aku tidak bisa tidur disini kalau sprei nya tidak di ganti, ini pasti penuh dengan debu, tetapi disini tidak ada bed cover, semua sudah di bawa ke rumah...??? Ah beli saja di depan, tapi aku harus bersihkan dulu dan nanti baru keluar untuk membeli bed cover sekaligus bahan makanan untuk aku makan siang dan makan malam nanti.. Menginap disini sekaligus mengenang masa pengantin ku beberapa bulan yang lalu... " Gumam Gienka sambil senyum-senyum. Dia pun melepas bed cover dan akan membersihkan apartemen suami nya ini. Dan dia mencari mesin vakum otomatis untuk membersihkan lantai. Sedangkan untuk tempat tidur, dia mengambil vakum biasa. Hari ini dia akan bersibuk-sibuk ria disini.


★★★


Sore hari nya.......


Kyros keluar dari mobilnya dan masuk ke dalam rumah. Pintu di buka oleh asisten rumah tangga nya. Kyros menanyakan keberadaan Gienka, karena sejak siang tadi istrinya tidak membalas pesan nya dan bahkan tidak bisa di hubungi juga. Art nya itu pun memberitahu jika Gienka sejak pagi pamit pergi ke apartemen milik Kyros. Hal itu membuat Kyros terkejut karena Gienka tidak memberitahu nya dan bahkan ponselnya juga tidak aktif.


"Gienka ini ada-ada saja... " Gumam Kyros. "Apa dia memberitahu akan pulang jam berapa??" Tanya Kyros pada Art nya yang memang orang Indonesia, sehingga komunikasi nya cukup menggunakan bahasa Indonesia.


"Wah kalau itu saya kurang tau Mas, tadi sekitar jam sepuluh sempat mengirim pesan meminta saya menutup semua pintu dan jendela sebelum saya pulang, karena mau menginap disana dengan Mas Ky, katanya akan memberitahu mas Ky supaya pulang kantor bisa menyusul kesana.. "


"Sudah mas, saya sudah kunci semua nya, saya tadi bersiap untuk pulang dan kebetulan mas Ky datang... "


"Baguslah kalau begitu, sekarang ibu bisa pulang, Terima kasih.. Ah iya, apa tadi Gienka membawa tas besar atau koper???"


"Tidak Mas, nona hanya membawa tas kecil saja seperti kalau sedang pergi untuk shoping.. "


"Ah ya sudah kalau begitu, ibu bisa pulang sekarang.. "


Art Kyros mengangguk dan masuk mengambil tas nya kemudian pulang. Sementara Kyros memilih untuk mandi dan bersih-bersih badan, baru setelah itu dia akan menyusul Gienka. Istrinya itu ada-ada saja, pergi tidak pamit kepada nya dan tidak menjawab pesan serta ponselnya mati. Menginap disana artinya Kyros harus membawa pakaian untuk kerja besok, juga pakaian ganti untuknya dan Gienka.


Kyros bingung, kenapa Gienka tiba-tiba datang ke apartemen nya dan tidak memberitahu nya. Padahal tadi Art nya bilang bahwa Gienka akan memberitahu nya tetapi sampai sekarang tidak ada pesan atau panggilan dari istrinya itu. Kyros kembali mencoba menghubingi nya tetapi sama, ponsel istrinya tidak aktif. Tidak biasanya Gienka seperti ini.


****


Kyros akhirnya sampai di apartemennya. Dia memarkir mobilnya dan mengernyit mendapati mobil istrinya benar-benar ada disini. Kyros hanya bisa tersenyum dan menggelengkan kepala nya saja. Tingkah Gienka terkadang membuatnya jengkel tetapi Kyros tidak akan pernah bisa marah ataupun memprotes nya. Dia terlalu mencintai istrinya.


Saat hendak turun dari mobil, Kyros membaca pesan di ponselnya lebih dulu dan membalas nya. Dia mendapat pesan dari teman kantornya. Tetapi tak lama temannya itu justru menghubungi nya, membuat Kyros harus bertahan dulu di dalam mobil selama beberapa saat.


Setelah berbicara dengan temannya sekitar 5 menit, Kyros akhirnya keluar dari mobilnya, membuka bagasi dan mengambil koper kecil yang berisi pakaiannya dan pakaian milik Gienka. Kyros menurunkan kopernnya dan menutup bagasi mobilnya lalu menarik kopernya untuk membawanya masuk ke apartemen. Baru berjalan beberapa langkah menjauh dari mobilnya, Kyros berhenti ketika dia melihat orang yang sangat di kenalnya keluar dari dalam apartemen. "Camilla...?????" Gumamnya. "Kenapa dia ada disini??? bukankah dia ada di LA???"


Sedetik kemudian Kyros teringat dengan Gienka. Istrinya tidak membalas pesan dan tidak dapat di hubungi. "Gienka...??? Jangan-jangan dia bertemu Camilla???" Ucap nya. Kyros pun panik dan dia langsung berlari membawa kopernya, bergegas masuk ke apartemen nya. Takut jika terjadi sesuatu pada Gienka di dalam.