I LOVEd YOU Since 18

I LOVEd YOU Since 18
Eps 344



Keesokan harinya


Gienka dan Kyos turun ke lantai 1 membawa baby Lexia untuk sarapan bersama dengan keluarganya di ruang makan, mereka sudah ditunggu oleh yang lainnya. Kyros menyapa keluarganya dengan sopan dan hangat. "5Selamat pagi semuanya.." sapa Kyros.


"Pagi Ky..". SlAaahut Aditya. " Wah Cucu Apap sudah cantik sekali." Aditya manentoel pipi baby Lexia sedang digendong oleh Ginka.


"Tentu saja dong Apap, tadi Amam yang sudah memandikanku.." jawab Gienka merubah suaranya menjadi anak kecil seolah ia adalah baby Lexia yang menjawab pertanyaan Aditya.


Aditya tersenyum kemudian menyuruh anak dan menantunya itu untuk duduk, sedangkan baby Lexia diambil oleh asisten rumah tangganya untuk digendong sembari menunggu Gienka dan yang lainnya menyelesaikan sarapannya. Mereka kemudian sarapan bersama menikmati pancake yang dibuat oleh Cahya.


"Jadi pemotretannya hari ini??" Tanya Aditya ia menanyakan pemotretan baby Lexia.


"Iya Pap, jadi dong hari Lexia akan diambil fotonya!" Jawab Kyros.


"Nanti pemotretannya dilakukan di ruangan yang sudah amam siapkan, di area Rooftop dan beberapa area lainnya termasuk di halaman belakang, ya terserah nanti mau memilih yang mana. Nanti coba kalian diskusikan dengan fotografernya." Sahut Cahya.


"Iya Mam nanti terserah mereka saja mereka mau melakukannya dimana yang penting tempatnya nyaman dan juga Lexia nya tidak rewel.."


"Ky kau yakin tidak mau diantar??? kau yakin tidak apa-apa naik pesawat komersil???" tanya Aditya pada Kyros.


Kyros melempar senyum kepada Apapnya. "Tidak Pap, Kyros akan naik pesawat komersil biasa saja, lagi pula Ky juga sendirian rasanya sayang saja kalau harus diantar oleh pesawat kita, beda kalau kemarin Ky pulang kan membawa banyak barang???"


"Oke baiklah kalau memang itu sudah menjadi keputusanmu siapkan barangmu dengan baik dan Bersiaplah untuk jauh dari putrimu dan juga istrimu lagi, tapi Tenang nanti aku akan mengantar mereka ke sana untuk bertemu denganmu lagi, jangan khawatirkan mereka berdua kami semua menjaga di sini seperti saat kau pergi keluar angkasa kemarin!"


Kyros tersenyum. "Iya Pap, Ky minta maaf karena selalu merebutkan kalian semua Tolong jaga Gienka dan Lexia!"


"?9Tentu saja tidak direpotkan sama sekali kami menjaga Istri dan anakmu, kau berangkat dengan tenang bekerja di sana dengan tenang dan baik jika sudah waktunya kami akan membawa Istri dan anakmu untuk menyusulmu..!"


Kyros tidak berhenti bersyukur karena ia memiliki keluarga yang selalu mendukungnya setiap waktu, selalu memberikan kasih sayang yang luar biasa cinta dan perhatian keluarganya juga kemarin telah menjaga Gienka dengan baik saat Gienka hamil hingga ia kembali pulang dan bisa menemani istrinya melahirkan. Kyros benar-benar merasa bersyukur sekali keluarganya sangat luar biasa penuh cinta sejak dulu hingga sampai saat ini perhatian cinta dan kebetulan mereka tidak pernah berubah sama sekali


beberapa jam kemudian


Fotografer dan juga beberapa stafnya. Akhirnya sampai di kediaman orang tua Kyros dan Gienka menyambut mereka dengan hangat mengajak mereka mengobrol sebentar. Kemudian melihat-lihat beberapa lokasi yang dirasa menurut fotografer itu bagus untuk pemotretan baby Lexia.


Fotografer itu adalah fotografer yang sama yang dulu mengambil potret Athan dan sudah menjadi langganan bagi keluarga Kyros. Seorang fotografer yang profesional dan hasil fotonya juga sangat-sangat luar biasa.


Setelah tempat ditentukan akhirnya Ginka dan Kyros melihat-lihat katalog berisi contoh foto-foto dan tema yang bisa digunakan untuk memotret baby Lexia sampai akhirnya Gienka dan Kyros sudah menentukan tema mana saja yang akan mereka pilih untuk baby Lexia.un


Setelah menentukan tema akhirnya baby Lexia mulai di pakaikan beberapa properti sehingga membuatnya terlihat semakin lucu dan menggemaskan. Dan posisi baby Lexin.ka pun diatur sedemikian rupa menyesuaikan temanya bayi itu. Ia dalam posisi tidur. Iya benar-benar menggemaskan sekali membuat Kyros, Gienka dan Cahya ingin sekali menciumnya.


"Ah ya Tuhan, dia menggemaskan sekali.." Seru Gienka.


"Dan dia adalah Putri kita, tentu saja lucu sekali. Kau juga sangat lucu." Puji Kyros pada Gienka membuat ia harus mendapatkan cubitan kecil di pinggangnya.


Gienka tersenyumo. "Dia Putri kita yang sangat menggemaskan sekali... Aah gemes sekali, aku tidak menyangka Putri kita akan selucu ini... Ya Tuhan..."