I LOVEd YOU Since 18

I LOVEd YOU Since 18
Eps 335



Gienka sudah selesai membongkar kopernya, Kyra juga sudah membantu nya untuk merapikan semua pakaiannya. Mereka memilih untuk keluar dan duduk santai di rooftop sembari melihat kesibukan yang ada di bawah. Orang-orang berlalu lalang merapikan kursi dan juga meja untuk pesta kecil sekaligus syukuran atas kehamilan Gienka. Selain makan malam bersama dengan keluarga dan sahabat dekat, ternyata Cahya dan Aditya juga mengundang anak-anak dari panti asuhan yang mereka kelola, serta mengundang pemuka agama untuk memberikan tausyiah serta memimpin doa.


Acara yang mendadak, tetapi karena bantuan dari Ariel, semua akan di siapkan dengan baik. Ariel menghubungi dekorator untuk menyiapkan dekorasi dan kursi meja, serta meminta salah satu restorannya untuk menyiapkan makanan untuk tamu yang di undang termasuk rombongan anak-anak panti asuhan. Halaman belakang rumah Aditya memang cukup luas, dan di jadikan taman serta tempat bersantai yang teduh. Dulu ada kolam renangnya, tetapi sudah di tutup dan di alih fungsikan sebagai taman hijau. dengan berbagai bunga dan beberapa pohon hias, membuatnya semakin terasa teduh dan asri. Sedangkan kolam renang di pindah di rooftop yang ada di lantai empat. Dimana lantai empat menjadi area milik Kyros sebenarnya. Karena di rooftop itu hanya ada ruang gym, dapur kecil, infinity pool atau kolam renang tak berbatas serta kamar yang ada di area luar bersebelahan dengan kolam renang. Selain itu ada juga bioskop keluarga di lantai yang sama. Rooftop juga cukup luas d4engan mengambil setengah bagian, yang sering di gunakan untuk tempat bersantai, barbequean dan berkumpul keluarga Aditya. Karena selain kolam renang, juga ada kursi dan bangku, ayunan serta terdapat teleskop milik Kyros yang cukup besar yang sering di gunakan Kyros mengamati langit saat pulang kesini. Sehingga memang tempat ini sepenuhnya adalah milik Kyros.


Kyra dan Gienka duduk di ayunan, sedangkan Athan bermain robot di lantai. Gienka menikmati jus yang di buat oleh Kyra. Jus itu membuat Gienka merasa lebih baik dan tidak merasa mual. Di meja juga ada semangkuk buah-buahan yang tadi di antar oleh ART rumah itu. Ada apel, jeruk, anggur, pisang, hingga stroberi dan juga buah peach. Stelah menghabiskan segelas justru yang di buat Kyra, Gienka mengambil mangkuk berisi buah itu dan duduk bersila di ayunan dan mencomot buah anggur hijau. Kyra menoleh dan tersenyum melihat Gienka yang lebih baik daripada tadi pagi. Memang ini adalah hal yang wajar, perempuan hamil kebanyakan bermasalah saat pagi hari, dan kembali normal ketika siang sampai malam.


"Jadi siapa saja yang akan datang??" Tanya Gienka.


"Semua mengkonfirmasi akan datang, termasuk Naufal, dia akan datang bersama Leona dan anak mereka.." Jawab Kyra.


"Mereka ada disini?? Bukankah mereka sedang ke Amerika???"


"Mereka kan cuma pergi selama beberapa minggu saja dan kembali lagi kesini, kesana juga hanya mengecek dan berkunjung ke perusahaan mereka yang ada disana, lagipula Leona juga sudah nyaman tinggal disini, selain itu Naufal punya tanggung jawab yang besar untuk mengurus perusahaan uncle Vino."


"Iya juga ya.. Sudah lama juga tidak bertemu mereka... Naufal sempat menghubungi Ky dan berniat mengunjungi kami di Houston, tetapi mereka batal mampir, karena tiba-tiba Naufal ada sesuatu yang harus di urus.. Ya, aku pikir mereka akan menetap di Seattle lagi.. "


"Aku rasa tidak, karena Vineet bilang Leona sedang mengurus dokumen untuk jadi warga negara kita, itu artinya mereka akan menetap disini saja.. Lagipula apa yang akan di harapkan jika tinggal disana, Leona sudah memutuskan meninggalkan semua nya dan dia sama sekali sudah muak dengan sikap Mama nya.."


Gienka tersenyum. "Itu adalah pilihan yang bagus, Leona melakukan hal yang benar setelah semua yang terjadi, dia sepertinya sudah terlalu tersiksa sebelumnya, Leona sudah kehilangan orang-orang yang di sayangi nya, mungkin ini saatnya dia membentuk kebahagiaan lagi.." Ujar Gienka.


Kyra terkekeh. "Aku tidak bisa melupakan bagaimana cara uncle Vino dulu membungkam kesombongan Mama nya Leona, menunjukkan siapa sebenarnya Naufal, bahkan langsung mengajak Naufal ke Seatlle dan menghadapkan Naufal secara langsung padanya, membawa Naufal dengan kondisi berbeda dari sebumnya, Naufal yang saat itu sudah punya harga diri dan memiliki kekuasaan, hanya butuh beberapa bulan uncle Vino bisa merubah Ethan menjadi Naufal yang luar biasa hanya untuk membungkam Mama Leona, itu gila tapi aku rasa itu cara yang sangat luar biasa sekali..."


"Tuhan bisa membolak-balikkan hati dan nasib manusia, siapa yang tahu Ra.. "


Kyra mengangguk dan menjentikkan jari nya. "That's right....!!!"


Malam harinya....


Semua persiapan sudah lakukan, dan satu persatu tamu undangan sudah datang. Cahya, Aditya, Ariel, Masa, Elea dan Danist menyambut para sahabatnya yang datang bersama pasangan hingga anak-anak mereka yang juga adalah sahabat dari Gienka dan Kyros. Keluarga dari Axel juga sudah sampai sejak tadi, begitu juga dengan Ibu nya Cahya serta adik dan keponakannya. Anak dari Chika dan Adri y ang saat ini sedang mengobrol dengan orang tua Aditya, Nyonya dan Tuan Harry.


Randy datang bersama dengan Chitra, dan Phoebe. Louis tidak bersama mereka, karena Louis tadi akan menjemput Sanne. Sebentar lagi mereka berdua akan menikah setelah bertunangan dia bulan yang lalu. Ya, Randy dan Chitra akan berbesan dengan Vitto dan Rana.


"Sebenarnya ada acara apa ini???? Apa ini syukuran keberhasilan Kyros???" Tanya Randy pada Aditya.


Sahabatnya itu tersenyum. "Salah satu nya itu, tapi ada hal lain juga yang membuat kami ingin berbagi kebahagiaan dengan kalian, dan nanti kau akan tahu sendiri apa itu.. " Jawab Aditya.


"Astaga, kita sudah tidak muda lagi, dan kalian masih suka membuat kejutan, hahaha ya apapun itu, pasti adalah sesuatu kabar yang baik yang memang harus di syukuri.. " Ujar Randy. "Ah iya, mana Gienka??? Rindu sekali aku pada keponakan itu???"


"Dia masih ada di kamar, sebentar lagi pasti turun.." Sahut Cahya.


"Kalian silakan duduk, carilah tempat yang nyaman.. " Ucap Elea.


"Apa mau aku antar???" Tanya Maysa.


"Ah tidak perlu May, kami bisa cari sendiri.. " Randy dan Chitra serta Phoebe pun mencari kursi untuk bisa mereka tempati.


Sampai akhir ya semua nya datang, termasuk Shanon dan Smith sahabat dan rekan kerja Kyros di Amerika. Acara di mulai. Aditya memberi sambutan sekaligus memberitahu jika acara ini di maksudkan untuk mengucap syukur karena lancarnya keberangkatan Kyros pergi bertugas beberapa hari yang lalu serta kebahagiaan yang luar biasa atas kehamilan Gienka. Aditya meminta agar semua orang berkenan mendoakan Gienka dan bayi nya supaya sehat sampai lahiran nanti serta Kyros agar selalu di beri keselamatan dimana pun dia berada.


Mendengar itu tentu semua orang sangat bahagia sekali dan memberikan selamat kepada Gienka serta mendoakannya. Acara terus berlanjut, yaitu seorang pemuka agama memberi sedikit tausyiah, lalu memimpin doa. Dan yang terakhir adalah makan malam bersama. Semua benar-benar bahagia sekali, tidak terkecuali Gienka yang terus bersyukur atas rezeki yang saat ini di berikan oleh Tuhan kepada nya. Sayangnya hanya kurang kehadiran Kyros dan juga Geffie adik Gienka.