I LOVEd YOU Since 18

I LOVEd YOU Since 18
Eps 39 (Merindukan Rumah)



Kyros mengeluarkan ponselnya dan dia menghubungi adiknya, yaitu Kyra untuk menanyakan perihal pesta ulang tahun Gienka yanga akan di lakukan hari ini. Disana sekarang pasti sudah sore dan beberapa jam lagi akan malam. Beberapa kali Kyros menghubungi Kyra tetapi tidak ada jawaban dari adiknya itu.


"Ky....!"


Kyros menengok ke belakang dan mendapati Aunty nya berdiri di tengah pintu. Kyros berdiri dan tersenyum. "Iya...!"


"Niall dan Adri akan segera sampai, kau cepat mandi dan kita makan siang bersama, semua sudah siap...!" Ucap Chika.


"Ah iya Aunty, Ky akan mandi dulu...!"


"Kau menelepon siapa??? Gienka ya??? Aunty dengar hari ini dia berulang tahun...!"


Kyros menggeleng. "Ky menghubungi Kyra tetapi tidak di angkat, mungkin dia sedang sibuk, dan ya Gienka hari ini ulang tahun...!" Jawab Kyros.


"Emmmm berarti barang yang kau kirim itu untuk Gienka ya?? Hahhaha... Aunty juga belum.mengucapkan selamat untuknya, nanti aunty akan mengirim pesan pada Gienka, ya sudah kau mandi dulu...!"


Kyros mengangguk dan masuk ke dalam rumah untuk bersih-bersih diri sebelum nantinya makan siang bersama Om dan Tantenya juga sepupunya.


Sampai akhirnya Kyros sudah selesai mandi, dia sudah berganti pakaian dan keluar dari kamarnya. Ternyata sepupunya Niall sudah duduk manis di depan meja makan. Kyros menghampirimya dan duduk di sampingnya. "Hai Kak...!" Sapa Niall.


"Hai... Kau dari mana???" Tanya Kyros.


"Aku ingin ikut Kakak jogging tapi kakak sudah pergi lebih dulu, aku jadi ikut Papa ke Bürglen..!' Jawab Niall.


"Kenapa tadi malam tidak bilang, mana kakak tahu kalau kau ingin ikut... Ya sudah besok lagi, kakak akan menunggumu...!"


"Iya... Benar ya? Jangan di tinggal lagi...!"


Kyros mengangguk dan mengusap rambut adik sepupunya itu. Tidak lama setelah itu, Adri datang bersama Chika. Dan Chika langsung menyiapkan makan siang untuk mereka. Bersamaan dengan itu, ponsel Kyros berdering dan itu panggilan video dari Kyra. Kyros mengangkatnya dan adiknya itu langsung meminta maaf karena tadi dia mandi saat Kyros menghubunginya.


"Iya, it's okay...!" Ucap Kyros.


"Lagi dimana???" Tanya Kyra.


Kyros mengubah kamera pknselnya menjadi kamera belakang kemudian mengarahkannya ke kanan dimana ada Adri dan Niall duduk. Kemudian ke arah kiri dimana Chika sedang berada di dapur. "Kami akan makan siang...!" Ujar Kyros.


"Hai kakak Ra....!" Sahut Niall.


Kyra tertawa dan meminta Kyros memberikan ponselnya pada Niall. "Hai bayik....!" Sapa Kyra. Bayik adalah panggilan kesayangan Kyra untuk adik sepupunya itu, wajah tampan dan lucu Niall membuat Kyra menganggapnya seperti bayi yang sangat menggemaskan.


"Kakak, bulan depan libur musim dingin ku akan tiba, Papa dan Mama akan mengajakku pulang, apa kakak mau di bawakan cokelat???" Tanya Niall pada Kyra.


"Ah iya ya, sebentar lagi disana musim dingin, tentu saja kau harus membawakan ku banyak cokelat dan keju"


"Ra, apa kau sudah membungkusnya???" Tanya Kyros.


"Iya... Sudah bawel, aku baru saja membungkusnya, bersamaan dengan kado dari Apap dan Amam juga Oma Opa...!"


Kyros tersenyum. "Baiklah... Thanks ya adikku yang cantik...!"


Wajah Kyra terlihat cemberut. "Sudah??? Apa hanya itu saja yang ingin kau tanyakan padaku??? Jika hanya itu kau tidak perlu meneleponku dan tanya saja lewat chat, menyebalkan sekali...!" Gerutu Kyra.


Kyros tertawa. "Hahahaha, eh jangan lupa juga nanti menghubungiku saat pestanya....!"


"Iya ya ya ya....! Sudah dulu, aku mau menemui Amam, kau lanjutkan makan siangnya salam untuk Uncle dan Aunty juga Niall... Bye Ky... Aku menyayangimu...!" Kyra kemudian menutup panggilan videonya.


Kyros meletakkan ponselnya di atas meja dan menuang minuman ke gelas. Sedangkan Chika mulai meletakkan makanan di atas meja. "Kau begitu perhatian pada Gienka, dan kadang itu melebihi perhatian yang kau berikan pada Kyra... Apa kau menyukai Gienka???" Tanya Chika dengan nada menggoda keponakannya.


"Tidak Aunty.... Perhatianku sama saja, aku menyayangi Kyra juga Gienka sebagai sahabatku...!" Jawab Kyros.


"Tidak apa-apa Ky kalau kau menyukai Gienka, lagipula selama disini Uncle tidak pernah melihatmu dekat dengan seorang gadis, kau sibuk belajar hingga waktu untuk bersenang-senang jarang kau lakukan....! Oh iya, benar kata Niall, bulan depan sebelum musim dingin datang kami akan pulang, kau tidak ingin ikut??? Kau sudah lama tidak pulang Ky...! Kakak pasti akan senang jika kau pulang bersama kami nanti..!" Ujar Adri.


Kyros menggeleng dengan sedih. "Sepertinya tidak bisa Uncle, tahu sendiri kan Ky sedang sibuk dengan persiapanku masuk ke universitas, test dan lainnya..! Sebenarnya aku juga ingin sekali pulang...! Aku rasa mungkin jika semua itu sudah selesai dan sekolah mulai libur...!"


"Ky, bukannya Uncle ingin menghalangimu untuk meraih semua keinginanmu, tetapi seklai-kali kau harus punya sedikit waktu untuk dirimu sendiri, kau masih muda, ada saat dimana kaunharus mencari kebahagiaan meski sebentar saja, selama ini kau begitu fokus dengan Sekolahmu sampai sekali saja kau tidak pernah mau menghibur dirimu kau kelewat serius Ky...!"


Kyros tertawa. "Menghibur diri tidak harus pergi bersenang-senang dengan teman-teman saja uncle, Ky bisa melakukan banyak hal untuk menghibur diri...!"


"Ya ya... Kau menghibur dirimu dengan duduk berjam-jam memandangi Danau Lungern, atau duduk di belakang rumah melihat kereta lewat dan sapi sapi lalu mengatakan bahwa itu cukup untuk menjadi hiburanmu, kau aneh...! Lalu kau sudah memutuskan kemana??? Stanford, Harvard atau Colombia university ??" Tanya Adri lagi.


Kyros tersenyum. "Aku mencoba ketiganya...!"


"Jika semuanya menerimamu, kau akan memilih yang mana???" Kini giliran Chika yang bertanya.


"Sebenarnya aku lebih tertarik di Stanford aunty...!"


"Ky, kau pasti tahu di Zurich juga ada universitas bagus untuk mempelajari astronomi, di ETH Zurich, Swiss Federal Institute of Technology, kenapa kau tidak memilih berkuliah disitu saja??"


"Sayang... Mungkin Ky berpikir bahwa Amerika adalah pusat dari seluruh kegiatan astronomi di dunia, jadi dia tentu akan memilih melanjutkan disana saja, tidak masalah karena ilmu harus dikejar sejauh mungkin.. Uncle hanya bisa berdoa semoga kau bisa di terima di salah satu universitas itu, dan segala keinginanmu bisa terwujud..."


"Amin...!" Sahut Kyros.


Mereka kemudian mulai menikmati makan siang bersama. Mengenai obrolan tentang libur musim dingin, Kyros sendiri sangat ingin bisa ikut pulang bersama Om dan tantenya. Sudah satu tahun lebih Kyros tidak pulang, dan sangat merindukan kedua orang tuanya, serta adik dan Oma Opa serta neneknya yang ada di Indonesia. Bahkan Kyros juga sangat merindukan Gienka. Gadis yang menjadi kesayangannya dan cinta pertama yang selalu dia rindukan setiap waktu. Hanya saja, waktu sepertinya belum berpihak pada Kyros karena kesibikannya yang menyita waktu. Kyros hanya ingin segera menyelesaikan pendidikannya disini, di terima di universitas yang diinginkannya lalu oulang sebentar untuk bersiap sebelum akhirnya pergi lagi untuk melanjutkan pendidikannya. Kyros tidak bisa menampik bahwa dia sangatlah merindukan orang-orang yang ada di rumah dan ingin pulang kemudian memeluk mereka.