I LOVEd YOU Since 18

I LOVEd YOU Since 18
Eps 315



Kyros akhirnya sampai di kantor polisi, dan dia sudah di tunggu oleh Axel. Ternyata Axel sudah selesai memberi keterangan pada polisi, dan Kevin akan di tahan sementara waktu ini sambil menunggu Gienka memberikan keterangannya juga, keputusan apa yang akan di ambil Gienka atas kejadian ini.


Kyros menghampiri Axel yang menunggu nya di depan kantor polisi. "Dimana Gienka???" Tanya Kyros dengan nada suara yang panik. Kyros hendak masuk ke kantor polisi itu tetapi di tahan oleh Axel.


"Ky, Gienka aman bersama Kyra, tenanglah dulu... " Ucap Axel.


"Bagaimana aku bisa tenang, Gienka berurusan dengan polisi, dan sebenarnya apa yang dia lakukan sampai polisi membawa nya???" Tanya Kyros.


"Polisi tidak membawa Gienka, dia bersama Kyra di apartemenmu.. "


"Apa....???? Di apartemen ku??? Lalu kenapa kah menyuruhku kesini???" Tanya Kyros heran.


"Tadi aku mendapati seseorang ingin melecehkan Gienka, untungnya aku dan Kyra datang tepat waktu sehingga Gienka tidak mengalami hal buruk.. " Ucap Axel.


"Apa......!!!!!????? Di Iecehkan???? Siapa yang berani melakukan itu???? Dimana dia sekarang...!!!???" Seru Kyros yang wajahnya memerah karena marah dan terkejut mendengar apa yang baru saja di ucapkan oleh Axel.


"Tenang dulu...!!! Dia sudah di aman kan polisi, aku langsung meminta Kyra menghubungi polisi, dia ada di dalam.. Aku tidak tahu bagaimana ini awalnya bisa terjadi, karena keadaan Gienka masih shock, polisi juga memberi waktu untuk Gienka menenangkan diri dulu baru setelah itu memberi keterangan. Kevin, dia yang melakukan ini pada Gienka, Kyra bilang Kevin adalah temannya saat di SMA dulu, teman Gienka juga..."


Kyros mengernyit. "Kevin??????" Tanya nya dan Axel mengangguk. Kyros sendiri tidak tahu siapa Kevin, tapi dia pernah mendengar nama itu. Mengingat dia tidak satu SMA dengan Gienka dan Kyra.


"Yang berhak memutuskan ini berlanjut atau tidak adalah kau ataupun Gienka, jika kau ingin menghukum Kevin, tentunya kau dan Gienka harus melanjutkan proses hukumnya, itulah kenapa aku meminta mu datang, kau bisa mengatakan pada polisi sendiri bahwa kau adalah suami Gienka. "


"Kevin.....!!!! Siapa dia....!!!" Geram Kyros. "Brengsek..... Aku harus bertemu dengannya dan memberi perhitungan, berani sekali dia bersikap tidak sopan pada Gienka.. "


"Kita masuk, bertemu polisi dan bertemu dengannya, tapi aku harap kau menahan emosi mu, ingatlah kita ada di kantor polisi, dan jangan sampai kau melakukan hal yang tidak baik, kau punya nama baik yang harus kau jaga.. " Axel mencoba mengingatkan akan pekerjaan Kyros. Dan Axel tentu tidak mau kemarahan Kyros bisa berdampak pada pekerjaannya, apalagi Kyros sekarang sedang mempersiapkan keberangkatannya ke luar angkasa.


Kyros mengangguk dan mengerti maksud Axel. Dia pun di ajak masuk oleh Axel.


***


Setelah berbincang dengan Polisi, Kyros dan Axel di ijinkan bertemu dengan Kevin. Kyros memutuskan untuk tetap melanjutkan ini dan dia tidak Terima jika istrinya di perlakukan tidak sopan. Axel hilang jika Kevin mendesak Gienka dan berusaha untuk mencium Gienka yang dalam keadaan lemas dan tidak bisa melawan. Kyra sebenarnya masih bingung kenapa bisa Gienka dalam. keadaan lemas, mengingat hari ini dia melihat istrinya baik-baik saja seperti biasanya dan tidak ada tanda sedang sakit. Tetapi Axel mengatakan juga jika Gienka mengeluh badannya panas. tetapi mungkin Gienka sakit mendadak, mengingat Gienka juga sering tidur larut untuk bekerja, selain itu tetap melakukan tugasnya sebagai seorang istri, memasak dan lainnya sehingga waktu istirahat Gienka juga sedikit.


Kyros duduk di kursi yang di sediakan bersama dengan Axel, mereka menunggu. Tak lama seorang polisi membawa Kevin. Melihat hal itu, Kyros pun sangat terkejut karena dia pernah melihat laki-laki itu sebelumnya. Ingatannya langsung kembali ke beberapa tahun yang lalu dimana laki-laki itu pernah bermasalah dengannya dan itu karena Kevin ini berulah dengan memaksa Gienka saat itu. Dan Kyros berhasil menghentikannya. Tetapi kali ini, Kevin berulah lagi pada Gienka. Dan bagaimana bisa Kevin ada disini dan tahu keberadaan Gienka.


Tataon Kyros menajam ke arah Kevin. "Jadi kau berulah lagi...???" Geram Kyros. "Brengseeeekkk.....!!! Berani sekali kau memperlakukan istriku dengan buruk... "


Kevin hanya diam saja, duduk memandangi Kyros yang sedang marah.


"Kali ini aku tidak akan memaafkanmu, dan kau akan tetap mendekam disini...!!!" Ancam Kyros. "Aku tidak peduli bagaimana kau tega melakukan itu pada perempuan, dan aku jamin bahwa istriku tidak akan mencabut laporannya...!!! Aku akan membuat perhitungan padamu..! Kau lupa kau sedang berurusan dengan siapa saat ini...!!!! Kau berulah maka bukan hanya kau yang berada dalam masalah, tetapi orang di sekitarmu juga, karena aku tidak akan tinggal diam, dan aku pasti akan memberitahu kekuargaku dan keluarga Gienka mengenai apa yang terjadi hari ini, kau akan tahu apa yang bisa keluarga kami lakukan disana.... Jika bukan karena ini kantor polisi, aku pasti sudah menghajar mu.."


"Kau mengancam???" Tanya Kevin dengan santai nya.


"Aku tidak mengancam, aku hanya ingin memperingatkan mu... Kau salah memilih musuh, setidaknya pikirkan baik-baik sebelum bertindak, sedang berhadapan dengan siapa kau??? Aku tidak akan membiarkanmu lolos begitu saja, jika bukan hukuman disini kau akan tahu hukuman apa yang selanjutnya menantimu.... Aku tidak akan pernah melepaskanmu...!!" Kyros berdiri dan mengajak Axel pergi. Dia harus segera menemui Gienka dan menanyakan apa yang sebenarnya terjadi sehingga dia bisa mengambil keputusan.


Saat keluar dari kantor polisi itu, ponsel Axel berbunyi dan itu telepon dari Kyra. "Ya sayang???" Axel mengangkatnya.


"Kau dimana???? Bisakah kau menghubungi Kyros, aku coba menghubunginya tapi tidak di angkat.. " Ucap Kyra di ujung telepon.


"Dokter baru saja pergi setelah memeriksa Gienka, baguslah lekaslah kesini, ini mengenai kondisi Gienka, jadi cepat ajak Kyros pulang.. "


"Apa kata dokter???" Tanya Axel lagi.


"Kalian kesini saja, nanti aku jelaskan disini.."


"Baiklah, ini kami akan jalan kesana.. "


"Oke, cepatlah...!!" Pinta Kyra kemudian panggilan itu di tutup.


Axel memberitahu Kyros bahwa mereka di minta segera ke apartemen. Gienka baru saja di periksa oleh dokter. Kyra tidak menjelaskan keadaan Gienka dan hanya meminta mereka lekas kesana saja.


****


Kyros duduk di sebelah Ethan yang sedang mengemudikan mobilnya. Mereka akan menuju apartemen Kyros, tempat dimana Gienka dan Kyra berada.


"Jadi kau pernah bertemu Kevin???" Tanya Axel pada Kyros.


"Ya, dulu aku bertemu dengannya disekolah Kyra dan Gienka, saat itu si brengseek itu memegang tangan Gienka dan menyeretnya karena Gienka menolak pulang bersama nya, saat itu aku sedang menjemput Kya dan Gienka, aku menghentikan kegilaan si brengseek itu dan aku hampir saja bertengkar dengannya.. Tapi aku tidak tahu, bagaimana dia bisa bertemu dengan Gienka disini... Tempat ini sangat luas, tapi kenapa dia bisa ada disini dan bertemu Gienka????"


"Ky...!!! Sebenarnya semalam saat kita keluar dari restoran, aku melihat Kevin dengan seorang perempuan... Kau ingat tidak semalam aku mengatakan bahwa aku melihat orang yang tidak asing seperti pernah bertemu dengan mereka sebelumnya.. "


"Ah iya yang semalam itu ya? mm Jadi kah melihat si brengsek itu???" tanya Kyros lagi.


"Ya, dia bersama seorang perempuan, dan aku pernah melihat mereka berdua sebelumnya, oke aku ingat kalau aku pernah melihat Kevin di foto album kenangan sekolah Gienka, dan Gienka pernah menjelaskan bahwa Kevin adalah orang yang sangat menyebalkan sekali.. Tetapi perempuan yang semalam bersama Kevin itu aku juga merasa pernah bertemu dengannya, tapi aku tidak ingat dimana.. "


"Mungkin dia juga teman sekolah Kyra dan Gienka.. " Timpal Kyros.


"Aku rasa tidak Ky, aku merasa pernah berhadapan dengannya, ahhh tapi aku benar-benar lupa... " Ucap Axel yang tampak kesal.


"Siapa???? Ah cobalah kau ingat lagi nanti.. Kita harus segera ke apartemen.. Aku khawatir sekali dengan Gienka... "


Axel mengangguk. "Ya... Dan sebenarnya ada satu hal yang tadi Gienka minta padaku dan Kyra, dia melarang kami melaporkan kejadian ini pada orang rumah, aku harap kau mengerti kenapa Gienka meminta itu.. "


Kyros menoleh memandang adik iparnya itu. "Gienka mengatakan itu???"


"Iya...! Dia pasti khawatir akan memperpanjang urusan jika sampai orang rumah tahu, itu memang benar sih.. Tapi bagaimana menurutmu??"


. "Entahlah...!!! Aku masih butuh penjelasan dari Gienka dulu baru setelah itu mengambil keputusan mengenai itu.. " Ujar Kyros.


***


Sementara itu, Camilla benar-benar merasa kesal sekali karena rencana nya gagal. Kevin justru sekarang berurusan dengan polisi. Camilla takut sekali jika nama nya di bawa-bawa oleh Kevin, apalagi mengenai obat tu, dimana dia lah yang memberikannya pada Kevin. "Siaaaalllll....!!!" Gerutu Camilla. Dia saat ini sedang dalam perjalanan ke apartemennya. Dia benar-benar tidak bisa tenang, dan takut sekali Kevin akan ikut menyeretnya ke penjara. Apalagi hal ini di ketahuilah oleh Kyra. "Shiiittt.....!!!" Teriak Camilla dengan kesal sekali.


"Aku berharap Kevin tidak membawa namaku, jika sampai dia melakukan itu, aku akan dalam masalah besar, Kyros dan Kyra bisa tahu bahwa aku dalang di balik semua ini... Aaarrrghhhh.... Kenapa kau bodoh sekali Kevin....!!! Tamatlah riwayatku.. Astagaaaa.... Aaarrrggghhh...!!!