I LOVEd YOU Since 18

I LOVEd YOU Since 18
Eps 252



"Kau jangan sedih, jika teringat kakak mu, berdoalah pada Tuhan untuk menjaga nya, dimana pun dia berada.... Jika kau sedih, kau akan menambah kesedihan untuk keluarga mu yang lain juga..." Ucap Gienka.


"Iya kak.... Dan aku selalu berharap kak Naufal masih hidup dan dalam keadaan yang baik, serta suatu saat kami bisa berkumpul... Aku belum pernah di peluk oleh nya, dan aku sangat menginginkan hal itu.... Mama Papa juga pasti akan bahagia sekali... "


Gienka tersenyum. "Amin..... Semoga apa yang harapkan akan di kabulkan oleh Tuhan, dan semua orang bisa hidup bahagia, termasuk kau, kakakmu dan juga kedua orang tua mu... Sekarang habiskan jus nya supaya kau merasa lebih baik, bersih-bersih dan beristirahatlah... Jika butuh apa-apa kau bisa memanggilku... Aku ke kamar dulu.. Kau jangan sedih lagi Oke???"


Vineet tersenyum dan menganggukkan kepala nya. Gienka mengucapkan permisi dan Vineet masuk membawa nampan berisi camilan dan minuman dari Gienka. Sanne masih mandi dan Vineet akan membereskan pakaiannya lebih dulu sambil menunggu Sanne.


Hidup harus terus berjalan... Itulah yang Vineet pelajari dari permasalahan yang di hadapi kedua orang tua nya. Selama ini mereka menjalani kehidupan yang cukup berat tetapi mereka berdua berusaha sebisa mungkin menjalani hari-hari mereka dengan baik. Dan tidak pernah putus harapan untuk selalu mendoakan Naufal, dimana pun saat ini berada. Vineet juga tidak tahu apa yang dulu sebenar nya terjadi hingga kakak nya menghilang tanpa jejak. Orang tua nya tidak pernah mau membahas nya. KammDan Vineet juga tidak berani menanyakan apa yang dulu terjadi, karena pernah sekali dia mencoba bertanya. Dan yang dia dapatkan justru kepedihan dan kesedihan dari Mama nya. Hal itu juga terlihat dari wajah Papa nya. Meskipun Naufal adalah anak tiri Papa nya, tetapi Papa nya begitu sangat mencintai dan menyayangi Naufal. Seperti anak kandung sendiri. Naufal juga mendapatkan cinta pertama nya dari seorang Ayah adalah dari Papa nya yaitu Vino. Karena sejak bayi, Naufal hanya hidup bersama Mama nya serta Oma dan Opa nya, tidak pernah merasakan cinta dari seorang Ayah, hingga akhirnya Vino menikah dengan Mama nya. Cinta yang tulus dan kasih sayang yang begitu tulus, membuat Naufal begitu di cintai.


Vineet hanya berharap Tuhan memberikan keluarga nya kebahagiaan meskipun sebenarnya sangat sulit bagi mereka bisa berbahagia hingga seratus persen. Dimana pun Naufal saat ini, Vineet berharap Kakak nya selalu bahagia.


**


Gienka masuk ke kamar nya. Keadaan sepi, seperti nya Kyros masih ada di kamar mandi. Gienka melangkah menuju walk in closet nya dan dia memeriksa lagi pakaian yang akan di pakai oleh suami nya.


"Sayang... Kau sudah ada disini???" Kyros masuk ke dalam ruangan dan cukup terkejut mendapati istri nya sudah ada disini karena tadi Gienka memilih menyibukkan diri di dapur.


Gienka menoleh dan tersenyum. "Aku pikir kau sudah selesai mandi... Dan ternyata belum, aku memeriksa lagi pakaian mu... "


"Ini baru selesai..." Kyros mengusap kepala nya yang basah dengan handuk. "Sudah selesai membuat jus nya???" Tanya Kyros.


Gienka tersenyum, menyodorkan pakaian daIam Kyros. "Sudah dan aku juga sudah mengantarnya ke mereka... Makan siangmu juga sudah siap... Kau makan dulu dan baru berangkat..."


"Vineet.... Tadi dia menangis...!!"


"Menangis??? Kenapa menangis???Apa dia tidak suka disini???" Tanya Kyros.


Gienka menggelengkan kepala nya. "Tidak.. Bukan itu... Saat aku mengantar jus ke kamar nya, dia memegang foto kakak nya, dan terlihat dari wajahnya dia seperti habis menangis.. "


"Ah iya, Naufal... Ya Tuhan.... Kita dulu berteman dengan nya tetapi sayang sekali, kita masih terlalu kecil sehingga kita tidak bisa mengingat apapun tentang nya... Sementara Vineet belum pernah sekalipun bertemu dengan Naufal... Dia pasti sedih sekali dan merindukan sosok seorang kakak... Ya Tuhan...."


"Dia sangat menginginkan kakak nya, , tetapi tidak ada yang tahu bagaimana nasib nya hingga saat ini... Bahkan hampir 25 tahun berlalu.... Aku sebenarnya juga masih bingung, apa yang terjadi di masalalu sampai kita semua harus kehilangan Naufal, orang tua kita tidak pernah mau membahas nya lebih jauh, mereka hanya bercerita tentang pertemanan kita dengan Naufal.. Lalu masalah apa yang terjadi hingga hubungan uncle Vitto dan uncle Vino juga buruk sejak menghilang nya Naufal.. Itu masih menjadi misteri, dan aku sebenarnya sangat penasaran... " Ujar Gienka. Dia mendekati Kyros dan memasangkan kemeja di badan suami nya


"Sama.... Aku juga penasaran, tetapi ya kita juga harus menghargai bahwa mereka semua ingin masalah itu tidak lagi di bahas... Yang pasti nya menghargai Uncle Vino dan Aunty Arindah... Mereka sampai saat ini pasti masih terpukul, tetapi pada akhirnya mereka mulai menerima keadaan, dan berbaikan dengan Uncle Vitto.... Apap juga pernah mengatakan walaupun tidak detail sih, Apap bilang bahwa sesungguhnya nya hal itu terjadi bukan kesalahan uncle Vitto tetapi ya entah bagaimana juga uncle Vino marah besar kemudian memutuskan segala hubungan mereka selama hampir 20 tahun... Tidak bisa membayangkan dua saudara tidak saling menyapa atau bertepu selama bertahun-tahun seperti itu... Masalahnya pasti begitu besar... "


Gienka memasangkan kancing kemeja Kyros. "Jika bukan masalah yang besar, pasti tidak akan selama itu, dan pada akhirnya uncle Vitto memilih menjauh dan tinggal di Paris selama bertahun-tahun.... Fiuhhh... Apa kabar Naufal sekarang ya???? Sedih sekali jika harus membayangkan jika seandainya nya Naufal sudah tidak ada di dunia ini, dan kita pun selalu berharap dia baik-baik saja... Tetapi jika dia ternyata masih ada, dia pasti mengalami kesulitan dalam melewati hari nya, hidup tanpa keluarga adalah derita yang sangat berat di dunia ini... " Gumam Gienka.


"Yang pasti tidak hanya Naufal, selama ini keluarga Vineet juga hidup dalam lingkup kesedihan, tetapi mereka harus tetap menjalani hari dengan wajar seperti kita pada umum nya, karena hidup harus terus berjalan...."


"Apakah kau percaya dengan keajaiban??? Maksud ku bagaimana jika suatu saat Naufal muncul di depan kita semua??? Dalam keadaan yang sehat dan ceria seperti dulu yang pernah orang tua kita sm ceritakan tentang dia???" Tanya Gienka.


Kyros tersenyum. "Kun fayakun.... Apapun bisa terjadi jika Tuhan menghendaki.. Bahkan hal yang terlihat sangat tidak mungkin saja bisa menjadi mungkin.. Semua orang pasti akan bahagia jika memang suatu saat nanti, Naufal kembali pada kita... Usaha dan doa tidak akan pernah mengkhianati hasil... Tuhan itu sangat baik, hanya saja kadang kita sebagai seorang hamba banyak mengeluh, dan tidak percaya keajaiban nya... "