I LOVEd YOU Since 18

I LOVEd YOU Since 18
Eps 318



"Kenapa kita harus pindah sayang??? Aku akan resign tapi kita jangan pindah dong??? Terus bagaimana pekerjaanmu??? Kau kan akan latihan persiapan pergi ke ISS lagi???"


Kyros tersenyum. "Karena aku harus latihan, maka nya kita harus pindah.... Ada tidaknya masalah ini sebenarnya kita tetap akan pindah, karena aku akan latihan di kantor yang ada di Houston, kita akan tinggal disana sampai aku berangkat.!"


"Kau latihan di Houston???" Tanya Gienka.


Kyros menganggukkan kepala nya. "Ya, aku juga akan berangkat dari sana... Kita akan pindah dan tinggal sementara di Houston sampai aku berangkat, biarkan rumah kita kosong sampai aku pulang,.." Ujar Kyros sambil melempar senyum.


"Yah.... Setahun lebih dong..!!???"


"Kita tidak punya pilihan lain.."


"Kenapa baru bilang sekarang sih?.?" Protes Gienka.


"Aku baru di beritahu tadi dan memang berniat memberitahumu, tetapi malah terjadi masalah seperti ini, ya ini kebetulan yang bagus, kau juga ada alasan untuk pergi dari sini semen..... ta.... ra... " Kyros berucap sambil terbatas dan matanya menatap ke arah balkon 2 apartemen sebelahnya.


Gienka mengernyit saat tiba-tiba suami nya berbicara terbatas. Dia melihat ke arah Kyros yang berfokus menatap lurus. Gienka penasaran dan mencoba ikut melihat ke arah yang sama. Ternyata ada Camilla sedang berdiri menatap nya dan Kyros.


Pandangan Kyros menajam dan wajahnya tampak menahan kemarahan untuk kesekian kali nya. Dia memang belum tahu apakah kejadian hari ini ada hubungannya dengan Camilla atau tidak, tetapi fakta bahwa tadi malam Camilla pergi dengan Kevin itu tidak bisa terbantahkan. Dan Kyros juga tidak tahu apakah memang Camilla memang sudah kembali kesini lagi atau hanya sekedar berkunjung. Jika perempuan itu memang kembali kesini, artinya ada bagusnya jika dia dan Gienka memang pergi dari kota ini untuk sementara waktu. Demi keselamatan Gienka juga.


Dan besok dia akan mengajak Axel untuk menyelidiki ini semua. Sekaligus mengantar Gienka ke kantor polisi.


Kyros kembali mencomot pizza di meja dan memakannua, dia menoleh ke arah Gienka sambil melempar senyumnya pada istrinya itu. Kyros tidak lagi peduli dengan keberadaan Camilla. "Sayang...!!" Panggil Kyros.


Gienka memandangnya. "Ya..!???"


"Ada saus di sudut bibirmu??" Gumamnya. Gienka pun segera mencari menggunakan tangannya tetapi tidak menemukannya dan tiba-tiba saja wajah Kyros mendekat lalu dengan cepat Kyros menggunakan lidahnya menjiIat saus yang menempel di sudut bibir Gienka. Kyros tersenyum. "Sudah hilang.. " Ucapnya sambil tersenyum lebar.


Gienka memukul paha Kyros. "Kau ini.. Dasar...!"


"Jika hanya saus saja tidak terlalu masalah, karena aku terbiasa menjiIat kIitoris mu.. "


Gienka mencubit pinggang Kyros. "Ky...??? Diamlah...!!! Kau ini.. "


Kyros tertawa. "Memangnya kenapa??? Itu fakta nya kan???" Kyros melirik ke arah apartemen Camilla dan ternyata perempuan itu masih berdiri disana.


"Diamlah...!!!" Wajah Gienka tampak memerah karena malu. "Apa Camilla tinggal disini lagi ya????" Tanya Gienka tiba-tiba.


"Tidak tahu, tetapi sepertinya iya, sudahlah abaikan saja... Memuakkan sekali jika harus membahasnya... Kita habiskan pizza nya lalu masuk, dan kita bermain lagi.. " Kyros mengediokan matanya dengan nakal.


"Kau mau lagi????" Tanya Gienka.


"Ya, memangnya kenapa??? Kau masih merasa panas tidak???"


"Di bawah sana masih berkedut dan sedikit panas sebenarnya tapi aku berusaha menahannya, karena tahu pasti kau lelah sekali.. "


Kyros tersenyum. "Siapa bilang aku lelah??? Tidak sama sekali, aku malah menikmati, kau sangat binaI, aku menyukai nya... Bagaimana kalau kita bermain di meja makan, kau berbaring disana dan aku berdiri sambil menggenjoot mu..??"


"Diihh Ky... kau ini.. " wajah Gienka kembali memerah, malu atas ucapan vuIgar Kyros.


"Ky... Diamlah...!!! Aku jadi bergolak lagi.. "


Kyros tersenyum genit lagi. "Bawa masuk pizza nya, besok kita gunakan untuk sarapan dan hangatkan di microwave saja, sekarang kita harus bercinta lagi sampai malam, moodku sedang baik, jangan sampai rusak karena kehadiran nenek sihir yang berdiri disana, ayo masuk..!!" Ajak Kyros.


Kedua nya pun masuk membawa cangkir dan juga sisa pizza mereka ke dalam apartemen. Kyros kemudian menutup dan mengunci pintu belakang. Dia masih melihat Camilla masih berdiri di balkin apartemenna, menatap ke arahnya dan juga Gienka dalam diam.


Camilla memandangi balkin apartemen Kyros, dia bisa melihat bahwa Gienka dalam keadaan baik-baik saja, menandakan bahwa obat yang di berikan oleh Kevin sepertinya tidak berguna dengan baik. Camilla tidak tahu bahwa Kyros dan Gienka ternyata ada di apartemen ini, sebelumnya apartemen itu terlihat sepi saat malam hari, lampu balkon tidak menyala dan terkesan gelap seperti tidak berpenghuni, akan tetapi kenapa malam ini ada Kyros dan Gienka disana. Camilla berpikir bahwa mungkin saja kedua orang itu sedang mengunjungi apartemen itu mengingat Kyros tidak pernah menyewa jamnya ataupun menjualnya.


Camilla benar-benar takut sekali, Kevin akan membawa nama nya di kepolisian dan dia bisa jatuh ke dalam masalah besar lagi nanti nya. Tetapi Camilla juga berharap ketakutannya itu tidak terjadi. TmCamilla juga takut Kyros akan semakin membenci nya nanti. Tetapi Camilla harus berhati-hati jangan sampai Gienka tahu kalau dia juga bekerja di kantor yang sama. Jika Gienka tidak tahu, Kyros juga pasti tidak tahu bahwa dia kembali bekerja di kota ini.


Sebenarnya Camilla datang kesini lagi adalah untuk membalaskan dendamnya pada Kyros dan Gienka atas apa yang sudah kedua orang itu lakukan padanya. Camilla ingin sekali menghancurkan rumah tangga mereka. Kyros tidak pernah mau memaafkannya dan tidak memberinya kesempatan untuk kembali berteman dengannya dan Kyros justru selalu menghindari nya. Camilla merasa kesal sekali. Dia gagal mendapatkan Kyros dan gagal membuat Gienka berpisah dengan Kyros, sehingga cara yang tepat saat ini adalah menghancurkan pernikahan mereka.


Camilla kesal sekali karena Kevin gagal total melakukannya. Seharusnya Kevin bisa membawa Gienka bersamanya dan memperk0sa nya. Itu pasti akan memantik kemarahan Kyros dan bisa saja Kyros menceraikan Gienka, apalagi Camilla sendiri sudah memotret Kevin dan Gienka yang beroelukan kemarin. Bukti kuat yang bisa membuat Kyros meragikan kesetiaan Gienka. Sayang seribu sayang, usaha itu sekarang sia-sia sekali.


★★★★


Keesokan harinya.......


Kyros dan Gienka pagi-pagi sekali keluar dari apartemen dan pulang ke rumah mereka. Hari ini mereka berjanji untuk mengajak Athan pergi jalan-jalan ke museum antariksa. Gienka juga sudah jauh lebih baik dan terlihat segar seperti biasa nya. Dan sebelum jalan-jalan, Kyros Alan lebih dulu mengantar Gienka ke kantor polisi.


Sampai di rumah, Kyros dan Gienka berganti pakaian dan turun untuk sarapan bersama dengan Kyra dan Axel juga Athan. Mereka tadi mandi di apartemen, tetapi tidak membawa pakaian ganti sehingga saat sampai di rumah mereka langsung berganti pakaian.


Kyros dan Gienka turun dan menuju ke ruang makan dimana Axel dan Kyra sudah menunggu mereka. Kyra tersenyum, melihat wajah sumringah Gienka. Dia yakin bahwa sahabatnya itu sudah merasa lebih baik saat ini. Kyra senang, Gienka baik-baik saja dan bisa menghindar dari hal yang buruk. Kyra berharap rumah tangga sahabatnya dan kakaknya itu jauh dari hal yang buruk dan mereka selalu di beri kebahagiaan setiap waktu serta selalu saling mencintai satu sama lain.


"Pagi...!!!??" Sapa Gienkanoada Kyra dan Axel.


"Pagi Gie... " Sapa balik Kyra.


Sebelum duduk, Gienka menciun dulu Athan yang duduk di kursi khusus. "Pagi keponakan onty yang gemay..." Ucap Gienka dan mencium kedua pipi Athan.


Kyra tersenyum. "Senang melihatmu sudah jauh lebih baik dari kemarin... "


"Terima kasih untuk kalian berdua yang sudah membantuku di saat yang tepat, aku tidak tahu apa 6ang akan terjadi jika tidak ada kalian.. " Ujar Gienka.


"Semua adalah karena Tuhan, dia mengirimkan kami datang tepat waktu untuk menyelamatakanmu. " Sahut Axel. "Oh iya, jadi bagaimana kelanjutannya???" tanya Axel pada Kyros.


"Sebelum kita ke museum, tidak apa-apa kan jika kita mengantarkan Gienka lebih dulu ke kantor polisi... Tetapi sebenarnya aku harus mendatangi suatu tempat lebih dulu, mencari sesuatu disana dan baru kita ke kantor polisi.. Bagaimana??? /" Tanya Kyros.


"Kemana Ky???" Tanya Axel balik.


"Ke kantor Gienka... Aku ingin mencari bukti CCTV disana, melihat apakah benar si cecuunguk itu yang memasukkan obat itu ke minuman atau makanan Gienka, bagaimana menurutmu Xel???" Tanya Kyros lagi.


"Ya, itu ide bagus.. " Sahut Axel.


"Ini hari sabtu sayang, di kantor tidak ada siapapun, lagipula bagaimana kau bisa mendapatkan rekaman CCTV itu, tidak sembarang orang bisa meminta nya, harus dapat inin dulu dari atasan.." Ucap Gienka.


"Kalau begitu, berikan ponselmu, dan hubungi manager di divisi mu, biar aku yang bicara dengannya dan meminta ijinnya..!!" Ucap Kyros. "Ayo, hubungi dia biar aku bicara dengannya dan mendapatkan ijinnya.. Ayo hubungi.. " Pinta Kyros. Ini adalah salah satu cara untuk menemukan bukti yang kuat, apakah Kevin memang sengaja memasukkan obat itu sehingga berpengaruh pada Gienka. Jika dia bisa menemukan bukti itu, tentu Kyros yakin hukuman Kevin akan berat.