I LOVEd YOU Since 18

I LOVEd YOU Since 18
Eps 265



Beberapa hari kemudian.......


Vitto di rundung dilema yang sangat besar. Dia masih belum mendapatkan informasi dari William mengenai kelanjutan pencarian informasi tentang Ethan. Sedangkan jadwal nya tinggal disini sudah dia perpanjang. Dia tidak jadi pulang kemarin lusa dan menambah harinya untuk tinggal disini. Dan Vino juga sudah menanyakan kapan dia akan pulang, karena Vineet saat ini bersama dengan nya. Dan dia masih meminta Vineet untuk tidak mengatakan apa yang terjadi disini kepada orang di rumah yaitu Arindah dan Vino. Karena Vitto tidak mau memberi harapan kosong kepada Adiknya jika seandainya nanti Ethan bukanlah Naufal.


Sebenarnya Kyros semalam juga menyarankan agar Vitto dan yang lainnya menunda kepulangan mereka untuk beberapa hari sampai William memberikan kabar . Karena tentu bukan perkara yang mudah untuk mendapatkan informasi seseorang yang sudah lebih dari dua puluh tahun, dan tempatnya di Portland. Begitu jauh dari Washington. Apalagi mereka tidak tahu dimana panti asuhan mana tepatnya Ethan dulu tinggal. Tentu di sebuah kota yang besar, ada banyak panti asuhan. Dan mungkin saat ini William dan tim nya sedang berusaha untuk mencari nya dengan baik. Kyros sangat yakin mereka bisa menemukan sesuatu sebagai petunjuk. Karena track record William sudah tidak perlu di ragukan sebagai detektif. 80% dia selalu berhasil mengungkap fakta yang tersembunyi, Willian bekerja sangat detail dan profesional.


Rana setiap hari selalu harap-harap cemas. Berharap bahwa Ethan benar-benar Naufal, dan cemas takut harapannya musnah begitu saja jika feeling nya tidak terbukti. Sementara Vineet masih terlihat bingung harus bagaimana. Dia selama ini sangat berharap bisa bertemu dengan kakak nya, berharap kakak nya masih hidup, dan ingin sekali memeluknya untuk pertama kali nya. Kakak nya hilang saat dia masih belum lahir. Kakaknya hilang di umur 5 tahun. Vineet hanya mengenang kakaknya dari foto yang di miliki orang tua nya saja. Tidak ada kenangan apapun, karena Vineet juga sangat jarang bertanya tentang kakaknya kepada orang tua nya karena itu pasti akan membuat mereka kembali bersedih. Dan selama ini dia hanya selalu meminta kepada Tuhan ingin bertemu kakak nya. Ada perasaan membahagiakan di hati nya mengenai Ethan, tetapi tentu dia tidak mau kecewa terlalu dalam jika ekspektasi nya tentang Ethan tidak sesuai dengan harapan nya.


Gienka berdiri ketika mendengar suara bel berbunyi. Dia sedang mengobrol dengan Sanne dan Vineet di belakang. Sedangkan Vitto dan Rana sedang ada area rooftop rumah. Gienka berlari dan membuka pintu, dia tersenyum dan mencium tangan Kyros yang ternyata sudah pulang. "Selamat sore suamiku sayang...??" Sapa Gienka.


"Selamat sore istriku yang cantik... Kok sepi???" Tanya Kyros.


Gienka mengambil tas kerja suami nya dan menutup pintu kembali. "Ada di belakang...! Kau ingin minum apa??? Jus atau air???" Tanya Gienka.


"Jus saja... Bagaimana dengan interview nya hari ini???" Tanya Kyros. Gienka hari ini mendapatkan panggilan untuk interview di salah satu perusahaan yang sebelumnya dia sudah mengirim CV nya kesana.


"Lancar... Aku hanya sedikit gugup saja tadi, dan aku masih harus menunggu minggu depan lagi untuk hasil nya.. " Jawab Gienka. Mereka menaiki tangga menuju kamar.


"Kau pasti berhasil nanti, jangan khawatir... " Kyros merangkul Gienka, dia sangat bangga dengan Gienka.


"Semoga saja... aku akan siapkan oakaianmu, mandi lah dan aku akan membuat jus untukmu, kau ingin jus apa???" tanya Gienka.


"Grape juice mix watermelon, kiwi, cherry and Strawberry, and lemon.. "


Gienka tersenyum. "Oke mr. Harry styles kw, kau menyebutkan semua judul lagu nya Harry styles untuk jus mu... Hahaha.. "


"Karena aku luar biasa tampan seperti dia... Dan lihatlah kau selalu jatuh cinta padaku kan???"


Gienka tertawa. Oke itu benar... Sekarang cepat mandi, atau aku tidak akan memberimu ciuman..."


"Kalau kau tidak memberiku ciuman maka aku yang akan mencuri sebuah ciuman darimu.. " Kyros tiba-tiba mencium pipi Gienka dan. langsung berlari ke dalam kamar nya sambil tertawa.


"Ky.... Kau curang... " Teriak Gienka dan mengejar suami nya.


Kyros sudah selesai mandi dan dia sudah berganti pakaian. Kyros turun untuk menemui Gienka yang seperti nya masih membuatkan jus untuknya, Kyros merasa lapar dan ingin makan sesuatu untuk. mengganjak perutnya sampai nanti malam. Saat hendak turun tangga, Kyros bertemu dengan Vitto. "Hai uncle.."


"Ky... Kau sudah pulang... ??"


"Ya, baru saja, oh iya, baru saja Ky ingin turun untuk memberitahu Uncle kalau William baru saja meneleoon dan dia akan sampai kesini sekitar satu jam lagi, dia datang membawa beberapa laporan tentang Ethan.. Tadi dia sudah coba menghubungi uncle, tetapi tidak uncle angkat.. "


"Ahh iya, ponsel uncle ada di kamar, baguslah akhirnya dia datang untuk memberi laporan, semoga hasil nya baik.. "


"Amin.... Ky turun dulu, Gienka menunggu di bawah... "


"Ya... kau juga pasti lapar.. Silakan..!"


Kyros pun turun dan menemui Gienka di dapur. Kyros juga penasaran sekali dengan laporan yang akan di sampaikan oleh William. Dia sangat berharap itu hasilnya bagus dan memberi harapan baru untuk keluarga Vineet.


"Belum selesai jus nya???" tanya Kyros yang tiba-tiba muncul dari belakang, membuat Gienka terlonjak.


"Kau ini mengejutkan ku saja.. Sudah selesai, ini aku sedang membuat salad, aku tahu kau sedang lapar.. "


Kyros tersenyum. "Kau memang terbaik dan selalu mengerti apa yang ada dalam pikiran suami mu... Oh iya, William akan kesini sebentar lagi, dia akan melaporkan investigasi nya, dan kau tahu, dia bilang dia membawa kabar yang akan mengejutkan kita semua tentang Ethan.. Aku tidak tahu apa tetapi aku berharap itu kabar yang bagus... "


"Amin... Semoga saja... Aku sangat kasihan melihat semua orang di sini, aku tahu mereka semua berharap bahwa Ethan adalah Naufal... Apalagi melihat Vineet yang banyak diam sejak ada masalah ini, hati nya pasti bergolak hebat... Aku tidak bisa membayangkan jika Ethan benar-benar Naufal, mereka pasti akan menangis karena bahagia karena berhasil menemukannya setelah sekian lama... Dan Vineet harus jadi orang pertama yang memeluk kakaknya.. "


"Kau benar sayang... Vineet sudah cukup lama mengalami kesedihan yang begitu dalam, dia layak untuk.endalatkan.oelukan.lertama dari kakaknya.. Semoga saja Ethan adalah Naufal.. "


★★★


Satu jam kemudian.....


William akhirnya datang ke rumah Kyros. Dia langsung di sambut oleh Kyros dan Vitto serta yang lainnya. Kyros mempersilahkan William untuk duduk. Dan William mengeluarkan sesuatu dari tas nya. Sebuah map berisikan banyak kertas. Mungkin itu adalah laporan yang sebelumnya di kumpulkan oleh William.


Sebelum membuka laporan itu, William melempar senyum. ke semua orang seolah menandakan bahwa dia membawa kabar yang bagus. William kemudian membuka berkas itu dan memulai untuk menjelaskan satu persatu hasil investigasi nya kepada Kyros dan yang lainnya, mereka semua tampak serius untuk mendengarkan.