I LOVEd YOU Since 18

I LOVEd YOU Since 18
Eps 347



Satu bulan kemudian...


Ditemani oleh Cahya dan Aditya, Gienka berjalan keluar dari pintu kedatangan Bandara. Gienka mendorong stroller di mana di dalamnya ada baby Lexia. Aditya mendorong troli berisikan koper milik menantu dan cucunya itu mereka baru saja mendarat di Bandara Washington DC. Gienka Akhirnya bisa kembali ke Amerika setelah setelah pulang ke Indonesia selama kehamilannya hingga dia melahirkan baby Lexia.


Di luar Airport mereka sudah di tunggu dan dijemput oleh Kyros. Gienka sudah sangat merindukan suaminya itu setelah hampir satu bulan Kyros kembali ke Amerika karena harus bekerja dan meninggalkannya serta meninggalkan baby Lexia.


"Gienka sayang berikan strollernya pada Amam, kau hubungi Ky, beritahu bahwa kita sudah ada di luar.. " Pinta Cahya.


"Iya mam!" ucap Gienka. Dia kemudian memberikan strollernya kepada Cahya dan mengambil ponselnya yang ada di tas kemudian menghubungi Kyros. Gienka menelepon Kyros dan memberitahu jika ia sudah berada di luar pintu kedatangan. Kyros pun bergegas untuk menjemput mereka.


Gienka menutup teleponnya Kyros sudah menunggu di depan dan dia akan segera mengambil mobil di parkiran. " Mam.. Pap, kita langsung keluar saja.."


"Baiklah... Yuk kita segera keluar kasihan Lexia, dia pasti ingin tidur.." ucap Cahya.


Mereka bertiga pun terus berjalan keluar dimana Kyros menunggu mereka di sana. Ketik sampai di luar Kyros tidak terlihat tetapi mereka akan menunggu karena Kyros bilang tadi dia akan mengambil Mobilnya di area parkir. Tadi Kyros turun untuk mencari makanan karena lapar sambil menunggu kedatangan mereka.


Tak lama mobil Kyros datang juga Lelaki tampan itu turun dari mobil dan tampak setengah berlari ketika melihat istri, anak serta orang tuanya. senyumnya sumringah dan dia langsung memeluk Gienka kemudian mengecup bibir istri yang sangat ia rindukan. Setelah itu Kyros menyalami dan memeluk Aditya serta Cahya secara bergantian. Kyros juga berjongkok dan mencium pipi Lexia.


"Baiklah Ayo kita masuk dan segera pulang."


Ucap Kyros kemudian ia membantu Aditya memasukkan koper ke dalam bagasi mobil sedangkan Cahya dan Gienka membawa baby Lexia masuk ke dalam mobil. Di dalam mobil sudah ada car seat untuk baby Lexia. Dan setelah koper masuk Kyros melipat stroller bayinya dan memasukkannya juga ke bagasi. Ia kemudian masuk ke mobil bersama dengan Aditya. Apapnya itu duduk di sebelahnya sedangkan Gienka dan Cahya memilih duduk di kursi penumpang belakang bersama baby Lexia.


"Kau sudah menunggu lama ya???" tanya Aditya pada Kyros.


"Ya sekitar adalah hampir 1 jam tapi itu lebih baik daripada aku telat menjemput kalian dan aku tadi juga makan dulu di airport karena aku lapar aku tadi tidak sarapan dan rencananya ingin brunch saja.."


"Kenapa tidak sarapan??? Kita juga datang siang hari Lalu kenapa kau tidak sempat sarapan???? sahut Gienka dari belakang.


"Aku tadi terlambat bangun karena semalam aku banyak melakukan persiapan menyambut kedatangan kalian.


"Memangnya apa yang kau lakukan Ky???" Tanya Cahya.


Kyros menoleh ke belakang dan melempar senyum pada Amam nya. "Ah itu Mam aku kemarin sepulang kerja mampir ke toko mainan dan membeli banyak mainan untuk Lexia, aku juga mencari pakaian dan peralatan bayi lainnya sampai malam aku baru pulang, setelah itu aku merapikan semuanya juga merakit mainan nya sampai dini hari dan aku baru tidur, jadi aku bangun cukup terlambat. Ya sekalian mumpung aku mengambil cuti satu hari jadi aku menikmatinya untuk tidur lalu setelah itu aku bersiap untuk menjemput kalian.."


"Kau ini bagaimana??? Kenapa harus seperti itu nanti kita kan bisa pergi bersama untuk membelinya..!" sahut Gienka lagi.'


"Iya kita bisa pergi membelinya berdua tapi aku ingin menyambut kalian,menyambut Lexia dengan caraku tapi nanti kita bisa pergi belanja lagi bersama-sama."


"Kau ini ada-ada saja Ky..."


"Lexia tidak rewel kan Selama perjalanan ke sini???" tanya Kyros.


Gienka tersenyum. "Tidak sama sekali, dia sepertinya menikmati perjalanan pertamanya ke luar negeri lagi pula di pesawat juga sangat nyaman. Aku juga memakaikan headphone di telinganya, jadi semoga tidak ada masalah apapun nantinya setelah dia sampai disini." Jwab Gienka.


"Iya sebenarnya Kyra ingin membawa Athan ke rumah mertuanya karena Kyra merasa kasihan dengan Oma kalian tetapi justru mertuanya yang melarang Kyra datang ke sana, merekalah yang datang ke rumah dan menemani Oma kalian serta menemani Athan bermain. Kyra ada beberapa urusan di kantor dan harus mewakili apap mu karena apapmu ke sini."


"Padahal aku juga berharp Kyra, Axel dan Athan bisa datang ke sini. Tapi kalau memang sibuk ya sudah mau bagaimana lagi."


****


Sampailah mereka akhirnya di kediaman Kyros dan Gienka,h mereka disambut oleh asisten rumah tangga Kyros dan Gienka kemudian mereka masuk. Kyros mengajak keluarganya untuk naik ke atas. Kyros jugaa sudah menyiapkan kamar tamu untuk orang tuanya, Ia juga akan mengajak Gienka dan baby Lexia ke kamar mereka. Istri dan anaknya itu pasti sangatlah sekali mereka harus beristirahat untuk beberapa saat. Mereka naik menggunakan lift. nu


Sampai di atas, Kyros lebih dulu mengantar kedua orang tuanya ke kamar tamu yang sudah disiapkan lalu meminta orang tuanya untuk beristirahat sebentar dan bersih-bersih badan sebelum nanti mereka makan bersama. Ocrang tuanya pasti lapar karena perjalanan jauh dan tadi belum sempat Makan apapun setelah mendarat.cf


Kyros kemudian mengajak Gienka ke kamar mereka. Kyros menggendong baby Lexia. Dia sudah menyiapkan kejutan untuk istri dan bayinya itu, kamar baby L vyApaexia sudah siap dengan beberapa pernak-pernik yang lucu kamarnya terletak bersebelahan dengan kamar Kyros dan Gienka memiliki pintu penghubung sehingga nanti mereka bisa mendengar jika baby Lexia menangis ataupun bangun.j


Kyros membuka pintu kamarnya dan dia bersama Gienka pun masuk ke kamar itu. Gienka tersenyum karena ia sudah lama sekali tidak berada di kamarnya ini sudah Hampir 2 tahun Ia meninggalkan rumah ini meninggalkan kamar yang menjadi tempatnya beristirahat bersama Kyros. Tidak ada yang berubah dari kamar itu tetap rapi dengan furniture dan barang-barang yang masih sama berada di tempatnya hanya saja di tembok kali ini ia melihat ada fotonya bersama melihat foto bayinya yaitu baby Lexia zyang sudah dicetak oleh Kyros dan ditempelkan di tembok. Juga ada yang sedikit berubah dari kamar itu di mana ada satu sudut yang digunakan oleh kairos untuk menyimpan mainan baby lexia mainan yang kemarin dibeli olehn Kyros.



" kau membeli mainan seolah bayi kita sudah bisa memainkannya sangat lucu sekali." ejek gienka. Dia terkekeh dan Kyros hanya membalas dengan senyuman saja.


"Kau kemarin hanya melihat kamarnya lewat foto saja, sekarang kau harus melihat dan memeriksa kamarnya sendiri." ucap Kyros kemudian mengajak Gienka g ke kamar baby Lexia yang sebelumnya belum ada tetapi sudah direnovasi oleh Kyros ada sebuah pintu yang menghubungkan kamarnya dan kamar baby lexia.


Gienka mengikuti ros dan masuk ke kamar itu dan senyum Ginka semakin melekat ketika melihat Betapa lucunya kamar bayinya lexia pasti akan nyaman sekali beristirahat di kamarnya ada box bayi kursi untuk Gienka duduk, serta meja untuk memberikan setelah mandi.





Di sudut lain juga ada sebuah ruangan yang Kyros khususkan untuk menyimpan segala pakaian dan keperluan baby Lexia. Ia membuat walk in closet khusus untuk baby lexia dengan puluhan pakaian yang sudah berjajar di dalam lemari. Kyros memborong begitu banyak pakaian serta mainan dan boneka untuk putrinya, juga ada sebuah tenda yang nanti bisa ia dan Gienka gunakan untuk berbaring bersama baby Lexia juga beberapa boneka hewan yang menggemaskan.


Gienka tertawa melihat apa yang disiapkan oleh suaminya kau membeli dapur Mini. "Apa kau pikir Lexia sudah bisa membuat masakan dan juga Teh untukmu??? Sampai kaau. harus membeli dapur mini seperti itu??" tanya Gienka dengan nada bercanda, ketika mendapati ada sebuah mainan dapur Mini dengan mainan kompor di atasnya bagi Gienka itu sangat lucu karena suaminya sepertinya terlalu excited dengan kedatangan Bayi mereka.


"Diamlah dan jangan mengejekku!!" Ucap Kyros sedikit jengkel."Aku membeli semua ini karena aku sangat bahagia putriku pulang dan nanti ketika dia sudah bisa berjalan dia tidak dia pasti akan menggunakan mainan itu dan akan mengajakku untuk pesta teh bersama dengannya hehehe hehehe" Kyros memeluk Gienka dari belakang.